"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 07 Juli 2021

Upaya Dan Strategi Pemda Maybrat Untuk Mencegah Covid-19

                                       Sekda Kabupaten Maybrat. Jhony Way, S.Hut. M.Si

MAYBRAT, (Maybrat News) - Meningkatnya penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia dan mengancam jiwa manusia, maka pemerintah Kabupaten Maybrat mengambil kebijakan untuk mengatur strategi guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Maybrat berdasarkan surat edaran Gubernur Papua Barat.

Oleh karena itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat melakukan rapat bersama dengan pihak terkait guna membahas untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Rapat bersama tersebut diselenggarakan di Kumurkek, Senin (5/6/2021)

Sekda Kabupaten Maybrat, Jhoni Way saat ditemui mengatakan, akan menertibkan semua portal di setiap akses masuk Maybrat selama 14 hari sehingga mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat jenis virus yang baru ini sangat ganas dibanding jenis virus sebelumnya.

“Akan kami tertibkan kembali setiap portal yang lama dan menindaklanjuti surat edaran Gubernur dan surat edaran Bupati. Karena jenis virus varian delta ini sangat ganas dan bahaya. Oleh karena itu perlu disikapi secara baik sehingga masyarakat Maybrat bisa aman,” tutur Jhoni Way

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka Sekda Maybrat ini menghimbau kepada seluruh masyarakat agar wajib divaksin sehingga meningkatkan kekebalan tubuh untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat presentasi vaksinasi di Kabupaten Maybrat masih sangat rendah se-Papua Barat.

“Seluruh masyarakat harus divaksin. Dan saya juga mau divaksin tapi menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan. Karena ke depan, vaksin ini menjadi sebuah persyaratan saat melakukan perjalanan ke luar daerah atau urusan apa saja. Jdi ini kesempatan yang bagus maka harus vaksin. Jangan anggap remeh vaksin ini,” tutupnya. (Mrk)

 

Fraksi NasDem Merekomendasikan Pansus DPRD PAW Cawabup Maybrat Diberhentikan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Maybrat dengan tegas merekomendasikan Panitia Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PPPAW) Wakil Bupati Maybrat Sisa Masa Jabatan Periode 2017-2022 agar diberhentikan tahapan pansus sebab tindak lanjut dari pimpinan parpol tidak menemukan solusi sehingga waktu terus diulur berkepenajangan. Dengan demikian Fraksi NasDem mengancam akan menarik kembali anggota DPRD dari Fraksi NasDem yang bergabung dalam Pansus PAW Wakil Bupati.

“Kami Fraksi NasDem merekomendasikan Pansus PAW Wakil Bupati Maybrat untuk memberhentikan tahapanya. Karena masih ulur waktu terus menerus dan membuang waktu maka Fraksi NasDem bakal menarik kembali Anggota Pansus DPRD PAW Wakil Bupati dari Fraksi NasDem. Kami melihat Pimpinan Parpol tidak mencapai titik temu,” beber ketua Fraksi NaseDem DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen, Selasa (6/7/2021).

Lanjutnya, Fraksi NasDem pada prinsipnya mengapresiasi pimpinan dan anggota Pansus DPRD PAW Wakil Bupati Maybrat karena telah bekerja maksimal sesuai tahapan yang diatur dalam amanat Pasal 176 UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dan Tata Tertib DPRD Kabupanten Maybrat No.2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Antar Waktu Sisa Masa Jabatan Periode 2017 2022.

“Kami apresiasi Pansus atas kerja kerasnya hingga saat ini. Dan mereka sudah bekerja sesuai aturan yang ada, namun pimpinan Partai Politik yang tidak menemukan solusi untuk merekomendasikan 2 orang calon. Kenyataan yang terjadi terdapat 3 calon,” tambahnya.

Mengingat hingga saat ini masih terdapat 3 calon PAW Wakil Bupati Maybrat sehingga tidak diterima pansus untuk melanjutkan tahapan kerja Pansus. Namun lanjutnya, berdasarkan aturan yang berlaku dari ke-Empat Partai pengusung pasangan Sagrim Kocu (Sako) pada pilkada 2017 silam diantaranya Golkar, PDIP, NasDem dan PKS harus merekomendasikan 2 orang calon. (Mrk)

 

Rabu, 30 Juni 2021

Dinsos Kabupaten Maybrat Melakukan Sosialisasi Tupoksi TKSK

MAYBRAT, (Maybrat News) - Guna melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan baik dan benar, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Maybrat Papua Barat, melakukan sosialisasi terhadap para pendamping program peningkatan kualitas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se- Maybrat. Sosialisasi tersebut dilakukan di ruang media Center Kabupaten Maybrat, Rabu (30/6/2021).

