"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Minggu, 30 Juni 2019

Puskemas Mare Akan Di Bangun Tahun 2020




MAYBRAT, (Maybrat News) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, dr. Nelce Kambuaya, mengatakan akan segera di bangun Puskemas baru di Distrik Mare.

Pasalnya Puskesmas lama yang konstruksi bangunanya dari kayu, sudah sangat memprihatinkan.

maka  dari itu akan di bangun yang baru, yang rencananya akan di anggarkan di tahun 2020, termasuk merenovasi rumah petugas kesehatan ,yang sebelumnya dibangun namun sudah banyak yang rusak, cetusnya.

jadi bangunannya akan di bangun di Kampung Suya dan Kepala Bidang Pelayanan sudah melakukan pendataanya, sambun g Nelce.
kita juga telah masukan stok untuk Puskesmas Mare, tutupnya. Mrk

Kamis, 27 Juni 2019

Dinkes Maybrat Lakukan Pengobatan Massal di Distrik Mare




MAYBRAT, Maybrat News – Dinas Kesehatan kabupaten Maybrat, bersama Tim Mobile Clinic, akan melakukan pelayanan kesehatan di Kampung Suswa dan Seya, Distrik Mare.

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat (28/6/2019) dan Sabtu, (29/6/2019), berupa pengobatan massal dan sosialisasi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Maybrat, Nelce Kambuaya, Rabu, (26/6/2019), mengatakan Tim Mobile Clinic ini akan bergeser ke Kampung Suswa dan Seya, pada Kamis besok.

“Pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan ibu hamil, bayi, balita dan pemberian Vitamin A kepada bayi dan ibu menyusui, serta pengobatan bagi pasien umum dan pemberian imunisasi,” jelasnya.
Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan sanitasi lingkungan, seperti pemeriksaan air bersih, penyakit khusus yang diderita masyarakat, polio, dan Vilariasis (kaki gajah).

“Program ini bagian dari tugas pokok dan rutin dari tim Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten, bersama Kepala Puskesmas, Pustu dan Petugas Medis yang ditunjuk,” tandasnya.

Dia menambahkan petugas yang nantiya melayani pengobatan massal sebanyak tiga orang Dokter Umum, dua orang Kepala Bidang dan Petugas Kesehatan lainnya.

“Diharapkan kepada masyarakat di Distrik Mare, agar bisa hadir untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis tersebut,” pungkasnya. (es)

Pembangunan BTS Blangkos di Maybrat Mulai Dikerjakan

MAYBRAT, (Maybrat News) – Project Pembangunan BTS Blangkospot USO 20 unit, oleh PT. Lindu di Kabupaten Maybrat mulai dikerjakan. Hal ini sesuai komitmen pemerintah RI termasuk Maybrat merdeka Signal di tahun 2020.

Demikian disampaikan Penanggung Jawab Program USO BTS Blangkospot, Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Maybrat, Fransiskus X. Tenau, A.Md, kepada Maybrat News Rabu, (26/6/2019).

“20 titik akan dikerjakan di tahun 2019, dan pengerjaannya dilakukan bertahap karena tenaga teknisi kurang. Sehingga mulai pendropingan bahan material BTS ke 2 titik dari total 20 titik di kampung-kampung yang akan dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, dua kampung yang dilakukan pendropingan pertama yaitu Kampung Koma Koma dan Kampung Suwiam, pada tanggal 25 Juni 2019 lalu.

Sedangkan tiga site lainnya, seperti Kampung Sune, Yarat dan Maan sementara dalam perjalanan untuk pembuatan Cakar Ayam Pondasi Tower /BTS, sambil menunggu proses pengiriman material dari Jakarta ke Sorong.

Untuk itu, dia berharap adanya dukungan dari warga sekitar agar proses pembangunannya dapat berjalan baik dan lancar.(es)

Pentingnya Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Maybrat untuk Membangun




MAYBRAT, (Maybrat News) – Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM, menegaskan perlunya sinergi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah untuk terus membangun daerah tersebut.
“Ini kan wilayahnya NKRI, maka dibutuhkan sinergisitas antara TNI, Polri dan masyarakat, guna membangun masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

Menurut dia, hal ini membutuhkan komunikasi, koordinasi dan komitmen bersama untuk terus membangun masyarakat yang lebih baik,” terang Bupati, dalam arahan sosialisasi jadwal kesiapan, pembukaan maupun penutupan kegiatan TMMD oleh Kodim Sorong, Kamis, (26/6/2019).

