"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 01 Desember 2021

"Bupati Maybrat Buka Konferensi GBAI Wilayah II"


MAYBRAT, (Maybrat News) – Bupati kabupaten maybrat Dr. Bernard Sagrim, Drs, MM secara resmi membuka Konverensi II Gereja Baptis Anugrah Indonesia (GBAI) Wilayah II Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat. (30/11/2021). 

Konferensi ini di laksanakan di Jemaat sukacita Uter  Aitinyo Kabupaten Maybrat dengan Tema : “Supaya Mereka Semua Menjadi Satu untuk Bersekutu, Bersaksi dan Melayani dan Sub Thema : Melalui Konferensi II Gereja Baptis Anugrah Indonesia Wilayah II Kabupaten Maybrat Kita mewujudkan TRI panggilan Gereja yang berkualitas dan mandiri”.

Hadir dalam kegiatan ini. Bupati Kabupaten Maybrat,  Dr. Bernard Sagrim, Drs, MM, Ketua KNPI Kabupaten Maybrat Klemens Howay, ST, Ketua umum BPP GBAI Rev.M.A.Jarollo,S.Th, Anggota DPRD Kabupaten Maybrat Dapil Aitinyo, Kapolsek Aitinyo, Ketua GBAI Wilayah II Kabupaten Maybrat Ev Fredrik Kambu,S.Pak dan Tamu Undangan.

Bupati Maybrat dalam sambutannya menegaskan agar urusan-urusan yang berkaitan dengan pembinaan Jemaat itu menjadi perhatian karena bagaimanapun pembangunan ini hanya dibangun secara fisik tetapi harus kita membangun manusia juga. 

Sagrim menuturkan agar kongres  ini lebih fokus pada kesejahteraan para Hamba-Hamba Tuhan, baik dari segi gaji, tunjangan, kepangkatan dan golongan. perhatikan dulu hamba Tuhan atau pendeta ini, maka mereka juga akan tenang untuk melayani umat, tegas Sagrim.

Sagrim juga berharap agar, melalui konferensi saat ini kami selaku pemerintah berharap agar program-program yang dibahas saat ini tentunya program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat/Jemaat dan mudah dikerjakan sesuai dengan ketersedian sumber daya kita yang ada,”katanya.

GBAI harus bangkit dan mandiri dan menjadi Gereja yang mengurus hamba Tuhan, Gembala sidang, yang melayani gereja di sini dibayar menggunakan hasil pengembangan ekonomi yang ada di jemat.

Sehingga Ekonomi Jemat harus dikembangkan karena urus organisasi gereja ini sama dengan Pengurus organisasi biasa juga sehingga melalui konferensi hari ini kita dapat mengevaluasi baik dari pemimpin bakal program yang akan dikerjakan.

Sementara itu Ketua GBAI Wilayah II Kabupaten Maybrat Ev Fredrik Kambu,S.Pak mengutarakan bahwa kami menyampaikan terimakasih kepada Bupati Kabupaten Maybrat yang terus mendukung pelayanan khusus GBAI Diwilayah kabupaten Maybrat.

Lanjut Kepada peserta yang telah diutus masing masing Jemaat untuk tetap fokus untuk membahas program kerja yang langsung bersentuhan di jemaat sesuai kebutuhan demi pelayanan masing masing.

Ketua umum BPP GBAI Rev.M.A.Jarollo,S.Th, menegaskan bahwa GBAI saat ini berusia 26 tahun dan tersebar di 7 wilayah. Di Lingkungan organisasi GBAI ada tingkat badan pengurus jemaat, wilayah, dan badan pengurus Pusat. Sedangkan jangka waktu kepengurusan dalam jemat 3 tahun dalam wilayah 4 tahun, dan dalam Pusat 5 tahun namun dalam Kongres ke-4 di Manokwari kita seragamkan semua waktu kepengurusan menjadi 5 tahun.

Fungsi dari BPW adalah perpanjangan tangan dari BPP, ada keunikan di sana salah satunya wilayah 2 Kabupaten maybrat membawahi 14 Jemaat dan 2 Pos PI.

