"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Sabtu, 06 Maret 2021

Bernard Sagrim: Tangal 13-20 Maret, Akses Masuk Kabupaten Maybrat Akan Diperketat

MAYBRAT, (Maybrat News) - Tanggal 13 hingga 20 Maret 2021 mendatang akses masuk wilayah Kabupaten Maybrat akan diperketat guna mensterilisasikan pelaksanaan kegiatan Raker IV GKI Am Sinode se-tanah Papua yang akan dilaksanakan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat pada tanggal 16-19 Maret 2021.

Ketua panitia raker IV GKI am Sinode, Bernard Sagrim mengatakan, kegitana tersebut merupakan pesta akbar GKI se-tanah Papua, sehingga pemeriksaan protokol kesehatan akan diperketat dan diawasi oleh pihak keamanan Sat Pol PP, TNI dan Polri

“Jadi masyarakat jangan keberatan dan berpikir bahwa ini nanti kita diperiksa-periksa karena apa, tetapi ini hanya mau memperketat protokol kesehatan karena di sini kita melibatkan semua pejabat delegasi dari satu tanah Papua, jadi kita harus pastikan diri menjadi tuan dan nyonya yang baik dan bebas dari Covid-19,” kata Bernard, Jum’at (5/3/2021)

Sementara itu, koordinator lapangan pada seksi kesehatan, dr. Dance Sraun menegaskan bahwa mengingat raker yang akan dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, maka warga dari luar Maybrat ingin masuk ke wilayah Maybrat wajib membawa surat keterangan rapid antigen dari Dokter setempat, dan akan diperiksa atministrasi pada pintu masuk Maybrat sehingga tidak terjadi klaster baru Covid-19 di Maybrat.

“Kami tim medis tidak lagi melakukan rapid antigen di pintu masuk Maybrat terhadap masyarakat. Maka tanggal yang sudah ditentukan wajib dipatuhi. Kalau yang melawan, tidak akan masuk Maybrat, kecuali pejabat,” tegas Dance.

Diharapkan agar seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan serta seluruh denominasi gereja yang berada di Maybrat harus mendukung kegiatan akbar tersebut sehingga dapat terlaksana hingga berakhir dengan aman dan lancar. (Mrk)

 

 

 

Kamis, 04 Maret 2021

Bupati Maybrat Melakukan Rapid Antigen Persiapan Raker GKI Am Sinode

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM bersama ketua TP PKK, DR. Naomi Netty Sagrim, S.Km.M.Kes, ketua Klasis Ayamaru dan 12 anggota Kepolisian Polres persiapan Maybrat melakukan pemeriksaan rapit antigen dalam rangka mempersiapkan kesehatan bebas Covid-19 untuk menghadapi acara rapat kerja (raker) IV GKI Am Sinode se-tanah Papua yang akan dilaksanakan di Kabupaten Maybrat Papua Barat pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2021 mendatang.

Ketua TP PKK Kabupaten Maybrat, Naomi Netty Sagrim Melakukan Rapid Antigen

Bupati yang juga selaku ketua panitia umum raker IV GKI am Sinode ini mengatakan, sebelum pelaksanaan raker dilakukan, seluruh peserta raker harus dipastikan sehat karena bertepatan dengan wabah Covid-19. Hal ini dilakukan agar tidak terjadinya klaster baru pada acara raker nantinya.

Meskipun Maybrat masih dalam zona hijau Covid-19, namun perlu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat karena peserta yang hadir dari berbagai daerah yang tidak diketahui kondisi wilayah tersebut.

