"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Sabtu, 23 Januari 2021

Bulan Februari, Tahapan Kerja Pansus Pengisian Kekosongan Wakil Bupati Maybrat Terampung

                               Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solosa, SE

MAYBRAT, (Maybrat News) - Hingga saat ini kekosongan wakil Bupati Maybrat Papua Barat belum terisi sejak meninggalnya almahrum Drs.Paskalis Kocu,M.Si pada beberapa bulan lalu. Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat membentuk panitia khusus (Pansus) untuk melakukan pemilihan wakil Bupati Maybrat guna mengisi kekosongan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solosa, SE saat ditemui mengatakan, Partai yang akan mengikuti pemilihan kekosongan wakil Bupati berdasarkan partai pengusung pasangan Sagrim Kocu (Sako) pada pilkada tahun 2017 diantaranya partai Golkar, PDIP, Nasdem dan PKS. Keempat partai tersebut yang akan merekomendasikan kadernya untuk pemilihan wakil Bupati nantinya

Dirinya menambahkan, hingga saat ini, pansus sedang bekerja dan telah melewati Satu tahapan yakni mengatur tata tertib sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Sudah ada beberapa partai yang sudah mendaftarkan kadernya. Dan masing-masing partai harus merekomendasikan Dua orang calon. Dan itu tidak bisa lebih dari itu. Meskipun ada 100 partai pengusung pun harus Dua orang calon. Itu aturannya. Karena pansus bekerja berdasarkan aturan,” terang Ferdinando, Kamis (21/1/2021)

Ferdinando Solosa menambahkan, pada bulan Februari mendatang, semua tahapan yang dikerjakan pansus harus diselesaikan sehingga segera mengisi kekosongan wakil Bupati tersebut. Dikatakannya, berdasarkan aturan yang berlaku, wakil Bupati atau Bupati yang berhalangan selama 18 bulan, maka harus mengisi kekosongan tersebut mengingat tugas dan beban kerja yang harus diselesaikan pada proses penyelenggaraan pemerintahan untuk pelayanan terhadap kesejahteraan masyarakat. (Mrk)

 

Rabu, 20 Januari 2021

Ikkkarmen Maybrat Selenggarakan Musyawarah II Tahun 2021

MAYBRAT, (Maybrat News) - Ikatan Keluarga Kampung Kartapura Men (IKKKARMEN) yang mencakupi kampung Smuu, Hufioh, Bawi dan Kampung Rindu Distrik Ayamaru Tengah Kabupaten Maybrat Papua Barat, menyelenggarakan musyawarah II dan pemilihan badan pengurus Ikarmen periode 2021-2024 dibawah sorotan tema: dengan semangat musyawarah II, keluarga besar Ikarmen siap melakukan perubahan menuju masa depan yang lebih baik.

Dari pantauan media ini, musyawarah II Ikarmen tersebut meskipun diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, namun tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker guna mencegah penyebaran Covid-19

Ketua panitia penyelenggara musyawarah II Ikarmen, sebastian Isir melalui Sekretaris, Yohanes Hara menjelaskan, himpunan Ikarmen yang telah dibentuk sejak tahun 1975 ini dengan maksud menjalin hubungan kekeluargaan yang harmonis. Dirinya menambahkan, Ikatan ini tidak memuat maksud dan kepentingan pribadi atau oknum tertentu namun untuk menjalin kebersamaan.

Yohanes mengatakan, melalui Ikatan ini akan membentuk karakter pemuda Ikarmen untuk menjadi generasi mandiri, berpendidikan dan profesional sehingga mengubah Maybrat ke depan jauh lebih baik.