Keunikan berikut adalah tidak mengurus doktrin atau prinsip preming di mana pengurus wilayah tidak dapat memberhentikan gembala sidang, tidak memberhentikan sesama dalam gereja sehingga saya berharap GBAI tetap GBAI tidak boleh terpecah-pecah Jika ada masalah di luar tidak boleh dibawa ke dalam Gereja. tegasnya”. (Mrk)

 

Sabtu, 27 November 2021

Hasil Tes P3K Guru "OAP 9 Orang Yang Lulus Sedangkan Non OAP 27 Orang"

                   Kepala Dinas Pedidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si,

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kepala Dinas Pedidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si, mempertanyakan sistim perekrutan P3K guru, dimana sedikitnya Orang Asli Papua (OAP) yang diterima dan banyak itu dari non Papua.

"Pemerintah Pusat telah mempersulit  tenaga guru kontrak OAP. Dari data tes P3K tahap pertama, untuk sekolah berbasis negeri di Kabupaten Maybrat mendapatkan jatah 109 orang, tapi yang daftar dan ikut tes 96 dan yang telah di nyatakan lulus OAP hanya 9 orang dan non OAP 27 orang,"tanya Kadis Pendidikan Kornelius Kambu.

Kornelius Kambu yang juga ketua Bapera Kabupaten Maybrat mengingatkan kepada pemerintah pusat agar melihat guru kontrak yang ada di sekolah YPK dan YPPK karena di wilayah tanah Papua itu tersebar sekolah swasta. 

"Saran saya, sistim perekrutan P3K guru sebaiknya diberikan wewenang ke pemerintah daerah untuk penerimaan dan prosesnya secara manual,"pintanya.

Karena kata Kornelius Kambu yang terjadi di daerah yang lebih tau adalah daerah bukan dari pusat termasuk tenaga guru kontrak yang lama mengabdi berusia 35 Tahun.

"Sebenarnya, mereka yang mengabdi lama itu yang jadi perhatian pemerintah untuk pengangkatan P3K yang ada,"tandasnya. (Engel Semunya)

 

Jumat, 26 November 2021

Ujian Sekolah Dasar SD YPKErokwero Menggunakan (ANBK ) Asesmen Nasional Berbasis Komputer

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kegiatan ANBK yang dapat di laksanakan selama dua (2) hari di lingkungan SD YPk Erokwero dapat berjalan dengan baik, Kampung Erokwero distrik Aitinyo tengah kab Maybrat provinsi Papua barat, Kamis (25/11/2021).

Turut hadir, kepala sekolah SD YPk persiapan Erokwero Karolus Krinto, S.pd, Kepala sekolah SD YPK Yaksoro Ibu Kristina Kambuaya, S.pd, kepala sekolah SD YPK Eway Manase kahret S.pd, serta dewan guru dan para murid yang dapat hadir pada hari ini.

Karolus Krinto, S.pd, kepala sekolah SD YPK Erokwero menyampaikan bahwa kegiatan ANBK yang di lakukan di sekolah kami, di tahun 2021 ini, di ikuti oleh Dua sekolah dasar yaitu, SD YPK Eway dan SD YPK Yaksoro.

Peserta ujian kali ini, berjumlah Dua puluh enam (26) peserta yang dapat mengikuti ujian ANBK di tahun ini, dan ini baru pertama kali di lakukan di kabupaten Maybrat maupun Papua barat dan se-Indonesia secara serempak, bagi sekolah dasar,peserta yang hadir dari masing masing sekolah, SD YPK Eway berjumlah delapan (8)peserta, SD YPK Yaksoro sebelas (11) peserta dan SD YPK Erokwero berjumlah tujuh (7) peserta.

