"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Senin, 06 Mei 2019

GOW Maybrat Gelar HUT R.A Kartini Ke-140

MAYBRAT, (Maybrat News) - Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kabupaten Maybrat, menggelar Hari Ulang Tahun (HUT), R.A Kartini ke-140, di aula Sekwan DPRD di Kumurkek.
Sedianya HUT R.A Kartini, dilaksanakan tanggal 21 April 2019 lalu, namun bertepatan dengan kegiatan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg, serta Paskah bagi Nasrani, maka diundur pelaksanaannya,  Senin (6/5/2019).

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, mengatakan peran perempuan saat ini berjalan sejajar, seimbang dan maju, karena ketokohan R.A  Kartini.

“Ini sejarah hidup yang dialami R.A Kartini atau kaum perempuan saat itu, tetapi saat ini, perempuan diberi ruang yang sama untuk berkarya di dunia birokrasi, politik, sosial kemasyarakatan, pengembangan sumber daya manusia, adat, bisnis, keagamaan dan lainnya,” ujar Paskalis.
Diharapkan, khususnya di dunia pollitik, kuota perempuan 30 persen, lima tahun lagi dapat mengisi kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Maybrat.

“Kehebatan suami karena dibelakangnya ada kehebatan seorang perempuan. Sehingga kedepan kegiatan organisasi perempuan ditingkat distrik dan kabupaten lebih ditingkatkan,” ucap Paskalis.
Ketua GOW Kabupaten Maybrat, Paulina Wafom. SE, mengatakan dalam menyambut HUT R.A Kartini, pihaknya telah menggelar berbagai lomba Diantaranya, pengobatan masal, senam jantung sehat dan penanaman 100 pohon.

“Ini merupakan giat organisasi wanita wanita di Kabupaten Maybrat, guna mendukung visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah,” sebut Paulina.

Diharapkan, organisasi perempuan, dapat tingkatkan persatuan dan kesatuan guna membangun kabupaten Maybrat. Terlebih meneladani perjuangan R.A Kartini.

“Perempuan Maybrat kedepan tidak hanya berkiprah di dunia birokrasi, tetapi juga di politik, bisnis dan lainnya,” tutur Paulina.

Kegiatan ini juga dihadiri, pimpinan OPD, penasehat GOW, Ketua DWP Maybrat, pengurus organisasi perempuan ditingkat distrik, organisasi Persik, PW tingkat Klasis Ayamaru, Aitinyo dan Aifat dan WKRI Paroki St. Yosef Ayawasi.(es)

GOW Maybrat Gelar HUT R.A Kartini Ke-140


MAYBRAT, (Maybrat News) - Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kabupaten Maybrat, menggelar Hari Ulang Tahun (HUT), R.A Kartini ke-140, di aula Sekwan DPRD di Kumurkek. Sedianya HUT R.A Kartini, dilaksanakan tanggal 21 April 2019 lalu, namun bertepatan dengan kegiatan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg, serta Paskah bagi Nasrani, maka diundur pelaksanaannya,  Senin (6/5/2019). 

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, mengatakan peran perempuan saat ini berjalan sejajar, seimbang dan maju, karena ketokohan R.A  Kartini.

“Ini sejarah hidup yang dialami R.A Kartini atau kaum perempuan saat itu, tetapi saat ini, perempuan diberi ruang yang sama untuk berkarya di dunia birokrasi, politik, sosial kemasyarakatan, pengembangan sumber daya manusia, adat, bisnis, keagamaan dan lainnya,” ujar Paskalis.
Diharapkan, khususnya di dunia pollitik, kuota perempuan 30 persen, lima tahun lagi dapat mengisi kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Maybrat.

“Kehebatan suami karena dibelakangnya ada kehebatan seorang perempuan. Sehingga kedepan kegiatan organisasi perempuan ditingkat distrik dan kabupaten lebih ditingkatkan,” ucap Paskalis.
Ketua GOW Kabupaten Maybrat, Paulina Wafom. SE, mengatakan dalam menyambut HUT R.A Kartini, pihaknya telah menggelar berbagai lomba Diantaranya, pengobatan masal, senam jantung sehat dan penanaman 100 pohon.

