"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Jumat, 15 Maret 2019

Sekretaris Dewan Bintuni Ditahan Karena Korupsi Dana Asrama Mahasiswa

Sekwan Bintuni dikawal menuju mobil tahanan
Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Derek Asmuruf, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Sorong. Sementara Direktur PT Sinar Cendrawasih, Dessy Siwabessy, mendapat penangguhan penahanan. Keduanya terlibat dalam kasus korupsi asrama mahasiswa Teluk Bintuni, tahun anggaran 2010, dengan total kerugian negara sebesar Rp 950 juta. 

Setelah diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sorong selama enam jam, Sekwan Kabupaten Teluk Bintuni resmi ditahan. Dengan menggunakan rompi merah, bertuliskan tahanan tipikor, Derek Asmuruf digiring menuju mobil khusus kejaksaan yang mengantarnya ke Lapas Sorong di kawasan Kilometer 10 Kota Sorong.

Derek Asmuruf adalah pejabat pembuat komitmen saat dimulainya pembangunan asrama mahasiswa Teluk Bintuni, di Kota Sorong, yang beralamat di Jalan Pendidikan, Kota Sorong. Namun hingga kini asrama tersebut tak kunjung selesai dibangun. 

Sekwan Teluk Bintuni dikenakan rompi Tipikor
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sorong, Indra Timothy, menuturkan alasan Dessy mendapatkan penangguhan penahanan karena ia masih memiliki anak balita. Sebelumnya, suami Dessy, Willem Wartuny, sudah terlebih dahulu ditahan dalam kasus yang sama.

"Untuk tersangka Derek Asmuruf, kami jaksa penuntut umum memang melakukan penahanan terhadap diri tersangka untuk 20 hari ke depan persiapan kami untuk menyelesaikan atau menyempurnakan seluruh administrasi guna pelimpahan ke persidangan. Terkait dengan tersangka Dessy memang kami tidak melakukan penahanan dengan pertimbangan semata-mata alasan kemanusiaan," ujar kepada Indra kepada awak media di Kejaksaan Negeri Sorong, jumat (15/3). 

Sebelumnya kejaksaan negeri sorong juga telah menahan dua tersangka, masing-masing Grandy sebagai sub kontraktor dan William Wartuny, konsultan pembangunan asrama Bintuni.

Barang bukti yang sudah dilimpahkan Unit Tipikor Polres Sorong Kota ke Kejaksaan Negeri Sorong, di antaranya dokumen kontrak, dokumen pencairan anggaran surat keterangan pengangkatan PN, serta uang tunai sebesar Rp 65 juta. (Sumber: https://kumparan.com)

Jurnalis         : Mrk
Foto Grafer    : Balleo
Editor             : Mrk








Kamis, 14 Maret 2019

Empat Point Pernyataan Sikap Oleh Forum Peduli Pencaker Maybrat

Penyerahan aspirasi oleh Forum Peduli Pencaker (FPP) kepada Kepala BKD & SDM Kabupaten Maybrat






AIMAS, (Maybrat News) - Ketua aksi demo dari Forum Peduli Pencaker (FPP) yang  tak mau menyebutkan namanya itu membacakan pernyataan sikap mereka.

Berikut 4 point pernyataan sikap oleh FPP:

1. Pencaker yang berusia 18 -35 tahun dan usia 36 tahun harus terpisah.

2. Pencaker yang tidak ada dalam formasi harus diakomodir baik.

3. Surat Tanda Registrasi (STG) dan Akta untuk formasi Guru dan Kesehatan harus ditiadakan pada saat pendaftaran.

4. Segera bubarkan koordinator masing masing wilayah di kabupaten maybrat dan PEMDA segera umumkan formasi K-2 dan formasi  P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) serta di jelaskan secara baik kepada para pencaker.

Forum Peduli Pencaker (FPP) juga meminta agar Quota penerimaan CPNS untuk Orang Asli Papua (OAP) 95 persen dan non Papua 5 persen. sebab menurut mereka 20% sudah terlalu besar.

Demikian beberapa pernyataan sikap yang disampaikan oleh para pencaker yang tergabung dalam Forum Peduli Pencaker (FPP)..

Jurnalis          : Mrk
Foto Grafer    : Mrk
Editor             : Mrk


Pendaftaran CPNS Maybrat Nyaris Ricuh

Kepala BKD Kab Maybrat menemui ratusan pencaker pencaker asli Maybrat
Aimas, (Maybrat News) – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Maybrat yang bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara (UPT BKN) yang berkantor di Km 24 Kabupaten Sorong nyaris ricuh antara para pencaker dan panitia pelaksana.