Dan untuk mensukseskan kegiatan ujian AMBK ini, kami telah mempersiapkan diri dengan nilai subtansi keuangan yang dapat kami peroleh dari masing masing sekolah ke tiga sekolah yang ada berjumlah sebesar Rp. 9.000,000 Sembilan juta rupiah yang kami siapkan untuk mensukseskan kegiatan ujian ANBK di tahun ini, dan kami tidak ada pembentukan panitia tetapi kepercayaan itu kembalikan kepada kami semua dewan guru ikut terlibat dalam mensukseskan kegiatan ujian ANBK di tahun ini, ujarnya.

Lanjut Karolus Krinto, karena ANBK ini, merupakan kegiatan dari kementrian bekerja sama dengan LMPW dan dapat di teruskan dengan dinas kabupaten Maybrat, patut kami sukuri bahwa, Dinas pendidikan sudah banyak membantu dalam memberi sumbangan yang begitu luar biasa baru baru ini, telah memberi Server komputer kepada kami, tuturnya.

Adapun harapan harapan kami kepada pemerintah kabupaten Maybrat terlebih khusus kepada Dinas terkait seperti Dinas pendidikan agar lebih jeli lagi melihat dan mencermati dengan baik sejauh mana proses pendidikan yang dapat berjalan dengan baik sesuai pencapaian pencapaian yang maksimal dalam standar nasional, dan sampai sejauh mana mestinya yang kita harapkan, untuk generasi kita di kabupaten Maybrat.

Tak lupa saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu dan Bapak guru yang telah meluangkan waktu selama dua hari ini telah menuntun dan menjaga serta mengantar peserta ujian dari sekolahnya masing masing, kiranya jerih payah dan lelah mu dapat di balas pada yang sang maha kuasa, tutupnya. (Jhoni Kambu)

 

Adanya Guru Terciptanya Pembangun Bangsa

MAYBRAT, (Maybrat News) - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si, mengapresiasi guru sebagai sosok yang hadir memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Nusantara terlebih khusus Kabupaten Maybrat.

Sehingga melalui HUT ke-76 Tahun Hari Guru Nasional. Karena guru merupakan pahlawan tanpa jasa, berkat adanya sosok seorang guru sehingga terciptanya generasi pembangun bangsa.

"Karena adanya peran guru sangatlah penting sehingga melalui moment ke 76 tahun ini, Menteri Pendidikan RI melaksanakan upacara Hut persatuan guru republik Indonesia se tanah air pada 25 November 2021,"terang Kornelius Kambu.

Kemajuan pendidikan bagi anak-anak sekolah di Kabupaten Maybrat kata Kornelius Kambu kemajuannya sangat luar biasa, dimana berdasarkan data laporan LPP Papua barat terkait kemajuan pendidikan di Kabupaten Maybrat, baik mutu, sarana dan prasarana serta kualitas gurunya.

"Kemajuan pendidikan itu, bukan hanya tanggung jawab guru saja, melainkan semua kita baik orang tua, lingkungan yang aman, sarana dan prasarana, wartawan juga merupakan bagian dari ikut melaksanakan fungsi kontrol, masyarakat dan lainnnya," harap Kornelius Kambu.

Dijelaskan Kornelius Kambu bahwa di kabupaten Maybrat jumlah guru 450 orang dan untuk penerimaan formasi CPNS mendatang akan bertambah lagi sekitar 500 orang lebih, untuk guru Kontrak sendiri berjumlah 300 orang, semua jumlah guru ini tersebar mengajar di 76 SD, 13 SMP dan 20 PAUD/TK.

"Banyak orang hebat dan sukses berkat seorang guru, Jadi bukan hanya kami dari dinas maupun dari bupati yang harus menghargai seorang guru tetapi seluruh komponen masyarakat wajib untuk menghargai jasa seorang guru,"terangnya.

Kornelius Kambu yang juga ketua Bappera Kabupaten Maybrat mengatakan proses pendidikan khususnya guru-guru di kabupaten Maybrat menjadi perhatian Bupati Bernard Sagrim.

