"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Jumat, 28 Januari 2022

Puskesmas Aifat Utara Lakukan Vaksinasi, "20 orang Telah Di Vaksin"

                                Foto bersama usai vaksinisasi di Puskesmas Aifat Utara

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Aifat Utara mulai melaksanakan vaksinasi yang bertempat di depan Puskesmas Aifat Utara di Ayawasi Kamis, (27/1/2022). 

Terpantau sama dengan pelaksanaan vaksinasi beberapa wilayah sebelumnya masyarakat sudah mengantri di depan Puskesmas sejak pagi untuk mendapatkan vaksin tetapi diinformasikan bahwa akan dilaksanakan pukul 12.00 Wit. Akhirnya masyarakat pulang ke rumah dan berhasil ikut vaksin itu 20 orang. Metode pendaftaran ons the spot, yaitu mendaftar secara langsung untuk menerima vaksinasi. 

Mereka antrai sampaikan nama dan petugas mulai mencatat data diri di formulir. Kemudian tahap riwayat medis peserta yaitu skrining. Kemudian, setelah melewati proses skrinning riwayat penyakit penyerta, penyuntikan vaksin dapat dilakukan. Terakhir, peserta melewati tahapan observasi untuk mengetahui reaksi langsung dari vaksin yang telah diterima. 

"Kami Puskesmas Aifat Utara siap menyukseskan Vaksinasi Covid 19 yang dicanangkan oleh pemerintah RI dalam rangka meningkatkan imunitas dan mewujudkan herd community masyarakat Indonesia khususnya Aifat Utara Kabupaten Maybrat dan mendukung pemulihan pandemi Covid 19 menuju Indonesia sehat dan bangkit.

Untuk kedepannya, dengan makin banyaknya masyarakat yang menerima vaksinasi Covid 19, target percepatan vaksinasi yang dicanangkan Pemerintah dapat terwujud,"ujar Kepala Puskesmas Yosepha Tenau, Am.Keb yang ditemui media ini usai kegiatan vaksinisasi.

Kita semua berharap pandemi ini cepat berakhir. Dengan sinergi dari segala lini, baik tokoh masyarakat, agama, adat dan pemerintah yang berusaha melakukan tindakan pencegahan berupa PPKM darurat, juga masyarakat yang selalu mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi, akan dapat mengatasi dampak dari pandemi Covid 19 ini. Tujuan Vaksinisasi untuk kebaikan bersama terutama menjamin imunitas diri yang sehat dan ada sertifikat ketika ada pengurusan keberangkatan dan lainnya. 

Pantauan seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat baik dari tim vaksinator sebanyak 22 tenaga perawat termasuk 1 orang dokter umum yaitu dr. Sony Fatie maupun masyarakat yang akan divaksin, sehingga pada pelaksanaan vaksinasi pada hari ini di Ayawasi distrik Aifat Utara Kabupaten Maybrat bisa berjalan dengan aman dan lancar sesuai yang diharapkan dan jadwal vaksinisasi untuk Puskesmas Aifat Utara yaitu Kamis dan Jumat pada pukul 11.00 Wit. (Engel Semunya)

 

"Team Kamboja Menjuarai Turnamen Futsal Carmen Cup II"


MAYBRAT, (Maybrat News) – Team Kambuskato Jaya (Kamboja) berhasil menjuarai Turnamen Carmen Cup II, setelah mengalahkan team Ancifor.

48 team futsal terbaik Maybrat kategori putra, ikut berpatisipasi dalam memperebutkan piala bergilir Turnamen Futsal Carmen Cup II,

Melalu berbagai proses dan tantang, akhirnya team Kamboja (Kambuskato) berhasil keluar sebagai juara, setelah mengalahkan team Ancifor (Kambuaya) dengan skor 4 – 1, dan berhasil merebut piala bergilir yang sebelumnya diraih oleh tem ASJ ( Arus).

Selain meraih piala bergilir, Kamboja juga memperoleh piala tetap, uang pembinaan sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dan medali.

Manager Kamboja FERNANDO KAMBU saat ditemui, beliau mengatakan bahwa ” kami sudah banyak mengikuti berbagia turnamen yang dibuat di Maybrat, dan baru kali ini kami bisa lolos sampai ke Final dan berhasil menjadi Juara, kami merasa sangat bersyukur untuk itu.