Dia berharap kepada pihak Kodim Sorong, agar melakukan kegiatan TMMD tahun 2019 di Kampung Aisa, Distrik Aifat Timur, yang kaitannya dengan kegiatan pertanian, kesehatan, sosialisasi, wawasan kebangsaan, pendidikan dan lainnya agar dikoordinasikan dengan dinas teknis.

“Masyarakat di Kampung Aisa, agar dapat merespon kegiatan ini, sebab kegiatan TMMD hadir untuk membangun rakyat yang ada di Indonesia, termasuk di kabupaten Maybrat,” tandasnya.(es)
MAYBRAT, (Maybrat News) – Project Pembangunan BTS Blangkospot USO 20 unit, oleh PT. Lindu di Kabupaten Maybrat mulai dikerjakan. Hal ini sesuai komitmen pemerintah RI termasuk Maybrat merdeka Signal di tahun 2020.

Demikian disampaikan Penanggung Jawab Program USO BTS Blangkospot, Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Maybrat, Fransiskus X. Tenau, A.Md, kepada Maybrat News Rabu, (26/6/2019).

“20 titik akan dikerjakan di tahun 2019, dan pengerjaannya dilakukan bertahap karena tenaga teknisi kurang. Sehingga mulai pendropingan bahan material BTS ke 2 titik dari total 20 titik di kampung-kampung yang akan dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, dua kampung yang dilakukan pendropingan pertama yaitu Kampung Koma Koma dan Kampung Suwiam, pada tanggal 25 Juni 2019 lalu.

Sedangkan tiga site lainnya, seperti Kampung Sune, Yarat dan Maan sementara dalam perjalanan untuk pembuatan Cakar Ayam Pondasi Tower /BTS, sambil menunggu proses pengiriman material dari Jakarta ke Sorong.

Untuk itu, dia berharap adanya dukungan dari warga sekitar agar proses pembangunannya dapat berjalan baik dan lancar.(es)

Selasa, 25 Juni 2019

5 Poin Kesepakatan Pemkab Maybrat & Pemkab Sorsel Pasca Pengusiran Mama Maybrat di Pasar Kajase

Dudk bersama, Wakil Bupati Maybrat & Wakil Bupati Sorsel
MAYBRAT, (Maybrat News) - Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah Daerah (Pemda) Maybrat dan Sorong Selatan, telah menyepakati lima poin penting dalam kesalahpahaman mama-mama Papua dari Maybrat, yang diusir saat berjualan di Pasar Kajase, Teminabuan, pasca Pemilu 2019 lalu.

Kesepakatan ini ditandatangani Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, Ketua DPRD Maybrat, Ferdinando Salosa, SE dan Wakil Bupati Sorong Selatan, Drs. Martinus Salamuk dan Ketua DPRD Sorong Selatan Jevries N. Kewetare,SP.

Penandatangan tersebut disaksikan oleh anggota DPRD Maybrat, pimpinan OPD dari kedua wilayah penerintahan dan tokoh masyarakat yang hadir.

Lima kesepakatan itu, pertama kesalahpahaman yang terjadi di Pasar Kajase Teminabuan, bersifat situasional yang dilakukan oleh segelintir orang yang mengatasnamakan suku tertentu.

Selanjutnya kedua pemerintahan sepakat menjamin keamanan, kenyamanan dan kebebasan aktifitas perekonomian (jual-beli) yang lakukan oleh masyarakat di kedua kabupaten. Kemudian kedua pemerintahan mengkoordinasikan dengan Kepolisian LO Maybrat untuk melakukan pengawasan dan pengendalian pos pengamanan Pasar Kajase dan Pasar Athabu.

Serta menindaktegas setiap oknum yang menghalangi atau mengganggu keamanan, kenyamanan dan kekebasan para pelaku ekonomi di kedua kabupaten terkait. Keempat dari kesepakatan ini akan dilakukan pertemuan antara Bupati Maybrat dan Bupati Sorong Selatan, guna menjajaki kerjasama kedua pemerintahan dalam segala aspek pembangunan dan kemasyarakatan.