"Seperti di Tahun Anggaran 2021 meski terkendala Covid-19, tetapi bisa dilakukan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi kepala sekolah untuk seluruh guru, LP guru dinaikan Rp 80.000 perhari meskipun dana Boskab, di tahun anggaran 2021 dipotong karena Covid-19, tetapi tahun anggaran 2022 akan di kembalikan lagi apa yang menjadi hak guru dan melakukan Studi banding kepada kepala sekolah SD, SMP, dan Paud. Sehingga kedepan, apa yang menjadi usulan terkait hak guru wajib diperhatikan"tutup Kornelius Kambu. (Engel Semunya)

 

Bawaslu Maybrat Sosialisasi Partisipasi Pengawasan Pemilu

MAYBRAT, (Maybrat News) - Badan pegawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Maybrat, Papua Barat, memberikan sosialisasi partisipasi pegawasan pemilu pesta demokrasi Pilkada maupun Pileg bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan gereja di Kumurkek, Kamis (25/11/21).

Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubal, Farli Sampetoding Roge, di dampingi Kordiv SDM Data dan Organisasi Bawaslu Maybrat, Samuel Way mengatakan, pihaknya mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama juga pemuda gereja dalam sosialisasi partisipasi pengawasan pesta demokrasi Pileg dan Pilkada di Maybrat.

"Kita berharap, mereka (red) dapat membantu Bawaslu untuk memberikan informasi terkait pemilu dalam sebuah sistem demokrasi. Karena Pemilu 2024 nanti sangat kompleks, dan melibatkan 5 jenis pemilihan dan 1 pemilihan kepala daerah. Hal-hal ini harus diketahui baik oleh warga", jelas Farli.

Ia juga mengajak organisasi lain di Maybrat seperti KNPI, pemuda gereja GKI dan Katolik ikut bergabung memberikan sosialisasi. Sehingga masyarakat bisa memahami betul bahwa satu suara yang disalurkan pada TPS (Tempat Pemungutan Suara) menentukan pembangunan di daerah selama 5 tahun ke depannya.

"Jadi warga harus mengerti bahwa punya hak tidak terbatas tentang demokrasi. Jika ditemukan ada masalah atau pelanggaran di lapangan bisa mengadu. Bukan hanya masyarakat dan pemuda, kita harap teman- teman wartawan juga bisa ikut sama-sama mensosialisasikan ini", ajak Farli. (Engel Semunya)

 

Memperingati HMPI, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Menanam 800 Pohon di Ayamaru

MAYBRAT, (Maybrat News) - Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2021, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat menanam 800 pohon di sekitar danau Ayamaru Kabupaten Maybrat, Kamis (25/11/2021)

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Hendrik Runaweri saat ditemui mengatakan, penanaman pohon tersebut sangat membantu menyimpan air dan mencegah sedimentasi sehingga air di danau Ayamaru bertambah banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Selain itu, dapat difungsikan sebagai obyek wisata yang indah.

“Penanaman pohon ini sebagai sebuah sosialisasi agar masyarakat bisa berlomba-lomba menanam pohon. Karena kalau pohon selalu ditebang lalu tidak ada penanaman kembali, maka akan berdampak pada danau Ayamaru dan kehidupan masyarakat. Jadi program ini membantu untuk menyimpan air. Dan saya melihat bahwa danau Ayamaru memiliki potensi yang sangat besar untuk  dijadikan obyek wisata,” ungkap Runaweri.

Dirinya menambahkan bahwa program menanam pohon ini akan terus berkelanjutan setiap tahun di semua Kabupaten se-provinsi Papua Barat. Oleh karena itu, Kabupaten Maybrat mendapat jadwal menanam pohon pada kesempatan ini.

“Ya program ini sudah kami jadwalkan dan akan terlaksana setiap tahun. Sehingga tepat pada hari ini, kami lakukan di Kabupaten Maybrat dan berlokasi di sekitar danau Ayamaru,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Niko Tike mengatakan, pemerintah Provinsi Papua Barat sangat mendukung program menanam pohon untuk kebutuhan masyarakat, mengingat air di danau Ayamaru saat ini sudah mulai menurun. Oleh karena itu, melalui penanaman pohon ini, maka akan membawa suatu perubahan dimana air di danau Ayamaru akan semakin bertambah.