Lanjutnya, banyak terimakasih kepada kakak kakak yang selalu mendukung kami, keluarga besar kambuskato raya yang senantiasa mendukung dan mensuport kami, serta semua adik adik pemain yang sudah berjuang di dalam lapangan sehingga kita bisa berhasil hari ini.

Untuk Carmen cup 3, kami akan berusaha lebih baik lagi agar bisa mempertahankan piala bergilir ini, Tutup Fernando Kambu.

Final Turnamen Carmen cup II kategori putra ini berlangsung hari Kamis 27 Januari 2022, pukul 16:00 Wit, yang bertempat di Gedung Futsal BUNG ALNA SPORT. (Orry)

 

"Sosialisasi Persiapan Vaksinasi Di Distrik Aitinyo Tengah"

MAYBRAT, (Maybrat News) – Rapat persiapan vaksinasi yang dapat berjalan dengan baik dan lancar, Rabu (25/01/2022) berlokasi di gedung puskesmas kampung Awit distrik Aitinyo tengah kabupaten Maybrat Papua barat.

Turut hadir, kepala distrik aitinyo tengah Dorteis Antoh, S.IP, kepala puskesmas aitinyo tengah, Tutiana Kambuaya, A.md, Kapolsek Aitinyo B.Yappy.M, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan para kepala kampung serta seluruh masyarakat se-distrik Aitinyo tengah.

Dengan adanya rapat kerja persiapan dalam menyambut program vaksinasi yang di anjurkan oleh pemerintah pusat sampai kedaerah daerah terpencil, terlebih khusus di kabupaten Maybrat, guna dapat terhindar dari virus covid-19.

Tutiana kambuaya A.md, sebagai kepala puskesmas aitinyo tengah menyampaikan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada kepala distrik, Kapolsek dan para kepala kepala kampung serta seluruh Komponen masyarakat yang ada sedistrik aitinyo tengah yang mana berkenan hadir dalam sosialisasi persiapan vaksinasi.

Lanjunya bahwa dirinya sangat memandang perlu dengan adanya kegiatan vaksinasi ini, sehingga dapat mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama dalam membahas persiapan untuk mendapatkan jadwal pelaksanaan kegiatan vaksinasi di masing masing kampung yang berada di distrik Aitinyo tengah, ucapnya.

Setelah itu kami telah mendapat kan jadwal dalam pembahasan bersama yang akan di laksanakan pada hari pertama di hari Rabu untuk 6 kampung yang berada di ibukota distrik dari 14 kampung, kampung Awit, kampung Sira, kampung Framboh, kampung Sira tee, kampung Asnef, kampung yaksoro, tuturnya.

Sedangkan Hari Kamis di kampung Ifabo dan Irohsoser dan hari Jumat itu kampung woret tu, kampung Eway, Way U, dan hari Sabtu itu kampung Thomimiri, kampung Sabung, kampung Itigah, sehingga dari ke 14 kampung sedistrik Aitinyo tengah semuanya mendapatkan pelayanan vaksinasi kovid -19 dengan baik dan ada pemerataan di tengah masyakat, tambahnya.

Lanjutnya, Adapun harapan harapan dari kami, kepada kaum intelektual, SKPD, PNS dan seluruh stakeholder, sedistrik aitinyo tengah, untuk ikut serta bersama-sama mendukung program pemerintah kabupaten Maybrat, dan juga kepada pemerintah kabupaten Maybrat, harus dapat memperhatikan kami dari tenaga tenaga puskesmas.

Ada banyak kekurangan kekurangan yang yang kami miliki seperti alat alat APD sebagai alat pelindung diri, untuk kami dapat melakukan vaksinasi terhadap masyarakat, dan biaya transportasi, makan minum di lapangan dalam menjalankan kegiatan vaksinasi selama empat hari.

Kami dari puskesmas akan siap untuk menjalankan program pemerintah kabupaten maybrat, untuk kepentingan kita bersama, masyarakat sehat, aitinyo tengah sehat, Maybrat sehat, Salom Tuhan Yesus dapat berkati kita semua. (JK)


 

Rabu, 22 Desember 2021

"Anggota PKB GKI Jemaat Sion Kambufatem Merayakan Ibadah Natal"

MAYBRAT, (Maybrat News) -Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Jemaat GKI Sion Kambufatem merayakan Natal dan tahun baru bersama, dibawah sorotan tema, cinta kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan. Perayaan ibadah Natal ini diselenggarakan di SD Inpres 12 Kambufatem Kabupaten Maybrat, Senin (20/12/2021).

