"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 18 Desember 2019

Wabup Buka Rapat Evaluasi Program JKN-KIS


MAYBRAT, (Maybrat News)Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si membuka kegiatan forum komunikasi dan kemitraan dengan pemangku kepentingan di Maybrat, Selasa, (17/12).

Wabup dalam arahanya mengutarakan, pertemuan tersebut digelar dalam rangka mengevaluasi kinerja, khususnya terkait program JKN-KIS dan implementasinya apakah sudah berjalan baik atau ada hambatan.

“Kita evaluasi program JKN-KIS, kalau ada hambatan kita perbaiki, jika sudah bagus kita tingkatkan agar berjalan sesuai dengan harapan,” ujar wabup. 

Sementara, Kepala Cabang BPJS Sorong, Harbu Hakim menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan rutin dua kali dalam setahun.

“Tujuannya bagaimana melihat implementasi program JKN-KIS dan kendala di kabupaten Maybrat, sekaligus mencari solusi perbaikan secara bersama-sama terkait program di tahun berikutnya,” jelas Harbu.

Ditanya terkait kendala apa saja yang dialami selama program JKN-KIS diterapkan di Maybrat, menurut dia kendala itu umum dialami setiap daerah terkait sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang tentunya belum memadai, tidak ada rumah sakit akhirnya masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang lebih lanjut yang tidak bisa dilayani  di puskesmas terpaksa dirujuk ke rumah sakit luar Maybrat. 

 “Terkait kepesertaan BPJS itu kabupaten Maybrat sendiri mencapai 96 persen dari jumlah penduduk yang ada. Mudah-mudahan di tahun 2020, seluruh masyarakat Maybrat sudah mempunyai JKN-KIS,” ungkapnya sembari mengimbau masyarakat, agar selalu menjaga pola hidup sehat. (Mrk)

Wabup Maybrat "Hasil Tes CPNS 2018 Akan Diumumkan Sebelum Natal"

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si.
MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs.Paskalis Kocu, M.Si mengatakan hasil tes CPNS formasi 2018 akan segera diumumkan, dan dimungkinkan akan dilakukan sebelum Natal 2019.

“Informasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) hasil tes formasi 2018, sistem CAT akan diumumkan bulan Desember 2019, mudah-mudahan pengumumannya sebelum Natal,” kata Paskalis, Minggu, (15/12/2019).

Dia menjelaskan, hasil yang diumumkan nanti tidak sedikit pun diintervensi oleh pejabat daerah, karena murni ditentukan oleh hasil tes dari para Pencari Kerja (Pencaker) tersebut.

“Jadi kalau tidak lulus, jangan cari-cari kesalahan. Hasil kelulusan itu ditentukan berdasarkan perengkingan nilai dari para peserta tes,” sebut wabup.

“Bagi yang tidak lulus, segera siapkan berkas lagi untuk ikut tes CPNS formasi 2019 yang akan dibuka Februari 2020, dan informasinya kuota kabupaten Maybrat akan bertambah,” tandas wabup.(Mrk)

Wabup Hadiri Ritual Adat dan Misa Budaya di Seya

Misa budaya yang digelar di Kampung Seya, Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Minggu, (15/12/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, menghadiri misa budaya yang digelar di Kampung Seya, Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Minggu, (15/12/2019).

Sebelum misa budaya yang dipimpin Pastor Bernadus Wos Baru, OSA, terlebih dahulu dilakukan prosesi ritual adat di tempat keramat (Kokfere).

Tua-tua adat juga memanggil roh nenek moyang, sekaligus meminta permohonan maaf atas perlakuan generasi masa kini yang dengan kerakusannya merusak ekosistem, hubungan sesama dan Tuhan.

Pastor Bernadus Wos Baru, OSA, dalam renungannya mengatakan kehidupan kita pasti membutuhkan air, maka kita hidup itu ke sumber air, kalau tidak hati, pikiran dan jiwa kita juga ikut kering.

“Itu artinya Tuhan adalah sumber air, maka kita kalau kering air, seharusnya mencari sumber air agar hati dan pikiran kita menjadi segar,” ujarnya.

