"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Senin, 26 April 2021

Harapan Bupati Maybrat Ketika Membuka Pelaksanaan Ujian SD Susumuk

MAYBRAT (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Dr.Drs. Bernard Sagrim,MM secara resmi mebuka pelaksanaan Ujian Sekolah di SD YPK Emaus Susumuk Distrik Aifat, Senin (26/4/2021).

Meskipun ujian berlangsung di tengah pandemi Covid-19 dan Maybrat masih dalam zona hijau, namun tetap menerapkan protokol kesehatan agar pelaksanaan USBN dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Usai membuka pelaksanaan ujian, Bupati Maybrat, Bernard Sagrim berharap agar peserta ujian harus dipastikan dalam kondisi sehat, istirahat teratur dan makan makanan bergizi sehingga mengikuti ujian dalam keadaan sehat agar mencapai hasil yang diinginkan. Mengingat ujian yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Ya dalam proses ujian ini saya berharap agar seluruh siswa tetap semanga meskipun di tengah pandemi saat ini. Dan juga para penyelenggara dalam hal ini pak Kepala Dinas, kepala Sekolah, pengawas dan para guru bisa semangat dalam menyiapkan dokumen ujian dan proses ujian sehingga dapat berlangsung dengan lancar dan sukses,” harap Bernard Sagrim.

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu menjelaskan bahwa berdasarkan data Dapodik, terdapat 63 SD di Kabupaten Maybrat. Oleh karena itu sebanyak 53 SD yang melaksanakan ujian sedangkan 10 SD tidak melaksanakan ujian karena baru dirintis dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) baru terlaksana.

“10 Sekolah ini baru dibuka, dan jumlah kelasnya batas di kelas 5. Sehingga mereka tidak bisa melaksanakan ujian. Nah ini perlu diperhatikan sehingga jangaj sampai ada asumsi yang tidak benar,” jelas Kornelius Kambu.

Kornelius Kambu optimis bahwa pelaksanaan ujian tersebut akan terlaksana dengan sukses guna mencapai target yang diinginkan karena seluruh siswa si setiap sekolah telah dipersiapkan secara maksimal termasuk protokol kesehatan. (Mrk)

 

Peringati Hari Kartini Ke-142, "Organisasi Wanita Maybrat Bagikan Bantuan"

                                                            Pengobatan Masal Secara Gratis

MAYBRAT (Maybrat News) - Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Maybrat bekerja sama Dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB melakukan penyuluhan stanting dan gizi buruk, pengobatan masal secara gratis dan pembagian sembako kepada lansia, dalam rangka memperingati HUT R.A Kartini ke-142, diawali dengan ibadah bersama di gereja GKI Emaus Susumuk Distrik Aifat, dihadiri Bupati Maybrat, Minggu (25/4/2021)

Ketua GOW Maybrat, Paulina Maria Kocu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk pelayanan terhadap masyarakat sehingga dapat dinikmati secara langsung. Mengingat dibatasi dengan bahaya wabah Covid-19, maka dipusatkan di Susumuk dengan melibatkan masyarakat di Enam Kampung Distrik setempat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena ada pengobatan masal secara gratis oleh tenaga kesehatan dan dihadiri 2 orang tenaga dokter. Nah harus merebut kesempatan ini. Bukan saja mendapat pengobatan, tetapi mendapat penjelasan terkait kesehata. Selain itu juga ada bantuan sembako. Jangan lihat dari besar kecilnya bantuan, tapi dilihat dari kepedulian,” tutur Paulina Kocu

Dirinya berjanji, kegiatan-kegiatan GOW akan terus berkelanjutan, dan tetap mempertahankan kerja sama diantara organisasi wanita yang berada di Maybrat.

 

“Kegiatan kita masih banyak. Dan tentu harus ada koordinasi dengan penasehat kami dalam hal ini ibu ketua TP PKK Maybrat. Tidak bisa kami ambil keputusan sepihak. Karena kekompakan kami selalu ada,” tambahnya.

Semenntara itu, penasehat GOW, Dr. Naomi Netty Sagrim menjelaskan, terdapat 200 paket sembako yang dibagikan berasal dari GOW sebanyak 100 paket, TP PKK sebanyak 50 paket dan DWP sebanyak 50 paket. Sementara Dinas Pemberdayaan Perempuan memberikan bantuan sebanyak 200 karung beras.

Hal ini tambah Maomi Netty Sagrim guna mendekatkan diri pada pelayanan terhadap masyarakat yang tergolong pada lansia dan yang berpenghasilan rendah

“Kami harap bantuan ini dapat didistribusikan dengan baik kepada 6 kampung yang ada di GKI jemaat Emaus Susumuk. Meskipun bantuannya sedikit tapi bisa digunakan untuk kebutuhan hidup,” terangnya

Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Maybrat, Dr.Drs.Bernard Sagrim,MM karena ketiga organisasi wanita ini dapat berkolaborasi untuk mewujudkan visi misi kepala daerah melalui pemberian bantuan kepada lansia dan masyarakat berpenghasilan rendah. Karena organisasi tersebut merupakan mitra pemerintah untuk melayani masyarakat.

