"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Kamis, 28 Oktober 2021

Ormas Bapera & Dinas Pendidikan Maybrat Peringati Hari Sumpah Pemuda

MAYBRAT, (Maybrat News) - Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat melakukan upacara bendera guna memperingati hari sumpah pemuda ke-93 yang diselenggarakan di lapangan sepak bola kali wensi Distrik Ayamaru Barat, Kamis (28/10/2021)

Ketua Bapera Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu berperan sebagai Inspektur upacara dalam arahannya mengatakan, melalui momentum ini, pemuda harus berkomitmen untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi jauh lebih maju terutama di Kabupaten Maybrat. Mengingat pemuda merupakan generasi bangsa dan negara yang harus menjadi manusia pembangun di negeri sendiri.

“Kita semua yang hadir pada kesempatan ini maupun yang tidak hadir, kita memiliki sebuah kewajiban untuk mendukung pemuda Maybrat dan pemuda itu sendiri akan melakukan pergerakan guna membangun Maybrat menjadi jauh lebih maju guna menjaga NKRI,” tegas Kornelius Kambu.

Oleh karena itu, panitia melibatkan siswa-siswi, para guru, anggota Bapera dan seluruh masyarakat untuk memeriahkan hari sumpah pemuda tersebut.

“Hadir juga siswa-siswi, para guru, masyarakat dan organisasi Bapera ini dalam rangka meningkat kembali perjuangan pemuda untuk kemerdekaan NKRI tercinta kita ini,” tutur Kornelius.

Hari sumpah pemuda tahun ini diselenggarakan sangat meriah dihadiri para pemuda Maybrat dan masyarakat hingga berakhir dengan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (VB)

 

 

Selasa, 26 Oktober 2021

Bakal Jemaat Moria Way-U Merayakan HUT Ke-65 GKI di Tanah Papua

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bakal Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Moria Way-U Bakal Klasis Aitinyo Kabupaten Maybrat merayakan HUT ke-65 GKI di tanah Papua dibawah sorotan tema Datanglah Kerajaan-Mu yang dikutip dari Injil Matius 6:10a, Selasa (26/10/2021).

Badan Pekerja Bakal Klasis Aitinyo, Agustinus Way mengajak jemaat Bakal Klasis Aitinyo agar dapat merenungkan dan menghayati Injil masuk ke tanah Papua. Hal ini karena Allah sangat mencintai jemaat-Nya sehingga bumi Ayamaru, Aitinyo dan Aifat (A3) mendapat berkat Tuhan. Dan berkat Tuhan telah terbukti di bumi A3.

“Usia 65 tahun ini sudah dewasa. Maka kita juga harus dewasa dalam pelayanan dan pewartaan agar Firman Tuhan tetap tertanam di dalam hati kita melalui perbuatan dan tutur kata,” ungkap Agustinus.

“Usia GKI di tanah Papua sudah 65 tahun. Oleh Karena itu, mari kita mengembangkan ajaran Yesus dengan mewartakan Injil di tanah Papua terutama bumi A3. Sehingga perilaku kita semua harus mengikuti ajaran firman Tuhan untuk mengubah karakter menjadi jauh lebih baik agar pembangunan terus terlaksana maksimal,” tegas Kornelius Kambu.

Perayaan Hut ke-65 tahun GKI di Tanah Papua ini dirayakan dalam ibadah dan dilakukan pelelangan hasil pertanian jemaat untuk pembangunan gereja diikuti oleh seluruh jemaat dengan antusias hingga berakhir dengan aman dan tertib serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (VB)

 

KAPUS Ayamaru Memberikan Sosialisasi Stunting Pada Ibu Hamil

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kepala Puskesmas Ayamaru Kabupaten Maybrat bersama tenaga kesehatan, menyelenggarakan sosialisasi bimbingan program konseling terpadu tangani stunting (Posting) dan demonstrasi makanan pada ibu hamil. Sosialisasi ini diselenggarakan di Puskesmas Ayamaru, Senin (25/10/2021)

Kepala Puskesmas Ayamaru Kabupaten Maybrat, Mira Maria Kambu, S.Km saat ditemui mengatakan, sosialisasi ini merupakan kewajiban puskesmas setempat untuk dilakukan karena sangat apenting bagi anak-anak sehingga dapat dicegah sejak dini mengingat telah terdapat kasus tersebut di Kabupaten Maybrat.

Pencegahan tersebut jelas Mira Kambu dengan cara menjaga pola makan yang bergizi seperti Empat sehat Lima sempurna sejak ibu hamil dan menjaga kesehatan tubuh.

“Dengan pola makan yang baik dan benar serta bergizi, maka anak akan tumbuh secara sehat. Oleh karena itu kami juga melakukan demonstrasi makanan bergizi kepada ibu hamil,” jelas Mira.

Kepala Puskesmas Ayamaru ini berjanji akan melakukan perubahan di Kabupaten Maybrat agar masalah stunting dapat diminimalisir. Hal ini akan dilakukan launching sehingga program tersebut terus dilakukan. Mengingat generasi emas Maybrat harus diperhatikan untuk mengubah Maybrat agar kedepan jauh lebih maju.