Ibadah perayaan natal ini dipimpin oleh Pendeta Onavia Kareth, Dalam Kothbanya menegaskan bahwa perayaan Natal bukan hanya sekedar hadir dan merayakan, namun harus menerima sesuatu dari perayaan ini yaitu mendapat kado istimewa dari Tuhan yakni kelahiran Sang Juru Selamat yaitu Yesus Kristus. Hal ini karena Allah telah mengasihi manusia sehingga Yesus Kristus hadir di dunia ini. Oleh sebab itu, seluruh warga Jemaat harus saling mengasihi diantara sesama.

“Tujuan kita merayakan natal bukan sekedar hadir saja tetapi kita harus menerima sesuatu dari ibadah natal ini yaitu menerima berkat Tuhan, kasih Tuhan dan kemurahan Tuhan. Itu tujuan utama ibadah natal,” tutur Kareth.

Sementara itu wakil ketua Bakal Klasis Aitinyo, Pdt. Urbanus Ulim mengatakan, melalui kelahiran Yesus Kristus, berarti seluruh warga Jemaat harus lahir kembali yaitu merubah cara hidup yang tidak baik menjadi lebih baik agar perbuatan dan perilaku hidup searah dengan ajaran Yesus Kristus.

“Kita harus memahami bahwa natal artinya kelahiran. Oleh karena itu kita harus hidup baru dengan cara perilaku yang baru, perbuatan yang baru, tutur kata yang baru. Artinya seluruh hidup kita, perbuatan kita yang buruk harus diubah menjadi perbuatan yang baru yakni perbuatan yang baik,” terang Ulim.

Lebih jauh ketua PKB Jemaat GKI Sion Kambufatem, Kornelius Kambu menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus ingin membuat semua orang untuk taat pada ajaran dan perbuatan-Nya agar saling melayani dan mencintai terhadap sesama. Oleh karena itu dirinya mengajak seluruh anggota PKB Jemaat GKI Sion agar merubah jati diri menjadi jauh lebih baik sesuai ajaran Yesus Kristus.

“Saya mau kutip Satu kata dari Kothba ibu Pendeta yakni taat. Kalau hidup kita jadi baik, harus taat pada ajaran Yesus Kristus. Taat dan setia mengikuti teladannya. Dan hal itu harus kita lakukan dalam keluarga kita masing-masing terlebih dahulu,” tegas Kornelius Kambu.

Pada peraya Natal ini, ketua PKB memberikan kado berupa minuman dan kue kepada janda dan duda hingga berakhir dengan penuh penghayatan. (Vinsen Bana)

 

 

"Gedung Gereja, Pastori Dan Paud GKI Elim Sembaro Diresmikan"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim bersama ketua BP Am Sinode GKI di tanah Papua, Andrikus Mofu meresmikan dan mentabiskan gedung gereja GKI Elim Sembaro, gedung Pastori dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat, Sabtu (18/12/2021).

Pembangunan gedung gereja dengan luas bangunan sebesar 24 m² X 10,5 m² menyita waktu selama Tiga tahun ini berhasil diresmikan dan ditahbiskan.

Selain meresmikan gedung gereja, namun sekaligus memperingati Injil masuk ke tanah Howay Sembaro Raya ke-67 tahun. Hal ini merupakan moment bersejarah bagi peresmian gedung gereja GKI Elim Sembaro.

Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim dalam sambutannya mengatakan bahwa peresmian dan Pentabisan gedung gereja yang megah ini merupakan rencana Tuhan karena warga Jemaat tetap tekun pada kabar gembira yaitu Injil. Oleh karena itu, seluruh warga Jemaat Sembaro diberkati karena Injil.

Dirinya menambahkan pemerintah Kabupaten Maybrat mempunyai kewajiban untuk membantu pembangunan gedung gereja berdasarkan visi-misi kepala daerah periode 2017-2022. Hal ini guna membangun iman Jemaat melalui pelayanan iman.

 

“Hari ini merupakan hari yang istimewa karena di sembaro melakukan Tiga agenda peresmian yakni meresmikan dan mentabiskan gedung gereja, meresmikan rumah Pastori dan meresmikan gedung Paud. Ini sangat luar biasa. Karena di tempat lain hanya meresmikan gereja dan Pastori baru kemudian meresmika Paud. Ini baru saya temukan di Sembaro,” ungkap Sagrim.