Plt. Kapolres Persiapan Maybrat, Kompol Bernadus Okoka Melakukan Rapid Antigen Persiapan Raker GKI Am Sinode Se-tanah Papua

“Semua warga jemat wajib melakukan rapit antigen tanpa terkecuali. Jadi kesehatan harus diperketat karena raker ini bertepatan dengan wabah Covid-19. Baik peserta raker yang ada di Maybrat maupun luar Maybrat dan juga tempat tamu nginap harus dirapit,” himau Bernard Sagrim, Kamis (4/3/2021)

Bernard Sagrim berharap, mengingat Maybrat menjadi tuan rumah pada acara raker nantinya maka masyarakat perlu mendukung acara tersebut dengan tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19 dan menjaga kamtibmas sehingga raker dapat terlaksana hingga berakhir dengan aman. Hal ini juga tamba Bernard Sagrim mempertaruhkan harga diri orang Maybrat yang perlu diperhatikan. (Mrk)

 

Rabu, 03 Maret 2021

Menyukseskan Raker GKI am Sinode di Maybrat, Panitia Pawai Protokol Kesehatan

MAYBRAT, (Maybrat News) - Menjelang rapat kerja (raker) IV GKI am Sinode di tanah Papua, pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2021 mendatang yang akan dipusatkan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat, panitia raker seksi kesehatan melakukan pawai kesehatan di Klasis Ayamaru dan bakal Klasis Aitinyo agar masyarakat di setiap jemaat tetap menjaga kesehatan. Mengingat raker tahun ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

Pawai kesehatan yang dilakukan seharian tersebut dibuka oleh sekretaris panitia raker, Yosias Safkaur di depan halaman puskesmas Ayamaru, Senin (1/3/2021)

Tim Medis Foto Bersama Sekretaris Panitia Raker Sebelum Melakukan Pawai Kesehatan

Sebelum pelepasan pawai kesehatan, Yosias Safkaur menghimbau kepada peserta pawai agar dapat menyampaikan seluruh masyarakat Maybrat untuk mendukung dan menyukseskan acara raker nantinya dengan tetap menjaga kesehatan dan keamanan. Mengingat akan hadir sebanyak 450 peserta dari berbagai daerah se-tanah Papua dan luar tanah Papua.

“Kita sebagai tuan rumah pada acara raker nantinya. Jadi utamakan harga diri kita dengan menjaga keamanan, keramahan dan kesehatan. Apalagi raker ini di tengah pandemi Covid-19” tutur Yisias.

Sementara itu kepala bidang P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, Nikodemus Yumame mengatakan, pawai tersebut dengan tujuan memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Maybrat agar tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan 3M diantaranya memakai masker, mencuci tangan di air mengalir dengan menggunakan sabun dan menjaga jarak agar pada akhir raker nantinya seluruh masyarakat Maybrat dan peserta raker tetap sehat dan tidak tertular bahaya Covid-19.

“Kami dari seksi kesehatan sudah bekerja. Karena kami adalah garda terdepan pada acara raker nantinya. Mengingat raker yang dilakukan tahun ini di tengah pandemi Covid-19 jadi kami harus bekerja maksimal, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” terang Niko

Dari Pantauan media ini, pawai yang dilakukan tim medis tersebut mendatangi Delapan Distrik diantaranya Distrik Ayamaru, ayamaru Barat, Ayamaru Jaya, Ayamaru Selatan, Ayamaru Utara, Ayamaru Timur, Aitinyo Barat dan Aitinyo Utara dapat terlaksana dengan aman dan dikawal oleh Polsek Ayamaru sehingga terlaksana dengan sukses. (Mrk)

 

Ketua Panitia Raker Memaparkan Persiapan Raker GKI Am Sinode

MAYBRAT, (Maybrat News) - Ketua umum panitia rapat kerja (raker) IV GKI am Sinode di tanah papua, Bernard Sagrim melaporkan persiapan raker terhadap Kapolda Papua Barat diwakili Kapolres Sorong Selatan-Maybrat, AKBP Sahat Siregar dan Komandan Korem (Danrem) 181/PVT, Brigjen TNI Indra Heri, guna menyukseskan acara besar sinode yang akan diselenggarakan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2021 mendatang, mengingat acara tersebut akan dihadiri 450 peserta se-tanah Papua dan luar tanah Papua. Oleh karena itu pengamanan akan diperketat.

Ketua umum raker IV GKI am Sinode, Bernard Sagrim mengaku bahwa persiapan untuk menyukseskan raker telah mencapai 80 persen sementara 20 persen sambil mempersiapkan tenda VIP dan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Oleh karena itu, rapat yang dilakukan guna menjawab perintah Gubernur Papua Barat, Pangdam dan Kapolda untuk memperketat prokes. Namun Bupati Maybrat ini optimis bahwa prokes dan kamtibmas akan tetap aman.

