"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Jumat, 17 April 2020

Cegah Covid-19 "Dana Kampung di Maybrat Dipotong 10-15 Persen"

Kepala Bagian Pemerintahan Kampung, Orgenes Howay, S.Sos

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kepala Bagian Pemerintahan Kampung Kabupaten Maybrat, Orgenes Howay, S.Sos., mengatakan guna mendukung pemerintah dalam mencegah Corona virus (Covid-19) di Kabupaten Maybrat, maka 259 kampung diwajibkan memotong dana kampung sebesar 10-15 persen, pemotongan yang dilakukan tersebut, kata dia, berdasarkan perintah dari Kementerian Desa. 

Oleh karena itu, Badan Pemberdayaan Kampung sangat menyetujui tentang pencegahan virus tersebut di Kabupaten Maybrat. 

Mengingat virus tersebut sangat membahayakan nyawa manusia,  Lebih jauh Orgenes Howay mengatakan, bantuan dari dana kampung telah direalisasikan kepada tim satgas Covid-19 guna melancarkan pencegahan virus tersebut agar masyarakat Maybrat tetap sehat.

“Dana Kampung dari masing-masing Kampung telah kami potong, Dan semua kepala kampung dan masyarakat menyetujui hal tersebut,” tandas Orgenes Howay di Kantor Bupati, Rabu (17/4/20). (Mrk)

Agustinus Tenau "Pemkab Maybrat Sediakan 2 Milyar Untuk Belanja Pangan Lokal"

Wakil ketua II DPRD Kabupaten Maybrat, Agustinus Tenau, S.Sos, M.Si

MAYBRAT, (Maybrat News) - Wakil ketua II DPRD Kabupaten Maybrat, Agustinus Tenau, S.Sos, M.Si, memberikan apresiasi kepada Pemda setempat, yang telah membagikan bantuan sembako kepada seluruh masyarakat yang tersebar di 259 Kampung, 1 Kelurahan dan 24 Distrik, meskipun telah melewati lockdown Lokal selama 14 hari.

Memang ini bukan persoalan terlambat atau lewat, tetapi bagaimana ada niat atau aksi riil yang di lakukan oleh Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid - 19, Jumat (17/4/20).

Agus mengatakan bahwa kami DPRD hanya melakukan fungsi pengawasan  terhadap anggaran yang disiapkan Pemda sebesar Rp.43 Milyar.

Dimana anggaran yang disiapkan itu dimanfaatkan atau terpakai untuk 11.200 Jiwa yang ada di Maybrat ini atau tidak, ini yang harus di awasi. Karena penyaluran bantuan itu harus sesuai dengan Kepres No. 1 tahun 2020, ujar politisi asal partai Nasdem ini.

kendati demikian, Agus juga berpesan kepada masyarakat agar tidak bergantung kepada bantuan dari Pemda setempat tetapi harus tetap pergi ke kebun untuk usaha makanan lokal, seperti, Sagu, Kasbi, Keladi dan Umbi-umbian lainyan.



Disamping itu juga, Agus menyampaikan bahwa Pemkab Maybrat telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 2 Milyar lebih untuk membeli makanan lokal sehingga pemilik makanan lokal ini akan di data oleh pihak terkait.

Agus juga berpesan kepada masyarakat agar yang belum mendapatkan bantuan Bama agar segera lapor kepada Tim Satgas Covid - 19, Kepala Kampung, Kepala Distrik dan DPRD agar segera di realisasikan, Tutupnya. (Mrk)


Bupati Maybrat "Banyak Potensi Daerah Yang Bisa Dongkrak PAD, Namun OPD Belum Mampu Menggali"


MAYBRAT, (Maybrat News) – Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., mengakui bahwa potensi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah Pemerintahan Kabupaten Maybrat sangat banyak hanya saja para pimpinan OPD belum mampu menggali potensi tersebut.

Karena mengingat pemasukan tidak sebanding dengan jumlah potensi yang ada di Kabupaten Maybrat.

Menurut Bupati, wilayah Maybrat sangat luas dan melimpah dengan potensi yang nantinya mengarah pada penunjang PAD. Namun, lanjutnya kebanyakan OPD tidak melihat kekayaan tersebut untuk kemudian diolah dan diberdayakan demi memberi masukan kepada daerah.

Tergantung pada keseriusan dari setiap OPD untuk mengelola potensi yang belum memiliki nilai jual tersebut menjadi bernilai. Karena banyak potensi namun belum digali secara baik, selama ini kita hanya menggali potensi yang sudah jadi. Sebenarnya kalau dilihat banyak potensi PAD yang tidak digali secara baik, Rabu, (15/4/20). 