“Ini merupakan giat organisasi wanita wanita di Kabupaten Maybrat, guna mendukung visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah,” sebut Paulina.

Diharapkan, organisasi perempuan, dapat tingkatkan persatuan dan kesatuan guna membangun kabupaten Maybrat. Terlebih meneladani perjuangan R.A Kartini.
“Perempuan Maybrat kedepan tidak hanya berkiprah di dunia birokrasi, tetapi juga di politik, bisnis dan lainnya,” tutur Paulina.

Kegiatan ini juga dihadiri, pimpinan OPD, penasehat GOW, Ketua DWP Maybrat, pengurus organisasi perempuan ditingkat distrik, organisasi Persik, PW tingkat Klasis Ayamaru, Aitinyo dan Aifat dan WKRI Paroki St. Yosef Ayawasi.(es)

Minggu, 05 Mei 2019

Bupati Maybrat Menyebutkan Kualitas Aparatur Sipil Negara Masih Sangat Rendah

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim , MM.
MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM, menilai kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN), saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Selain minimnya keahlian, motivasi mereka dalam melayani masyarakat pun masih sangat rendah.

“Memang semua orang menyandang title, tetapi titelnya berisi atau tidak, ini nampak pada pejabat-pejabat kita yang ada, tadi disentil lewat sambutan, pejabat itu harus betul-betul profesional, kompetensi, disiplin tinggi dan integritas yang baik, supaya dapat membangun daerah ini,”tegas Sagrim, Jumat, (3/5/2019).

Menurut Sagrim, kabupaten ini tidak bisa dibangun oleh orang-orang yang punya pikiran dua, tiga dan kaki dua, tiga dan empat. Itu tidak ada, harus mempunyai komitmen tinggi sesuai dengan moto kita, yaitu Nehaf Sau Bonout Sa, Satu Hati Satu Komitmen, sehingga kita bisa komitmen dan membangun masyarakat dan daerah ini.

“Pejabat yang sekarang ini hanya kejar jabatan, bukan bekerja sesungguhnya untuk membangun daerah, itulah kelemahan yang dimiliki orang kita di Maybrat ini,” terang Sagrim.
Untuk itu, Sagrim meminta Sekda dan Wakil Bupati, agar segera membenahi persoalan tersebut. “Kalau mereka tidak mampu, sebaiknya mundur, karena masih ada orang lain yang siap bekerja,” ucap Sagrim.

“Kita baru mulai paska rekonsiliasi 3 Oktober 2019 lalu, semestinya kita harus spirit semangatnya atau lebih cepat sebab kekuatan kita sudah utuh,” ungkap Sangrim.
Sangrim mengakui, secara defacto dan dejure kita sudah damai dan bersatu, tetapi kenyataannya lain, masih ada faksi kecil-kecil. “Misalnya kita masih bicara Pemilu, tapi mereka sudah bicara Pemilu 2024 nanti. Itu sangat berbahaya sekali,” ujar Sagrim.

“Jabatan yang dipercayakan setidaknya bekerja sungguh-sungguh, sebab jabatan itu adalah kepercayaan dan didasari kompentensi yang dimiliki dan integritas,” tutup Sagrim.(es)

Sabtu, 04 Mei 2019

HUT Maybrat ke-10, PEMDA Musnakan 765 Botol Miras

 
PEMDA lakukan pemusnaan Minuman Keras (Miras) dengan mengunakan alat berat (Ecxa Factor)

MAYBRAT, (Maybrat News) - Di hari jadi PEMDA Maybrat yang ke-10 tahun, tanggal 3 Mei 2019. Pemerintah setempat melakukan pemusnaan 765 Minuman keras (miras), berbagai merek, hasil sitaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), di Distrik Ayamaru Barat.

Pemusnaan Miras yang dilaksanakan di lapangan Vaitmayaf tersebut, merupakan hasil tangkapan dari Januari sampai dengan April 2019, diantaranya, Vodka 165 botol, Bir Bintang 100 kaleng dan Cap Tikus (CT) 100 botol.

Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM, mengatakan pemusnaan Miras ini sebagai bentuk komitmen Pemda Maybrat, dalam memerangi peredaran Miras diwilayah tersebut. Kita sudah lakukan pemusnahan, dan ini sebagai tanda kita mulai perketat pengawasan yang dianggap marak di kabupaten ini,” ungkap Sagrim.