Kepala Dinsos Maybrat, Magdalena Tenau saat ditemui media ini mengungkapkan bahwa, sosialisasi tersebut berdasarkan beberapa aturan diantaranya peraturan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial No. 35 Tahun 2020 tentang pedoman teknis TKSK dan Peraturan Menteri Sosial No. 28 Tahun 2018 tentang TKSK, yang menekankan tupoksi, administrasi dan pelaporan serta tugas tenaga pekerja sosial.

“Kedua peraturan ini akan jadi pedoman terhadap seluruh pendamping yang tersebar di 24 Distrik ini saat melakukan tugas di lapangan. Nah dengan adanya sosialisasi ini para pendamping dapat bekerja dengan baik dan benar sesuai pedoman yang ada,” terang Magdalena.

Magdalena menjelaskan, bahwa TKSK memiliki Dua SK yakni, SK dari Kementerian Sosial nomor: 28 tahun 2018 tentang tenaga kesejahteran sosial dan SK dari kepala Dinas Sosial Maybrat nomor: 3 tahun 2021 tentang tenaga Badan Sosial Pangan (BSP) Maybrat.

“TKSK ini merupakan tenaga relawan. Yang memiliki Dua SK. Dan mereka beda dengan pendamping PKH,” terangnya

Dirinya menambahkan, upah para pendamping TKSK diberikan secara tali kasih sebesar Rp 500 ribu per bulan melalui via transfer kepada masing-masing rekening. Sementara, dari Dinas Sosial terkait BSP honornya diberikan sebesar Rp 700 Ribu per bulan.

“Saya berharap, mereka ini terus memiliki semangat yang tinggi sebagai pekerja relawan demi mewujudkan penyelenggaran kesejahteraan sosial”, harap Magdalena.

Kadis Sosialaybrat ini juga minta kepada pemerintah daerah agar kedepannya menganggarkan dana yang benar- benar berpihak kepada urusan sosial. Sebab, kata Magdalena, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2018 beban kerja dari Dinsos sebagai salah satu rusun wajib makin berat.

“Sebelumnya dinas sosial tipe C dengan tiga bidang satu sekretaris, tetapi sekarang telah di upgrade jadi tipe A empat bidang 12 seksi dan dua Sub- bagian di sekretaris. Ini artinya beban kerja semakin banyak dan berat maka kami meminta kepada pemda melalui bupati kedepan dapat menganggarkan dana yang betul-betul keberpihakan pada urusan sosial di Kabupaten Maybrat”, tutupnya. (Mrk)

 

 

Meriahkan Hut Bayangkara Ke-75, Bapera Kabupaten Maybrat Bagikan Sembako Kepada Masyarakat

                        Bapera Kabupaten Maybrat Bagikan Sembako Kepada Masyarakat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Dalam rangka memeriahkan Hut Bayangkara ke-75, organisasi masyarakat (ormas) Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Maybrat bekerja sama dengan Polres Sorong Selatan untuk membagikan sembako kepada para janda, duda dan lansia. Pembagian sembako tersebut dengan target kepada seluruh Ayamaru Raya namun diawali di sekretariat Bapera Maybrat di Distrik Ayamaru Tengah, Rabu (30/6/2021).

Selain membagikan sembako, namun bekerja sama dengan pihak kesehatan untuk melakukan sosialisasi bahaya wabah Covid-19 jenis Varian Delta agar masyarakat tetap waspada dengan jenis virus yang baru ini sehingga tidak menyebar kepada masyarakat Kabupaten.

Ketua Bapera Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu kegiatan tersebut guna menindaklanjuti amanat dari Dewan Pengurus Pusat untuk membantu menyukseskan Hut Bayangkara dengan berbagai jenis kegiatan. Mengingat Hut Bhayangkara yang bertepatan dengan Covid-19, maka dilakukan pembagian sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan sosialisasi bahaya Covid-19.

