"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Sabtu, 20 Maret 2021

Penutupan Raker IV Sinode GKI Berjalan Sukses "Bernard Sagrim Menuai Pujian"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Acara akbar yang diselenggarakan Badan Pekerja Am Sinode GKI se-tanah Papua yakni rapat kerja (raker) IV yang diselenggarakan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat sejak tanggal 16 Maret secara resmi ditutup oleh ketua BPAM Sinode se-tanah Papua, Pdt. Andriku Mofu, Jumat (19/3/2021)

Pesta gereja yang diselenggarakan selama Empat hari ini membuahkan hasil yang sangat baik untuk perkembangan GKI Se-tanah Papua.

Dari Pantauan media ini, pesta akbar gereja yang menghadirkan 450 peserta tersebut dilaksanakan dengan berpatokan pada protokol kesehatan Covid-19 menggunakan 3M dan 1B, diantaranya Mencuci tangan, menjaga jagarak, menggunakan masker dan Berdoa. Melalui doa, maka pesta akbar gereja ini dapat terlaksana dengan sukses dan terhindar dari bahaya Covid-19.

Ketua BPAM Sinode GKI se-tanah Papua, Andrikus Mofu mengatakan, raker yang dilakukan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat ini membuahkan hasil yang sangat baik sesuai hasil evaluasi program kerja. Oleh karena itu, program kerja dan anggaran yang telah ditetapkan akan dibawa pada raker tahun 2022 di Kabupaten Waropen.

Andrikus memberikan apresiasi kepada panitia raker karena telah terlaksana dengan sukses dan tidak menemukan klaster baru Covid-19 karena diperketat dengan ptotokol kesehatan.

“Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan sukses. Saya minta, tahun depan di Kabupaten Waropen, harus meniru persiapan panitia seperti di Maybrat ini,” harap Andrikus Mofu.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Drs. Bernard Sagrim,MM sangat bangga atas penyelenggaraan raker IV karena terlaksana dengan sukses amandemen, bebas Covid19 dan peserta pulang dengan aman. Dikatakannya, kesuksesan tersebut karena berkat campur tangan Tuhan dan dukungan dari masyarakat serta seluruh denominasi Gereja yang ada di Maybrat

“Puji Tuhan acara ini dapat terlaksana dengan sukses. Dan kami panitia minta maaf jika pelayanan kami tidak memuaskan peserta raker,” ungkap Bernard.

Persiapan panitia untuk menghadapi acara akbrar tersebut sejak tahun 2019 sehingga lapangan bola Ella Ayamaru dapat disulap bagaikan istanah Kerajaan sehingga dapat berakhir dengan sukses, aman dan tertib, tanpa menemukan gejalah Covid-19.

Dari pantauan wartawan ini, panitia memberikan bantuan berupa laptop kepada Klasis yang hadir pada raker tersebut, bantuan dana kepada Kabupaten Waropen yang merupakan tuan rumah pada acara raker tahun 2022 dan masih banyak bantuan lainnya.

- Acara akbar yang diselenggarakan Badan Pekerja Am Sinode GKI se-tanah Papua yakni rapat kerja (raker) IV yang diselenggarakan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Papua Barat sejak tanggal 16 Maret secara resmi ditutup oleh ketua BPAM Sinode se-tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu, Jum’at (19/3/2021)

Pesta gereja yang diselenggarakan selama Empat hari ini membuahkan hasil yang sangat baik untuk perkembangan GKI Se-tanah Papua.

Dari Pantauan media ini, pesta akbar gereja yang menghadirkan 450 peserta tersebut dilaksanakan dengan berpatokan pada protokol kesehatan Covid-19 menggunakan 3M dan 1B, diantaranya Mencuci tangan, menjaga jagarak, menggunakan masker dan Berdoa. Melalui doa, maka pesta akbar gereja ini dapat terlaksana dengan sukses dan terhindar dari bahaya Covid-19.

Ketua BPAM Sinode GKI se-tanah Papua, Andrikus Mofu mengatakan, raker yang dilakukan di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat ini membuahkan hasil yang sangat baik sesuai hasil evaluasi program kerja. Oleh karena itu, program kerja dan anggaran yang telah ditetapkan akan dibawa pada raker tahun 2022 di Kabupaten Waropen.

Andrikus memberikan apresiasi kepada panitia raker karena telah terlaksana dengan sukses dan tidak menemukan klaster baru Covid-19 karena diperketat dengan ptotokol kesehatan.

“Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan sukses. Saya minta, tahun depan di Kabupaten Waropen, harus meniru persiapan panitia seperti di Maybrat ini,” harap Andrikus Mofu.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Drs. Bernard Sagrim,MM sangat bangga atas penyelenggaraan raker IV karena terlaksana dengan sukses amandemen, bebas Covid19 dan peserta pulang dengan aman. Dikatakannya, kesuksesan tersebut karena berkat campur tangan Tuhan dan dukungan dari masyarakat serta seluruh denominasi Gereja yang ada di Maybrat

“Puji Tuhan acara ini dapat terlaksana dengan sukses. Dan kami panitia minta maaf jika pelayanan kami tidak memuaskan peserta raker,” ungkap Bernard.

Persiapan panitia untuk menghadapi acara akbrar tersebut sejak tahun 2019 sehingga lapangan bola Ella Ayamaru dapat disulap bagaikan istanah Kerajaan sehingga dapat berakhir dengan sukses, aman dan tertib, tanpa menemukan gejalah Covid-19.

Dari pantauan wartawan ini, panitia memberikan bantuan berupa laptop kepada Klasis yang hadir pada raker tersebut, bantuan dana kepada Kabupaten Waropen yang merupakan tuan rumah pada acara raker tahun 2022 dan masih banyak bantuan lainnya. (Mrk)

Kamis, 18 Maret 2021

Tingkatkan Pelayanan "GKI Lakukan Kerja Sama Dengan Dua Perusahan Penerbangan"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Gereja Kristen Injili (GKI) se-tanah Papua melakukan penandatanganan nota MoU dengan Yayasan Jasa Aviasi Indonesia (Yajasi) dan Helivida Indonesia Rabu (17/3/2021) di lapangam bola kaki Ella Ayamaru Kabupaten Maybrat.

MoU tersebut dilaksanakan pada acara rapat kerja (raker) IV GKI Am Sinode se-tanah Papua yang merupakan hari sejarah bagi GKI.

Ketua Yajasi Agus manegasi mengatakan, MoU tersebut dilakukan guna menunjang transportasi untuk melayani masyarakat terpencil di seluruh tanah Papua dengan Enam unit Pesawat terbang dan Empat unit Helikopter. Dengan adanya kerja sama tersebut, maka pelayanan pendidikan, kesehatan dan kerohanian akan merata di setiap pelosok tanah Papua.

“Dengan adanya MoU ini akan membantu masyarakat di daerah yang tidak bisa dijangkau, akhirnya bisa dijangkau. Dan ini merupakan misi GKI yang selama ini dinantikan untuk menyentuh seluruh masyarakat Papua,” terang Agus

Hal ini dilakukan sebagai wujud dari instruksi Presiden Indonesia nomor 9 tahun 2017 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Oleh karena itu, GKI dengan misinya ingin menerobos ketertingalan di tanah Papua menjadi sejahtera.

“Puji Tuhan, misi yang dilakukan GKI se-tanah Papua ini sangat luar biasa. Dan kami selalu bersatu untuk mengatasi ketertinggalan ini,” pungkasnya.

Dirinya mengaku bahwa pelayanan Yajasi di tanah Papua sejak 3 April 1993 yang telah melayani di kurang lebih 100 lapangan.

“Setelah MoU ini, kami akan melakukan survei terhadap beberapa lapangan yang belum didarati, supaya bisa didarati. Ini juga akan dibantu dengan Helikopter,” tutupnya. (Mrk)

 

Selasa, 16 Maret 2021

Gereja Lebih Dulu Bangun Manusia Papua Baru Pemerintah (Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan)


 

Gereja Harus Bicara HAM Di Tanah Papua (Ketua Sinode GKI di tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu)


 

Sambutan Ketua Panitia Raker IV BP AM Snode GKI Tanah Papua

                                       Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM

MAYBRAT, (Maybrat News) – Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM selaku Ketua panitia Pelaksana Raker IV BP AM Sinode GKI di tanah Papua dalam sambutanya mengatakan, Maybrat yang biasa disebut A-3 (Ayamaru, Aifat, Aitinyo) mendukung dalam doa demi suksesnya Raker tersebut.

