"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Senin, 22 Juli 2019

Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim, MM. Serahkan Bantuan Dana Pembangunan Gedung Gereja GBAI Jemaat Bethel Ikuf



MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., menyerahkan dana bantuan pembangunan Gedung Gereja Baptis Anugrah Indonesia (GBAI) Jemaat Bethel Ikuf sebesar Rp. 350.000.000., (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) di Jitmau. Minggu 22/7/2019.

Dalam sambutanya, Bupati Bernard Sagrim menuturkan agar bantuan PEMDA yang di berikan untuk pembangunan rumah Tuhan ini, dapat di pergunakan dengan baik dan benar demi terselesaikanya proses pembangunan gedung Gereja sesuai dengan waktu yang telah di tentukan.

Jemaat juga jangan melihat dari besar kecilnya pemberian bantuan ini, tetapi lihatlah bagaimana niat pemerintah dalam membantu jemaat, kiranya apa yang kami berikan ini biarlah tuhan yang memperhitungkanya tegas bupati.

Sagrim juga berharap agar jemaat jangan hanya berharap dari pemerintah saja, tetapi jemaat juga bisa berswadaya sehingga apa yang di peroleh itu sekiranya bisa di gunakan sebagaiman mestinya guna menunjang proses pembangunan gedung Gereja Tersebut. 

Di akhir sambutan ini, seperti biasa Sagrim selalu berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda atau yang masuk dalam kategori usia produktif, agar nantinya ketika kelak berkeluarga bisa memperoleh keturunan atu anak yang sebanyak-banyaknya (paling sedikit 5 anak).

Sehinga dengan sendirinya akan menambah jumlah penduduk kita serta secara tidak langsung juga menambah jumlah jemaat itu sendiri. (Mrk)


KPU Maybrat Umumkan 20 Nama Caleg Terpilih Periode 2019-2024


MAYBRAT, (Maybrat News) - Ketua KPU Kabupaten Maybrat, Titus Nauw S.Pi mengatakan bahwa berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 65/PL.01.7-Kpt/9210/Kpu-kab/V/2019, tentang penetapan pasangan calon terpilih dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Maybrat Tahun 2019.

Nama-Nama Caleg Terpilih Berdasarkan Dapil Sebagai Berikut:

Dapil I meliputi wilayah Aifat Raya dan Aifat timur raya
1.Agustinus Tenau S.Sos,M.Si (partai Nasdem)
2. Septinus Momau (partai Hanura)
3. Sebastian Bame S.IP (partai Demokrat)
4. Iqnasius Baru (partai
DemokrasiIndonesia perjuangan PDI-P)
5. Thomas Aitrem (partai Golkar)
6. korneles Fatemyo (partai Gerindra)

Dapil II meliputi wilayah Aitinyo raya
1.Yohanes Yumame (partai Golkar)
2.Nehemia Isir SE,M.Si (partai Demokrasi Indonesia perjuangan PDI-P)
3. Alekzander Brin (partai PKS)
4.Sepnat Asmuruf (Hanura)
5.Nebrianus Kambuaya (partai Demokrat)

Dapil III meliputi wilayah Ayamaru raya
1 . Ferdinando Solossa.SE (Partai Golkar)
2. Naftali Kambu,SH (partai Nasdem)
3. Septinus Naa.SH (partai Demokrasi Indonesia perjuangan PDI-P)
4. Jufri S Kambuaya S.Hut (partai Gerindra)
5. Habel Howay S.Sos (partai Demokrat)
6. Otniel Solossa (partai Hanura)

Dapil IV Yumasssesss Raya
1. Naftali Hara (partai Demokrat)
2.Yonas Yewen A.Md- Tek (partai Nasdem)
3. Matheus Basna S.Sos,M.Si (partai Golkar)
Sehingga jumlah anggota terpilih sebanyak 20 orang diantaranya, 6 orang wajah lama dan 14 orang anggota wajah baru. Jumlah pemenang Partai yang ditetapkan, yaitu, partai Golkar memperoleh 4 kursi, Partai Demokrat 4 kursi, partai Hanura 3 kursi, partai Nasdem 3 kursi, partai Gerindra 2 kursi, partai PDI-Perjuangan 3 kursi dan partai PKS 1 kursi. (Mrk)

Bupati Bernard Sagrim Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Bendungan Danau Ayamaru



MAYBRAT, (Maybrat News) -Bupati Kabupaten Maybrat Drs. Bernard Sagrim. MM secara resmi melakukan  peletakkan batu pertama pembangunan Bendungan Danau Ayamaru di Johavah, Sabtu (20/7/2019).

