"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Selasa, 19 November 2019

20 Anggota DPRD Maybrat Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

20 anggota DPRD Kabupaten Maybrat periode 2019-2024 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna DPRD Maybrat, Selasa (19/11/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Maybrat periode 2019-2024 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna DPRD Maybrat, Selasa (19/11/2019).

Dari 20 anggota yang dilantik 14 orang adalah wajah lama dan 6 orang merupakan wajah baru.
Pelantikan oleh Ketua Pengadilan Negeri Sorong, H. Masduki, sesuai Surat Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor:171.2/20/2019, tentang peresmian dan pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat.

Sejumlah anggota DPRD periode 2014-2019 dan Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim hadir dalam pelantikan tersebut.

Selain itu, juga dilakukan penetapan pimpinan sementara DPRD Maybrat yang dijabat oleh Ketua Drs. Matheus Basna, MSi dari Golkar dan Wakil Ketua Naftali Hara dari Demokrat.
Adapun daftar nama Anggota DPRD Maybrat, periode 2019-2024 :

Dapil 1 (Aifat), Agustinus Tenau S.Sos, MSi (Nasdem), Septinus Momau (Hanura), Sebastian Bame S.IP (Demokrat), Iqnasius Baru (PDI-P) dan Thomas Aitrem (Golkar), Korneles Fatemyo (Gerindra).
Dapil 2 (Aitinyo), Yohanes Yumame (Golkar), Nehemia Isir SE,MSi (PDI-P), Alekzander Brin (PKS), Sepnat Asmuruf (Hanura), Nebrianus Kambuaya (Demokrat).

Dapil 3 (Ayamaru), Ferdinando Solossa.SE (Golkar), Naftali Kambu,SH (Nasdem), Septinus Naa, SH (PDI-P), Jufri S Kambuaya S.Hut (Gerindra), Habel Howay S.Sos (Demokrat), Otniel Solossa (Hanura).

Dapil 4 (Yumases), Naftali Hara, S.Sos (Demokrat), Yonas Yewen A.Md- Tek (Nasdem), Matheus Basna S.Sos, MSi (Golkar).

Sementara itu Bupati Maybrat Drs, Bernard Sagrim MM, dalam arahannya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada anggota DPRD masa jabatan 2014-2019, yang telah menghasilkan beberapa Peraturan Daerah (Perda) dan Non Perda.

Bupati berharap anggota DPRD yang baru dilantik dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun kabupaten Maybrat yang lebih maju, mandiri sejahtera dan bermartabat. (Mrk)

Launcing Penebaran Benih Ikan Lele di Kelompok Binaan Distrik Aifat

Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si melakukan launching penebaran benih ikan lele pada kolam terpal konstruksi bambu di Distrik Aifat, Selasa (19/11/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Perikanan, Pertanian dan Perkebunan Maybrat, melakukan launching penebaran benih ikan lele pada kolam terpal konstruksi bambu di Distrik Aifat, Selasa (19/11/2019).

Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si mengatakan kegiatan inovasi ini harus dikembangkan, apalagi masyarakat di Maybrat, belum mengetahui pola budi daya ikan air tawar.
“Ini proses pembelajaran yang sangat baik, namun membutuhkan sosialisasi yang baik terkait proyek perubahan dan harus dilakukan di 24 distrik, terutama pengembangan ekonomi kerakyatan melalui budidaya ikan air tawar,” jelas Wabup.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Perkebunan Maybrat Stevanus Kocu, mengatakan ada 35 kelompok binaan, namun saat ini baru di Distrik Aifat, yang diberikan bantuan 5 kolam ikan dengan terpal, termasuk kelompok usaha bersama koperasi perikanan.

“Tahun 2020 akan dikembangkan inovasi ini di seluruh distrik. Kami berharap pemerintah daerah ikut mendukung agar proyek perubahan di bidang perikanan bisa berjalan baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan untuk tahun 2020, ada 48 kelompok yang dibina dan akan mendapat bantuan yang sama. “Kelompok ini akan dibina agar mendapatkan hasil yang baik,” tutupnya.(Mrk)

Jumat, 15 November 2019

Masyarakat Aifat Timur Selatan Terima Bantuan 6 Unit Motor Jonson


MAYBRAT, (Maybrat News) Wakil Bupati (Wabup) Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, menyerahkan 6 unit motor jonson ukuran 15 PK dan bodi perahu kepada warga masyarakat distrik Aifat Timur Selatan di Kamundan (15/10/19)

Saat penyerahan bantuan itu, Wabup didampingi kepala dinas perhubungan, sekretaris dan staf, kepala distrik, sekretaris distrik, kepala kampung dan warga masyarakat setempat.  Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat, Luis Ieck, S.Sos kepada Maybrat News mengatakan bantuan ini diberikan karena motor jonson dan perahu menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah distrik Aifat Timur Selatan. 

