"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Minggu, 07 Februari 2021

Bupati Maybrat Hadiri Hut PI Ke-166 Masuk Ke Tanah Papua

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati dan forkopimda bersama masyarakat dari Tujuh denominasi gereja merayakan peringatan HUT Pekabaran Injil (PI) ke- 166 masuk ke tanah Papua dibawah sorotan tema: ketahuilah Aku menyertai kamu sampai pada akhir zaman. Perayaan HUT PI tersebut diselenggarakan di Kambuskato, Jum’at (5/2/2021)

Dari pantauan media ini, meskipun peringatan HUT PI masuk ke tanah Papua pada tahun ini bertepatan di tengah pandemi Covid-19, namun seluruh jemaat dan tamu undangan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ketua panitia pelaksana, Drs. Bernadus Nauw,MM saat ditemui mengatakan, melalui HUT PI ke-166, masyarakat dapat menghayati Firman Tuhan untuk merubah diri menjadi jauh lebih baik sehingga menopang persaudaraan yang harmonis. Semangat masyarakat Maybrat pada perayaan HUT PI tersebut kata Bernadus Nauw, ditandai dengan ibadah bersama agar persatuan umat semakin kokoh untuk bersatu membangun Maybrat.

“Semoga melalui HUT PI di tanah Papua ini, umat kembali sadar atas perbuatan yang selama ini dikuasai oleh hal-hal duniawi merubah menjadi lebih baik. Karena Injil masuk ke tanah Papua ini usia sudah tua, jadi umat harus menghayati itu,” tegas Bernadus

Sementara itu, Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM berharap agar masyarakat dapat menghayati HUT PI untuk merubah diri menjadi jauh lebih baik. Mengingat usia Injil masuk ke ranah Papua melalui Otto dan Getsler sudah sangat tua. Oleh karena itu perlu menghayati dengan iman.

“Umat A3 harus menghayati Firman Tuhan yang disampaikan melalui Otto dan Getsler. Maka yang mabok-mabok dihentikan untuk menuju pada jalan yang benar,” tutur Bernard

Dirinya menghimbau agar umat Ayamaru, Aitinyo dan Aifat (A3) yang berada di Maybrat harus menjauhi keinginan hal duniawi seperti mengonsumsi minuman keras (miras) agar kembali pada kebenaran Firman Tuhan. (Mrk)

 

Selama Enam Hari Kerja, Kadis Sosial Maybrat Bagikan BPNT Kepada KPM

                                Kadis Sosial Kab. Maybrat, Magdalena Tenau

MAYBRAT, (Maybrat News) - Dinas Sosial Kabupaten Maybrat bersama kantor Pos Kota Sorong Papua Barat melakukan pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 4.024 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 24 Distrik yang tersebar di Kabupaten Maybrat. Bantuan tersebut hanya kepada keluarga berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maybrat, Magdalena Tenau saat ditemui menjelaskan bahwa pembagian BPNT tersebut menyita waktu selama Enam hari kerja karena harus turun secara langsung ke setiap kampung di mana masyarakat berada. Meskipun jangkauan transportasi antar Distrik sangat berjauhan, namun sosok wanita ini harus mengawal secara langsung pembagian bantuan tersebut.

Tantangan demi tantangan, kata Magdalena Tenau namun pembagian bantuan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan tuntas pada, Rabu (3/2/2021). Dirinya mengaku, karena berhadapan dengan banyak masyarakat, sehingga kesehatan terganggu namun tetap memiliki semangat tinggi untuk terus melayani masyarakat.

“Namanya berhadapan dengan banyak masyarakat, ya harus sabar lah. Harus memahami karakter masyarakat setempat. Ini berhadapan dengan orang asli Papua, apalagi di Maybrat. Jdi harus memberikan penjelasan yang detail. Namanya pelayanan sosial jadi harus maju terus, apapun tantangannya,” tutur Magdalena.

Dirinya menjelaskan, pembagian BPNT ini dengan jumlah nilai sebesar Rp 200.000 per bulan, per KPM. Oleh karena itu, bantuan tersebut diberikan per Tri wulan sehingga totalnya sebesar Rp 600.000 per KPM. Dengan demikian, pembagian bantuan tersebut terhitung dari bulan Januari, Februari dan Maret 2021.

“Bantuan ini bertahap. Setial Tri wulan. Sebenarnya bantuan ini berupa bahan makanan. Namun karena pandemi, sehingga diberikan dalam bentuk tunai,” terangnya.

