Kamis, 17 Oktober 2019
Sepus M. Fatem Raih Doktor Ilmu Kehutanan di UGM
MAYBRAT, (Maybrat News) - Salah satu putra terbaik dari tanah Papua, Sepus Marten Fatem,
S.Hut., M.Sc., berhasil meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude
dalam bidang ilmu kehutanan di Kampus Universitas Gadjah Mada. sepus berhasil menyelesaikan pendidikan doktor alnya
selama 3 tahun 11 bulan. “Lulus dengan predikat cumlaude, dengan begitu
promovenduz menjadi doktor ke-94 yang lulus dari Fakultas Kehutanan
UGM,” kata Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Budiadi, S.Hut., M Agr.
Sc., selaku ketua tim penguji saat membacakan hasil ujian terbuka
promosi doktor di Fakultas Kehutanan, Senin (14/10).
Ketua tim promotor, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., mengatakan Sepus Marten Fatem mendapat gelar akademik tertinggi dari Fakultas Kehutanan UGM. Oleh karena itu, ia mengharapkan ilmu pengetahuan yang didapat bisa dimanfaatkan untuk pengambilan kebijakan pembangunan di tanah Papua. “Setelah ini, Anda akan banyak mendapat tugas berat untuk mengembangkan Papua. Pembangunan Papua harus dimulai dari segala sisi, ada satu hal yang perlu diingatkan, bangunlah Papua dengan hati nurani untuk melindungi kepentingan orang asli Papua,” kata Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM ini.
Dalam disertasinya yang berjudul Konstruksi Kabupaten Konservasi Tambrauw: Kontestasi Aktor, Peran Power, Biofisik dan Adapatasi, Sepus
Marten Fatem mengatakan Tambrauw merupakan kabupaten pemekaran di
Kabupaten Papua Barat sejak tahun 2008 dan 2013 dengan luas 11.373,96
kilometer persegi. Sekitar 80 persen administrasi pemerintahan wilayah
ini mencakup hutan konservasi dan hutan lindung. Dengan statusnya
sebagai wilayah yang hampir semuanya hutan lindung dan hutan konservasi,
beberapa pola konservasi tradisional alam oleh masyarakat aslil Papua
masih tetap dipertahankan. “Ada lima komunitas besar atau lima suku
besar yang masih menjadikan kawasan hutan untuk adat, beberapa lokasi
dijadikan daerah leluhur sehingga wajib dijaga,” katanya.
Konsep kabupaten konservasi, menurutnya, dimaknai sebagai kegiatan
pemerintahan menyelenggarakan pembangunan berlandaskan pemanfaatan
berkelanjutan, perlindungan sistem penyangga kehidupan dan pengawetan
keanekaragaman hayati dan ekosistemnya.
Menurutnya, pemerintah kabupaten perlu mendorong upaya perubahan tata
kelola sebagai perwujudan implementasi kabupaten konservasi yang
mengedepankan aspek konservasi sebagai domain pembangunan daerah secara
kolektif. Selanjutnya, pemkab dan pemda perlu meningkatkan
program-program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis unggulan spesifik
lokal. “Salah satunya melalui penataan fokus implementasi kabupaten
konservasi dan pengembangan destinasi wisata sebagai sektor primer
pembangunan,” katanya.
Selain itu, ia mengusulkan dilakukan peninjauan kembali rencana
pembangunan tata ruang dan wilayah agar proses rasionalisasi fungsi
hutan dan kawasan dapat mendukung pembangunan kabupaten ini sebagai
kabupaten konservasi. “Minimal 70 persen kawasan lindung darat, pesisir
dan laut tetap dipertahankan,” katanya (Mrk)
Babinsa Ayamaru Bantu Siswa SMP Negeri 3 Ayamaru Buat Kerajinan
MAYBRAT, (Maybrat News) – Dalam rangka
mendukung tugas pokok, Babinsa harus terus melaksanakan komsos dengan
mempererat tali silaturahmi dan kerjasama seperti yang dilakukan saat
ini oleh Babinsa Distrik Ayamaru Selatan Koramil 1802-10/Ayamaru Serda
Suwarjono.

Kegiatan pendampingan sekaligus membantu mengajarkan kerajinan tangan
seperti merangkai bunga dari bahan limbah plastik (sampah non organik)
kepada siswa-siswi SMPN 3 Ayamaru Selatan. Selasa (15/10).
Disela tugas kesehariannya sebagai Babinsa dan berbekal ilmu yang
pernah diterima saat mengikuti pelatihan ketrampilan, Serda Suwarjono
berusaha menularkan ilmunya kepada siswa-siswi SMPN 3 Ayamaru Selatan
dalam membantu membuat kerajinan tangan.

