"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Kamis, 02 Januari 2020

18 Pasutri Ikut Nikah Massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja

18 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Maybrat, yang mengikuti nikah massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja, Jumat (27/12/2019).
MAYBRAT (Maybrat News) – Sebanyak 18 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Maybrat, yang telah hidup bersama tanpa ikatan perkawinan mengikuti nikah massal di Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Konja, Jumat (27/12/2019).

Pastor Paroki St Yosef Ayawasi, Markus Malar, OSA, dalam arahannya, mengatakan sekitar 508 Kepala Keluarga (KK) di Paroki St Yosef Ayawasi, hanya tercatat 217 yang telah diberkati dan menerima sakramen perkawinan, sedangkan sisanya belum.

“Banyak umat yang belum memiliki dokumen pernikahan gereja dan diakui negara. Sehingga hari ini ada 18 Pasutri yang menerima sakramen pernikahan,” ujar Markus, saat didampingi Pastor Atanasius Bame, OSA.

“Kedepan kita akan pastikan umat di Paroki Santo Yosef Ayawasi, memiliki ikatan sah yang diakui gereja, pemerintah maupun adat,” terangnya.

Pernikahan 18 Pasutri ini juga bertepatan dengan hari pelindung Gereja Katolik Yohanes Rasul Konja.

Hadir dalam acara pernikahan ini, Wakil Bupati Maybrat, Drs.Paskalis Kocu, M.Si, Plt Sekda Maybrat, Fersinandus Taa, SH, M.Si, tokoh masyarakat dan umat Paroki St Yosef Ayawasi. (Mrk)

Jumat, 27 Desember 2019

Bupati, Wabup dan Plt.Sekda Maybrat Gelar Open House Natal




MAYBRAT (Maybrat News) Bupati, Drs. Bernard Sagrim, MM, Wakil Bupati, Drs. Paskalis Kocu, M.Si dan Plt. Sekda Maybrat Ferdinandus Taa, SH, M.Si, akan menggelar open house Natal tanggal 25 Desember 2019.

Plt Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, mengatakan bupati akan melaksanakan open house di kediamannya Faitmales Ayamaru, sedangkan Wabup di Kumurkek, dan Sekda di rumah pribadinya di Ayawasi, Distrik Aifat Utara.

“Open house akan digelar tanggal 25 Desember 2019 sekitar pukul 10.00 WIT, atau setelah ibadah di gereja,” ungkap sekda, Senin (23/12/2019).

Sekda, mengatakan open house ini dapat dihadiri seluruh masyarakat tanpa terkecuali. “Ini juga sebagai momen silaturahmi keluarga Bupati, Wabup dan Plt. Sekda dengan masyarakat,” tandasnya.(Mrk)

Rabu, 18 Desember 2019

Wabup Buka Rapat Evaluasi Program JKN-KIS


MAYBRAT, (Maybrat News)Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si membuka kegiatan forum komunikasi dan kemitraan dengan pemangku kepentingan di Maybrat, Selasa, (17/12).

Wabup dalam arahanya mengutarakan, pertemuan tersebut digelar dalam rangka mengevaluasi kinerja, khususnya terkait program JKN-KIS dan implementasinya apakah sudah berjalan baik atau ada hambatan.

“Kita evaluasi program JKN-KIS, kalau ada hambatan kita perbaiki, jika sudah bagus kita tingkatkan agar berjalan sesuai dengan harapan,” ujar wabup. 

Sementara, Kepala Cabang BPJS Sorong, Harbu Hakim menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan rutin dua kali dalam setahun.

“Tujuannya bagaimana melihat implementasi program JKN-KIS dan kendala di kabupaten Maybrat, sekaligus mencari solusi perbaikan secara bersama-sama terkait program di tahun berikutnya,” jelas Harbu.

Ditanya terkait kendala apa saja yang dialami selama program JKN-KIS diterapkan di Maybrat, menurut dia kendala itu umum dialami setiap daerah terkait sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang tentunya belum memadai, tidak ada rumah sakit akhirnya masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang lebih lanjut yang tidak bisa dilayani  di puskesmas terpaksa dirujuk ke rumah sakit luar Maybrat. 