“Pemerintah pada dasarnya mendukung program menanam pohon. Karena sangat membantu masyarakat. Dengan adanya menanam pohon di danau Ayamaru, maka akan ada perubahan di danau ini. Hal ini akan berdampak baik terhadap kebutuhan hidup masyarakat,” ungkap Niko

Hari Menanam Pohon Indonesia yang dilaksanakan di Ayamaru ini disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Maybrat karena sangat membawa dampak positif hingga pada anak cucu guna meningkatkan stabilitas danau Ayamaru. (Vincent Bana)

 

Selasa, 23 November 2021

24 Komdis Maybrat Minta Segera Nonaktifkan Jois Kambu Sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar

MAYBRAT, (Maybrat News) - Sebanyak 24 Komisariat Distrik (Komdis) Partai Golkar Kabupaten Maybrat, meminta ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Drs. Ec. Lambert Jitmau agar segera mencopot jabatan Jois Kambu sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maybrat karena tidak mematuhi aturan yang telah tercantum pada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) Partai Golkar. 

Koordinator Komdis Partai Golkar Kabupaten Maybrat, Sepinus Momau mengatakan, hal yang dilakukan Jois Kambu dalam melanggar aturan Partai yakni tidak melibatkan Komdis Partai Golkar sebagai panitia Musda Golkar, namun melibatkan partai NasDem dan Partai Gerindra sebagai panitiausda. Selain itu, tempat pelaksanaan Musda telah disepakati untuk dilaksanakan di Kota Sorong.

Menyikapi hal tersebut, maka 24 Komdis mengeluarkan tuntutan kepada ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat untuk segera mencabut jabatan Jois Kambu sebagai Plt. Ketua DPD Partai Golkar. Tuntutan tersebut diantaranya, Jois Kambu gagal melaksanakan tugas yaitu tidak pernah melakukan rapat konsolidasi organisasi dengan pengurus di Kabupaten Maybrat.

Komisariat Partai Golkar Kabupaten Maybrat meminta kepada ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat bersama jajaran agar pelaksanaan Musda Partai Golkar wajib dilaksanakan di Kabupaten Maybrat. Terkait kamtibmas, telah melakukan mendapat rekomendasi dari Kapolres Sorong Selatan-Maybrat dan Dandim 1809-Maybrat bahwa kondisi kamtibmas di Wilaya Aitinyo dan Ayamaru Raya masih sangat aman terkendali. Oleh sebab itu, Musda wajib dilaksanakan di Dua wilayah tersebut karena aman. Sementara wilayah Aifat Raya masih rawan Konflik.

“Untuk tragedi 2 September di Kisor kejadian berdarah itu rekomendasi dari Kapolres dan Dandim Maybrat bahwa Dua wilayah Aitinyo dan Ayamaru Raya dalam leadaan aman. Jadi Musda harus dilakukan di Dua wilayah tersebut kenapa jarus di Sorong,” tutur Sepi, Selasa (23/11/2021)

Para Komdis meminta agar Jois Kambu selaku Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maybrat dilarang mengganti pengurus Komdis. Dan mendukung pelaksanaan Musda Partai Golkar di lakukan di Kabupaten Maybrat dengan prosedur secara terbuka dan jujur berdasarkan AD/ART, Peraturan organisasi, Juklat/juknis Partai Golkar dan memberi ruang untuk memilih dan terpilih sebagai ketua DPD Partai Golkar untuk kemenangan pemilu di tahun 2024.

Dari pernyataan sikap tersebut, ditegaskan apabila tidak ditanggapi oleh ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat bersama pengurus maka akan melakukan aksi secara besar-besaran.

Tuntutan tersebut merupakan sebuah aksi spontanitas dari seluruh Komdis di Kabupaten Maybrat karena menilai Jois Kambu telah melanggar AD/ART Partai Golkar. (Vincent Bana)

 

 

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...