“Raker tahun ini bertepatan dengan bahaya Covid-19 jadi prokes tetap diperketat. Sehingga jangan ada lagi klaster baru pada acara raker ini. Sehingga kami dari panitia selalu berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda dan Gubernur untuk memberikan masukan tetkait kegiatan besar ini,” terang Bernard Sagrim, Rabu (3/3/2021)

Sementara itu, Danrem 181/PVT, Brigjen TNI Indra Heri, mengaku akan bersama pihak kepolisian untuk membantu menyukseskan acara raker tersebut sehingga dapat terlaksana dengan aman prokes dan kamtibmas dengan menghadirkan personel Satu berbanding Dua dari peserta raker teraebut. Mengingat raker ini akan menyebar di beberapa titik yang perlu diperketat oleh pihak keamanan.

“Intinya kami siap untuk menyukseskan kegiatan ini. Kami TNI akan berkolaborasi dengan Polri. Karena ada bagi dengan beberapa titik termasuk pengamanan dengan tim medis. Karena medis merupakan garda terdepan pada raker ini,” terang Indra Heri

Dari pantauan media ini, panitia telah bekerja maksimal dan siap untuk menyukseskan raker tersebut dengan sukses amandemen, bebas Covid-19 dan pulang dengan damai. (Mrk)

 

 

Sebanyak 500 Hamba Tuhan Telah Diswab Menjelang Raker GKI Am Sinode

 

MAYBRAT, (Maybrat News) - Dalam rangka menyukseskan rapat kerja (raker) IV GKI am Sinode di tanah Papua yang akan diselenggarakan di Kabupaten Maybrat Papua Barat pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2021, panitia dari tim medis melakukan pemeriksaan swab terhadap setiap ketua PMHJ, Majelis Jemaat, utusan konsumsi dari masing-masing jemaat, penerima tamu, para penari kaum intelektual dari setiap jemaat tersebut.

Koordinator lapangan seksi kesehatan, dr. Dance Sraun menjelaskan terdapat 18 jemaat terdiri dari 500 peserta yang diswab pada hari ini agar memastikan bahwa jemaat di Maybrat dalam keadaan aman dari bahaya Covid-19. Oleh karena itu, peserta raker akan tetap diperiksa kesehatan sebelum mengikuti raker.

“Kami dari seksi kesehatan sudah bekerja dari beberapa hari lalu hingga raker berakhir. Karena jika kami tidak bekerja, takutnya muncul klaster baru. Maka kami dari seksi kesehatan yang akan dipersalahkan,” tutu Dance Sraun, Rabu (3/3/2021)

Dirinya bersama tim medis selalu siap untuk menyukseskan acara raker karena kegiatan tersebut merupakan pesta gereja am Sinode dan Maybrat menjadi tuan rumah pada raker tahun ini.

Dirinya optimis bahwa raker tersebut akan terlaksana aman dari bahaha Covid-19 karena didukung dari berbagai pihak terutama masyarakat.

“Ini kan kegiatan gereja. Jadi masyarakat Maybrat ini sangat vanatik dengan kegiatan keagamaan. Jadi mereka akan membantu menyukseskan acara ini. Kami yakin raker akan terlaksana dengan aman,” tutup Dance. (Mrk)

 

Selasa, 02 Maret 2021

Seksi Kesehatan Raker IV GKI Am Sinode Melakukan Swab Masal

                                    Nakes Diswab Pasca Raker IV GKI AM Sinode

MAYBRAT, (Maybrat News) - Guna menyukseskan rapat kerja (raker) IV Am Sinode GKI di tanah Papua di tengah pandemi Covid-19 yang direncanakan akan terlaksana pada tanggal 16 hingga 19 Maret 2021 mendatang dipusatkan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat, oleh karena itu seksi kesehatan panitia raker melakukan pemeriksaan swab masal terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terdaftar sebagai panitia raker.

Hal ini dilakukan agar peserta raker dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memastikan peserta tidak memiliki gangguan kesehatan, sehingga tidak menemukan klaster baru pada acara raker tersebut.

