"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 06 Mei 2020

Pemkab Maybrat Sediakan Media Center


MAYBRAT, (Maybrat News) - Penanggung Jawab Program USO, Dinas Kominfo Kabupaten Maybrat, Fransiskus Tenau, A.Md, memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan menyediakan media center disalah satu ruangan kantor Bupati. Tujuannya, kata bupati, untuk memudahkan para kuli tinta yang bertugas di wilayah itu menggali informasi terkait perkembangan informasi pademi Virus Covid 19  dan informasi penting lainnya dari pemerintahan Maybrat untuk disebar luaskan kepada masyarakat Maybrat.

Menurut Tenau, media center yang rencananya akan disediakan dalam waktu akan dilengkapi dengan peralatan untuk live confrence. “Waktu dekat ini akan disiapan sarananya untuk media center seperti in vocus, sound system dan lainya guna mendukung publikasi informasi pemerintah maybrat. Dan fasilitas untuk menunjang live confrence. Kami akan siapkan satu ruang disini, teman-teman jurnalis boleh dihimpun disini tapi tetap dengan protap pencegahan COVID 19,”kata Tenau kepada media ini Selasa, (5/5/20).

Tim teknis sedang mempersiapkan ruang media center. Dirinya berharap rencana tersebut dapat terealisasi dalam waktu dekat karena telah mendapat dukungan dari pimpinan daerah. “Jadi disini akan dijadikan sebabagai ruangan media center oleh pemerintah Maybrat. Oleh sebab itu, sekali lagi kami butuh dukungan dari semua masyarakat dan unsur pejabat daerah,”pungkasnya. (Mrk)

Senin, 04 Mei 2020

Meski Zona Aman, Pemkab Maybrat Siapkan Tempat Penguburan Khusus COVID 19.


MAYBRAT, (Maybrat News) – Meskipun Maybrat masih dalam zona hijau COVID 19, namun Pemda tetap waspada dengan mempersiapkan segala jenis kebutuhan untuk mengantisipasi jika terdapat masyarakat yang terinfeksi virus sampai pada kematian. Maka itu, Pemkab siapkan tempat penguburan secara khusus terhadap pasien terinfeksi COVID 19.

Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim,MM mengatakan langkah pemkab itu, perlu diambil buat mengantisipasi, karena telah terdapat kasus COVID 19 di Kota dan Kabupaten Sorong sebagaimana daerah tetangga. Oleh karena itu, tempat penguburan COVID 19 akan disiapkan. Meskipun demikian, Bernard Sagrim meminta kepada masyarakat agar tetap berdoa di rumah masing-masing meminta berkat Tuhan, sehingga masyarakat Maybrat tidak tertular COVID 19. Bernard Sagrim katakan virus tersebut belum ditemukan vaksinnya. Oleh karena itu perlu mengantisipasi.

“Saya sudah perintahkan beberapa pejabat untuk mempersiapkan lahan sebagai tempat penguburan jenasah bagi yang terinfeksi COVID 19. Bukan kita meminta untuk masyarakat Maybrat tertular virus tersebut, namun berwaspada,” kata Bernard Sagrim, Kamis (30/4).

Sagrim berharap agar masyarakat Maybrat perlu berhati-hati terkait bahaya COVID 19 yang semakin mengancam nyawa manusia dengan mengikuti himbauan pemerintah agar memutus mata rantai penyebaran COVID 19 , sehingga Maybrat tetap dalam zona hijau. “Yang memutus mata rantai COVID 19 adalah kita semua ini. Bukan tenaga medis. Karena mereka hanya merawat kita. Syukur kalau kita sembuh , tapi kalau tidak, ya resiko karena kita masih melawan himbaun pemerintah,” tutup Bernard Sagrim. (Mrk)

Refocusing Dana Covid 19, Pemkab Maybrat Hearing Bersama DPRD


MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah kabupaten Maybrat dalam waktu dekat akan kembali melakukan hearing bersama DPRD. Langkah itu, dilakukan sebagai tindak lanjut keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan, guna merefocusing anggaran untuk penanganan Covid 19 di Maybrat.

Hal tersebut dibenarkan, Bupati Maybrat, Drs.Bernad Sagrim, MM, saat dikonfirmasi awak media usai rapat terbatas bersama unsur pimpinan dan anggota DPRD serta sejumlah pimpinan OPD terkait, di Aula kantor DPRD Maybrat di Kumurkek, Rabu, (29/4/20).