Perda Nomor 7 tahun 2015 tentang Miras sudah ada, hanya bagaimana kita tegas dan tegakan dan melarang siapapun menjual atau mengkomsumsinya,” terang Sagrim. Sagrim menambahkan, Miras merupakan salah satu faktor perusak generasi penerus bangsa, lebih khususnya kita orang Papua.

“Memang adanya Miras, bisa meningkatkan Pendapatan Asli daerah (PAD), tetapi kita harus pikir keselamatan orang kita asli Papua. Karena itu lebih penting. Masa gara-gara PAD semua orang asli Papua ikut mati,”terang Sagrim.(es)

Akibat Mabuk Miras, Seorang Warga Aitinyo Dibacok Hingga Tewas

Korban bernisial OB saat terkapar tak berdaya

MAYBRAT, (Maybrat News) – OB (40), warga kampung Aitinyo, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, ditemukan tewas, di sekitar areal Wisata Danau Uter, Sabtu (4/5/2019), sekitar pukul 09.00 Wit.

OB, yang kesehariannya berprofesi sebagai petani diduga tewas akibat bacokan parang oleh terduga pelaku berinisial OW (29), di bagian Kepala, Punggung dan Tangan. Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, yang dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. 

Korban dan pelaku awalnya meminum minuman keras dirumahnya SW. Tiba-tiba antara korban dan SW bertengkar dan pelaku coba melerai keributan tersebut,” ujar Krey, Sabtu malam, melalui pesan Whatsapp.

Lanjut Krey, korban yang merasa tidak puas kemudian lari kerumahnya lalu mengambil sebilah parang dan sebuah tombak lalu kembali ke rumah milik SW.

Pelaku yang melihat korban membawa parang langsung mengambil sebatang kayu buah untuk melawan. Selanjutnya pelaku memukul tangan korban sehingga parang terjatuh. Kemudian pelaku lalu mengambil parang dan mengejar korban,” beber Krey.

Karena masih dalam keadaan mabuk, OB terjatuh ke tanah dan SW kemudian membacok korban. Akibatnya korban alami luka pada bagian Kepala, punggung dan tangan, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah membacok korban pelaku lalu melarikan diri menuju ke Ayamaru,” ucap Krey. Polsek  Aitinyo, yang mendengar laporan dari masyarakat langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan pelaku di Kampung Framafir, Distrik Aitinyo Utara, selanjutnya diamankan di Polsek Ayamaru. 

Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Scool Keyen Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan, untuk dilakukan visum,” tukas Krey. Pasca kejadian ini, Kapolsek sudah lakukan pendekatan kepada keluarga korban untuk tidak melakukan pembalasan, karena tersangka sudah di proses oleh pihak Kepolisian,” tutup Krey. (Red)


Jumat, 03 Mei 2019

PEMDA Maybrat Lakukan Kegiatan Leadership dan Penguatan Kapasitas SDM Birokrat

Bupati Kabupaten Maybrat,  Drs. Bernard Sagrim, MM. (Baju Pitih) saat akan membuka kegiatan Lokakarya di Vega Hotel sorong (Sabtu 4 Mei 2019)
MAYBRAT, (Maybrat News) - Pemerintah Kabupaten Maybrat melakukan kegiatan Lokakarya dengan tema "Leadership dan Penguatan Kapasitas SDM Birokrat Bagi Pejabat Pemerintah Kabupaten Maybrat" (Sabtu 4 Mei 2019)

Hadir sebagai Narasumber kegiatan Lokakarya ini adalah:
1. Prof. Dr. Murnir Jeddawi, SH, S.Sos, M.Si
2. Prof. Dr. Khasan Effendi, M.Pd
3. Dr. Samparah Lukman, MA
4. David E, Mayor S.Sos. MBA
Kegiatan Lokakarya ini resmi di buka oleh Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM.