Dan kelima, kedua pemerintahan berkewajiban melakukan sosialisasi isi kesepakatan itu kepada masyarakat. Wakil bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, mengatakan lima kesepakatan itu akan segera ditindaklanjuti dengan sosialisasi ke masyarakat.

“Agar kedepan tidak ada lagi kesalahpahaman, dan ada keterlibatan kedua pemerintahan ini bahu membahu melakukan perubahan didaerah ini,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Sorong Selatan, Drs. Martinus Salamuk, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Maybrat, yang secara bersama menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi ditengah masyarakat

“Sebenarnya hal itu tidak terjadi karena kelompok tertentu yang dipengaruhi Minuman Keras (Miras),” tegasnya.

Ketua DPRD Maybrat, Ferdinando Salosa, SE, menambahkan hal ini perlu diapresiasikan kepada Pemerintah Sorong Selatan dan Maybrat, yang menyelesaikan persoalan ini ditataran pemerintah.
“Selain persoalan ini, masih banyak persoalan yang kita akan bahas, seperti tapal batas, DOB Lrovinsi Papua Barat Daya dan Otsus berakhir 2021, sehingga kesepakatan ini perlu dikawal,” tutupnya.(es)

35 Bendahara Kab. Maybrat Mengikuti Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan

 Kepala Bidang Ferivikasi Pelaporan dan Pembukuan BPKAD Kabupaten Maybrta, Aser Way, SE. (pegang mike). Foto Grafer. Ros Ita
MAYBRAT, (Maybrat News) -  Pemerintah Kabupaten Maybrat  melalui Ba­dan Pengelolaan Ke­ua­ngan dan Aset Daerah  (BPKAD) meng­­ge­lar Bimbingan Tek­nis (Bimtek) Penyusunan La­poran Keuangan bagi OPD Tahun 2019 yang bertempat di Valdos Hotel Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat,  Selasa 25/6/2019.

Kegiatan yang berlang­sung selama 4 hari, mulai  dari hari selasa 25-26 Juni 2019  ini dibuka se­cara resmi oleh  Kepala BPKP Provinsi Papua Barat atau yang diwakili oleh KORWAS APD, Yuli Kurnianto yang di ikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari bendahara pengeluaran dan bendahara barang yang berasal dari  Pejabat Penatausahaan Ke­ua­ngan (PPK) dan aparatur yang terlibat langsung dalam penyusunan laporan keua­ngan OPD di Lingkungan Pem­kab Maybrat .

Di samping itu, selaku Kepala Bidang Ferivikasi Pelaporan dan Pembukuan BPKAD Kabupaten Maybrta, Aser Way, SE., mengungkapkan bahwa dalam Bimtek ini, kita akan berhadapan dengan beberapa unsur seperti Pejabat Penatausahaan Ke­ua­ngan (PPK), Pengguna Ang­­garan (PA), Aparat Pe­nge­lolaan Keuangan (APK) dan Laporan Keuangan (LK) yang kesemuanya ini adalah bagian dari objek pemerik­saan dan kemudian jika ada hasil pemeriksaan terdapat temuan, maka kita diberi waktu untuk memperbaiki dan menyelesaikannya. “De­ngan demikian, saya me­man­dang apa yang kita la­kukan hari ini sangat pen­ting dan stra­tegis dalam rang­­kaian pen­capaian predi­kat terting­gi dalam penge­lo­la­an keua­ngan yaitu WTP,” ujarnya.

Peserta Bimtek. (fotografer: Ros Ita)
Selain itu untuk mening­kat­kan kualitas Aparatur Pe­ngelola Keuangan Daerah guna mendukung tercip­ta­nya pengelolaan keua­ngan dae­rah yang baik, be­­nar, akun­tabel dan se­suai dengan peraturan per­undang-unda­ngan yang berlaku.

Materi Bimtek ini men­­ca­kup gambaran umum akun­tan­si dan la­poran keuangan dae­­rah, pe­ngenalan dan re­view akun, perkiraan laporan ke­­uangan OPD, akun­tansi pen­dapatan, belan­ja, be­ban, aset lancar, aset tetap dan pe­nyusutan aset tetap, aset lainnya serta akun­tan­si ke­wajib­an. Sedang­kan na­­rasum­ber kegiatan ini ber­asal dari perusa­haan penyedia jasa akun­tan­si nasional. Mrk.

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...