Dia mengatakan, ketika kampung atau distrik maupun wilayah tertentu mengalami kekeringan, semua orang pasti mencari sumber air untuk kebutuhan hidupnya, sedangkan konteks iman kita mencari Tuhan sebagai sumber hidup dan keselamatan di akhirat nanti.

Sementara, Wakil Bupati Drs. Paskalis Kocu, M.Si, mengaku kegiatan misa budaya bukan hanya dijadikan kegiatan serimonial saja, tetapi maknanya ada tersirat pesan damai dan persatuan.

“Kita harapkan misa budaya ini dapat dilakukan di masing-masing wilayah di Maybrat, agar singkronisasi dan kolaborasi liturgi gereja dan budaya dapat berjalan bersama,” ungkap Wabup.

Selain itu, kata Wabup misa budaya ini juga dapat membawa kita tentang identitas dan nilai-nilai hidup yang ada. Kalau itu tidak dilakukan akan berdampak kepada nilai kehidupan yang tidak harmonis maupun ketidaknyamanan.

Hadir dalam kegiatan misa budaya, Asisten 1 Bidang Pemerintahan kabupaten Sorong Selatan, Yosep Bles, SH, MH, tokoh masyarakat, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.(Mrk)

Jumat, 06 Desember 2019

18 Kader Posyandu di Maybrat Ikut Studi Banding di Makasar

18 kader Posyandu dari 14 Puskesmas di kabupaten Maybrat, mengikuti studi banding di Dinas Kesehatan Kota Makassar dari tanggal 4-8 Desember 2019.
MAYBRAT, (Maybrat News) – Sebanyak 18 kader Posyandu dari 14 Puskesmas di kabupaten Maybrat, mengikuti studi banding di Dinas Kesehatan Kota Makassar dari tanggal 4-8 Desember 2019.

Kepala Bidan Kemasyarakatan Dinkes Maybrat, Martha Naa, S. Tr, S.Keb, mengatakan studi banding ini untuk mendapat masukan dan pengetahuan agar dapat meningkatkan dan memajukan Posyandu diwilayah Maybrat.

“Maju tidaknya Posyandu sangat terkait dengan pelayanan serta aktifitas dari para kadernya. Oleh sebab itu, para kader sangat penting kita beri pembelajaran dan diperkaya pengalamannya,” tuturnya.
“Namun juga mereka perlu kita bawa untuk melihat dari dekat apa yang sudah dilakukan Posyandu di daerah lain yang berprestasi. Harapan kelak dapat diterapkan dalam mengelola dan melayani Posyandu di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Dia berharap kegiatan studi banding ini bukan kegiatan jalan-jalan tetapi bagaimana kita belajar untuk melihat cara kerja, adminitrasi, manajemen kerja dan lainnya agar nantinya kita kembali dan terapkan di Maybrat.

“Walaupun tidak seratus persen tetapi sedikit demi sedikit ada perbaikan dan peningkatan ke arah yang lebih baik lagi,” tandasnya.(Mrk)

Selasa, 03 Desember 2019

Musyawarah Adat Maybrat Tetapkan 10 Orang Balon Anggota DPRPB jalur Otsus

Musyawarah Adat Maybrat Tetapkan 10 Orang Bakal Calon Anggota DPRPB jalur Otsus.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Panitia Penjaringan (Panja) anggota DPRD Papua Barat jalur pengangkatan lewat Otsus, melakukan musyawarah terbuka Masyarakat Adat Maybrat, Selasa (3/12/2019).

Musyawarah Adat ini dalam rangka pengesahan bakal calon (balon) menjadi calon anggota DPR-PB melalui mekanisme pengangkatan (Otsus) periode 2019-2024.

Adapun daftar nama-nama bakal calon :
  1. Drs. Agustinus Saa, M.Si utusan dari sub Suku Aifat.
  2. Hamah Sagrim, ST utusan sub Suku Ayamaru Sawiat dan Maybrat.
  3. Daniel Baru, S.Sos, utusan sub Suku Mare.
  4. Yeheskiel Sentuf, SE utusan sub Suku Ayamaru.
  5. Albert Kareth, SE, M.Si utusan sub Suku Ayamaru.
  6. Since Sangkek, SP, utusan sub Suku Aitinyo.
  7. Elisabet J. Howay, SE utusan sub Suku Ayamaru.
  8. Agustinus R. Kambuaya, S.IP utusan sub suku Ayamaru.
  9. Yanpiter Bosawer, SH, utusan sub Suku Aitinyo.
  10. Timotius Way, S.Sos sub Suku Aitinyo.
Ketua Panja kabupaten Maybrat, Zakarias Kocu, SE, mengatakan pengesahan dan penetapan bakal calon ini bukan akhir, tetapi masih mengikuti proses 4 tahap.