Sementara itu Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM sangat mendukung Ikatan Keluarga besar Karmen karena untuk terus menjalin kekeluargaan guna mensejahterahkan anggota keluarga. Sebab ikatan tersebut merupakan organisasi kemasyarakatan yang harus diberikan perhatian

Musyawarah Ikarmen tersebut diikuti oleh anggota dengan antusias hingga berakhir dengan aman dan tertib. (Mrk)

Wasekjen DPP Partai Golkar "Belum Ada Figur Untuk Maju di Pilgub PB"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Wasekjen DPP) Partai Golongan Karya (Golkar), Drs. Bernard Sagrim,MM menegaskan bahwa hingga saat ini partai Golkar belum memberikan rekomendasi kepada kader siapapun untuk pemilihan Gubernur Papua Barat nantinya.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Wasekjen DPP) Partai Golongan Karya (Golkar), Drs. Bernard Sagrim,MM menegaskan bahwa hingga saat ini partai Golkar belum memberikan rekomendasi kepada kader siapapun untuk pemilihan Gubernur Papua Barat nantinya.

Bernard Sagrim secara tegas mengatakan, apabila terdapat kader yang mengaku telah diberikan rekomendasi dari partai Golkar untuk pemilihan Gubernur, maka hal tersebut merupakan sebuah kebohongan yang tidak benar dan hal tersebut sangat merusak nama partai.

“Partai Golkar belum memberikan rekomendasi kepada kader siapa pun. Kalau ada pernyataan bahwa Golkar sudah memberikan rekomendasi kepada kadernya, itu pernyataan tipu-tipu. Sekali lagi saya tegaskan bahwa itu pernyataan yang tidak benar,” tegas Sagrim, Rabu (20/1/2021)

Dikatakannya, mengingat hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) belum memberikan perintah untuk memberikan dana hiba pada pilkada tahun 2022. Sehingga pilkada di tahun 2022 hingga saat ini terang Wasekjen Partai Golkar ini belum diketahui secara jelas.

Dengan demikian, partai Golkar belum memiliki pemikiran untuk memberikan rekomendasi kepada kadernya.

“Karena pilkada belum diketahui. Kalau memang pilkada dilakukan di tahun 2022, ya tidak mungkin. Sebab KPU dengan Mendagri saja belum memberikan perintah, bagaimana ada pilkada pada tahun 2022. Jadi jangan bermimpi karena ini masih jauh. Kami belum pikirkan hal itu,” tutupnya. (Mrk)

 

Hut PI Ke-84 Di Ikowok "Masyarakat A3 Harus Kembali Ke Alkitab"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pekabaran Injil (PI) masuk ke bumi Ayamaru, Aitinyo dan Aifat (A3) Kabupaten Maybrat Papua Barat pada 17 Januari 1937 silam, membawa kabar sukacita bagi masyarakat setempat sehingga bumi A3 selalu diberkati.

Oleh karena itu, Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Maybrat bersama umat Delapan Denominasi gereja merayakan ibadah syukuran Hut ke-84 PI masuk ke Maybrat dibawah sorotan tema kembali ke Alkitab. Ibadah ini diselenggarakan di Kampung Yaksoro Distrik Aitinyo Tengah, Senin (18/1/2021).

Syukuran PI masuk ke bumi A3 ini merupakan agenda tahunan yang harus dilakukan seluruh umat dari Delapan Denominasi gereja di Maybrat, dan akan direncanakan pemda untuk dijadikan sebagai hari libur.

Dari pantauan media ini, meskipun ibadah syukuran tersebut diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, namun tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pendeta Matias Yarolo, S.Th.,M.Th dalam kothbanya mengatakan, 84 tahun PI masuk ke bumi A3, maka umat harus memperbaiki perilaku menjadi jauh lebih baik melalui tutur kata, perilaku dan perbuatan untuk kembali kepada Alkitab.

“Umat A3 saat ini sudah menjauh dari Alkitab. Oleh karena itu, melalui Hut ke-84 ini, dapat memperbaiki diri untuk bisa kembali dekat dengan Alkitab. Karena Injil merupakan kekuatan hidup,” tegas Matias

Sementara itu, Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM dalam sambutannya mengajak masyarakat A3 kembali merefleksikan diri untuk mengikuti Firman Tuhan melalui Injil sehingga dapat mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masyarakat dengan melakukan perbuatan kasih.