“Saya pernah mengikuti pelatihan merangkai bunga dengan bahan dasar
sampah non organik, maka untuk meningktkan kreatifitas siswa siswi pada
SMP Negeri 3 Ayamaru saya coba membuat sutu kegiatan untuk menularkan
ilmu yang saya miliki kepada anak-anak sehingga kedepan mereka dapat
berkreasi untuk mengisi waktu mereka di rumah dengan memanfaatkan sampah
non organik ini,” terang Babinsa.
Bapak Nelson Kahosadi, S.Th selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Ayamaru
Selatan merasa senang dan bangga atas kehadiran dan peran serta babinsa
di sekolah. Kami berharap agar pendampingan hal positif seperti ini dan
kegiatan lainnya kedepanya dapat terus dilakukan. (Mrk)
Pelantikan Bapak, Ir. Joko Widodo & Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI
Keluarga Besar MN Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas
Dilantiknya Bapak, Ir. Joko Widodo & Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin sebagai
Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024 pada,
Minggu (20/10/2019) di Jakarta.
Rabu, 25 September 2019
Bulan Oktober Lampu PLN Menyala 24 Jam
| Manager PT PLN Persero Teminabuan , Hengky Mayaut (Baju Putih) Foto: Mrk |
MAYBRAT, (Maybrat News) - Manager PT PLN Persero Teminabuan
, Hengky Mayaut dalam jumpa persnya di secretariat daerah Kabupaten Maybrat
menuturkan bahwa, kami dari PLN cabang Ayamaru untuk sementara ini ada
pemadaman lampu yang di akibatkan karena kita punya mesin pembangkit listrik
ini ada tiga Unit yang mengalami ganguan untuk saat ini, (25/9/2019).
Jadi kami sudah berkoordinasi
dengan kantor PLN pusat di Jakarta, dan mereka sudah merespon itu dengan
mengirim teknisi (tenaga teknis) yang rencananya akan tiba di Maybrat pada tanggal
26 September 2019 mendatang, untuk memperbaiki ketiga mesin tersebut.
Sebelumnya tenaga teknis ini
sudah pernah datang, namun kedatangan mereka bersamaan dengan terjadinya
insiden demonstrasi akan tindakam rasisme di jawa timur, akibatnya mereka di
suruh pulang atau kembali lagi ke Jakarta.
Sebelumnya memang mereka sudah
tiba di Maybrat dan melakukan perbaikan mesin-mesin tersebut, namun pada saat
perbaikan, sedang terjadi demonstrasi, akibatnya mereka (teknisi) ini merasa
tidak nyaman alias ketakutan, akibatnya mereka di suruh pulang kembali ke
Jakarta.
Akhirnya untuk mendatangkan
mereka kembali ke maybrat lagi, kami harus meminta jaminan dari Bupati
Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., dan Bupati sudah memberikan
jaminan yang sudah di tandatangani langsung oleh Bapak Sekda.
Berdasarkan jaminan ini maka,
dipastikan tanggal 26 September 2019, mereka sudah ada di Maybrat dan
segera melakukan proses perbaikan terhadap
ke tiga mesin tersebut, Sehingga proses perbaikan ini bisa cepat selesai dan
bisa segera di gunakan.
Oleh sebab itu saya pastikan
bahwa pertengahan bulan Oktober tahun 2019 lampu sudah bisa menyala normal
(sudah bisa menyala 24 jam) tegas Hengky Mayaut Manager PT PLN Persero
Teminabuan. (Mrk)
Selasa, 24 September 2019
DPRD Maybrat Minta Jokowi Dialog dengan ULMWP dan KNPB
Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ferdinando Solossa. (CNN Indonesia ArkiLaus Baho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Ferdinando Solossa, SE, meminta Presiden Kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka ruang dialog dengan tokoh (ULMWP) dan (KNPB).
"Kami minta pemerintah membuka dialog antara pemerintah pusat dan tokoh Papua khususnya yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau berseberangan seperti ULMWP dan KNPB," kata Ferdinando dalam forum bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (24/9).
"Kami minta pemerintah membuka dialog antara pemerintah pusat dan tokoh Papua khususnya yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau berseberangan seperti ULMWP dan KNPB," kata Ferdinando dalam forum bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (24/9).
Ferdinando menyarankan dialog antara pemerintah pusat dengan tokoh
Papua itu melibatkan pihak ketiga yang independen, netral, dan objektif
dalam menyelesaikan akar persoalan di Bumi Cendrawasih.