Adu mulut antar peserta dan panitia pelaksana tidak dapat dihindari, di Kantor UPT BKN PEMDA Sorong, Aksi adu mulutpun tidak dapat dihindari yang membuat susana semakin memanas. Satuan keamanan dari Polres Sorong yang dipimpin AKP Emmy Fenitiruma, S.Sos berupaya melerai aksi ini agar para pencaker yang terbakar emosi tidak melakukan tindakan anarkis.

Setelah berselang kurang lebih satu jam akhirnya para pencaker dapat ditenangkan setelah Kepala Badan Kepegawaian Daerah & Sumber Daya Manusia (BKD & SDM) Kabupaten Maybrat Drs.Yakob M Kareth, M.Si menghentikan proses pendaftaran yang sedang berlangsung dan menjelaskan dihadapan ratusan para pencaker bahwa proses yang sedang berlangsung sudah sesuai, dengan aturan dan tata cara yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Arahan Kepala BKD  terkait kericuhan yang hampir terjadi
“Semoga yang tadi bateriak–bateriak dan marah marah itu ada di Maybrat, karena seluruh titik yang ada di maybrat kita tempel semua pengumuman pakai baliho baliho besar. semua media sudah kita kerjasama, Di kantor di ayawasi, dipersimpangan jalan sesmuk, di aitinyo, difategomi, di kambuaya dan ayamaru kita sudah sampaikan ini jauh jauh hari. Kita bersyukur kita di Maybrat bisa melakukan penerimaan ini, karena itu kita bisa mengikuti ini dengan baik, baru hari ini terjadi keributan kemarin sampai malam berlangsung aman dan terkendali. 

Mungkin ada iblis yang mendorong hingga hari ini agak sedikit tegang,” ujar Kepala BKD & SDM Kabupaten Maybrat Drs.Yakob M Kareth, M.Si.

Penyampaian inipun dimaklumi para pencaker yang hadir, sambil membacakan 8 point tuntutan diantaranya pencaker yang dibatasi usia 35 tahun keatas pendaftarannya harus diterima dan melalui loket tersendiri.

Dalam kesempatan itu juga para pencaker asli Maybrat dengan tegas menolak pencaker non Papua dengan presentase 80% Papua dan 20 % Non Papua. yang mereka mau adalah 5% non Papua dan  95 % untuk pencaker asli Maybrat.

Jurnalis         : Mrk
Fotografer     : Mrk
Editor            : Mrk

Minggu, 10 Maret 2019

"Inilah Formasi CPNS Kabupaten Maybrat 2018"

Drs. Yakob M Kareth, M.Si (Kepala BKD & SDM)
SORONG, (Maybrat News) - Proses pendaftaran tes CPNS Kabupaten Maybrat yang di lakukan di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kabupaten Sorong nampaknya berjalkan aman dan tertib, para pencaker dengan antusias menulis persyaratan tes dan melengkapi berkas-berkas yang di anggap masih kurang, dari pantauan Maybrat News di Gedung BKN Kabupaten Sorong, Senin 11/03/2019.

Pemerintah kabupaten Maybrat, resmi mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018 secara bersamaan dengan 12 kabupaten dan 1 kota di provinsi Papua Barat, pada Senin (11/3) hari ini. 

Formasi umum untuk tenaga pendidik dibutuhkan sebanyak 192 guru, sedangkan untuk tenga kesehatan dibutuhkan sebanyak 99 tenaga medis. Sementara alokasi pemerintah Maybrat, membutuhkan pegawai sebanyak 542 denga alokasi 80 % formasi untuk orang asli papua dan 20 % untuk non asli Papua.

Dikatakan, untuk kriteria pelamar apabila terhadap formasi yang tidak ada pelamar dari orang asli Papua, dapat dilamar oleh orang asli Papua dari luar kabupaten/kota yang bersangkutan. Namun jika sama sekali juga tidak ada, maka kesempatan bisa dilamar oleh masyarakat non Papua.

Menurutnya, pelaksanaan penerimaan seleksi CPNS formasi umum ini merupakan formasi tahun 2018 pada pemekab Maybrat yang diselenggarakan pada tahun anggaran 2019.

Drs. Yakob M Kareth, M.Si ketika di temui Jurnalis Maybrat News tadi pagi di gedung BKN Kabupaten Sorong, menyampaikan bahwa, tidak ada persyaratan khusus bagi para pencaker atau pelamar, semua adalah persyaratan umum yang bersifat nasional, tetapi sistem 80-20 tetap berfungsi. tututp Yakob.

sedangkan untuk pembagian formasi dapat di lihat di bawah ini:


















Jurnalis        : Mrk
Fotografer   : Mrk
Editor          : Mrk

"Yakop Kareth" Senin 11 Maret 2019 Pendaftaran CPNS Resmi Di Buka

Drs. Yakob M Kareth, M.Si (Kepala BKD & SDM ) Kab. Maybrat
MAYBRAT, (Maybrat News) - Drs. Yakop M Kareth, M.Si menyampaikan bahwa, pada hari senin tanggal 11 Maret 2019 pendaftaran CPNS resmi di buka di seluruh Provinsi Papua Barat. dan untuk Kabupaten Maybrat sendiri pendaftaranya akan di buka di Gedung BKN 14 Kabupaten Sorong pada jam 9 pagi/Wit. 