“Bantuan 6 unit motor jonsong ini, di berikan guna untuk memperlancar arus aksesbilitas masyarakat dari wilayah distrik Aifat Selatan ke ibu kota kabupaten Maybrat maupun antara kampung yang ada disekitar itu. Disana memang belum ada akses jalan darat, satu-satunya akses transportasi yang ada hanya melalui sungai,”kata Luis Ieck di ruang kerjanya, kemarin.  

Dirinya berharap bantuan yang diberikan tidak disalahgunakan, sebagaimana pesan Wabup saat penyerahan bantuan.  “Bantaun yang diberikan memang kurang, tetapi kita akan anggarakan untuk tahun berikutnya.  Jonson ini, sangat penting  bagi warga masyarakat untuk mempermudah akses pelayanan pemerintah ditingkat distrik dan kampung-kampung yang ada disana,”jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris Distrik Aifat Timur Selatan, Septinus Momao, A.Ma, Pd disaat yang sama mengatakan sebagai pemerintah tingkat distrik dan kampung menyampaikan terima kasih atas bantuan 6 unit motor jonson dari pemerintah daerah melalui dinas perhubungan kabupaten Maybrat.  “Memang, warga masyarakat disana alami kesulitan soal akses transportasi.  Satu-satunya akses bagi masyarakat itu sungai, karena kampung-kampung yang ada disana kebanyakan ada dipinggiran sungai Kamundan,”pungkas dia.  (Mrk)

Dinas Ketahanan Pangan Maybrat Dorong Pengembangan Umbi-umbian di Aifat dan Aifat Utara

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, saat melakukan pendampingan dalam pengembangan umbi-umbian bagi 5 kelompok tani di Distrik Aifat dan Distrik Aifat Utara.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, berkomitmen untuk mendorong pengembangan umbi-umbian bagi 5 kelompok tani yang tersebar di Distrik Aifat dan Distrik Aifat Utara.

“Wilayah ini sangat cocok untuk dikembangkan budidaya umbi-umbian sesuai hasil kajian yang sebelumnya telah dilakukan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Maybrat, Marthen Howay, S.Hut, MP, Jumat (15/11/2019).

“5 kelompok tani ini berada di Kampung Bori, Sune dan Kampung Maan dan Konja. Mereka diberikan bantuan dari Dana Otsus 2019, sebesar Rp5 juta, untuk pengembangan umbian-umbian dan kacang hijau,” jelasnya.

Sementara untuk wilayah Ayamaru dan Aitinyo nantinya akan dikembangkan sayur-sayuran, kacang panjang dan bawang merah, sedangkan Ayawasi budidaya tanaman nanas.

Dia menambahkan ini wujud komitmen pemerintah daerah membangun masyarakat yang hampir 95 persen Orang Asli Papua (OAP), apalagi berdasarkan peta Dinas Ketahanan Provinsi, Maybrat berada pada angka merah dalam artian kondisi rawan pangan. (Mrk)

Kamis, 14 November 2019

BKOW Provinsi Konsolidasi Penguatan Organisasi ke GOW Maybrat

Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk program kerja konsolidasi penguatan internal organisasi ke Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Maybrat, Kamis, (14/11/2019). 

MAYBRAT, (Maybrat News) – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk program kerja konsolidasi penguatan internal organisasi ke Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Maybrat, Kamis, (14/11/2019).

Ketua BKOW Provinsi Papua Barat, Ny. Lani Lakotani, mengatakan konsolidasi bersama GOW Maybrat ini, diharapkan dapat mensenergikan program kerja ditingkat provinsi dan kabupaten.

“Ini konsolidasi penguatan internal organisasi dan kita saling sinergikan program kerja BKOW dan GOW,” tuturnya.

Ia mengatakan kedepan akan dilakukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), sehingga hasil konsolidasi ini akan dibawa kedalam Rakerda tersebut. “Kalau ada program yang sama akan kita padukan dan dilakukan bersamaan,” tandasnya.

