"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Jumat, 29 November 2019

Ini Harapan Sekda Maybrat di HUT Korpri ke 48 Tahun

Plt. Sekretaris Daerah Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hut Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di lapangan Vaitmayaf ,Jumat, (29/11/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah kabupaten Maybrat, menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) Korpri ke 48 di lapangan Vaitmayaf, Jumat, (29/11/2019).

Plt. Sekretaris Daerah Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, berharap peringatan Hut Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan integritas.

Apalagi, integritas merupakan bagian terpenting bagi ASN dalam bekerja sebagai pengabdi negara dan masyarakat, serta ASN juga merupakan motivator bagi masyarakat.

“Kalau bisa ASN rajin masuk kantor. Seperti saat ini, peringatan hari Korpri, namun ASN yang hadir hanya sedikit. Kedepan, mari kita tingkatkan lagi,” tuturnya.

Selain itu, dia meminta agar ASN dapat rajin melaksanakan tugas setiap hari terhitung hari Senin sampai hari Jumat, guna mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, kepentingan umum serta melayani masyarakat dengan baik.

Peringatan Hut Korpri ke-48 ini juga dihadiri ASN, Koramil Ayamaru, Koramil Aifat, Polsek Ayamaru, Polsek Aifat, para pelajar tingkat SD, SMP dan SMA. (Mrk)

Kamis, 28 November 2019

Dinkes Maybrat Gelar Pelatihan Bagi 201 Kader Posyandu

Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, menggelar pelatihan 202 kader dari 76 posyandu di 24 distrik.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, menggelar pelatihan 202 kader dari 76 posyandu di 24 distrik diwilayah tersebut.

Kegiatan ini dibuka Bupati Maybrat, yang diwakili Staf Bupati Bidang Perekonomian dan Pendapatan Daerah, Yoram Bosawer, SE, MSi, di Aula Pertemuan Setda Maybrat Rabu, (27/11/2019) lalu.

Staf Bupati Bidang Perekonomian dan Pendapatan Daerah, Yoram Bosawer, SE, MSi, mengatakan pelatihan ini sebagai upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak secara merata.

Dia mengatakan apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Posyandu, dapat dilakukan secara efektif dan efisen, maka dapat menjangkau semua sasaran.
Pasalnya, dikabupaten ini, angka kematian bayi, balita dan orang dewasa sangat tinggi dibandingkan angka kelahiran.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Dinkes Maybrat, Martha Naa, menambahkan kesehatan ini perlu diperjuangkan dan ditingkatkan oleh setiap individu dan oleh seluruh komponen bangsa.
Ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat dan pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, karena kesehatan bukan tanggung jawab pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat.

“SDM yang sehat dan berkualitas, merupakan modal utama atau investasi dalam pembangunan kesehatan. Bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi merupakan 3 pilar yang sangat memengaruhi kualitas hidup sumber daya manusia,” tandasnya.(Mrk)

Rabu, 27 November 2019

Plh Sekda Maybrat Sebut Pegawai Terima Haknya Harus Diimbangi Kewajiban

Plh Sekda Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, M.Si
MAYBRAT, (Maybrat News) – Plh Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, M.Si menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Maybrat, sebaiknya melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan negara terhadapnya. “Pegawai setiap bulan diberikan gaji dan tunjangan lainnya tetapi bukan sekedar yang bersangkutan terima haknya tetapi harus diimbangi kewajibannya sebagai pegawai abdi negara dan masyarakat di daerah ini,”ujarnya kepada awak media Selasa, (26/11) terkait keluhan pegawai dan masyarakat selama ini.

Menurut dia, hak setiap pegawai itu memang diberikan, namun tidak begitu saja tetapi harus dibuktikan dengan kinerjanya berarti datang apel pagi pegawai, masuk kantor kerja sampai jam pulang kantor. Bukan datang apel langsung pulang, inikan hak yang diterima dalam setiap bulan itu tidak dimbangi kinerjanya. “Kita akan tertibkan dengan absensi manual karena ini diminta langsung pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, maka SKPD yang ada harus membuat daftar pegawainya dan absen dari hari Senin hingga Jumat sebagai hari kerja selanjutnya, pemda akan usahakan absensi elektrik (ceklok) untuk 33 OPD yang ada agar tunjangan yang diterima diikuti kinerja dan kehadirannya,”tegasnya.

