"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Selasa, 09 November 2021

Kelangkaan BBM Di Distrik Aitinyo Raya Terjawab Suda

                          Tampak Antrean Mobil Di Pangkalan Bensin Inggit Jitmau

MAYBRAT, (Maybrat News) - Akhirnya hari ini, Rabu (10/11/2021), masyarakat Maybrat khususnya Distrik Aitinyo Raya dan sekitarnya mendapat pasokan BBM atau bensin yang di angkut oleh truk tengki pertamina yang baru saja tiba di pangkalan bensin Inggit Kampung Jitmau (Berhadapan dengan kantor Distrik Aitinyo Raya) pada sore ini.

Berdasarkan pantauan Maybrat News dengan adanya pasokan BBM ini, seakan menghilangkan kerisauan dan kecemasan masyarakat Dsitrik Aitinyo khususnya dan masyarakat Maybrat pada umumnya.

Saya sudah antre dari pagi jam 11 pagi tadi sampai dengan sore ini baru truk pertamina pembawa BBM ini baru tiba. Melihat truk ini datang hati saya sangat senang meskipun ada rasa cape dan marah tetapi semuanya terbayar lunas dengan hadirnya truk BBM ini, ungkap salah seorang sopir angkot mencari Maybrat-Sorong.

Ia menambahkan kalau sudah seperti inikan kami sudah bisa aktif mencari lagi besok, tanpa harus ada rasa cemas atau takut kalau-kalau bahan bakar belum juga ada, tutup sopir mobil mencari dengan merek mobil Avansa ini. (Mrk)

Meningkatkan Kapasitas Pengrajin, Ketua Dekranasda Kabupaten Maybrat Memberikan Sosialisasi

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maybarat Papua Barat, Dr. Naomi Netty Howay.

MAYBRAT, (Maybrat News) - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maybarat Papua Barat, Dr. Naomi Netty Howay membuka kegiatan sosialisasi terkait peningkatan kapasitas pengrajin di lingkup pemerintah Kabupaten Maybrat yang diselenggarakan di Ayamaru, Selasa (9/11/2021).

Sosialisasi ini bekerja sama dengan pihak KCP Bank Papua Ayamaru agar dengan mudah membantu memberikan pinjaman kepada ibu-ibu untuk mengembangkan usaha kerajinan tangan yang dimiliki guna meningkatkan perekonomian masyarakat Maybarat.

Naomi Netty Howay mengatakan, kerajinan tangan yang dimiliki para ibu Maybrat sangat banyak dan langkah dimiliki di daerah lain seperti piring rotan, topi, tas (noken), payung (koba-koba). Selain itu, terdapat pengolahan makanan khas Maybrat yang sangat lezat dan memiliki nilai gizi tinggi.

“Para pengrajin di Kabupaten Maybrat ini sangat banyak dan kaya dengan ilmu yang mereka miliki untuk bisa menciptakan sesuatu. Hanya karena tidak ada motivasi dan dorongan dari diri mereka sendiri untuk mengembangkan ilmu yang dimiliki. Nah hari ini kami berikan sosialisasi dan bekerja sama dengan Bank Papua KCP Ayamaru untuk membantu ibu-ibu dengan cara kredit. Tadi pihak Bank sudah memberikan penjelasan,” terang Naomi.

erajinan tangan ini kata Naomi Howay, telah dipromosikan hingga luar daerah. Oleh karena itu, dirinya terus memberikan semangat dan motivasi kepada para ibu Maybrat untuk terus mengembangkan ilmu yang dimiliki.

“Hasil dari kerajinan tangan ibu-ibu ini sudah banyak dipromosikan di luar daerah Maybrat bahkan luar tanah Papua. Oleh karena itu, saya minta agar suami dan anak-anak dari para ibu ini bisa mendukung sehingga bisa menambah perekonomian dalam rumah tangga mereka,” kata Naomi.

Sosialisasi ini dihadiri para ibu pengrajin dari Tiga wilayah besar di Kabupaten Maybarat dengan antusias. Usai sosialisasi, ketua dekranasda Kabupaten Maybrat memberikan bantuan modal usaha untuk mengembangkan kreativitas yang dimiliki.

“Kami juga memberikan bantuan dana kepada ibu-ibu yang hadir ini sebagai modal untuk membuka usaha. Meskipun dana sedikit, namun kalau digunakan dengan baik, pasti akan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi keluarga,” tutup ketua Dekranasda Kabupaten Maybarat ini. (Vintcen Bana)

 

LPMP Provinsi Papua Barat, Saul Bleskadit: Mutu Pendidikan di Maybrat Mengalami Kemajuan.

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kepala Pengembangan Teknologi Pembelajaran Ahli Madya pada Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua Barat, Saul Bleskadit menilai mutu pendidikan di Kabupaten Maybrat mengalami kemajuan yang sangat pesat karena didukung dengan fasilitas sekolah dan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga guru dan kepala sekolah yang profesional dalam mendidik para siswa dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran.

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa kemajuan mutu pendidikan juga didukung dengan akses transportasi dan jaringan internet 4G yang sangat memadai.

