"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Senin, 30 Maret 2020

Tim Satgas COVID-19 Maybrat Lakukan Penyemprotan Disinpektan di Posko Induk

Penyemprotan Disinpektan di Posko Induk Penangulangan Covid 19. Fotografer (Mrk)
MAYBRAT, (Maybrat News) – Tim satgas COVID-19 kabupaten Maybrat melakukan penyemprotan disinpektan di posko induk guna melakukan pencegahan virus Corona pada hari hari ini Selasa, 31 Maret 2020.
Dijelaskan ketua tim lapangan Distrik Aitinyo, Martafina Yaah, S.Kep, NRS, “Penyemprotan dilakukan di 22 kampung  Distrik Aitinyo Raya yang di mulai dari jam 10 pagi hingga berakhir di posko induk tepat jam 1 siang.
"Selain penyemprotan kami dati tim satgas anti Corona juga melakukan sosialisasi di 22 kampung, Distrik Aitinyo Raya Kabupaten Maybrat".
Secara garis besar, ada beberapa hal mendesak yang harus segera dilakukan oleh Satgas yakni peningkatan kapasitas penanganan penyakit, khususnya di fasilitas kesehatan, dalam hal ini rumah sakit. Pastikan fasilitas kesehatan mempunyai kapasitas yang memadai untuk mengantisipasi peningkatan eskalasi penyebaran COVID-19 dikabupaten Maybrat .
Selain itu juga petugas yang melakukan penanganan harus disteril mulai dari,Tempat tidur, makan, minum, pakaian yang dikenakan oleh dokter dan perawat “tutup Martafina. (Mrk)

Jumat, 27 Maret 2020

Satgas Anti Corona Maybrat Lakukan Penyemprotan Disinpektan

Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM Bersama Tim Satgas Anti Corona

MAYBRAT, (Maybrat News) – Tim satgas COVID-19 kabupaten Maybrat melakukan penyemprotan disinpektan dikabupaten Maybrat terkait pencegahan virus Corona pada hari Jumat, (27/3/2020).

Dijelaskan kepala dinas kesehatan kabupaten Maybrat Faber Hutahaian, SE, M.Kes “Penyemprotan dilakukan mulai dari kediaman Bupati, puskesmas dan kantor Polsek Ayamaru.

Selain penyemprotan tim satgas juga melakukan sosialisasi ke tingkat Distrik, pos batas disorong Maybrat, Sorong Selatan-Maybrat,dan juga jalur Manokwari-Maybrat.

Selain penyemprotan petugas juga membagikan masker, hand sanitizer dan disinfektan kepada masyarakat .

Tim satgas COVID-19 dikabupaten maybrat siap menghancurkan dan mematikan virus Corona dikabupaten maybrat dengan menyiapkan tenaga dokter dan juga perawat akan disiagakan pada tempat yang sudah ditentukan untuk melakukan pemeriksaan bagi setiap orang yang masuk ke kabupaten Maybrat.

Secara garis besar, ada beberapa hal mendesak yang harus segera dilakukan oleh Satgas yakni peningkatan kapasitas penanganan penyakit, khususnya di fasilitas kesehatan, dalam hal ini rumah sakit. Pastikan fasilitas kesehatan mempunyai kapasitas yang memadai untuk mengantisipasi peningkatan eskalasi penyebaran COVID-19 dikabupaten Maybrat .

Selain itu juga petugas yang melakukan penanganan itu harus disteril mulai dari,Tempat tidur, makan, minum, pakaian yang dikenakan oleh dokter dan perawat “ujar Faber Hutahaian. (Mrk)


Bupati Maybrat Gelar Ritual Adat Untuk Mengusir Virus Corona (Covid 19)

Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim, saat mengikuti ritual adat
MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah Kabupaten Maybrat melakukan ritual adat Tah Was untuk megusir Virus Corona (COVID 19)

Pelaksanaan ritual adat ini merupakan bagian dari acara deklarasi pemerintah daerah dalam melawan COVID-19 di Kantor Kampung Yumame Distrik Aitinyo Raya yang dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM., serta dihadiri oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19, pegawai pemerintah, dan seluruh warga masyarakat. 