Magdalena berharap agar KPM dapat mempergunakan bantuan tersebut sebaiknya untuk kesejahteraan keluarga di tengah pandemi Covid-19. Mengingat hal ini merupakan perhatian pemerintah terhadap masyarakat.

“Artinya KPM jangan melihat dari besar kecilnya nominal yang diterima, namun dilihat dari segi kepedulian. Oleh karena itu harus gunakan bantuan ini dengan baik untuk kebutuhan keluarga,” tutupnya. (Mrk)

 

 

Rabu, 03 Februari 2021

Mintje Wattu: Sangat Bermanfaat Memiliki Kartu BPJS Ketenagakerjaan

MAYBRAT, (Maybrat News) - BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Papua Barat melakukan rapat kerja sama operasional terkait forum jaminan sosial ketenagakerjaan bagi non Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Maybrat serta kelanjutan iuran aparatur tahun 2021. Rapat tersebut diselenggarakan di Kumurkek, Rabu (3/2/2021)

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat, Mintje Wattu  saat ditemui mengatakan sasaran pengguna BPJS Ketenagakerjaan tersebut ditujukan kepada semua pekerja baik non ASN, pekerja sektor jasa konstruksi dan pekerja non penerima upah atau mandiri agar dapat diperhatikan pemerintah. Hal ini kata Mintje bahwa sangat membantu para pekerja apabila mengalami musibah, maka BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan dana santunan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Pengguna BPJS ini untuk semua para pekerja. Seperti tukang ojek juga bisa, petani, nelayan dan juga yang bekerja di perusahaan. Dan ini ada jaminan jika mengalami musibah hingga meninggal dunia, maka ahli waris mendapat dana santunan dari kami BPJS Ketenagakerjaan. Dan juga Dua orang anak akan mendapat beasiswa sampai lulus kuliah. Kalau hanya dirawat saja di rumah sakit, maka kami tanggung biaya pengobatan sampai sembuh,” terang Mintje Wattu

Dirinya menambahkan, syarat memperoleh kartu BJPS Ketenagakerjaan hanya melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi pekerjaan ojek, petani, nelayan iuran perbulan sebesar Rp 16.800. Hal ini sangat mudah untuk membantu masyarakat

“Cara mendaftar untuk memperoleh BPJS Ketenagakerjaan bisa melalui online melalui Whats App, tinggal saja kami kirim kode iuran, kartunya online juga. Bisa digunakan di mana saja. Untuk klaim juga bisa lewat online jika mengalami kecelakaan. Tapi harus lampirkan bukti-buktinya,” tutupnya. (Mrk)


DPD Partai NasDem Mencalonkan Dua Nama PAW Wakil Bupati Maybrat

                Rapat Pleno DPD Partai NasDem Penetapan calon PAW Wakil Bupati Maybrat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Tahapan demi tahapan yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Maybrat Papua Barat untuk mengisi kekosongan wakil Bupati Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2017-2022, kini telah menetapkan Dua nama bakal calon wakil Bupati pada rapat pleno di sekretariat DPD Partai NasDem di Kumurkek Kabupaten Maybrat, Rabu (3/2/2021)

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Maybrat, Agus Tenau saat ditemui usai rapat pleno menjelaskan bahwa Dua nama bakal calon yang telah ditetapkan DPD Partai NasDem tersebut diantaranya Albert Jitmau,SH.MH dan Leonardus Kore,S.Hut. Kedua nama tersebut lanjut Agus Tenau akan disampaikan kepada ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Papua Barat serta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk menyetujui kedua bakal calon tersebut.

“Penetapan bakal calon ini bukan otomatis, namun kami masih menyurati secara berjenjang kepada ketua DPW Provinsi Papua Barat dan DPP. Nah kami dari DPD sudah melaksanakan tugas. Tinggal saja kami mendaftarkan sebagai calon wakil Bupati pergantian antar waktu pada pansus,” terang Agus Tenau

Penetapan kedua nama tersebut kata Agus Tenau berdasarkan surat yang telah ditetapkan oleh pansus dari DPRD Kabupaten Maybrat bahwa setiap partai pengusung harus mencalonkan Dua nama dari masing-masing partai. Empat Partai yang akan merebut PAW Wakil Bupati Maybrat tersebut diantaranya Partai Golkar, PDIP, NasDem dan PKS.