“Organisasi ini hadir sebagai mitra pemerintah dan disubsidi juga oleh pemerintah melalui APBD. Tapi puji Tuhan, meskipun dihadapi dengan situasi yang sangat sulit karena pandemi ini, mereka berhasil melakuka pelayanan kemanusiaan. Ini kinerja organisasi wanita yang sangat baik,” tutur Bernard Sagrim

Bernard Sagrim memberikan apresiasi karena ketiga organisasi wanita Maybrat ini selalu melaksanakan kegiatan secara bersama, dan juga dilakukan secara mandiri berdasarkan program kerja dengan target pelayanan kemasyarakatan. (Mrk)

 

Jumat, 23 April 2021

Bupati Maybrat "Satu-satunya Pemekaran DOB di Tanah Papua Hanya Maybrat Sau"

                                      Bupati Kabupaten Maybrat, Dr. Bernard Sagrim, MM

MAYBRAT (Maybrat News) - Bupati Maybrat Papua Barat, Dr. Bernard Sagrim,MM menegaskan bahwa pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Maybrat Sau tidak boleh dipersoalkan di atas tanah Papua karena telah menjadi konsesnsus nasional. Hal ini telah menjadi sebuah kesepakatan bersama antara pemerintah pusat, pemangku kepentingan Papua Barat dan Kabupaten Maybrat guna menjawab konflik yang terjadi di Kabupaten Maybrat.

“Penyelesaian konflik Ibu Kota Kabupaten Maybrat sudah mendapt solusinya yang ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Mendagri waktu itu Pak Tjahjo Kumolo, yang mewakili wilayah Aitinyo dan Ayamaru saya Bernard Sagrim, lalu mewakili wilayah Aifat Raya itu pak Agus Saa. Bahwa ibu kota pindah dari Ayamaru ke Kumurkek, dengan catatan solusi bahwa Maybrat Sau harus hadir dan ibu kota di Ayamaru,” tegas Bernard Sagrim, Jum’at (23/4/2021)

Terkait komitmen bersama antara pemerintah pusat, Papua Barat dan Kabupaten Maybrat, maka Bernard Sagrim menegaskan bahwa, jika terdapat pemekaran di daerah lain di Indonesia, maka Maybrat Sau harus hadir.

“Jadi tidak mekarkan DOB di tanah Papua lainnya, tapi Maybrat harus dimekarkan dengan hadirnya Maybrat Sau. Mau mekarkan di mana saja tidak apa-apa, tapi Maybrat Sau harus hadir. Kalau tidak, konflik di Maybrat akan terus berkelanjutan. Entah konflik Papua atau masalah apa, itu bukan urusan kami. Yang kami minta itu adalah pemekaran DOB Maybrat Sau. Itu saja permintaan kami,” ujarnya

Dirinya mengaku bahwa seluruh persyaratan termasuk administratif telah dipersiapkan tinggal menunggu Maybrat Sau hadir, karena telah ditandai dengan penandatanganan bersama.

“Sudah semua persyaratan apa segala macam sudah ada. Tinggal toki palu untuk memutuskan Maybrat Sau dimekarkan. Semua ini bisa saja tidak ada yang sulit direpublik ini,” tutupnya (Mrk)

 

Mewakili Bupati Maybrat "Kornelius Kambu Meresmikan Gereja GPI Jalan Suci Jemaat Nebo"

                       Kornelius Kambu Meresmikan Gedung Gereja DPI Jalan Suci Nebo

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat melalui kepala Dinas Pendidikan, Kornelius Kambu meresmikan pembangunan gedung Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Suci jemaat Nebo Kampung Hosyo Banah Distrik Aitinyo Barat Kabupaten Maybrat, Jum’at (23/4/2021)

Pada acara peresmian tersebut dihadiri ratusan jemaat dan tamu undangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan diawasi oleh Bhabinsa setempat.

Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim melalui Kepala Dinas Pendidikan, Kornelius Kambu mengatakan, pemerintah pada prinsipnya tetap mendukung pembangunan gereja di Kabupaten Maybrat. Karena gereja ada di dalam pemerintah dan pemerintah ada pada gereja. Dukungan tersebut terang Kone Kambu telah dibuktikan dengan berbagai jenis bantuan kepada hamba Tuhan dan pembangunan gereja.