 “Terkait kepesertaan BPJS itu kabupaten Maybrat sendiri mencapai 96 persen dari jumlah penduduk yang ada. Mudah-mudahan di tahun 2020, seluruh masyarakat Maybrat sudah mempunyai JKN-KIS,” ungkapnya sembari mengimbau masyarakat, agar selalu menjaga pola hidup sehat. (Mrk)

Wabup Maybrat "Hasil Tes CPNS 2018 Akan Diumumkan Sebelum Natal"

Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si.
MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs.Paskalis Kocu, M.Si mengatakan hasil tes CPNS formasi 2018 akan segera diumumkan, dan dimungkinkan akan dilakukan sebelum Natal 2019.

“Informasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) hasil tes formasi 2018, sistem CAT akan diumumkan bulan Desember 2019, mudah-mudahan pengumumannya sebelum Natal,” kata Paskalis, Minggu, (15/12/2019).

Dia menjelaskan, hasil yang diumumkan nanti tidak sedikit pun diintervensi oleh pejabat daerah, karena murni ditentukan oleh hasil tes dari para Pencari Kerja (Pencaker) tersebut.

“Jadi kalau tidak lulus, jangan cari-cari kesalahan. Hasil kelulusan itu ditentukan berdasarkan perengkingan nilai dari para peserta tes,” sebut wabup.

“Bagi yang tidak lulus, segera siapkan berkas lagi untuk ikut tes CPNS formasi 2019 yang akan dibuka Februari 2020, dan informasinya kuota kabupaten Maybrat akan bertambah,” tandas wabup.(Mrk)

Wabup Hadiri Ritual Adat dan Misa Budaya di Seya

Misa budaya yang digelar di Kampung Seya, Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Minggu, (15/12/2019).

MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, menghadiri misa budaya yang digelar di Kampung Seya, Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Minggu, (15/12/2019).

Sebelum misa budaya yang dipimpin Pastor Bernadus Wos Baru, OSA, terlebih dahulu dilakukan prosesi ritual adat di tempat keramat (Kokfere).

Tua-tua adat juga memanggil roh nenek moyang, sekaligus meminta permohonan maaf atas perlakuan generasi masa kini yang dengan kerakusannya merusak ekosistem, hubungan sesama dan Tuhan.

Pastor Bernadus Wos Baru, OSA, dalam renungannya mengatakan kehidupan kita pasti membutuhkan air, maka kita hidup itu ke sumber air, kalau tidak hati, pikiran dan jiwa kita juga ikut kering.

“Itu artinya Tuhan adalah sumber air, maka kita kalau kering air, seharusnya mencari sumber air agar hati dan pikiran kita menjadi segar,” ujarnya.

Dia mengatakan, ketika kampung atau distrik maupun wilayah tertentu mengalami kekeringan, semua orang pasti mencari sumber air untuk kebutuhan hidupnya, sedangkan konteks iman kita mencari Tuhan sebagai sumber hidup dan keselamatan di akhirat nanti.

Sementara, Wakil Bupati Drs. Paskalis Kocu, M.Si, mengaku kegiatan misa budaya bukan hanya dijadikan kegiatan serimonial saja, tetapi maknanya ada tersirat pesan damai dan persatuan.

“Kita harapkan misa budaya ini dapat dilakukan di masing-masing wilayah di Maybrat, agar singkronisasi dan kolaborasi liturgi gereja dan budaya dapat berjalan bersama,” ungkap Wabup.

Selain itu, kata Wabup misa budaya ini juga dapat membawa kita tentang identitas dan nilai-nilai hidup yang ada. Kalau itu tidak dilakukan akan berdampak kepada nilai kehidupan yang tidak harmonis maupun ketidaknyamanan.

Hadir dalam kegiatan misa budaya, Asisten 1 Bidang Pemerintahan kabupaten Sorong Selatan, Yosep Bles, SH, MH, tokoh masyarakat, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.(Mrk)

Jumat, 06 Desember 2019

18 Kader Posyandu di Maybrat Ikut Studi Banding di Makasar

18 kader Posyandu dari 14 Puskesmas di kabupaten Maybrat, mengikuti studi banding di Dinas Kesehatan Kota Makassar dari tanggal 4-8 Desember 2019.
MAYBRAT, (Maybrat News) – Sebanyak 18 kader Posyandu dari 14 Puskesmas di kabupaten Maybrat, mengikuti studi banding di Dinas Kesehatan Kota Makassar dari tanggal 4-8 Desember 2019.