Sementara Ketua GOW Maybrat, Ny. Paulina Wafom, SE, menyampaikan akan bekerja sama dengan BKOW provinsi terkait program kerja yang dimunculkan dalam Rakerda.

“Kita juga akan sampaikan kendala yang kami hadapi, dimana kondisi geografis antara kampung dan distrik itu berjauhan sehingga sulit bagi kami melakukan kegiatan atau kunjungan kerja,” tutupnya.(Mrk)

PAM Jemaat GKI Emaus Susumuk Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Persekutuan Anggota Muda (PAM), Jemaat GKI Emaus Susumuk, menggelar pelatihan dasar kepemimpinan selama tiga hari, 14-16 November 2019.
MAYBRAT, (Maybrat News) – Persekutuan Anggota Muda (PAM), Jemaat GKI Emaus Susumuk, Kabupaten Maybrat, menggelar pelatihan dasar kepemimpinan selama tiga, 14-16 November 2019.

Ketua panitia, Ivon Wafom mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih dasar-dasar kepemimpinan bagi anggota pemuda di jemaat GKI Emaus Susumuk.

“Kegiatan latihan kepemimpinan dasar merupakan bagian yang perlu dipelajari untuk meningkatkan kemandirian, mentalitas dan kemampuan anggota di waktu yang akan datang, di lembaga gereja, pemerintah, masyarakat dan keluarganya,”ujarnya.

Dikatakannya, selama 3 hari ini, peserta akan dibimbing dengan sejumlah materi baik oleh gereja maupun non gereja, seperti cara menyusun materi liturgi, teknik menjadi MC, proposal dan kepemimpinan dalam organisasi dan lainnya .

“Karena banyak orang yang hebat dimana-mana tidak datang begitu saja, tetapi melalui proses latihan dasar sampai ke tingkat tinggi,” tandasnya.

Sekretaris II, Viktor Lek menambahkan kegiatan ini melibatkan pemuda dari 15 jemaat dan 4 bakal jemaat dengan jumlah peserta 120 orang. Masing-masing mengutus 5 orang anggota PAM untuk mengikuti kegiatan tersebut. (Mrk)

Dinkes Maybrat Rapat Evaluasi Program KIA

Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, melalui Bidan Kesehatan Masyarakat, melakukan rapat evaluasi program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Gizi, Rabu (13/11/2019).
MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Maybrat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, melakukan rapat evaluasi program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Rabu (13/11/2019).
Evaluasi Ini untuk mengukur kinerja dari setiap Puskesmas, mulai dari Januari hingga Desember 2019.

“Kami lakukan monitoring 4 kali, kemudian mengakhiri dengan evaluasi setiap tahun berjalan seperti saat ini,” kata Kepala Bidan Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Maybrat, Martha Naa, Str. Kep.
Dia mengatakan evaluasi ini, akan dipaparkan semua kendala di Puskesmas dan capaiannya selama setahun.

“Kalau tidak mencapai target yang ditentukan kendalanya dimana, sehingga menjadi tugas bagi kami di tahun berikutnya,” terang dia.

Di kabupaten Maybrat, ada beberapa Puskesmas yang aktif memberi laporan diatas 50 persen adalah Aitinyo, Aitinyo Tengah dan Ayamaru Jaya dan lainnya masih dibawah dan ada yang sama sekali tidak membuat laporan.

“Waktu yang kita tentukan untuk memberikan laporan, minggu terakhir dari bulan berjalan minggu pertama dari bulan baru, dan laporannya harus masuk ke dinas untuk disampaikan secara berjenjang keatas,” tukasnya.

“Namun kadang sampai dua bulan sekali baru laporan diserahkan, dan ada yang tiga bulan dan ada yang tidak pernah. Hal ini membuat kami tidak tau apa yang terjadi ditingkat bawah,” sambungnya.
Kepala Dinas Kesehatan Maybrat, dr. Nelce Kambuaya, MSc. Sp. Rad, dalam arahanya menegaskan pelayanan kesehatan di Maybrat berjalan baik, meski butuh koordinasi, kerjasama dan kolaborasi antara lintas sektor.

“Program kesehatan berjalan baik dan sukses serta masyarakat terlayani, namun tetap butuh kerjasama, baik sektor pelayanan kesehatan sendiri dan lintas sektor yang ada di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Dia berharap, evaluasi program ini dapat mengukur sejauh mana kita bekerja, sehingga kekurangannya dapat diperbaiki di tahun depan dan kelebihan yang ada ditingkatkan lagi.(Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...