“Klasis Maybrat dipercayakan oleh BP AM Sinode sebagai Tuan dan Nyonya dalam pelaksanaan Kegiatan Akbar Raker GKI di tanah Papua ini. Oleh karena itu, Maybrat mendukung dalam doa untuk Raker IV AM SInode GKI ini agar terlaksana sukses seturut dengan kehendak Tuhan,” tuturnya.

Menurut Sagrim, orang Maybrat sangat mengutamakan doa dan harga diri sebagai dasar untuk mewujudkan setiap tanggung-jawab yang telah dipercayakan.

“Kami telah mencurahkan perhatian penuh untuk mensukseskan pelaksanaan Raker ini karena berlandaskan moto orang Maybrat Nehaf Sau Bonot Satu, satu hati satu komitmen dan doktrin Theofani dan tradisi orang A-3 sebagai suatu upaya dukungan terhadap Raker,” terang Sagrim.

Dalam laporannya, Bernard Sagrim menjelaskan, peserta Raker kali ini berjumlah 450 orang dari utusan 70 Klasis dan 15 bakal Klasis yang terdiri dari 1.945 jemaat dari 11 wilayah di tanah Papua.

Untuk diketahui, Kabupaten Maybrat menjadi tuan rumah kegiatan akbar Rapat Kerja (Raker) IV BP AM Sinode GKI di tanah Papua. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Ella, Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat ini dibuka oleh Gubernur Papua Barat. Drs Dominggus Mandacan, Selasa (16/3/2021). (Mrk)

 

Pembukaan Raker IV AM Sinode GKI Tanah Papua Yang Di Tandai Dengan Pemukulan Tifa


Raker IV Sinode GKI Tanah Papua Resmi Di Buka Gubernur Papua Barat

Rapat Kerja (Raker) IV AM Sinode GKI di tanah Papua  secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan yang disaksikan oleh Ketua Sinode GKI, Pdt. Andrikus Mofu, Pangdam Kasuari XVIII Mayjen I. Nyoman Cantiasa, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Tornagogo Sihombing dan 450 peserta sidang dari masing-masing Klasis di seluruh tanah Papua, yang berlangsung di lapangan Ella Distrik Ayamaru Kabupaten Maybrat, Selasa (16/3/2021).

Gubernur Papua Barat dalam sambutannya mengatakan gereja hari ini dituntut untuk mau melihat setiap perubahan yang ada dengan berbagai jenis dinamika yang terus mempengaruhi perubahan perilaku kehidupan umat dan masyarakat secara luas. Sehingga gereja tidak boleh terperangkap dalam suasana atau tradisi yang bisa saja secara tidak sengaja menghambat peran gereja yang sesungguhnya yakni menjadi garam dan terang dunia.
 
"Oleh karena itu, Pemerintah dan gereja diminta untuk berperan aktif dan juga berhati-hati dalam menjalankan panggilan dan misi gereja di tengah-tengah dunia yang terus berubah"
 
oleh sebab itu saya berharap nanti pada saat pembahasan materi-materi gereja yang sudah disiapkan  oleh tim yang ditunjuk BP AM-Sonode akan dibahas dalam komisi-komisi nantinya kiranya bisa mendapat masukan-masukan yang positif sehingga nantinya dapat menghasilkan perubahan dan keputusdan yang baik guna mencapai pelayanan gereja yang baik, tegas Gubernur.

Gubernur juga  berharap agar hasil Raker ini, apabila ada kemungkinan-kemungkinan diputuskan baik yang internal maupun yang eksternal oleh Sinode GKI di tanah Papua Sendiri tetapi juga ada perlu di rekomendasikan kepada pemerintah, dalam hal ini pemerintah provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, sehingga didalam kebijakan pembangunan kedepan  sehingga kita juga tau mana yang menjadi tangung jawab atau kewenangan pemerintah Provinsi Papua maupun Provinsi Papua Barat sehingga kami dari pihak pemerintah bisa memberikan dukungan.
 
Lanjut Gubernur, mengapa demikian karena sejarah mencatat yang membangun tanah papua ini adalah Gereja, artinya Gereja lah yang lebih dulu membangun tanah Papua baru kita pemerintah, jika dilihat secara antropolog, kita lebih dulu ada di daerah-daerah pedalaman, mendidik, mengajar, menuntun sampai masrakat mengerti barulah kita pemerintah baru masuk. tutup orang nomor satu Papua Barat. (Mrk)
 
 
 
 

 

 

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...