“Saya lihat di sini akses transportasi sangat bagus, jaringan internet 4G plus-plus lagi. Apalagi fasilitas sekolah, tenaga guru dan kepala sekolah memiliki kompetensi yang bagus dan berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ungkap Bleskadit, saat memberikan Bimtek di Maybrat, Kamis (4/11/2021)

Saul Bleskadit mengatakan, meskipun saat ini masih dihalangi dengan pandemi Covid-19, namun Maybrat merupakan sebuah Kabupaten yang mengalami kemajuan dalam mutu pendidikan. Hal ini terbukti karena termasuk dalam pelaksanaan sekolah penggerak.

“Padahal saat ini kita dihambat oleh pandemi Covid-19, namun pendidikan di Maybrat tetap maju. Dan salah Satu bukti yaitu Maybrat termasuk dalam pelaksanaan sekolah penggerak di Papua Barat,” tambahnya.

Bleskadit berharap agar mutu pendidikan di Kabupaten Maybrat ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar dapat bersaing dengan daerah maju lainnya. (Vintcen Bana)

 

Senin, 08 November 2021

Akibat Kelangkaan BBM: Tokoh Pemuda Aitinyo Utara Melakukan Pemalangan Jalan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Imbas dari kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) aktifitas warga masyarakat di Kabupaten Maybrat tidak berjalan normal seperti biasanya,  hal ini di buktikan dengan adanya aksi pemalangan jalan utama Ayamaru- Kumurkek, yang di lakukan oleh tokoh pemuda aitinyo utara, Gustaf Asmuruf di kampung Fategomi pagi tadi (selasa, 9/11/2021).

Kelangkaan BBM ini di karenakan adanya penimbunan atau penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan sesaat tanpa memikirkan orang lain, tegas Gustaf.

Hal ini sangat menyusahkan kami dan seluruh masyarakat Maybrat, mengapa demikian, karena di jaman sekrang semuanya bergantung pada BBM, katakanlah mau masak pasti pakai minyak, mau pake mobil untuk mencari harus ada minyak, mau kasi menyala lampu harus pake minyak, beda dengan jaman dulu orang tua dan nenek moyang kita yang masi pakai kayu bakar.

Menurut Gustaf, hal ini (pemalangan jalan) ini kami lakukan karena adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan ini kami lakukan tidak dengan maksud dan tujuan tertentu tetapi ini kami lakukan demi kesejahkteraan masyarakat Maybrat secara menyeluruh.

Disamping itu Gustaf juga menekankan bahwa "mengapa di situasi yang emergensi BBM seperti ini kenapa kepala-kepala kampung semua di suruh kumpul di Ayamaru, mereka mau pake apa kesana, mau jalan kaki seperti dulu lagi atau kencing baru isi dalam tengki mobil. 

Kami meminta kepada Pemerintah Kambupaten Maybrat, Eksekutif maupun Legislatif untuk segera merespon atau menanggapi masalah kelangkaan BBM  ini dengan tengang waktu 1x24 jam, kalau tidak maka jalan akan kami palag kembali dan kami akan turun jalan dengan masa yang cukup besar dari 24 Distrik, tutup Gustaf. (MRK)


Sabtu, 06 November 2021

Perayaan HUT Ke - 8 Kampung Kasar Distrik Aitinyo Tengah Di Sertai Dengan Penyerahan Nota Dinas Kepala Sekolah SDN Kasar

MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah kampung kasar distrik aitinyo tengah kabupaten Maybrat Papua barat melaksanakan acara pengucapan syukur hari jadinya kampung kasar yang berusia 8 tahun, jumat (05/10/2021).

Acara Pngucapan Syukur ini di awali dengan ibadah syukur yang di pimpin langsung oleh hamba Tuhan Yakobus Kambu dari gereja pekabaran Injil GPI jalan suci jemaat Sion kambufatem yang ikuti oleh seluruh masyarakat kampung kasar dan di  lanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan pembagian nota dinas kepala sekolah SD negeri kasar.

Dengan ini pemerintah kampung kasar distrik aitinyo tengah kabupaten Maybrat Papua barat dan masyarakat dan intelektual dapat mengucapkan syukur bagi Tuhan Yesus Kristus atas bertambahnya usia kampung kasar yang ke 8 tahun.

Dengan ini intelektual kampung kasar Yanto yatam kepada awak media menyatakan bahwa dengan usia yang ke  8 tahun bagi kampung kasar bukan usia yang baru tetapi usia yang sudah cukup matang dalam melaksanakan roda pemerintahan di kampung kasar dengan baik.

Ia pun mengajak segenap masyarakat, intelektual dan pemangku kepentingan di kampung kasar untuk harus bersinergidan dapat merangkul masyarakat kampung kasar dalam mendukung pembangunan yang lebih baik, dan jangan masyarakat kampung kasar saling menyalahkan Satu Sama lain tetapi perlu ada kerja sama yang baik, ucapnya.