“Di sini ada 8 Denominasi gereja. Jadi setiap Triwulan para hamba Tuhan mendapat konor dari pemda Maybrat untuk meningkatkan semangat pelayanan, dan pemda mensubsidikan dana hiba untuk pembangunan gereja. Dan bantuan tersebut secara proporsional. Yang dilihat dari banyaknya jemaat,” terang Kornelius Kambu.

Sementara itu, ketua cabang GPI Jalan Suci di Maybrat, Penatua Yulianus karet dalam sambutannya mengatakan, jumlah Jemaat GPI Jalan Suci yang berada di seluruh tanah Maybrat sebanyak 3257 jemaat. Sementata jumlah hamba Tuhan sebanyak 41 orang yang melayani 34 jemaat yang tersebar di Kabupaten Maybrat.

Melalui peresmian gedung gereja baru tersebut, dirinya menegaskan kepada seluruh jemaat dan hamba Tuhan agar bersatu meningkatkan pelayanan dengan memberikan nilai-nilai religius yang benar sehingga dinyatakan dalam perbuatan di tengah masyarakat.

“Mari kita bersatu tekat untuk menciptakan keharmonisan di tengah jemaat, masyarakat terutama keluarga kita untuk meningkatkan pelayanan gereja dan mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Karena semuanya itu untuk kesejahteraan kita bersama,” ajak Yulianus

Yulianus Karet memberikan apresiasi kepada pemda Maybrat melalui Bupati Bernard Sagrim yang telah mendukung acara peresmian gereja dengan berbagai jenis bantuan untuk menyukseskan acara tersebut. (Mrk)

 

 

Nikah Masal "Program Prioritas DWP Maybrat"

MAYBRAT (Maybrat News) - Badan pengurus terpilih Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Maybrat Papua Barat yang baru dilantik beberapa bulan lalu menyelenggarakan ibadah syukur sebelum melaksanakan program kerja. Ibadah tersebut dirayakan di sekretariat daerah Kabupaten Maybrat di Kumurkek, Kamis (22/4/2021)

Wakil ketua DWP Kabupaten Maybrat, Juliana L. Taa saat ditemui mengatakan, ibadah tersebut dilakukan agar meminta berkat dan petunjuk dari Sang Pencipta sehingga dapat menghasilkan program kerja yang baik pada saat pembahasan dan penetapan nantinya agar dapat bermanfaat bagi anggota DWP dan masyarakat.

“Sebelum kami membahas program kerja, kami minta berkat dari Tuhan sehingga menghasilkan program yang benar-benar menyentuh. Jangan asal susun program saja tapi sebentar hasilnya tidak ada. Karena program ini juga harus searah dengan visi-misi kepala daerah. Tidak bisa kami menyusun program tanpa arah,” tutur Juliana.

Dirinya menjelaskan bahwa sebuah program prioritas yang akan dibahas diantaranya adalah akan mendata istri setiap ASN dan Distrik yang belum menikah sah secara tata cara agama dan pemerintah, akan melakukan nikah masal.

“Program ini baru pertama kali kami lakukan sehingga ASN harus menikah sah secara agama dan pemerintah. Tetapi sebelumnya kami akan melakukan pendekatan. Jika menemukan yang masih berhalangan, akan kami mencari solusi” teranganya.

Sementara itu, penasehat DWP, Dr. Naomi Netty Sagrim sangat mendukung program-program kerja DWP seperti nikah masal namun perlu membangun kerja sama dengan instansi pemerintahan lainnya sehingga program kerja dapat dilakukan dengan baik sesuai target yang direncanakan. Ditambahkannya Program yang dilakukan DWP ini harus melakukan edukasi secara baik sehingga program tersebut dapat terjawab.

“Saya selalu mendukung program prioritas DWP seperti istri ASN harus menikah sah secara gereja dan pemerintah. Karena di Kabupaten Maybrat ini banyak yang belum menikah secara gereja dan pencatatan sipil, hanya mereka nikah secara adat saja. Nah ini peran DWP mengambil alih,” tutur Naomi

Lebih jauh Naomi menegaskan bahwa perlu ada kerja sama yang baik diantara ke-Tiga organisasi wanita yang ada di Maybrat diantaranya PKK, DWP dan GOW agar dapat berkolaborasi dalam program kerja dengan mengutamakan komunikasi yang baik dan harmonis. (Mrk)

 

Selasa, 20 April 2021

GPI Jalan Suci Ayamaru Merayakan Hut Ke-19 Dengan Meriah

MAYBRAT, (Maybrat News) - Gereja Pekabaran Injil (GPI) jalan suci Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat telah genap usia ke-19 tahun, para jemaat merayakan syukuran di lapangan bola kaki Ella Ayamaru dihiasi dengan ibadah, Senin (19/4/2021)

Dalam perayaan Hut GPI Jalan Suci, ketua panitia pelaksana, Penatua Apsalom Naa mengatakan, diusia ke-19 tahun ini, para hamba Tuhan dan Jemaat akan berupaya sehingga meningkatkan pelayanan dan pembangunan gereja sehingga semakin dekat dengan Tuhan melalui perbuatan dan tindakan yang nyata.