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bupati Bernard Sagrim,MM., dalam sambutanya mengatakan bahwa, selain peningkatan sumber Air, namun akan hadir juga sebagai tempat wisata dan sektor ekonomi perikanan yang akan bekerja sama meningkatkan kekayaan alam danau Ayamaru.

Intinya kita bangun bendungan ini untuk mengembalikan kekayaan biota air tawar yang ada di danau Ayamaru. sehingga dengan hadirnya Bendungan ini nantinya akan muncul berbagai sektor yang akan hadir untuk menanbah sumber-sumber ekonomi masyarakat.

Ungkap Bupati Bernard Sagrim,  usai membayar uang permisi kepada 7 pemilik hak Ulayat yakni, Pemilik hak ulayat yang memberikan lahan kepada PEMDA diantaranya, Marga Sentuf, Marga Naa, Marga Isir, Marga Kareth, Marga Bles, Marga Sraun, dan Marga Kofias.

Acara penyerahan lahan tersebut, ditandai dengan upacara adat dengan tujuan agar pekerjaan bendungan nantinya dapat dikerjakan dengan baik dan selamat. (Mrk)

Dirjen Otda Serahkan PP No. 41 Tentang Status Ibukota Kabupaten Maybrat

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Mendagri RI, Drs. Akmal Malik, M.Si, menyerahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2019, tentang pemindahan Ibu Kota Kabupaten Maybrat kepada Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Mendagri RI, Drs. Akmal Malik, M.Si, menyerahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2019, tentang pemindahan Ibu Kota kepada Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM.

Penyerahan pemindahan ibukota dari Distrik Ayamaru ke Kumurkek Distrik Aifat, disaksikan oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan di lapangan Vaitmayaf, Senin, (22/7/2019).

Sebelum penyerahan PP, diadakan ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Bastian Bleskadit, S.Th, dilanjutkan pembacaan surat keputusan peraturan pemerintah No. 41 Tahun 2019.

Turut hadir Deputi Mengkopolhukam, Ketua MRPB, pimpinan dan anggota DPRD Maybrat pejabat OPD dan ribuan masyarakat.

“Yang terjadi hari ini sebuah rangkaian perjalanan panjang yang menghabiskan tenaga, pikiran, dana dan pengorbanan. Saat ini, Tuhan memberikan yang terbaik dengan ditetapkan PP Nomor 41 tahun 2019,” kata Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM.

Oleh karena itu, kata dia tidak ada kata lain selain mengucapkan syukur atas berkat ini untuk membangun kabupaten Maybrat dengan langkah kongkrit, yaitu menjauhkan kita semua dari konflik.
Sebab dampak negatif dari konflik adalah merupakan dampak yang tak terelakan oleh siapa pun, karena pasti menimbulkan efek negatif terhadap kehidupan orang-orang yang berkonflik.

“Bagi orang A3 (Ayamaru, Aifat dan Aitinyo) atau Maybrat, hari ini berakhir sudah semua perbedaan, kebencian, kemarahan dan lain-lain. Mari kita bersatu untuk membangun kabupaten ini lebih baik lagi,” tegas Bupati.

Sementara Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Mendagri RI, Drs. Akmal Malik, M.Si, mengatakan pemindahan Ibu Kota tersebut bukan soal siapa menang atau kalah, tetapi bagaiama soal pilihan yang tepat untuk kemajuan bersama.

“Terima kasih kepada gubernur dan tim rekonsiliasi yang telah menjembatani dan memfasilitasi perbedaan tersebut,” tuturnya.

Dia menambahkan, pesan Presiden, ada lima tantangan besar yang dihadapi yaitu seluruh jajaran pemerintah agar melanjutkan infrastruktur, peningkatan SDM, Investasi ke daerah, reformasi birokrasi dan anggaran yang tersedia dimanfatkan secara baik dan tepat guna bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarak Maybrat, tutup Bupati. (Mrk)

Jumat, 19 Juli 2019

7 Anggota Pramuka Maybrat Ikut Jambore Internasional di Amerika



MAYBRAT, (Maybrat News) – Kontingen Kwarcab Kabupaten Maybrat, secara resmi di lepas untuk mengikuti Jambore tingkat Internasional di Amerika tahun 2019 di kumurkek, Kamis 18/7/2019.

Jumlah keseluruhan peserta Jambore Internasional perwakilan Kabupaten Maybrat sebanyak 7 orang dikirim ke Amerika, kata Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM.