Karena itu, dirinya berharap kepada setiap OPD yang ada untuk kembali melihat potensi tersebut untuk kemudian diolah menjadi sumber PAD demi perwujudan visi dan misi Kabupaten Maybrat. (Mrk)

Himbauan Pencegahan Covid -19 Oleh Bupati Maybrat


Antisipasi Covid-19 "Pemkab Maybrat kucurkan Dana 43 Milyar"


MAYBRAT, (Maybrat News) – Penanganan wabah Virus Corona Desease (Covid-19) di Kabupaten Maybrat, Pemda Maybrat Kucurkan Anggaran 43 Milyar. Ketua DPRD Kabupaten Maybrat Ferdinando Solosa, SE., mengatakan, anggaran tersebut telah dilakukan konsultasi bersama BPKP, BPK, dan telah dilaporkan ke Mendagri dan Menteri Keuangan dan besar anggaran itu lebih banyak diperuntukan untuk belanja logistik bahan makanan (Bama) bagi masyarakat, baik dari toko maupun bama lokal.

“Untuk itu, kami di dewan mengundang bapak bupati, wakil bupati, sekda dan jajaran di pemerintah daerah untuk mempresentasekan penanganan covid masa tanggap pertama dan kedua, termasuk estimasi kebutuhan yang mana sudah dibreakdown anggaran,”kata Nando.

Sementara, Kepala BKAD Maybrat, Onavia Delora Sraun, mengatakan, untuk menyikapi hal itu, pihaknya saat ini tengah melakukan pergeseran sesuai arahan Mendagri dan menteri keuangan, namun pihaknya perlu telebih dahulu melakukan asistensi bersama BPKP dan instansi terkait untuk pergeseran anggaran tersebut.

“Jadi masing-masing untuk pergeseran anggaran di OPD sesuai surat dari menteri keungan itu 50% hampir semua kita melakukan pergeseran dari belanja, termasuk dengan dana DPR dari sekeraiat daerah, realisasinya akan kami lakukan bersama DPR, OPD untuk lakukan realisasi dalam waktu yang tidak lama ” Tutup Ona (Mrk)

Jelang Distribusi Bama, DPRD Gelar RDP Bersama Pemerintah Maybrat


MAYBRAT, (Maybrat News) – Menjelang distribusi logistik bahan makan (Bama), DPRD Kabupaten Maybrat bersama pemerintah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor Bupati Maybrat, Rabu, (15/4/20). 

Wakil Bupati Maybrat, Drs. Paskalis Kocu, M.Si, mengatakan, tujuan digelarnya RDP tersebut menciptakan harmonisasi antara pihak Eksekutif dan Legislatif guna persiapan pembagian sembako dan rencana kerja pada masa tanggap darurat baik pertama dan kedua.

Mulai hari Jumat (17/4/20) besok, kita sudah bagi logistik kepada masyarakat di 259 kampung dan 1 kelurahan, bama yang dibagikan seperti beras, supermi, sauris, dan bama lokal nanti tahap kedua, Kita akan bagi mulai hari Jumat sampai Sabtu,” kata Wabup. 

Sementara, Ketua DPRD Maybrat, Ferdinando Solosa.SE., mengatakan, tujuan pihaknya mengundang pihak eksekutif, yakni mempresentasekan rencana kerja tim Covid 19 pada masa tanggap darurat pertama yang telah ditetapkan 26 Maret sampai 9 April dan 9 april sampai 9 Mei mendatang untuk masa tanggap kedua, sekaligus kesiapan distribusi logistik.

Oleh sebat itu, sehingga kami tadi mengundang pihak eksekutif untuk mempresentasekan tentang rencana kerja untuk penangan covid pada masa tanggap darurat pertama dan kedua termasuk estimasi kebutuhan yang telah dibreak down anggran” jelas Ferndinando. (Mrk)

Bupati Maybrat Serahkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., Saat Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat di Kumurkek

MAYBRAT, (Maybrat News) - Pemkab Maybrat Menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid 19.

Bantuan tersebut secara simbolis di serahkan oleh Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM., kepada Kepala Distrik dan Kepala Kampung di halaman Kantor Distrik Aifat di Kumurkek, (Jumat 17/4/20).

Bupati mengatakan bantuan sembako ini akan di bagi secara merata kepada seluruh masyarakat yang tersebar di 259 Kampung dan 24 Distrik, dan diharapkan masyarakat dapat mengunakan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhannya.

Mungkin jumlahnya tidak seberapa namun kita harap ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, tegas Bupati.

Oleh sebab itu, Bupati minta agar masing-masing Distrik lebih cermat dalam proses pembagiannya, sehingga seluruh masyarakat  bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Bantuan ini bersumber dari APBD Maybrat dan berbeda dengan bantuan-bantuan yang akan datang lagi, seperti bantuan dari Kementrian Sosial dan bantuan beras dari dana kampung nantinya, tutup Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...