Dirinya juga berjanji akan membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran minuman keras (miras) di lingkup pemkab Maybrat sehingga pemuda bersatu hati bekerja sesuai Firman Tuhan melalui perbuatan cinta kasih dan untuk mendukung proses penyelengaraan pemerintahan.

“Ini bukan hanya melakukan syukuran semata saja untuk merayakan Hut GPI Jalan Suci ke-19, namun di dalamnya juga mengajak seluruh jemaat dan para pemuda Maybrat untuk sadar dan dekatkan diri dengan Tuhan melalui tindakan-tindakannya, seperti perbuatan yang terpuji dengan menghindari miras,” tutur Apsalom.

Sementara itu, Bupati Maybrat, Dr.Drs. Bernard Sagrim,MM dalam sambutannya mengatakan, usia GPI Jalan Suci Ayamaru jika dibanding dengan manusia, merupakan usia remaja yang masih kuat. Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada jemaat dan para hamba Tuhan agar selalu kuat dalam spiritual, kuat dalam pelayanan dan kuat dalam beribadah sehingga nama Tuhan tetap dimuliakan.

Bernard Sagrim menegaskan bahwa keberadaan gereja dan lembaga agama di Indonesia baik di tanah Papua, Papua Barat maupun di Maybrat merupakan mitra pemerintah. Oleh karena itu, kehadiran lembaga ini bukan saja sekedar hadir namun perlu memberika kontribusi kepada pembangunan, pelayanan masyarakat maupun tugas-tugas pemerintahan lainnya menjadi sebuah kolaborasi atau kerja sama yang baik.

“Karena dalam Alkitab ada tertulis bahwa pemimpin bukan memerintah tapi untuk melayani. Dalam konteks pelayanan inilah pemerintah dengan lembaga agama melakukan kolaborasi untuk mengurus warga jemaat yang dikelolah oleh warga jemaat memiliki obyek yang sama diantaranya disatu sisi sebagai warga Indonesia di sisilain sebagai warga jemaat dan juga sebagai kepala pemerintahan. Oleh karena itu butuh kolaborasi,” terang Bernard.

Perayaan Hut GPI Jalan Suci tersebut meskipun dirayakan di tengah pandemi Covid-19, namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang diawasi ketat oleh pihak keamanan TNI-Polri Kabupaten Maybrat sehingga dapat terlaksana dengan aman dan lancar, (Mrk).

 

 

Bupati Maybrat "Membuka Musyawarah RKPD Tahun 2022"

         Bupati Maybrat, Dr. Drs. Bernard Sagrm, MM.(Saat Membuka Musyawarah RKPD 2022

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim memukul Tifa sebanyak Tiga kali bertanda secara resmi membuka musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Maybrat tahun 2022, yang diselenggarakan di Alun-alun Faitmayaf Kumurkek, Senin (19/4/2021).

Bernard Sagrim dalam menyampaikan pidatonya berpesan agar pembahasan RKPD ini perlu membahas program prioritas sesuai dengan visi-misi kepala daerah Kabupaten Maybrat agar menjawab kebutuhan masyarakat di bumi Ayamaru, Aitinyo dan Aifat (A3)

“Kita perlu membahas program yang mendasar dan benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk kepentingan umum. Jadi yang tidak begitu penting, sabar dolo. Nanti tahun anggaran berikut baru bisa diusulkan,” tutur Bernard Sagrim.

Ditambahkannya, penyelenggaraan musrembang tersebut merupakan perencanaan tahunan yang dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat guna menuju pada pembangunan yang aspiratif, transparan dan akuntabel atau dapat dipertanggung jawabkan. Hal ini dilakukan agar dapat mewujudkan masyarakat yang sehati, bersatu dan membangun sehingga menghasilkan sumber daya Maybrat untuk menciptakan kesejahkteraan yang adil dan merata.

“Musrembang ini dilakukan setiap tahun sehingga memprogramkan kebutuhan masyarakat agar pembanguanan dapat dilakukan secara merata dan adil,” terangnya

Dikenal sebagai tokoh pembangunan ini mengaku bahwa pemda Maybrat selalu konsisten dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dibuktikan dengan beberapa indikator makro dan realita pada potret pembangunan kemanusiaan seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan dan ketertiban.

“Nah beberapa indikator ini yang bisa diukuran dan ada yang dapat dialami oleh masyarakat. Contoh saja pembangunan jala. Dulu seperti bagaimana kondisinya dan sekarang sudah mengalami peningkatan yang lebih maju,” tutupnya (Mrk).

 

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...