Ditambahkannya semua umat dan masyarakat harus kembali kepada Alkitab karena merupakan senjata umat Kristiani sesuai tema HUT yang diambil tahun ini.

“Tema yang diangkat pada Hut PI tahun ini mengingatkan kita untuk bisa memperbaiki hidup kita. Artinya kita harus dekat dengan Tuhan dengan cara membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Supaya awalnya suka minum alkohol, dapat dikurangi bahkan dihentikan,” terang Bernard Sagrim

Ketua Panitia Hut ke-84 PI mengakui bahwa, ibadah syukuran Hut PI ke-84 tersebut terlaksana dengan sukses melalui kerja sama seluruh anggota dan dukungan penuh dari pemda setempat. Dirinya menambahkan, kegiatan serupa yang akan dilakukan pada tahun 2022, harus lebih meriah dari tahun ini.

“Semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses karena atas keterlibatan semua anggota panitia. Pekerjaan ini terlaksana sukses karena untuk memuliakan Tuhan,” ujar Nehemia

Guna menyukseskan Hut PI ke-84, panitia menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya melakukan rehab tempat makam kedua Almarhum penginjil yang dibangun di samping gereja GKI Yaksoro, melakukan pembersihan dan pengecetan tugu pekabaran Injil di Aitinyo, menghadirkan anak cucu dari penginjil pada acara syukuran HUT PI. (Mrk)

 

Rabu, 13 Januari 2021

Tidak Dimiliki Semua Daerah, Ikan Pelangi: Harta Karun Masyarakat Maybrat

Ikan Kiak (Pelangi) Ditemukan Di Danau Ayamaru Maybrat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kabupaten Maybrat Papua Barat kaya akan spesis ikan air tawar sangat unik yang tidak dimiliki semua daerah. Jenis ikan yang dimiliki yakni dengan warnah tubuh seperti pelangi dan dinamakan Sekiak dari bahasa masyarakat Ayamaru. Jenis ikan ini telah ditemukan sejak tahun 1960 di danau Ayamaru dan kini terancam hampir punah.

Oleh karena itu, pemuda Ayamaru raya membentuk sebuah Komunitas Save Ayamaru Lakes untuk membudidayakan ikan tersebut karena merupakan sebuah kebanggaan masyarakat setempat.

Danau Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat Memiliki Berbagai Jenis Ikan. Jenis Ikan Yang Tidak Dimiliki Di Semua Daerah Yakni Ikan Kiak (Pelangi)

Ketua Komunitas Save Ayamaru Lakes, Marthen Atanay mengaku bahwa jenis ikan tersebut hanya terdapat di danau Ayamaru dan perlu dibudidayakan agar tidak terkesan punah, mengingat jenis ikan tersebut sangat menarik dan mahal harganya. Dirinya terus berjuang agar mendirikan sebuah museum untuk memamerkan ikan pelangi tersebut kepada seluruh masyarakat.

Sebelum mendirikan museum, komunitas ini akan bekerja sama dengan pemda setempat melalui dinas terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat Ayamaru raya agar menjaga dan melestarikan jenis ikan tersebut.

“Jenis ikan ini sebenarnya banyak. Tetapi banyak orang dari luar datang menangkap ikan tersebut secara liar. Oleh karena itu, melalui komunitas ini, kami akan mengupayakan sehingga mengembalikan jenis ikan ini, karena merupakan kekayaan masyarakat Maybrat,” kata Marthen, Rabu (13/1/2021)

Marthen menghimbau kepada masyarakat Maybrat agar mendukung komunitas tersebut sehingga mampu mengembalikan ikan Kiak ini agar terus dibudidayakan, sehingga kekayaan yang dimiliki terus dilestarikan. (Mrk)

 

 

 

Komunitas Yamawa Rayakan Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru 2021