Sekretaris panitia raker IV am Sinode GKI di tanah Papua, Yosias Safkaur mengatakan, tenaga medis merupakan garda terdepan pada acara raker, mengingat raker tersebut di tengah pandemi Covid-19 untuk menjaga penyebaran virus tersebut. Oleh karena itu, tim medis Kabupaten Maybrat harus mempersiapkan diri termasuk kesehatan secara maksimal guna menghadapi peserta yang datang dari seluruh tanah Papua maupun undangan dari luar tanah Papua.

“Karena acara raker kali ini di tengah pandemi Covid-19, maka tim medis menjadi garda terdepan. Takutnya setelah raker ada klaster baru, kami panitia yang akan dipersalahkan. Tapi kami jamin aman dan bebas Covid-19.

Sementara itu, kepala bidang SDMK pada Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, Petronela S. Wafom mengatakan, sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap peserta raker, namun tim medis harus dipastikan sehat agar tidak tertular Covid-19, Karena akan berhadapan dengan banyak orang dari berbagai daerah.

“Kami dari tim medis sebelum periksa orang lain, kami harus aman dan dipastikan sehat dolo. Oleh karena itu, hari ini kami tim medis melakukan swab gratis,” terang petronela.

Petronela mengaku, akan mendatangkan setiap majelis dan para hamba Tuhan yang akan mengikuti raker nantinya di masing-masing wilayah lingkup Kabupaten Maybrat diantaranya Klasis Ayamaru, Klasis Aifat dan bakal Klasis Aitinyo untuk melakukan swab guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Jadi kami akan datang ke setiap Klasis untuk lakukan swab. Dan ini adalah tugas kami dari seksi kesehatan. Dan ini mau tidak mau harus diswab, karena kalau tidak menerima swab, lalu terdapat apa-apa, kami tidak bertanggung jawab dan tidak diperbolehkan mengikuti raker,” tutupnya dengan tegas. (Mrk)

 

Ketum DPP BAPERA Siap Mendukung Bernard Sagrim Sebagai Cagub Papua Barat Pada Pilkada

 

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kontestasi politik pemilu kepala daerah yang dijadwalkan tahun 2022 hingga saat ini masih belum ada keputusan baik oleh pemerintah maupun legislatif yang diawali dengan pembahasan revisi Undang-undang Pemilu, kendati demikian persaingan bakal calon kepala daerah yang turun ke masyarakat sekaligus memperkenalkan diri mulai ramai muncul dipermukaan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA), Fahd El Fouz Arafiq telah memberikan sinyalemen dukungan agar pemilu kepala daerah nanti mengusung Bernard Sagrim, yang dipercaya sebagai Ketua DPD BAPERA Papua Barat dan sedang menjabat sebagai Bupati Maybrat, sebagai calon Gubernur Papua Barat, Fahd El Fouz Arafiq optimis dan akan menggalang dukungan tidak saja dari partai Golkar namun juga dari partai politik lainnya.

” Bang Bernard Sagrim ini senior saya dipartai Golkar, yang jelas kita siap mendukung untuk melobby partai pengusung dan pendukung agar Bang Bernard Sagrim dapat kita usung sebagai Calon Gubernur Papua Barat” kata Fahd El Fouz Arafiq.

Sementara itu, Bernard Sagrim saat diminta tanggepan atas dukungan awal sebelum pelaksanaan pemilu kepala daerah, mengaku siap sedia jika mendapat tugas dari partai, sebab seorang kader partai maupun Kader BAPERA harus siap jika mendapat amanat.

” Iya bagaimanapun kami inikan kader, ya seorang kader ya harus selalu siap sedia, tidak boleh ada alasan, kalau diberi tugas dan tanggung jawab kita wajib laksanakan” kata Bernard Sagrim, Senin (8/2).

Untuk dapat memperoleh dukungan yang kuat, Bernard Sagrim diberi tugas agar melebarkan sayap BAPERA, kendati BAPERA bukan organisasi politik namun dapat menjadi gerbong untuk bekerja menyukseskan pemilu kepala daerah di Papua Barat. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...