“Kami mengikuti saja surat dari pansus DPRD. Karena hanya Dua nama saja yang ditetapkan oleh partai untuk maju jadi calon PAW Wakil Bupati, ya kami ikuti. Tidak bisa lebih dari Dua nama,” tambah Agus

Lebih jauh wakil ketua II DPRD Kabupaten Maybrat ini mengaku akan tetap mengedepankan aturan yang telah ditetapkan pansus pada saat pemilihan PAW Wakil Bupati nantinya.

“Kami akan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pansus. Inikan hanya PAW kok. Jadi kenapa harus bikin yang rumit dan berbelit-belit. Jadi aturan tetap kami patuhi,” terang Agus.

Agus Tenau mengaku, apabila calon dari Partai NasDem terpilih sebagai wakil Bupati Maybrat, akan siap bekerja sama dengan Bupati guna bersama menjalankan roda pemerintahan dengan baik untuk kemakmuran masyarakat. (Mrk)

 

Selasa, 02 Februari 2021

Bupati Maybrat "Peredaran Miras Akan Terus Diperketat"


MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Drs.Bernard Sagrim,MM mengaku akan memperketat pintu masuk Sorong-Maybrat dari minuman keras (miras) agar tidak tersebar di wilayah pemerintahannya. Mengingat miras akan mempengaruhi kesehatan dan tindakan kriminal. Perketatan tersebut akan diawasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja, pihak kepolisian dan TNI.

Bernard Sagrim mengatakan, peraturan daerah (perda) tentang pengawasan miras telah ditetapkan, namun belum teregistrasi pada Kejaksaan Negeri Sorong. Meskipun demikian, namun perketatan terus dilaksanakan sambil menunggu regustrasi perda tersebut.

“Kami terus memperketat peredaran miras di Maybrat, sambil menunggu pejabat terkait memberikan perda ini kepada kejaksaan untuk dipelajari sehingga perda tersebut teregistrasi,” terang Bernard Sagrim, Selasa (2/2/2021)

Perketatan tersebut tambah Bernard Sagrim agar kesehatan generasi bangsa dapat terjaga untuk mengubah Maybrat kedepan jauh lebih baik, mengingat pemuda di wilayah tersebut memiliki kemampuan yang sangat diandalkan.

“Anak-anak Maybrat ini sangat berbakat. Tapi kalau selalu mabok terus, bagaimana. Nah ini langkah yang kami lakukan sehingga miras harus dihentikan, bahkan harus tidak ada lagi di Maybrat. Kalau pemuda ini mabok terus, bagaimana kemampuan mereka dipakai,” ujarnya

Peredaran miras yang semakin marak terdapat di Kabupaten Maybrat seperti cap tikus (CT), Vodka dan Bir. Upaya pemberantasan miras tersebut sebagai sebuah langkah untuk meredam tindak kriminalitas yang dipicu akibat mengonsumsi miras.

“Dengan memperketat peredaran miras, maka yang mabok-mabok akan berkurang. Nah dengan sendirinya tindakan kekerasan akan semakin berkurang dan Maybrat akan menjadi aman, kesehatan masyarakat juga akan terjaga,” tutupnya. (Mrk)

 

Minggu, 31 Januari 2021

Selama 14 Tahun, Masyarakat Menantikan Pemekaran DOB Maybrat Sau

                              Dukungan Masyarakat Untuk Pemekaran DOB Maybrat Sau

MAYBRAT, (Maybrat News) - Tim inisiator pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Maybrat Sau di Kabupaten Maybrat Papua Barat bersama ratusan masyarakat melakukan rapat percepatan hadirnya DOB Maybrat Sau guna menjawab kebutuhan masyarakat yang dinantikan selama ini.

Rapat tersebut diselenggarakan di Kambuaya Kabupaten Maybrat, Sabtu (30/1/2021) dihadiri masyarakat dari Enam Distrik

Ketua inisiator pemekaran DOB Maybrat Sau di Kabupaten Maybrat, Arnold Lemauk mengatakan pemekaran DOB Maybrat Sau di Kabupaten Maybrat merupakan solusi untuk mengatasi konflik masyarakat yang terjadi. Dikatakannya, dengan hadirnya Maybrat Sau, maka akan menjawab seluruh persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kalau hadirnya DOB Maybrat Sau, saya jamin konflik masyarakat yang selama ini terjadi akan menjadi aman. Selama ini masyarakat ribut-ribut karena persoalan pemekaran DOB. Itu saja. Jadi pemerintah harus segera menjawab persoalan ini,” terang Arnold

Sementara itu, tokoh masyarakat Kambuaya, Dr.Ir. Alberto Hendrikus Solosa secara tegas mengatakan penantian pemekaran DOB Maybrat Sau telah dinantikan masyarakat sekitar 14 tahun lamanya karena jangkauan akses transportasi dengan Distrik lainnya sangat jauh. Oleh karena itu, dirinya sangat mendukung segera hadirnya Maybrat Sau dan telah memenuhi syarat pemekaran seperti Sumber Daya Manusia (SDM) sangat menunjang, jumlah penduduk yang sangat banyak, kekayaan alam yang sangat berpotensi dan luas lahan yang cukup besar.

