"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 08 Januari 2020

Wabup Maybrat Minta Kapolres Sorsel Dukung Terbentuknya Polres Maybrat

Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si
MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, menginginkan segera dibentuk Polres dan Polsek di Aifat Timur dan Mare.

“Kita harapkan kepada Kapolres Sorong Selatan, AKBP S Siregar, SH agar mendukung keabsahan hadirnya Polres Maybrat dan Polsek di wilayah Aifat Timur dan Mare,” ungkap Bupati, Selasa (7/1/2020).

Wabup berharap sebelum akhir tahun 2020 Polres Maybrat sudah terbentuk, apalagi lahan pembangunan kantornya telah disiapkan 10 hektar, lahan ini sudah termasuk pembangunan kantor pemerintahan dan Kodim Maybrat di dekat Kampung Sahabur.

“Kalaupun pun Polres belum bisa, paling tidak Polsek Aifat Timur dan Mare lebih dulu dibentuk. Tujuannya untuk memberi pelayanan terutama perlindungan dan pengayoman masyarakat di Maybrat, sehingga ketika ada masalah tidak lagi jauh-jauh ke Sorong Selatan,” tandas Wabup.

Sementara, Kapolres Sorong Selatan, AKBP, S. Siregar, SH, mengatakan untuk pembentukan Polres Maybrat, sudah diajukan tahun lalu, namun yang baru disetujui hanya terbentuknya Polres di Manokwari Selatan.

“Untuk Polres Maybrat itu pasti menyusul, karena disesuaikan dengan anggaran dan untuk pembangunannya kita tetap ajukan. Harapan kita bisa terealisasi tahun ini,” ucapnya.

Siregar menambahkan persyaratan pembentukan Polres ini sudah lengkap hanya menunggu persetujuan dari Mabes Polri, serta disesuaikan dengan anggaran.

“Untuk keinginan pembangunan Polsek Aifat Timur dan Mare, kita akan buat lagi setelah dilihat dari jumlah penduduk, lokasi pembangunannya, dan jumlah personil yang akan ditugaskan, telahan itu akan disampaikan ke Mabes,” tandas Siregar.(Mrk)

Selasa, 07 Januari 2020

Pemda Maybrat Gelar Lepas Sambut Tahun Baru di Kumurkek


MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah Daerah Kabupaten Maybrat melakukan kegiatan lepas sambut tahun 2020 di aula pertemuan Setda Maybrat Selasa, (7/1) yang dihadiri Wabup Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, Plt Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, M.Si, Kapolres Sorong Selatan Maybrat, AKBP S Siregar, SH, sejumlah pimpinan OPD dan staf dilingkup Pemkab Maybrat dan tokoh serta tamu undangan lainnya.

Acara lepas sambut itu diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Dance Blekskadit, S.Th yang diringi lagu pujian-pujian dari Pesparawi kabupaten Maybrat dalam ibadah syukur tersebut.

Pendeta dalam kotbahnya menegaskan, saat ini banyak orang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga mengabaikan kehidupan bersama sebagai sahabat dalam hidupnya.  “PGI dan KWI keluarkan tema sentral natal tahun 2020 bahwa hidup sebagai sahabat bagi semua orang. Karena sesama yang diikat sebagai satu keluarga, jemat dan bangsa adalah sangat penting dari segalanya,”tegasnya.

Bleskadit mengatakan, hidup itu tidak hnya sebagai satu keluarga, jemat dan bangsa saja tetapi bagaimana menjadi sahabat dalam hubungannya dengan manusia dengan manusia, alam dan Tuhan.
Wakil bupati dalam sambutanya mengutarakan kurangnya ASN dalam ibadah lepas sambut, karena masih terbawanya suasana liburan natal dan tahun baru. Karena, menurut wabup dilihat bahwa liburan ASN di Maybrat itu biasanya libur cepat, tetapi waktu masuk kantor itu lambat termasuk membuat tambah libur sendiri.

“Kami harapkan agar prilaku malas dan lainnya itu ditinggalkan karena hal itu membuat aktifitas di kantor tidak berjalan efektif. Aktifitas pemerintahan seluruhnya harus dilaksanakan di Kumurkek ibu kota Maybrat, jangan ditempat lain,”tegasnya.

Wabup menyentil pimpinan OPD yang tidak masuk kantor karena tidak ada bupati Drs. Bernard Sagrim, MM, menurut wabup berarti pimpinan OPD dan staf kelihatanya takut sama Bernard Sagrim bukan bupati Maybrat. 

“Bernard Sagrim memang tidak ada ditempat tetapi bupati Maybrat selalu ada di tempat, maka aktifitas pemerintah seluruhnya ada di Kumurkek bukan di jalan-jalan,”imbaunya.

Selain itu, ketua panitia lepas sambut yang juga Kabag Kesra Setda Maybrat Maxy Way, S.Sos yang ditemui awak media mengharapkan kepada ASN agar apa yang tadi disampaikan dalam renungan Firman tadi dan arahan wabup Maybrat dapat mengajak kita bergandengan tangan dan bekerja sama untuk melayani masyarakat di wilayah ini. 