Pernyataan ini di sampaikan oleh kepala Badan Kepegawaian Daerah & Sumber Daraya Manusia (BKD & SDM) Kabupaten Maybrat di Meridien Hotel Kota Kota Sorong, Minggu 10/3/2019.

Yakop Menuturkan bahwa pendaftaran akan berlangsung selama, 15 hari mengingat fasilitas yang di gunakan juga terbatas, oleh sebab itu YK (sapaan akbrab) menghimbau kepada seluruh pencaker agar mempersipakan diri dengan baik dan mengikuti segala tahapan dan aturan yang berlaku dengan tertib.

Disinggung mengenai Persyaratan, Formasi, Jumlah Kursi dal lain-lain, YK menyampaikan bahwa semua akan di tempel di tempat pendaftaran, tutupnya. 


Jurnalis            : Mrk
Fotografer        : Mrk
Editor               : Mrk
 


Sabtu, 09 Maret 2019

Paskalis Kocu: "ASN Maybrat HArus Rajin Masuk Kantor Layani Masyarakat"

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat
MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Paskalis Kocu menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Maybrat harus rajin masuk kantor untuk melaksanakan tugas dan harus melayani masyarakat yang mengedepankan integritas dan profesionalisme.

“Ketika ada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda, pegawai pura-pura rajin masuk kantor. Tapi sebaliknya, jika ketiganya tidak masuk kantor, yang lain meliburkan diri sendiri,” (jalan kesana-kemari seperti bukan ASN) tegas Kocu.

Lanjutnya, ASN harus setia menjalankan tugas dan pekerjaan secara profesional yang diberikan masing-masing pimpinan sesuai yang fungsinya. Selain itu, pimpinan harus membagi tugas kepada staf atau bawahannya agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Jika pimpinan keluar  daerah harus ada pemberitahuan kepada staf agar para staf tetap melakukan tugasnya dengan lancar di kantor,”tuturnya.

Dikatakan, patut untuk disyukuri akan berbagai kebijakan dari Pemerintah yang telah mensejahterakan ASN dengan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. “Baru kalau masuk kantor malas-malasan bagaimana tugas dan pekerjaan mau selesai,”ujarnya.

Paskalis juga berharap agar ASN membiasakan diri mengikuti apel pagi yang rutinitas harus dilakukan. Sebagai abdi Negara yang memiliki kewajiban ASN wajib mengikutinya dan mendengar arahan penting yang disampaikan oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda atau pejabat lainnya tentang tugas dan kewenangan.

Jurnalis          : Mrk
Fotografer      : Mrk
Editor             : Mrk

Konsolidasi Partai HANURA Menuju Pileg 2019

MAYBRAT, (Maybrat News) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Maybrat, Lewi Saa optimis Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April mendatang dapat meraih dukungan masyarakat 100% pada pileg 17 April 2019 mendatang.

Menurutnya, Hanura sebagai peserta pemilu 2019 yang berangkat dari spiritualitas yakni, memperjuangkan kepentingan rakyat berdasarkan nurani sesuai Visi & Misi yang bertujuan mewujudkan cita cita partai sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Untuk itu, perlu adanya pembentukan pimpinan anak cabang (PAC) guna melakukan konsolidasi dan sosialisasi kepada tim kerja, para pendukung serta simpatisan agar mereka dapat memahami dengan baik tujuan visi misi partai,”tuturnya.

Meski demikian, dalam melakukan serangkaian kegiatan kepartaian, Lewi tidak menampik jika sering mengalami sejumlah hambatan akan isu-isu yang dibangun oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, baginya itu merupakan pemantik semangat untuk terus berkiprah dan berkibar di tanah Maybrat, agar pada Pileg 2019 Hanura keluar menjadi partai pemenang.

“Saya meminta kepada para caleg Hanura untuk tetap mengedepankan politik bermartabat, tidak terpengaruh dengan info HOAX dari kelompok yang berniat mendiskreditkan partai Hanura,”imbuhnya.

Hadir dalam acara pelantikan dan Deklarasi tersebut, Ketua DPD Partai Hanura Papua Barat, Ketua DPC Maybrat, PAC, Tokoh Masyarakat se Aifat dan Aifat Timur dan para simpatisan.

Jurnalis         : Mrk
Forografer    : Mrk
Editor           : Mrk 






Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...