“Dari 10 bakal calon ini akan mengikuti tahapan seleksi dan prosesnya masih sampai 6 Januari 2020, dan 3 nama yang nantinya akan dipilih untuk diserahkan ke Panitia Seleksi (Pansel) provinsi,” tandasnya.

Sementara Plt. Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, M.Si berharap Panja dapat bekerja netral, karena yang maju adalah orang Maybrat, sehingga jaga dan bangun kebersamaan yang ada.

“Panja tidak bekerja berat ke satu atau dua kandidat saja, tetapi harus bekerja dengan baik, jujur dan proporsional serta mengedepankan aturan agar semua pihak dapat menerimanya,” ungkapnya.

Hadir dalam musyawarah adat Maybrat, Plt Sekda Maybrat, Ketua LMA Maybrat, anggota MRP utusan Suku Maybrat, beberapa anggota DPRD Maybrat, Kapolsek Aifat, Danramil Aifat dan tokoh yang memberikan rekomendasi. (Mrk)

Jumat, 29 November 2019

Ini Harapan Sekda Maybrat di HUT Korpri ke 48 Tahun

Plt. Sekretaris Daerah Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hut Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), di lapangan Vaitmayaf ,Jumat, (29/11/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah kabupaten Maybrat, menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) Korpri ke 48 di lapangan Vaitmayaf, Jumat, (29/11/2019).

Plt. Sekretaris Daerah Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, berharap peringatan Hut Ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan integritas.

Apalagi, integritas merupakan bagian terpenting bagi ASN dalam bekerja sebagai pengabdi negara dan masyarakat, serta ASN juga merupakan motivator bagi masyarakat.

“Kalau bisa ASN rajin masuk kantor. Seperti saat ini, peringatan hari Korpri, namun ASN yang hadir hanya sedikit. Kedepan, mari kita tingkatkan lagi,” tuturnya.

Selain itu, dia meminta agar ASN dapat rajin melaksanakan tugas setiap hari terhitung hari Senin sampai hari Jumat, guna mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, kepentingan umum serta melayani masyarakat dengan baik.

Peringatan Hut Korpri ke-48 ini juga dihadiri ASN, Koramil Ayamaru, Koramil Aifat, Polsek Ayamaru, Polsek Aifat, para pelajar tingkat SD, SMP dan SMA. (Mrk)

Kamis, 28 November 2019

Dinkes Maybrat Gelar Pelatihan Bagi 201 Kader Posyandu

Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, menggelar pelatihan 202 kader dari 76 posyandu di 24 distrik.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, menggelar pelatihan 202 kader dari 76 posyandu di 24 distrik diwilayah tersebut.

Kegiatan ini dibuka Bupati Maybrat, yang diwakili Staf Bupati Bidang Perekonomian dan Pendapatan Daerah, Yoram Bosawer, SE, MSi, di Aula Pertemuan Setda Maybrat Rabu, (27/11/2019) lalu.

Staf Bupati Bidang Perekonomian dan Pendapatan Daerah, Yoram Bosawer, SE, MSi, mengatakan pelatihan ini sebagai upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak secara merata.

Dia mengatakan apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Posyandu, dapat dilakukan secara efektif dan efisen, maka dapat menjangkau semua sasaran.
Pasalnya, dikabupaten ini, angka kematian bayi, balita dan orang dewasa sangat tinggi dibandingkan angka kelahiran.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Dinkes Maybrat, Martha Naa, menambahkan kesehatan ini perlu diperjuangkan dan ditingkatkan oleh setiap individu dan oleh seluruh komponen bangsa.
Ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat dan pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, karena kesehatan bukan tanggung jawab pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat.

“SDM yang sehat dan berkualitas, merupakan modal utama atau investasi dalam pembangunan kesehatan. Bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi merupakan 3 pilar yang sangat memengaruhi kualitas hidup sumber daya manusia,” tandasnya.(Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...