Kerja itu bagian dari ibadah oleh sebab itu ASN diharapkan hadir bekerja untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat didaerah ini,”singkat Maxy yang juga kordinator PAM Bakal Klasis Aitinyo. (Mrk)

Senin, 06 Januari 2020

Apel Perdana "Sekda Maybrat Minta ASN Kembali Fokus Kerja"

Apel perdana usai libur Natal dan Tahun Baru 2020, di Pemkab Maybrat.

MAYBRAT, (Maybrat News) Apel gabungan di halaman kantor Bupati Maybrat, Senin (6/1/2020), sebagai tanda hari pertama masuk kerja, usai libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020.

Sekda Maybrat Ferdinandus Taa, SH, MSi, mengajak semua ASN untuk kembali fokus dan meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

“Di tahun baru 2020 ini harus ada perubahan, karena ada kebijakan dari bupati akan lakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD, dan yang tidak melaksanakan tugas dengan baik akan diganti agar proses penyelenggaran bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, Sekda juga menyinggung persoalan yang terjadi dibeberapa kantor dinas, diantaranya pemutusan jaringan listrik, tunggakan pembayaran air bersih, serta lainnya tak perlu terulang lagi di tahun yang baru ini.

“Persoalan seperti ini jangan terjadi lagi, karena anggarannya sudah ada, sehingga tidak lagi dibebankan kepada Sekretariat Daerah,” sebut Sekda.

Sekda menambahkan mulai tahun 2020, apel gabungan hanya akan dilaksanakan dua kali, yaitu setiap hari Senin dan Jumat, sedangkan hari Selasa, Rabu dan Kamis, apel dilaksanakan di kantor masing-masing.

“Apel ini akan dipantau bupati, wakil bupati dan Sekda, agar dapat mengetahui perkembangan dan kemajuan dinas itu bisa berjalan atau tidak, pegawai aktif masuk kantor atau tidak, dan untuk menunjang transportasi di Ayamaru, Aitinyo dan Yumases, Pemda juga sudah menyediakan bus untuk antar dan jemput,” tandas Sekda. (Mrk)

Jumat, 03 Januari 2020

120 pengurus PKK dari 8 distrik dan 1 kampung se-Ayamaru Raya Resmi Dilantik

Pelantikan pengurus PKK dari 8 distrik dan 1 kampung se-Ayamaru Raya, Kabupaten Maybrat periode 2017-2022.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Sebanyak 120 pengurus PKK dari 8 distrik dan 1 kampung se-Ayamaru Raya, Kabupaten Maybrat periode 2017-2022, resmi dilantik.

Ketua TP-PKK Maybrat DR. Naomy Netty Sagrim, S. Km. M.Kes, berpesan kepada pengurus PKK yang baru dilantik untuk meningkatkan kerjasama antar pengurus, sehingga pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, pengurus baru dapat bekerja semaksimal mungkin dalam melanjutkan program yang telah ada agar PKK dapat membina masyarakat dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Salah satunya mengejar program strategis PKK dalam memberdayakan masyarakat dapat diwujudkan, diantaranya program dalam rangka kesetaraan gender.

“Saya minta Kepala Distrik sebagai promotor dan penyantun dapat mampu menggerakan PKK yang ada ditingkat distrik dan kampung ini,” tuturnya.

Dia menambahkan dari pelantikan ini, maka total keseluruhan pengurus yang sudah dilantik berasal dari 13 distrik, dan yang belum di distrik Aifat Raya.

“Saya harap Ketua GOW Maybrat dapat mempersiapkan pelantikan di Aifat Raya, karena pada Februari tahun depan akan ada kunjungan dari ibu gubernur untuk melihat keaktifan dan peran dari organisasi PKK ini,” tukasnya. (Mrk)

Kamis, 02 Januari 2020

18 Pasutri Ikut Nikah Massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja

18 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Maybrat, yang mengikuti nikah massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja, Jumat (27/12/2019).
MAYBRAT (Maybrat News) – Sebanyak 18 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Maybrat, yang telah hidup bersama tanpa ikatan perkawinan mengikuti nikah massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja, Jumat (27/12/2019).

Pastor Paroki St Yosef Ayawasi, Markus Malar, OSA, dalam arahannya, mengatakan sekitar 508 Kepala Keluarga (KK) di Paroki St Yosef Ayawasi, hanya tercatat 217 yang telah diberkati dan menerima sakramen perkawinan, sedangkan sisanya belum.

“Banyak umat yang belum memiliki dokumen pernikahan gereja dan diakui negara. Sehingga hari ini ada 18 Pasutri yang menerima sakramen pernikahan,” ujar Markus, saat didampingi Pastor Atanasius Bame, OSA.

“Kedepan kita akan pastikan umat di Paroki Santo Yosef Ayawasi, memiliki ikatan sah yang diakui gereja, pemerintah maupun adat,” terangnya.

Pernikahan 18 Pasutri ini juga bertepatan dengan hari pelindung Gereja Katolik Yohanes Rasul Konja.

Hadir dalam acara pernikahan ini, Wakil Bupati Maybrat, Drs.Paskalis Kocu, M.Si, Plt Sekda Maybrat, Fersinandus Taa, SH, M.Si, tokoh masyarakat dan umat Paroki St Yosef Ayawasi. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...