“Kami dari tokoh dan juga intelektual sangat mendukung hadirnya Maybrat Sau di Maybrat. Dan DOB Maybrat Sau ini sudah memenuhi syarat. Mau tunggu apa lagi. Jadi pemerintah pusat segera menyetujui pemekaran DOB Maybrat Sau. Kalau tidak, masyarakat akan ribut terus,” tegas Alberto

Dari pantauan media ini, semangat masyarakat untuk menerima hadirnya DOB Maybrat Sau sangat antusias bagaikan rusa haus akan air. Dengan semangat ini, diharapkan agar pemerintah pusat dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat tersebut. (Mrk)

 

 

Sabtu, 30 Januari 2021

560 Vaksin Sinovac Telah Tiba, Maybrat Siap Melakukan Vaksinasi

                                       Sebanyak 560 Vaksin sinovac Tiba Di Maybrat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Vaksin Sinovac telah disalurkan hampir di seluruh daerah Indonesia untuk menjaga kekebalan tubuh guna mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat virus tersebut sangat membahayakan jiwa manusia, dengan demikian pemerintah RI berkomitmen untuk melakukan vaksinasi.

Oleh karena itu, Kabupaten Maybrat telah memperoleh sebanyak 560 buah vaksin sinovac Covid-19 dari Provinsi Papua Barat dan telah tiba di Kumurkek ibu kota Kabupaten Maybrat, Jum’at (29/1/2021, dikawal ketat aparat Brimob Polda Papua Barat, Polres Sorong Selatan dan Polres Persiapan Maybrat.

Pendistribusian vaksin tersebut, diantar langsung pihak Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dari Manokwari dan dijemput pemerintah Kabupaten Maybrat melalui Sekda Maybrat, Johni Way, Asisten II Setda Kabupaten Maybrat, Engel Turot, Kepala Dinas Kesehatan Masbrat Paber Hutahaean, kepala BPBD Maybrat, Hosea Solossa dan Kabid P2P Dinas kesehatan Maybrat, Niko Yumame di Sorong.

Kepala dinas Kesehatan Maybrat, Paber Hutahaean menjelaskan bahwa Maybrat siap melakukan Vaksinasi dengan target kali ini adalah tenaga kesehatan, namun pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Bupati Maybrat untuk penetapan jadwal Lounchin vaksinasi

“Vaksin akan dilakukan pertama bagi tenaga kesehatan sesuai data yang telah kita lakukan. Tetapi kami masih koordinasi dengan Bapak Bupati untuk waktu Lounchingnya,” jelas Paber.

Dirinya menjamin keamanan penyimpanan vaksin tersebut karena bekerja sama dengan pihak keamanan agar vaksin tetap utuh dan aman. Ia juga menjamin penyimpanan vaksin di tempat yang kering dengan suhu yang cukup baik sehingga tidak berdampak pada kesehatan masyarakat nantinya.

“Untuk keamanan kami akan berkoordinasi dengan polres Persiapan Maybrat dan pihak TNI untuk menjaga vaksin yang ada. Kami menyimpan vaksin ini di tempat yang suhunya bagus. Takutnya kena air, akan berdampak pada kesehatan masyarakat,” tuntasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Nofiska Rumabar, SKM menambahkan bahwa pihaknya mengharapkan agar vaksin yang telah tiba di Kabupaten Maybrat bisa dimanfaatkan untuk mengatasi Pandemik COVID-19. Hal ini dilakukan agar meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dari bahaya virus tersebut.

“Kita lihat dari tempat pemeliharaan suhu untuk Kabupaten Maybrat ini aman karena tempat penyimpanan suhunya sesuai dengan ketentuan yang ada bahwa harus berada di atas 2-8 derajat celsius,” ujarnya.

Meskipun jangkauan akses transportsi sangat jauh antara Kota Sorong dengan Kabupaten Maybrat yang menyita waktu sekitar 5 jam perjalanan, namun vaksin tiba di Kumurkek dalam kondisi yang aman dan sementara vaksin masih disimpan di kantor Dinas Kesehatan. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...