Sementara itu, ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu mengatakan, moment peresmian tiga gedung besar dan merayakan Injil masuk ke tanah Howay Sembaro merupakan suatu mukjizat Tuhan yang perlu dihayati. Hal ini merupakan kehadiran Theofani di tanah Howay untuk terus berbuat kebaikan dan kasih untuk menjadi saksi-saksi yang hidup.

“Hari ini menunjukan bahwa Theofani ada di tanah Howay karena telah menuntun kita sehingga bisa sekaligus meresmikan dan mentabiskan Tiga gedung besar yakni gereja, rumah Pastori dan Paud. Selain itu juga kita memperingati Injil masuk di bumi Sembaro Raya. Kita harus menghayatinya dengan sungguh-sungguh,” tutur Mofu.

Lebih jauh Sekretaris panitia pembangunan, Marthen Howay menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan sebuah berkat dan anugerah Tuhan yang membawa suka cita bagi warga Jemaat Sembaro sebagai tempat memuliakan Nama Tuhan. Oleh sebab itu, dirinya mengajak seluruh Jemaat di tanah Howay ini agar tetap memperkuat iman, mental dan spiritual agar menciptakan suasana yang aman dan damai menurut ajaran gereja yang baik dan benar.

“Bangunan gereja ini hanya sebuah sarana tempat untuk memuliakan Tuhan. Namun lebih dari itu, iman, spiritual dan mental Jemaat harus semegah bangunan ini. Jangan hanya bangunan saja yang megah, tapi spiritual Jemaat justru rusak. Oleh karena itu, akan terus diberikan pelayanan iman seperti pembinaan mental iman,” ungkap Howay.

Pada peresmian tersebut dihadiri Bupati Asmat, ketua Klasis Ayamaru, Klasis Aifat, Bakal Klasis Aitinyo dan seluruh warga Jemaat diawali dengan ibadah bersama di gedung gereja lama dengan antusias dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar. (Vinsen Bana)

 

"Gereja GKI Omega Tut Diresmikan Dan Disahkan Menjadi Jemaat Mandiri"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Ketua BP Am Sinode GKI se-tanah Papua, Adrikus Mofu didampingi Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim dan Bupati Asmat, Elisa Kambu meresmikan gedung gereja Omega Tut Fratafen, Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat, Jumat (17/12/2021).

Pada acara peresmian tersebut, sekaligus disahkan gereja Omega Tut dari bakal Jemaat menjadi Jemaat mandiri sehingga mampu mengatur sendiri pelayanan gereja tanpa harus bersandar pada gereja induk.

Adrikus Mofu dalam sambutannya mengatakan, Jemaat mandiri Omega Tut tercatat dalam sejarah karena BP Am Sinode yang secara langsung meresmikan bakal Jemaat menjadi Jemaat mandiri. Hal ini dikatakannya karena semestinya Badan pekerja Klasis yang harus meresmikan menjadi Jemaat mandiri.

“Biasanya yang meresmikan bakal Jemaat menjadi Jemaat itu adalah Badan pekerja Klasis. Tapi hari ini adalah hari yang sudah ditentukan oleh Tuhan sendiri dan menjadi istimewa sehingga Badan pekerja Sinode yang meresmikan menjadi Jemaat mandiri,” tutur Adrikus Mofu.

Setelah disahkan menjadi Jemaat mandiri, maka dirinya menjelaskan bahwa telah terdapat 22 Jemaat mandiri di Klasis Ayamaru dan 1.663 Jemaat di Sinode GKI se-tanah Papua.

“Hari ini ini Klasis Ayamaru bertambah 1 Jemaat mandiri dan secara otomatis Sinode juga bertambah 1 Jemaat lagi. Nah dengan bertambahnya Jemaat,” jelasnya

Sementara itu, Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Maybrat selalu mendukung pembangunan gereja untuk melayani iman Jemaat.

Pada moment peresmian gedung gereja GKI Omega Tut, dirinya berjanji akan membangun gedung Sekolah Dasar di wilayah setempat mengingat Tut merupakan jumlah penduduk cukup banyak dan layak membangun gedung sekolah.