                               Presiden Komunitas Yamawa, Kornelius Kambu,S.Sos.,M.Si
 
 
MAYBRAT, (Maybrat News) - Komunitas Yang Mama Way (Yamawa) Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat menyelenggarakan ibadah syukuran lepas tahun 2020 dan menyambut tahun baru 2021 di Distrik Moswaren, Rabu (6/1/2021)

Pendeta Agustinus Kambu dalam Kothbanya mengatakan, Yamawa telah diberkati oleh Tuhan karena selalu mengucap syukur telah melepas tahun 2020 dan telah memasuki tahun baru 2021.
Melalui ibadah syukuran lepas sambut tahun 2021, Pendeta Agus menegaskan agar komunitas Yamawa tersebut semakin dipersatukan oleh Tuhan sehingga tetap terjalin kokoh di tanah Papua dan Papua Barat.

“Komunitas Yamawa telah diberkati baik hari kemarin, hari ini dan hari esok karena selalu mengandalkan kemuliaan Tuhan. Oleh karena itu, komunitas ini harus terjalin baik supaya tetap utuh,” tutur Agustinus.

Sementara itu, Presiden komunitas Yamawa Sorong Selatan dan Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos.,M.Si saat ditemui mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan agar saling mengenal keluarga besar Way sehingga tali persaudaraan semakin kuat. Dirinya menambahkan kegiatan serupa akan dilakukan setiap tahun.
Kegiatan yang dilakukan tersebut guna memperkuat persatuan marga Way sehingga generasi mendatang dapat berguna di tanah Papua dan Papua Barat.

“Ibadah yang kami lakukan ini tidak ada maksud tertentu, namun bersyukur kepada Tuhan karena semua kelurga besar Yamawa masih diberikan umur panjang hingga tahun 2021 ini,” terang Kornelius

Ibadah syukuran lepas sambut tahun 2021 yang diselenggarakan komunitas Yamawa ini berlangsung dengan penuh penghayatan meskipun dihiasi dengan hujan yang deras. (Mrk)

Dengan Keunikan, Maybrat Akan Dijadikan Kota Wisata Di Papua Barat

                                             Keindahan Danau Uter Maybra

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kabupaten Maybrat memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang kaya akan keindahan obyek wisata seperti danau Uter dengan air berwarnah biru jernih, gunung petik bintang bagaikan negeri di atas awan karena ditutupi dengan kabut tebal, danau Ayamaru merupakan danau terluas di Kabupaten Maybrat, kali Wensi dengan kejernian air sama seperti danau Uter dan masih banyak obyek wisata lainnya yang belum dikembangkan oleh pemda setempat.

Keindahan obyek wisata tersebut selalu didatangi oleh wisatawan dari berbagai daerah untuk berekreasi karena keindahannya yang selalu menarik minat wisatan

Oleh karena itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, Yohanes Sentuf, S.Pd.M.Pd mengaku akan terus mengembangkan seluruh obyek wisata yang ada di Maybrat sehingga menjadikan Maybrat sebagai Kota wisata terindah di Papua Barat.

Yohanes Sentuf meberjanji akan terus menata obyek wisata yang ada menjadi jauh lebih indah sehingga menambah pendapatan asli daerah (PAD) dengan memungut karcis. Selain untuk menambah PAD, namun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat, Yohanes Sentuf, S.Pd.,M.Pd

 Saya merencanakan agar menjadikan Maybrat sebagai kota wisata. Namun semua obyek wisata masih ditata rapi sehinggi wisatawan bisa senang berkunjung ke Maybrat. Kami pun menjamin keamanan dab kebersihan lingkungan di setiap obyek wisata sehingga menarik minat wisatawan,” terang Yohanes, Selasa (12/1/2021)

Yohanes Sentuf telah menghimbau kepada seluruh masyarakat Maybrat agar menjaga kebersihan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung sehingga membawa kenyamanan. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...