“Kalau organisasi lakukan kegiatan seperti olah raga, ataupun kegiatan apapun, tetapi lami Bapera membagikan sembako dan sosialisasi kesehatan. Karena kegiatan seperti ini tidak ada dampak buruknya, justruk membawa dampak positif. Karena ini membantu masyarakat. Karena Bapera ini fungsinya untuk dekat dengan masyarakat dan membantu masyarakat,” beber Kornelius Kambu.

Ketua Bapera yang baru dilantik beberapa bulan lalu ini memiliki semangat tinggi untuk membawa ormas tersebut agar kedepan menjadi obor di tengah masyarakat. Mengingat kehadiran Bapera ini, terang Kornelius Kambu bukan karena memiliki unsur atau kepentingan tertentu, namun murni ormas untuk membantu masyarakat.

“Kami lakukan ini bukan atas kepentingan oknum tertentu untuk maju pada politik, tapi ini adalah murni organisasi masyarakat. Dan ini sudah mulai terbukti bahwa untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Pembagian sembako tersebut dilakukan dengan tetap menerapka protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya wabah Covid-19. (Mrk)

 

 

Selasa, 29 Juni 2021

Gedung Gereja GKI Sion Mapura Maybrat Berhasil Diresmikan

                  Akhirnya Gereja GKI Sion Mapura Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Dibangun sejak tahun 2012, akhirnya gereja GKI Sion Mapura Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat berhasil diresmikan, Senin (28/6/2021) dihadiri pejabat Dirjen Bimas Kristen RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, ketua BPAM Sinode GKI se-Tanah Papua, Andrikus Mofu dan Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim, Drs. MM.

Warga Jemaat Mapura merasa diberkati karena penantian peresmian gedung gereja baru akhirnya dapat diresmikan agar digunakan sebagai tempat beribadah yang layak dan megah.

Ketua panitia pembangunan, Gerson Jitmau merasa bangga karena rumah Tuhan yang mewah ini berhasil diresmikan atas penantian sekian lama ini. Dirinya mengapresiasi seluruh jemaat dan para donatur yang telah membantu pembangunan gedung gereja tersebut.

“Ya semua ini merupakan campur tangan Tuhan sehingga hari ini gereja berhasil diresmikan. Ini merupakan sebuah kebanggaan besar warga jemaat karena rumah Tuhan dapat digunakan untuk beribadah,” tuturnya

Sementara itu Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Thomas Pentury mengatakan, pembangunan tempat ibadah merupakan sebuah kebutuahan umat beragama, dalam upaya untuk terus meningkatkan spiritual umat. Oleh karena itu dengan adanya pembanguna GKI Sion merupakan sebuah wujud upaya bersama para jemaat dan semua pimpinan jemaat terutama di Sinode GKI di tanah Papua.

“Pembangunan rumah ibadah merupakan sebuah toleransi dan keharmonisan antar umat beragama. Oleh karena itu, Papua merupakan salah satu daerah toleransi antar umat beragama yang tinggi,” turur Thomas Pentury.

Pada kesempatan ini juga, Bupati Maybrat, Bernard Sagrim menjelaskan bahwa budaya orang A3 (Ayamaru, Aitinyo dan Aifat) membangun gereja merupakan pertaruhan harga diri yang diutamakan agar semua proses perencanaan hingga peresmian harus terlaksana dengan istimewah. Karena membangun rumah Tuhan harus dirancang menjadi sebuah istanah yang megah. Hal ini dikatakan Bernard Sagrim karena komitmen warga Jemaat dengan Tuhan sangat penting.

“Perlu saya jelaskan bahwa orang Maybrat kalau membangun gereja itu sama dengan pertaruhkan harga diri. Jadi uang ada atau tidak ada harus diusahakan sehingga gedung gereja dapat dibangun dengan megah karena membangun rumah Tuhan. Jadi inilah keunikan orang A3,” jelas Bernard.

Peresmian gereja GKI Sion Mapura ini dihadiri ratusan jemaat namun tetap menerapkan protokol kesehatan hingga berakhir dengan aman dari Covid-19. (Mrk)

 

 

 

Gubernur Papua Barat Bagikan Bantuan Kepada Masyarakat Maybrat

                         Gubernur PB Dominggus Mandacan Saat Memberikan Bantuan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Hingga saat ini penyebaran Covid-19 semakin meningkat. Dan akan berdampak pada perputaran perekonomian masyarakat. 