Dikatakan Ferdinadus, pegawai di Maybrat banyak makan gaji buta tak ada kinerja yang jelas, kalau
seperti itu kata dia hasil itu tidak akan membawa kebaikan didalam kehidupan keluarga tetapi keburukan, karena makan gaji tidak disertai hasil keringatnya. 

“Saya minta pegawai mempunyai kewajiban datang apel dan kerja, kalau tidak suatu saat ada Sidak KPK atau pemerintahan provinsi untuk melihat kinerja kita, apa yang kita lakukan sebaiknya pegawai datang dan kerja, Tegas Ferdinandus. (Mrk)

Dinilai Belum Maksimal, ASN Maybrat Protes Aktivitas Pemerintahan

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Maybrat, yang melakukan aksi protes, Senin (25/11/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Buntut ketidakpuasan terhadap aktivitas pemerintahan, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Maybrat, melakukan aksi protes, Senin (25/11/2019).

Aksi ini bentuk kekecewaan sejak adanya Peraturan Pemerintah (PP) No. 41 tahun 2019, tentang pemindahan ibu kota dari Ayamaru ke Kumurkek.

Pasalnya, akibat pemindahan ibu kota ini, roda pemerintahan tak berjalan maksimal, ASN yang hadir hanya mengikuti apel pagi, selanjutnya pulang tanpa ada aktivitas dikantor.

“Aksi ini tidak ada muatan politik atau kepentingan pribadi, tetapi bentuk kepedulian terhadap aktifitas pemerintahan, kebijakan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan,” kata salah satu staf Bappeda Maybrat, Engelbertus Turot, SP, M.Si.

Selain itu, dia mengatakan aksi ini juga tidak ada kaitannya dengan pengisian jabatan, karena soal jabatan itu urusannya ada di kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Tidak ada aktivitas perkantoran di Kumurkek, dan kebijakan harus kedepankan aturan agar hasilnya bisa diterima semua pihak, dan pegawai titipan harus ditertibkan,” ujarnya.

Aksi protes ASN ini, akhirnya dimediasi oleh Plh Sekda, Ferdinandus Taa, SH, M.Si dan staf khusus bupati, Drs. Agustinus Saa, M.Si, dengan melakukan pertemuan di aula Setda Maybrat.

Pada pertemuan itu, Plh Sekda, Ferdinandus Taa, SH, M.Si mengatakan aksi protes ini harus ditanggapi, karena pegawai dan masyarakat sangat peduli terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan saat ini aktivitas pemerintahan masih dalam tahap pembenahan dimulai dari kantor kepegawaian, kemudian ke kantor dinas lain.

“Pemerintah juga sedang mencari cara yang baik untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan di Maybrat, dan juga ada pegabungan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” ucapnya.

Selain itu, akan dilakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV dan pejabat golongan dua yang menduduki jabatan tertentu akan diberhentikan. Sedangkan yang menduduki eselon III harus bergolongan III, agar proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan baik.

“Kita juga akan melihat kinerja pejabat yang dilantik apakah bekerja mendukung visi dan misi bupati dan wakil bupati atau tidak. Kalau tidak kita akan ganti supaya target pemerintahan ini bisa dapat tercapai,” tegas dia.

Dia juga mengaku, pada pelantikan nanti tidak semua akan terakomodir, sebab jabatan di birokrasi itu terbatas. Dan yang terpenting mari kita tunjukan kinerja dan potensi dalam tugas dan pelayanan di masing-masing unit kerja. (Mrk)

Hari Guru, SMU Negeri 1 Aifat gelar Upacara Bendera


MAYBRAT, (Maybrat News) – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-74 tahun 2019, Guru SMA Negeri 1 Aifat, Kabupaten Maybrat, menggelar upacara bendera bersama dihalaman sekolah tersebut, Senin (25/11/2019).

Kepala Sekolah SMU Negeri 1 Aifat, Drs. Esau Saa, M.Pd dalam arahannya berharap agar para murid dapat menghargai gurunya, sebab guru itu pengabdiannya tanpa tanda jasa.

“Guru memberi banyak pengetahuan, pengalaman dan pengabdian dalam tugasnya untuk mengajar dan mendidik siswa dari yang tidak tau menjadi tau, tidak cerdas menjadi cerdas dan lainnya,” terangnya.

Menurut dia, ilmu yang diberikan oleh guru dalam proses belajar mengajar tentu untuk bermanfat bagi anak-anak dalam kehidupannya.