Yanto yatam juga menyampaikan banyak terimakasih kepada pemerintah kabupaten Maybrat yang telah memekarkan kampung kasar dari tahun 2012 pada tanggal 5 November kampung kasar di mekarkan dari sebagian penduduk dari kampung eway distrik aitinyo tengah dan sebagian penduduk dari kampung moswaren distrik moswaren kabupaten Sorong Selatan

Kampung kasar distrik aitinyo tengah merupakan salah kampung yang berada di wilayah selatan kabupaten Maybrat yang berada di wilayah perbatasan dengan kabupaten Sorong Selatan.

Ia menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah kabupaten Maybrat yang sudah banyak memberikan program pembangunan di berbagai bidang di kampung kasar seperti fasilitas umum yaitu bidang pendidikan , kesehatan, infrastruktur dan jaringan informasi dan lain-lain 

Turut hadir dalam acara tersebut Hamba Tuhan yahuda Kambu dari gereja pekabaran Injil GPI jalan suci jemaat Sion kambufatem ,kepala kampung Thomas way , kepala kampung way UU Yusuf way , sekertaris kampung kasar dance way , bendahara kampung zet way ,ketua baperkam Yanes yatam plt kepala sekolah SD negeri kasar Amelia singgir tokoh intelektual kampung kasar Yanto yatam , kepala puskesmas aitinyo tengah tutiana Kambuaya, Pdt Adrian Sahertian jemat GKI Kanaan kasar bakal Klasis aitinyo , warga masyarakat kampung kasar. (Jhoni Kambu)

 

"Malaikat Penjaga"

Suatu hari ada seorang bayi yang akan dilahirkan ke dunia, karena takut sang bayi bertantya?
Sang bayi: Tuhan “Para Malaikat mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tapi   bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah?”

Tuhan menjawab “Saya telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu.”
Sang bayi berkata “Tapi disini..,di surga…..yang saya lakukan hanya bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia.”

Tuhan menjawab lagi “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih bahagia.”
Sang bayi bertanya lagi, “Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku, saya tidak mengerti bahasa mereka?”

Tuhan menjawab “Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar; dan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkan bagaimana kamu berbicara.”
“Saya mendengar di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?”
“Malaikatmu akan melindungimu,walaupun hal itu mengancam jiwanya.”
“Pasti saya akan merasa sedih karena tidak melihatMu lagi.”

“Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan kepadamu bagaimana kau bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya aku selalu berada disisimu.”
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan kepada Tuhan, “Tuhan……jika saya harus berangkat sekarang, bisakah Engkau memberitahu aku nama malaikat tersebut?”

                          Jawab Tuhan, “Kamu akan memanggil malaikatmu….. IBU
 
(Mrk)

 

 

Jumat, 05 November 2021

Kadis Pendidikan Kabupaten Maybrat Buka Kegiatan Sosialisasi JKN-KIS Bagi Guru Penerima Tunjangan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pihak Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) Kabupaten Maybarat memberikan sosialisasi terkait pentingnya kegunaan JKN-KIS kepada para guru penerima tunjangan sertifikasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat. Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu di Kumurkek, Kamis (5/11/2021)

Saat ditemui media ini, Kornelius Kambu mengatakan, JKN-KIS tersebut sangat bermanfaat bagi semua orang, namun perlu dilakukan sosialisasi kepada para guru agar dapat memahaminya secara baik. Mengingat hak para guru penerima sertifikasi akan dilakukan pemotongan sebesar 1 persen.

“Saya tegaskan agar harus ada sosialisasi terlebih dahulu sehingga pada saat dilakukan pemotongan hak, para guru tidak lagi komplain. Karena saya tidak mau ada yang berprasangka buruk terhadap kami di Dinas Pendidikan ini terkait pemotongan hak guru,” tegas Kornelius Kambu.

Sementara itu, Kepala BPJS-Kesehatan Kabupaten Maybrat, Adhyatma Mujahid mengatakan, sosialisasi tersebut hanya diprioritaskan kepada para guru PNS yang telah mendapat tunjangan sertifikasi agar dapat dilakukan pembayaran iuran berdasarkan regulasi Peraturan Presiden nomor 75 tentang Jaminan Kesehatan, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 70 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah. Hal ini dilakukan agar dapat mematuhi aturan yang ada untuk layanan kesehatan nantinya.

“Sosialisasi ini kami lakukan berdasarkan regulasi yang sudah ada. Nah kali ini kami masih fokus pada para guru yang menerima tunjangan sertifikasi. Nanti juga kami lakukan hal yang sama kepada instansi lainnya,” terang Mujahid

Dirinya mengaku bahwa setelah dilakukan sosialisasi tersebut para peserta telah memahami terkait kegunaan JKN- KIS berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Memang sebelumnya para guru ini belum memahaminya. Namun setelah mberikan sosialisasi, baru mereka paham. Karena kalau sudah memiliki kartu JKN-KIS, maka dengan mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang layak,” terangnya.

Sosialisasi ini dilakukan selama Dua hari terhitung sejak tanggal 4 November di Kumurkek dan tanggal 5 November 2021 dilakukan di Ayamaru diikuti oleh para peserta dengan antusias. (Vinsen Bana)

 

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...