Menyikapi hal tersebut, maka Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan hadir di Kabupaten Maybrat untuk membagikan bantuan sebanyak 2.811 paket sembako yang diberikan melalui lembaga keagamaan. Penyerahan Bantuan sembako tersebut diserahkan secara simbolis di gereja GKI Sion Mapura Kabupaten Maybrat, Senin (28/6/2021).

Dominggus Mandacan dalam sambutannya menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan pemerintah provinsi Papua barat dengan memanfaatkan APBD untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pandemik Covid-19.

“Covid-19 ini berdampak terhadap berbagai sektor seperti kesehatan, sosial masyarakat, dan juga berdampak langsung terhadap perekonomian, sehingga pemerintah baik itu pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota wajib memberikan bantuan terhadap masyarakat,” terang Mandacan.

Dirinya menambahka, pembagian sembako sudah dilakukan sejak tahun 2020 lalu dengan tiga tahap pembagian di semua daerah Kabupaten/Kota. Maka hal yang sama juga dilakukan pada tahun 2021.

“Untuk Kabupaten Maybrat, pembagian ini merupakan tahap pertama, yang dibagikan langsung kepada lembaga keagamaan dan akan disalurkan kepada jemaatnya,” jelasnya.

Selain Sembako yang dibagikan oleh Gubernur Papua Barat ini, namun menyarahkan bantuan program tangan kasih bagi pekerja formal, dishabilitas lintas agama kepada 2000 penerima dengan bantuan dana Rp 300 ribu/orang.

“Untuk kali ini pembagian untuk tahap pertama yakni bulan Januari, Februari, Maret. Dan dapat digunakan dengan baik untuk kebutuhan hidup,” tuturnya.

Gubernur ini Berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga di tengah pandemik Covid-19. (Mrk)

 

 

Senin, 28 Juni 2021

Kornelius Kambu: Bernard Sagrim Sangat Pantas Menerima Penghargaan

                                  Intelektual Aitinyo Kornelius Kambu. S.Sos, M.Si

MAYBRAT, (Maybrat News) - Intelektual Aitinyo Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu menilai bahwa Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim, Drs. MM., pantas dan layak mendapat penghargaan sebagai figur pembawa perubahan karena telah terbukti membawa perubahan di tanah Papua Barat.

Hal ini kata Kornelius Kambu sangat terbukti karena sosok Bernard Sagrim merupakan tokoh eksekusi lahirnya Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus). Sementara di Kabupaten Maybrat, Bernard Sagrim telah mekarkan 149 Kampung sebelum lahirnya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, Bernard Sagrim telah mengeluarkan konsep kedepan sehingga masyarakat dapat menikmati.

“Perubahan yang dilakukan Bernard Sagrim tidak dapat ditandingi oleh siapa pun di Sorong Raya. Sosok Bernard Sagrim sudah melakukan perubaha. Jadi pantas kalau mendapat piagam penghargaan karena sudah terbukti,” beber Kornelius Kambu, Sabtu (26/6/2021).

Dirinya mengajak masyarakat Maybrat agar mendukung kebijakan pembangunan yang dilakukan Bernard Sagrim sehingga Kabupaten Maybrat menjadi berubah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi jauh lebih baik. Dirinya berharap agar masyarakat menghindari penilaian negatif yang sifatnya menghambat pembangunan.

“Masyarakat jangan menilai sosok Bernard Sagrim bahwa beliau tidak membangun dan tidak dirasakan. Ini sudah terbukti sehingga kepala balai Satker jalan nasional wilayah III Papua Barat memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Bupati Maybrat saat ini yang membawa perubahan,” jelasnya.

Intelektual Aitinyo ini menjelaskan bahwa terobosan yang dilakukan Bupati Maybrat yakni menyulap pembangunan akses transportasi Maybrat-Sorong sehingga jalan protokol menjadi mulus dan bisa menempuh jarak Maybrat-Sorong selama 1,5 jam dengan kecepatan tinggi.

“Tidak ada perubahan bagaimana jalan Maybrat-Sorong diaspal jadi mulus. Siapa yang bilang tidak ada kemajuan yang dilakukan Bernard Sagrim? Siapa yang bisa melalukan perubahan seperti orang nomor Satu Maybrat ini. Tidak ada yang bisa tandingi. Jadi kalau pak Bernard mendapat piagam penghargaan, itu pantas,” tegasnya. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...