Ritual adat Tah Was ini dilakukan oleh seorang tokoh adat yang bernama Markus Boltall, Markus mengatakan bahwa ritual Tah Was biasa dilakukan oleh orang tua Maybrat pada masa dulu guna mengobati berbagai penyakit.

“Ritual adat ini dilakukan karena berdasarkan kepercayaan dan keyakinan orang jaman dulu bahwa dengan melakukan ritual ini, alam bisa mengusir segala penyakit,” tegasnya. (Mrk)

Cegah Corona "Bupati Tutup Seluruh Akses Masuk Ke Maybrat"


MAYBRAT, (Maybrat News) - Mencegah masuknya virus Corona Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., umumkan penutupan akses transportasi utama jalur darat dari dan ke maybrat, dimana penutupan akan dilakukan selama 14 hari.

“Kita tutup akses masuk dan keluar selama 14 hari untuk mencegah orang baru yang masuk ke Maybrat,”kata Bupati.

Akses darat seperti jalan umum dari Sorong, Sorong Selatan, Kabupaten Tambrauw dan kabupaten Manokwari.

Sedangkan akses transportasi udara yaitu bandara Ayawasi dan Bandara Kambuaya juga ditutup, hal ini disampaikan Bernad Sagrim saat melakukan tatap muka bersama masyarakat di beberapa Distrik, Kamis (26/3/2020). 

Setelah menutup akses transportasi utama, Bupati meminta masyarakat tetap tenang di rumah dan tetap menjaga kesehatan masing-masing sambil menunggu kebijakan pemerintahan selanjutntnya terkait pencegahan Corona di wilayah itu.

Selama masa isolasi, Dirinya berharap agar masyarakat tidak membeli barang jualan dari pedagang keliling. Dia minta masyarakat cukup mengkonsumsi hasil kebun serta berbagai macam makanan yang tersedia di alam.

Sambil menunggu langkah pemerintah yang sesuai rencana akan mendistribusi logistik seperti bama untuk masyarakat.

“Jadi tidak boleh beli makanan dari luar dan sebagainya. Semua masuk hutan dulu, ambil apa saja di kebun dan di hutan makan saja dulu, nanti pemerintah juga berupaya untuk distribusi logistik makanan,”kata Bupati. (Mrk)

Darurat COVID 19 "Bupati Maybrat Keluarkan Surat Edaran"









Kamis, 26 Maret 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Maybrat Tutup Bandara Kambuaya dan Ayawasi


MAYBRAT, (Maybrat News) - Bertempat di kantor kampung Yumame Distrik Aitinyo Raya, Pemerintah Kabupaten Maybrat, secara resmi menutup akses penerbangan dua bandara di daerah tersebut selama 14 hari ke depan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19).

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernad Sagrim, MM., mengatakan bahwa sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19,  pemerintah daerah menutup Bandara Aiwasi dan Bandara Kambuaya selama 14 hari ke depan.

Sagrim mengatakan bahwa pihaknya telah menyurati maskapai penerbangan Susi Air bahwa dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19, maka pemerintah Kabupaten Maybrat menutup Bandara Aiwasi dan Bandara Kambuaya untuk sementara waktu.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat Kabupaten Maybrat telah  berkomitmen untuk melawan penyebaran virus tersebut yang saat ini melanda Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Maybrat sejak Kamis (26/3/20) membatasi akses masuk melalui jalur udara Kabupaten Maybrat menuju Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, dan Kabupaten Manokwari.

Bupati mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Maybrat agar untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke luar daerah manapun.

Selain itu masyarakat juga diimbau utnutk menghentikan seluruh aktivitas perkumpulan massa sebagai upaya pencegahan penyebaran virus tersebut di Kabupaten Maybrat.

"Mari kita berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa agar memberikan perlindungan sehingga tanah Maybrat yang kita cintai ini terlindungi dari virus corona," tutup orang nomor satu Kabupaten Maybrat. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...