“Di Maybarat ini sudah ada kasus stunting. Maka kami harus melakukan sosialisasi yang maksimal kepada masyarakat agar dapat mencegah sehingga Maybarat bisa menciptakan generasi yang sehat dan kuat. Karena tanpa SDM yang berkualitas, maka sia-sialah pembangunan di negeri tercinta ini,” terangnya.

Dengan adanya kasus tersebut, maka Kepala Puskesmas Ayamaru ini mengangkat tema bimbingan program konseling terpadu tangani stunting (Posting) pada pelatihan kepemimpinan pengawas tahun 2021.

Sosialisasi ini dihadiri Babinsa Ayamaru, para ibu hamil dan ibu masa subur se-lingkup wilayah puskesmas Ayamaru dengan antusias dan mengikuti demonstrasi cara masak makanan sehat untuk ibu hamil secara cermat. (VB)

 

 

 

"Jemaat Imanuel Jitmau Rayakan HUT GKI Ke-65 Dengan Ibadah Bersama"


MAYBRAT, (Maybrat News) - Gerea Kristen Injili Di Atas Tanah Papua (GKI) merupakan simbol peradaban orang Papua. ungkap Pdt. Rolly Pasalbesi, S.Si. Menuruttnya gereja ini merupakan simbol bagi bangsa yang ada di atas Tanah Papua, maka itu kita jangan bangun gereja sembarang-sembarang, 

Mengapa gereja ini di beri nama Gereja Kristen Injili (GKI), maksud pemberian nama ini supaya orang Papua sendiri yang akan berdiri memimpin bangsanya sendiri. makanya sampai saat ini ketua sinode tidak bisa orang luar dan berambut lurus seperti orang Batak, orang Toraja, orang Ambon semua tidak ada, yang ada hanya orang Papua dan tetap orang Papua, mengapa demikian, karena Gereja Kristen Injili ini merupakan simbol peradaban orang Papua.

"Jadi kalau bapa dan mama dorang keluar dari gereja ini (GKI) dan pindah ke tempat lain maka itu sama saja dengan bapa dan mama dorang jual harkat dan martabat bangsa Papua." 

Mengapa saya berkata demikian, Karena gereja ini tidak memakai nama Gereja Kristen Injili Di Tanah Ambon, Makasar jawa dan sebagainya, tetapi memakai nama Gereja Kristen Inili Di Tanah Papua.

Percaya tidak percaya nanti bapa ibu bisa ikut dan melihat sendiri dalam kehidupan sehari-hari, contoh ada yang bilang gereja ini tidak ada Roh Kus lah kalau memang tidak ada roh kudus, kenapa gereja ini (GKI) bisa ada, bisa berdiri baik visik bangunan dan rohaninya sampai dengan umur 65 tahun.

Mengapa Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua ini tidk ada di jawa sana, tidak di bangun di Manado sana, Makasar, Medan dan lain-lain, mengapa..? Karena kita (GKI) ini lebih menghargai saudara-saudari kita yang berada di sana dan yang berbeda keyakinan. (Mrk)


 

 


Senin, 25 Oktober 2021

Sejarah Singkat HUT GKI Ke-65 Di Tanah Papua



MAYBRAT (Maybrat News)
- Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua yang berdiri pada tanggal 26 Oktober 1956, setelah (101) tahun Zending melakukan Pekabaran Injil, hingga hari ini mencapai usia yang ke 65 tahun, di mana gereja menghadapi tantangan dan pergumulan panajang dan memberitakan injil, terbukti pada kurun waktu tahun 1946-1954, adalah masa pembangunan kembali dan persiapan menuadi sebuah gereja yang mandiri.

akhirnya harapan itu terwujud dengan dilaksananakanya sidang sinode pertama pada tanggal 18-28 Oktober 1956 di Gedung Gereja Harapan Abepura, dengan kehendak dan kuasa Allah, maka pada tanggal 26 Oktober 1956 dalam persidangan itu terbentuklah Gereja Kristen Injili Di Nedherland Nieuw Guinea.

Sejak itu gereja mengalami 4 (Empat) kali perubahan nama yaitu:

1. Gereja Kristen Injili Di Nedherland Nieuw Guinea

2. Gereja Kristen Injili Di Papua Barat

3. Gereja Kristen Inijili Di Irian Jaya dan yang terakhir hingga saat ini adalah

4. Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua.

Hermanus Mori Musendi pada waktu berdirinya GKI Di Tanah Papua pada tanggal 18 Oktober 1956 berkata: " Tidak Ada Uang Dan Belum Ada Sarjana, tetapi semuanya itu bukan menjadi penghalang dan rintangan dan alasan bagi berdirinya satu gereja Tuhan di tanah ini (Papua), Injil Yesus akan terus bergema..!gereja ini berdiri diatas alas para rasul dan nabi dengan Yesus Kristus sebagai batu penjurunya. "...memang dahulu kamu adalah kegelapan tetapi sekarang dengan berkat Tuhan, kamu adalah terang di dalam Tuhan, sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.."