“Kami harap guru dapat tingkatkan etos kerja dalam mendidik dan mengasuh anak didiknya, karena mereka melalui proses pendidikan dapat membawa perubahan dalam kehidupan anak itu sendiri, keluarga, masyarakat serta daerah ini,” tandasnya. (Mrk)

Jumat, 22 November 2019

Noval Gun Bleskadit, AMd. Tek, "PAM GKI Soroan Menjadi Panutan Klasis GKI Ayamaru"


Noval Gun  Bleskadit, AMd. Tek
MAYBRAT, (Maybrat News)-  Tokoh Pemuda dan Intelektual Soroan, Noval Gun  Bleskadit, AMd. Tek.  dalam penuturanya  menyampaikan bahwa, ia sangat berterima kasih Kepada,  Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solosa, SE,  Dr. Naomi Nety Howai, S.Km, M.Kes, Sdri Esterlita Ety Sagrim, Koerneles Kambu, S.Sos, M.Si., serta PHMJ Paulus Soroan atas bantuannya dalam memperlancar kegiatan Retreet PAM GKI Paulus Soroan di Klasisi Raja Ampat Utara Jemaat Lima Las.

Kegiatan retreat ini di ikuti oleh 58 peserta, yang di mulai dari tanggal 18 November hingga berakhir pada tanggal 22 November.

Dalam jumpa persnya Noval menuturkan bahwa, iven seperti ini sesungguhnya sangat bermanfaat, dimana selain membentuk karakter pemuda  kristren khussnya pemudan GKI di tanah Papua terlebih khusus Pemuda /pemudi di Soroan Kalsis Ayamaru.

Noval juga berharap  agar kegiatan semacam ini perlu ada perhatrian khusus dari klasisi Ayamaru, guna menjauhkan generasi  sekarang atau generasi milenial dari pergaulan bebas, sepereti Mengkonsumsi minuman keras (Miras) sex bebas, dan penggunaan obat-iobat terlarang.

Maka dengan dekimian pemuda dan pemudi kita akan terhindar dari kegitan dan aktifitas yang akan meruigikan masadepan mereka, keluarga dan masyarakat.

Demikian pesan dan penyampain dari Seorang tokoh pemuda dan intelektual Soroan, Noval Gun Bleskadit, Amd, Tek.  selaku koordinatior transportasi.

Noval juga berharap agar apa yang para peserta dapatkan di tempat kegiaran bisa di bagikan kepada teman-teman sejawat mereka yang belum berkesempatan ke sana.

Dan ini juga bisa menjadi motifasi bagi teman-teman pemuda dan pemudi PAM tingkat klasis Ayamaru, tutup Noval (Mrk)

Rabu, 20 November 2019

Wabup Resmikan Pondok Imunisasi Bayi Balita dan ibu Hamil di Puskesmas Aitinyo Utara

Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, saat meresmikan pondok imunisasi bagi bayi, balita dan ibu hamil di Puskesmas Aitinyo Utara, Senin (18/11/2019) lalu.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si meresmikan pondok imunisasi bagi bayi, balita dan ibu hamil di Puskesmas Aitinyo Utara, Senin (18/11/2019) lalu.

Wabup mengatakan pondok imunisasi ini pertama kali dicanangkan sebagai model pembangunan kesehatan oleh staf Dinas Kesehatan Maybrat yang mengikuti PIM III.

“Inovasi yang dilakukan ini sebagai model pembangunan dan pelayanan kesehatan di Maybrat. Jadi kegiatan ini sekaligus pemberian imuniasi bagi bayi, balita dan ibu hamil,” jelasnya.

Wabub berharap proyek perubahan yang dilakukan oleh peserta PIM III ini dapat membawa inovasi-inovasi baru dalam pembangunan dan pelayanan kesehatan di Maybrat.

“Ini tidak terlaksana begitu saja, tetapi butuh dukungan dan kerjasama dari semua elemen masyarakat terutama rumpun dinas kesehatan, agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih baik lagi,” tandasnya.

Kepala Bidang SDM Dinkes Maybrat Petronela Wafom, S.ST, M.Kes, mengatakan tenaga kesehatan yang nantinya ditugaskan di pondok imunisasi agar melaksanakan tugas jaga selama 24 jam.

“Bila ada kendala dalam tugas sebaiknya koordinasikan ke Puskesmas maupun Dinas, agar bersama-sama mencari jalan keluarnya,” tutupnya. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...