“Ya pemda sudah membangun jaringan internet 4G. Dan dalam waktu dekat akan bangun lagi gedung Sekolah. Artinya kalau kita membangun gedung saja itu mudah sekali. Tapi kalau bangun mental dan spiritual, itu yang masih agak sulit. Makanya semua warga harus berpatisipasi untuk membangun spiritual dan mentak kita masing-masing,” ungkap Sagrim.

Setelah diresmikah gedung gereja Tut dan menjadi Jemaat mandiri, Ketua PMHJ Omega Tut, Marten Karet merasa bangga karena upaya dan kerja keras para jemaat dapat dikabulkan dan akan melakukan program kerja secara mandiri tanpa bergantung pada Jemaat induk.

“Semua ini adalah rencana Tuhan. Karena kami ini membangun gereja dengan tulus hati, maka Tuhan tetap mengabulkan permintaan kami. Oleh karena itu, setelah disahkan menjadi Jemaat mandiri maka kami sudah siap untuk merancang program dan melaksanakan perjamuan Kudus nantinya,” Karet.

Acara peresmian gedung gereja GKI Omega Tut ini, ketua Panitia pelaksana, Jufri Kambu mengaku bahwa suksesnya acara ini atas kerja sama dengan seluruh warga Jemaat sehingga peresmian tersebut terlaksana dengan sukses tanpa suatu hambatan.

“Mulai dari pembangunan hingga peresmian gedung gereja ini atas dukungan dari semua pihak dan kerja sama warga Jemaat. Semua ini karena atas dasar persatuan dan kekompakan,” terang Jufri.

Acara peresmian gedung gereja GKI Omega Tut ini diawali dengan ibadah bersama, diikuti oleh seluruh jemaat dengan antusias dan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Vinsen Bana)

 

"Sebanyak 50 Calon Guru Penggerak Kabupaten Maybrat Mengikuti Seleksi"

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pemerintah daerah Kabupaten Maybrat melalui Dinas Pendidikan melakukan seleksi pendidikan guru penggerak angkatan 5 untuk daerah khusus. Pada seleksi ini diikuti oleh 50 peserta tenaga guru dari wilayah pemerintahan setempat, Selasa (14/12/2021)

Pada pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu mengatakan, melalui seleksi tersebut Kabupaten Maybrat bisa memperoleh guru yang mampu menggerakkan ekosistem pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui metode yang diperoleh.

Dirinya menjelaskan bahwa seleksi guru penggerak tersebut guna menyiapkan para guru agar menjadi motor penggerak dalam menyiapkan diri untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada para siswa dengan baik dan benar agar memperoleh hasil sesuai yang diinginkan yakni mutu pendidikan jauh lebih maju.

“Sementara pemerintah pusat membuat afirmasi untuk peningkatan kualitas guru. Guru itu harus siap baru bisa tampil untuk mengajar para siswa dengan baik. Puji Tuhan, di tahun anggaran 2020 dan 2021 ini kami sudah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan ada beberapa kegiatan diantaranya dilakukan diklat kepala sekolah dan sekarang dilakukan seleksi guru penggerak. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Maybrat agar jauh lebih maju,” ujar Kornelius Kambu.

Dirinya mengaku bahwa telah dilakukan sosialisasi terkait seleksi guru penggerak, namun sangat disayangkan karena animo Orang Asli Papua Kabupaten Maybrat sangat rendah untuk mengikuti seleksi guru penggerak tersebut. Mengingat guru penggerak sangat bermanfaat bagi pribadi maupun bagi para siswa.

“Saya sangat menyayangkan OAP Maybrat karena tidak mengikuti seleksi ini. Padahal guru penggerak ini sangat bermanfaat. Selain untuk diterapkan kepada siswa, namun untuk pribadi juga. Tapi yang ikut hanya saudara-saudara kita non OAP,” tutur Kornelius

Kepala Dinas Pendidikan ini berharap agar peserta seleksi guru penggerak tersebut dapat mengikuti dengan baik sehingga diterapkan di Kabupaten Maybrat guna menciptakan generasi yang berkualitas dan profesional agar membangun Maybrat kedepan jauh lebih maju.

“Saya berharap agar 50 peserta yang mengikuti seleksi ini bisa mengikuti dengan baik sehingga bisa mengajar para siswa di Maybrat agar mutu pendidikan menjadi jauh lebih maju,” harapnya (Vinsen Bana)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...