Dalam sambutanya, Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM. menyampaikan Bahwa, kegiatan Lokakarya ini di laksanakan guna peningkatan kualitas kinerja para pejabat Kabupaten Maybrat. mengapa, karena persoalan fundamental kami di maybrat adalah seluruh pejabat di Kabupaten Maybrat adalah 100% Orang Asli Papua (OAP), sehingga saya berharap dengan adanya kegiatan lokakarya ini, para pejabat di Kabupaten Maybrat dapat memahami apa tugas dan fungsi pokok mereka masing-masing, baik dari sisi pendekatan Management dan pendekatan Leadership.

 Sagrim juga mengutip beberapa kutipan dari Mochtar Lubis (wartwan Senior era 1945) yang menulis buku tentang "Profil Orang Indonesia"  yang artinya bahwa kita Orang Papua Masih Artistik. artinya seseorang sudah merasa nyaman dengan posisinya yang ada sekarang atau dia orang tersebut sudah merasa bahwa ia sudah berkembang sangat jauh, padahal orang tersebut tidak tau atau tidak menyadari bahwa orang-orang di luar sana sudah berkebang jauh lebih maju dari dirinya.

Turut Hadir Juga dalam Kegiatan Lokakarya, Kepala Dinas Inspektorat  Ny. Naomi Netty Howai, S.Km, M.Kes.
Feodalism yang artinya perilaku-perilaku yang selalu ingin dihormati, di sanjung, di angkat-angkat atau di puji-puji namanya, nah perilaku-perilaku ini seperti ini masih ada untuk kita orang Maybrat. (contoh: kepala dinas A, di puji-pui sedikit saja langsung, Surat perintah Perjalanan Dinas Keluar)

Oleh sebab itu Sagrim berharap agar dengan adanya kegiatan ini, dapat membawa dampak positif bagi para pejabat daerah, yang dapat di rasakan langsung dalam kinerja masing-masing. sehingga disitulah akan tumbuh para Leadership-Leadership maybrat yang hebat, kredibel, kapabel dan tentunya memiliki integritas yang tinggi, tutup Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM, dalam membuka kegiatan Lokakarya di Vega Hotel Sorong.

Jurnalis           : Mrk
Fotografer       : Mrk
Editor              : Mrk


Peringati HUT ke-10, PEMDA Maybrat Lakukan Upacara Bersama


 Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM. Saat menjadi inspektur upaca peringati HUT Maybrat yang Ke-10

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM. kembali mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahannya untuk melakukan Upacar bersama di Alun-alun Faitmayaf.

Bernard Sagrim saat menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Maybrat yang ke 10- Tahun  2019, mengatakan bahwa tanggal 3 Mei merupakan hari bersejarah bagi Kabupaten Maybrat dimana saat itu dibukanya selubung papan nama Kabupaten Maybrat oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada tahun 2009 silam.

dengan di bukanya selubung tersebut menandakan bahwa, Pemerintahan Kabupaten Maybrat telah terbentuk berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2019 yang di tanda tangani oleh menteri dalam negeri sebagai daerah otonom baru di Provinsi Papua Barat.

Oleh sebab itu, Sagrim mengajak semua pemangku kepentingan tetap bersatu mendukung program pemerintah yang berjalan saat ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati Maybrat.
Yakni “nehaf sau bonout sau yang artinya satu hati satu komitmen.

 Sagrim juga menyinggung rencana pemekaran daerah otonom baru terdiri dari Kabupaten Ayamaru ,Aitinyo dan Aifat tetap dikumurkek. Dimana pemekaran tiga daerah otonom baru yang diusulkan tersebut mengikuti tiga klasis,  yakni Klasis Ayamaru, Balal Klasis Aitinyo dan Aifat.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Maybrat saat ini tengah berkembang dan maju dibandingkan darah lainnya. 

Beliau juga, meminta kepada seluruh ASN Maybrat, agar tetap mengitu aturan dan koridor yang berlaku dalam pemerintah sehingga nantinya boleh menjadi contog bagi ASN yang lain.

Diakhir jumpa pers ini, Sagrim juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak SEKDA Kabupaten Maybrat, Drs. Agutinus Saa, M.Si yang mana pada hari Jumat Tanggal 3 Mei 2019 tadi siang menerima Penghargaan Pangkat terakhir menjadi 4D sebagai tanda purna tugas, tutup Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM.

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...