Kepala Bidan Kemasyarakatan Dinkes Maybrat, Martha Naa, S. Tr, S.Keb, mengatakan studi banding ini untuk mendapat masukan dan pengetahuan agar dapat meningkatkan dan memajukan Posyandu diwilayah Maybrat.

“Maju tidaknya Posyandu sangat terkait dengan pelayanan serta aktifitas dari para kadernya. Oleh sebab itu, para kader sangat penting kita beri pembelajaran dan diperkaya pengalamannya,” tuturnya.
“Namun juga mereka perlu kita bawa untuk melihat dari dekat apa yang sudah dilakukan Posyandu di daerah lain yang berprestasi. Harapan kelak dapat diterapkan dalam mengelola dan melayani Posyandu di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Dia berharap kegiatan studi banding ini bukan kegiatan jalan-jalan tetapi bagaimana kita belajar untuk melihat cara kerja, adminitrasi, manajemen kerja dan lainnya agar nantinya kita kembali dan terapkan di Maybrat.

“Walaupun tidak seratus persen tetapi sedikit demi sedikit ada perbaikan dan peningkatan ke arah yang lebih baik lagi,” tandasnya.(Mrk)

Selasa, 03 Desember 2019

Musyawarah Adat Maybrat Tetapkan 10 Orang Balon Anggota DPRPB jalur Otsus

Musyawarah Adat Maybrat Tetapkan 10 Orang Bakal Calon Anggota DPRPB jalur Otsus.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Panitia Penjaringan (Panja) anggota DPRD Papua Barat jalur pengangkatan lewat Otsus, melakukan musyawarah terbuka Masyarakat Adat Maybrat, Selasa (3/12/2019).

Musyawarah Adat ini dalam rangka pengesahan bakal calon (balon) menjadi calon anggota DPR-PB melalui mekanisme pengangkatan (Otsus) periode 2019-2024.

Adapun daftar nama-nama bakal calon :
  1. Drs. Agustinus Saa, M.Si utusan dari sub Suku Aifat.
  2. Hamah Sagrim, ST utusan sub Suku Ayamaru Sawiat dan Maybrat.
  3. Daniel Baru, S.Sos, utusan sub Suku Mare.
  4. Yeheskiel Sentuf, SE utusan sub Suku Ayamaru.
  5. Albert Kareth, SE, M.Si utusan sub Suku Ayamaru.
  6. Since Sangkek, SP, utusan sub Suku Aitinyo.
  7. Elisabet J. Howay, SE utusan sub Suku Ayamaru.
  8. Agustinus R. Kambuaya, S.IP utusan sub suku Ayamaru.
  9. Yanpiter Bosawer, SH, utusan sub Suku Aitinyo.
  10. Timotius Way, S.Sos sub Suku Aitinyo.
Ketua Panja kabupaten Maybrat, Zakarias Kocu, SE, mengatakan pengesahan dan penetapan bakal calon ini bukan akhir, tetapi masih mengikuti proses 4 tahap.

“Dari 10 bakal calon ini akan mengikuti tahapan seleksi dan prosesnya masih sampai 6 Januari 2020, dan 3 nama yang nantinya akan dipilih untuk diserahkan ke Panitia Seleksi (Pansel) provinsi,” tandasnya.

Sementara Plt. Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, M.Si berharap Panja dapat bekerja netral, karena yang maju adalah orang Maybrat, sehingga jaga dan bangun kebersamaan yang ada.

“Panja tidak bekerja berat ke satu atau dua kandidat saja, tetapi harus bekerja dengan baik, jujur dan proporsional serta mengedepankan aturan agar semua pihak dapat menerimanya,” ungkapnya.

Hadir dalam musyawarah adat Maybrat, Plt Sekda Maybrat, Ketua LMA Maybrat, anggota MRP utusan Suku Maybrat, beberapa anggota DPRD Maybrat, Kapolsek Aifat, Danramil Aifat dan tokoh yang memberikan rekomendasi. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...