Demikian sejarah singkat HUT GKI Ke-65 Di Tanah Papua. (Mrk)


Minggu, 24 Oktober 2021

Badan Pengurus Pastoral Stasi Santa Maria Ayamaru Resmi Dikukuhkan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pastor Paroki Santo Albertus Agung Teminabuan Keuskupan Manokwari-Sorong, Zepto Trifon Polii,Pr melantik badan pengurus Pastoral Dewan Stasi, Lingkungan dan panitia pembangunan di lingkup Stasi Santa Maria Ayamaru Kabupaten Maybrat, Minggu (24/10/2021).

Dalam arahannya, Pastor Zepto menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan pada hari Minggu misi se-dunia agar para pengurus dewan stasi, lingkungan dan panitia pembangunan dapat melaksanakan tugas sebagai dengan baik sesuai misi pewartaan yang diajarkan Yesus kepada murid-Nya.

“Masa akhir jabatan periode 2018-2021 sebenarnya berakhir pada bulan November. Namun karena ada beberapa pertimbangan maka pengurus yang baru ini dilantik pada hari ini bertepatan pada Minggu misi se-dunia. Karena menjadi anggota Katolik harus memiliki identitas yang jelas yakni misi mewartakan kabar sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus,” jelas Zepto.

Dirinya memberikan apresiasi kepada badan pengurus stasi yang lama pada periode 2018-2021 karena telah melaksanakan tugas dengan baik. Oleh karena itu, Pastor Paroki ini berharap agar badan pengurus yang baru dilantik tersebut dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan harapan yang diinginkan.

“Diharapkan agar badan pengurus yang baru dilantik ini segera merancang program kerja untuk dapat bekerja guna melayani seluruh umat di Stasi dan Lingkungan. Bisa saja ada program untu menambahkan lingkungan,” harapnya.

Pada pelantikan tersebut, Thomas Matana menjabat sebagai ketua dewan Stasi Santa Maria Ayamaru, Vincent Bana sebagai Sekretaris dewan Stasi, Alfons Badmas sebagai Ketua Lingkungan Santo Matias Rasul, Jefer Sasior sebagai ketua Lingkungan Santo Hironimus sementara Yoseph Janobi sebagai koordinator seksi pembangunan.

Acara pelantikan ini dilakukan pada perayaan Ekaristi setelah homili dan semua badan pengurus diberkati melalui penumpangan tangan Pastor agar dapat melaksanakan tugas dalam pelayanan terhadap umat dan mewartakan firman Tuhan dengan baik dan setia, (VB).

 

 

Jumat, 22 Oktober 2021

Meningkatkan Kapasitas SDM, Inspektorat Kabupaten Maybrat Lakukan Bimtek

MAYBRAT, (Maybrat News) - Inspektorat kabupaten Maybrat melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih handal dalam melaksanakan tugas pokok. Bimtek ini diselenggarakan di hotel Vega Kota Sorong, Kamis (21/10/2021).

Asisten III Setda Kabupaten Maybrat, Manase Kareth dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini sangat bermanfaat bagi seluruh staf Inspektorat guna melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang baik. Megingat salah Satu tugas Inspektorat adalah untuk mengawasi suatu daerah.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Jadi harus diikuti dengan baik sehingga mengimplementasikan juga dengan baik dan benar di lapangan. Karena tugas Inspektorat adalah membantu Bupati melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan perangkat daerah,” ungkap Manase.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Maybrat, Dr. Naomi Netty Howay mengatakan, Bimtek yang dilakukan ini dengan melibatakan seluruh Staf inspektorat Maybrat yang dibagi menjadi dua gelombag diantaranya gelombang pertama yang telah dilakukan saat ini hingga tanggal 23 Oktober 2021 dan gelombang Kedua akan dilakukan pada tangal 28 hingga 30 Oktober 2021 di Kota Sorong.

“Bimtek ini kami libatkan semua staf supaya mereka bekerja sesuai dengan tupoksi yang benar. Karena pekerjaan Inspektorat bukan hal yang mudah maka harus dibutuhkan Bimtek agar menambah wawasan lebih maksimal,” terang Naomi.

Hal ini lanjut Naomi agar para staf dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksi dengan baik dan benar. Dikatakannya, dalam Bimtek tersebut guna menambah wawasan para pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Maybrat.

Diharapkan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik dan tekun sehingga mampu memperoleh hasil yang diinginkan guna membentuk Maybrat agar kedepan jauh lebih maju.

“Setelah mengikuti bimtek ini, semua staf bisa memahami materi agar saat di lapangan maupun di dalam kantor, mereka sudah mahir karena telah dibekali dengan bintek ini. Dan saya optimis mereka pasti mengikuti dengan baik,” harap Naomi. (VB)

 

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...