Menurutnya, usulan itu merupakan salah satu aspirasi yang diserap masyarakat. Ia berharap pemerintah bisa menyelesaikan masalah di Papua secara bertahap, sehingga pemerintahan dan pembangunan berjalan baik.
"Kami harap bapak KSP memfasilitasi agar kami bisa menyerahkan langsung persoalan ini ke presiden," tuturnya. (Arki)
Menurutnya, usulan itu merupakan salah satu aspirasi yang diserap masyarakat. Ia berharap pemerintah bisa menyelesaikan masalah di Papua secara bertahap, sehingga pemerintahan dan pembangunan berjalan baik.
"Kami harap bapak KSP memfasilitasi agar kami bisa menyerahkan langsung persoalan ini ke presiden," tuturnya. (Arki)
Sabtu, 21 September 2019
Penyerahan Materi Sidang APBDP Tahun Anggaran 2019 "Oleh PLH Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, MSi.
| Penyerahan Materi Sidang APBDP Tahun Anggaran 2019 "Oleh PLH Sekda Maybrat, Ferdinandus Taa, SH, MSi. Kepada Bagian Kesekrettariatan DPRD |
MAYBRAT, (Maybrat News) - Pelaksana Harian (PLH) Sekda Kabupaten Maybrat, Feri Ferdinandus Taa, SH, MSi lewat Telpon selulernya, menuturkan bahwa, ada 26 Raperda di mana 26 Raperda ini merupakan suatu kemajuan, jadi 26 Raperda ini sudah di lakukan evaluasi di Provinsi Papua Barat di bagian Biro Hukum, dan sudah sampai ke bagian pendapatan di Kemendagri, jadi 26 Raperda ini dinyatakan sudah lolos, tinggal tunggu hasil sidang hari senin besok saja tutur Fery.
Menurut Feri, sidang ini akan di bahas hari senin nanti mengenai pembahasan Raperda Non APBD dan APBD perubahan untuk persiapan penetapan, di mana kita berharap 26 raperda tentang pajak retribusi daerah ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Sehingga tahun depan kita bisa lakukan pungutan sesuai dengan apa yang sudah kita lakukan, jadi semua itu sudah ada sesuai dengan tarif retribusi yang di masukan di Raperda untuk di jadikan acuan untuk pungutan nanti, sesuai dengan OPD terkait yang mengusulkan Raperda tentang pajak dan retribusi daerah.
Penyerahan Raperda ini di lakukan di ruangan PLH sekda kabuipaten Maybrat, Oleh Kadispenda sebagai ketua tim, mewakili tim yang kemarin berangkat melakukan evaluasi di Provinsi maupun di Kemendagri., beliau tadi menyerahkan hasil itu melalui PLH sekda,
dan hasil ini sudah final, tidak ada masalah untuk 26 Raperda tersebut. mengenai tarifnuya nanti hari senin baru pembahasan dengan DPRD, baru kita sesuaikan. dengan kemampuan kita di daerah.
Raperda ini datang dari, Dispenda, Dinas Perhunungan yang terkait soal trayek angkutan tentang tarifnya, kemudian dari Dinias perindak terkait soal ijin usaha, misalnya kios dan lain-lain. terus dari PTSP sendiri, kemudian dari perumahan dan PU, kalau PU ini terkait soal IMB.
Ini tentang Raperda yang 26, sedangkan yang kemarin itu kita sudah serahkan, materi APBD Perubahan dari Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dalam hal ini Sekda Kabupaten Maybrat yang di dampingi oleh BAPEDA dan KEUANGAN kemarin, di mana kita sudah serahkan kepada pimpinan dan anggota DPRD dan sudah di terima oleh Kabag Persidangan, sedangkan untuk materi sendir tadi sudah di bawa ke sorong, dan di lakukan pembahasan internal dengan banggar dan pimpinan anggota DPR .
Saya tadi baru di telpon dari sorong oleh Bamus kalau bamus sekarang sedang menyiapkan jadwal untuk persiapan sidang hari senin nanti, tegas Feri. (Mrk)
Langganan:
Postingan (Atom)
Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"
Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut, M.Si., mantan Aktif...
-
Kepala BKD Maybrat. Drs. Yakob M. Kareth, M.Si JAKARTA, (Maybrat News) - Seleksi CPNS Kabupaten Maybrat di pastikan akan di buka pada ...
-
Pj. Bupati Maybrat Lakukan Rapat Koordinasi Dengan Kepala BKN Kabupaten Sorong MAYBRAT, (Maybrat News) - Pj. Bupati Maybrat, D...
-
Hamba Tuhan Alfaris Kambuaya MAYBRAT, (Maybrat News) - “Mari kita bersyukur kepada kepada...