Pada acara pelepasan ini juga dihadiri oleh, Kwarcab bersama bersama dengan pengurus pramuka Kabupaten Maybrat, pimpinan OPD dan Staf dilingkungan pemerintah Kabupaten Maybrat.

Rencananya peserta Jambore Kwarcab Maybrat akan diberangkatkan dari Jakarta tanggal 27 Juli 2019, dimana Jambore Internasional Pramuka ini akan dilaksanakan selama satu Minggu, tutur Bupati.

Dalam keberangkatan ini, kontingen Maybrat akan didampingi Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) dan Ketua Kwarcab Maybrat, tambah Bupati.

Sagrim juga menuturkan bahwa, dalam keberangkatan ini kontingen akan didampingi oleh ketua Majelis Pembina Cabang  dan Ketua Kwarcab Maybrat.

Bupati juga meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat Maybrat, agar kontingen Maybrat dapat segera bergabung bersama peserta lain dari tanah Papua maupun dari luar tanah Papua, untuk melaksanakan tugas-tugas kepramukaan tersebut.

Kami juga berharap para peserta dapat menjaga kesehatanya, serta bias berinteraksi  bersama kontingen lainya dan bias kembali dengan selamat di Maybrat, tutup Bupati. (Mrk)

Rabu, 17 Juli 2019

Mahasiswi Perguruan Tinggi Manokwari Jadi Korban Pemerkosaan Di Maybrat



MAYBRAT, (Maybrat News) – Kisah tragis dialami AS (19), mahasiswi asal Perguruan Tinggi di Manokwari. Gadis itu harus kehilangan kehormatannya setelah direnggut paksa oleh pria berinidial ND.

Pelaku nekat memperkosa mahasiswi itu didepan bengkel motor kosong, yang telah lama ditinggal oleh pemiliknya di Kampung Ibasuf Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrat, Sabtu (13/7/2019) lalu.
Aksi perkosaan biadab itu terungkap ketika orang tua korban melapor, Senin tanggal 15 Juli 2019 ke Polsek Aitinyo.

Pelaku akhirnya berhasil diringkus polisi, di kota Sorong dan langsung di bawa ke Polres Sorong Selatan untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Pelaku ditangkap sehari setelah laporan yang dibuat oleh ibu korban, Selasa sekitar pukul 12.00 Wit di Kota Sorong,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Y Krey, Selasa malam.
Mathias menerangkan setelah kejadian korban dibawa ke Puskesmas Aitinyo, oleh ibunya karena mengalami pendaharan, kemudian dirujuk ke RS Scholoo Keyen Teminabuan Sorong Selatan, dan dirawat selama 1 hari.

“Korban saat ini sudah dibolehkan pulang, sambil berobat jalan,” tukas Mathias.
“Petugas juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, serta meminta visum dokter,” tandas Mathias.

Atas perbuatannya, ND terancam Pasal 285 KUHP tentang Tindak Pidana Perkosaan dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Mrk)

22 Juli “Penyerahan PP No. 41 Tahun 2019”

Wabub & Sekda Kabupaten Maybrat

MAYBRAT, (Maybrat News) – Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Drs. Agustinus Saa, M.Si, Mengatakan bahwa, Peraturan Pemerintah (PP) No 41 Tahun 2019  ini menyatakan bahwa Ibu Kota Kabupaten Maybrat berada di Kumurkek . Faitmayaf. Rabu, 17/7/2019.

Agus Saa juga menuturkan bahwa, moment penyerahan PP No. 41 Tahun 2019 ini akan di lakukan pada hari senin tanggal 22 Juli 2019 mendatang.
Hadir dalam moment penyerahan PP ini antara lain:

(Mewakili Pemerintah Pusat)
1.      Dirjen Otda
2.      Direktur Otda/Otsus
3.      Direktur Kewilayahan
4.      Deputi 1 Polhukam
5.      Staf Dirjen Otda sebanyak 2 Orang

(Tim Rekonsiliasi)
1.      Oto Ihalauw (Ketua)
2.      Ec. Lambertus Jitmau, MM (Walikota Sorong)
3.      Prof. Baltazar R. Kambuaya (Akademisi)
4.      Pastor Pau Tan
5.      Pdt. Haerman Saut
6.      Wolas Krenak (Seniman Papua)

Para tamu perwakilan Pemerintah Pusat ini akan di jemput dengan helicopter dari sorong menuju Maybrat, kemudian heli akan menunggu sampai kegiatan selesai dan di antar balik ke sorong yang kemudian lanjut dari sorong ke Jakarta.

Moment bersejarah ini juga akan dimeriahkan oleh artis local tanah Papua “ Oca Sentuf. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...