Menurut Bupati, meskipun akan mengikuti anjuran pemerintahan pusat, pihaknya tidak akan melakukan kebijakan anggaran secara proporsional sesuai dengan surat menteri dalam negeri maupun menteri keuangan. Yang menyatakan, anggaran daerah sebesar 50% harus dipotong untuk penanganan covid 19.

Di kabupaten Maybrat, kata dia, ada kebijakan yang sudah terlanjur berjalan.“Tadi kita semua sudah samakan presepsi kalau 50% dipotong, bagaimana kebijakan anggaran yang sudah jalan ini, karena DAK dan lain-lain tadi sudah sepakat untuk direvisi,,” kata Bupati kepada wartawan.

Oleh karena itu, pihaknya telah sepakat bersama DPRD akan kembali hering agar lebih membahas kembali anggaran secara detail dan terperinci, termasuk akan soal distribusi bahan makanan. Akan dibahas terperinci melaui hearing ulang bersama DPRD waktu dekat. “Tadi juga kita bicara soal distribusi logistik, memang ada kendala, jadi nanti dibuat berita acara untuk dihitung ulang,” ujar Bupati.

Disampaikan Bupati, pihaknya bersama para legislatif juga bersepakat untuk membahas dana bagi para mahasiswa di dalam Papua maupun luar Papua. “Begitupun tadi kita sepakat untuk mahasiswa yang ada di dalam papua maupun diluar papua, walaupun tidak ada kebijakan anggaran untuk mahasiwa, namun ya mereka kan juga anak-anak kita semua. Jadi nanti melalui hering lanjutan satu dua hari ini untuk mencari regulasi seperti apa sehingga bisa mengakomodir ini semua sesuai kemampuan daerah,” tutup Bupati.

Sementara, Ketua DPRD Maybrat, Ferdinando Solossa menambahkan, terkait anggaran 43 Milyar lebih yang sebelumnya dikabarkan telah ditetapkan masih dalam asumsi atau perkiraan yang direncanakan untuk penaganan covid -19.

“Jadi ini jangan sampai ditafsirkan bahwa uang sekian besar ini kenapa peruntukannya belum jelas, tadi teman-teman dewan sudan pertanyakan ini dan sudah mendapat penjelasan dari pihak eksekutif (masih asumsi),” kata Ketua DPRD Maybrat.

Anggaran tersebut menurut Ketua DPRD akan dibreakdown oleh tim anggaran eksekutif dan tim anggaran DPRD berdasarkan edaran PMK 35/2020 tentang beberapa sumber peneriman anggran yang mengalami penurunan terkait dengan penanganan Covid 19.

Untuk menyikapi hal itu, pihaknya di DPR meminta agar, penjabaran revisi anggaran oleh eksekutif segera, supaya diserahkan kepihak DPR untuk dilakukan pengawasan pada pelaksanaan realisasi anggaran. Terkait tuntutan mahasiswa, kata Dia, berdasarkan aturan yang ada, tidak terdapat pos anggaran diperuntukan untuk mahasiswa, namun dirinya berharap agar para mahasiswa harus bersabar dan mengikuti aturan yang ada sambil menunggu kebijakan seperti apa yang hendak diambil pemerintah.(Mrk)

Jumat, 01 Mei 2020

Cegah Corona, Pemkab Maybrat Akan Lakukan Screening

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM

MAYBRAT, (Maybrat News) - Terus bergerak cepat mencegah virus corona (Covid-19) agar tidak menyebar di kalangan masyarakat dengan melakukan screening di seluruh wilayah tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM saat membuka musrembang RKPD, Selasa (28/4/20).

Saya harap seluruh pimpinan OPD dan Tim Satgas Penanganan Covid-19, agar terus mewaspadai penyebaran virus ini agar tidak menyebar di masyarakat, tegasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa, Covid-19 ini diibaratkan sebagai raja di dunia yang telah membawa perubahan di dalam kehidupan masyarakat.

Tentunya kita semua mengingginkan Pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar semua aktifitas pemerintah maupun masyarakat dapat kembali normal, tutu orang nomor satu di kabupaten Maybrat ini. (Mrk)

Bupati Maybrat "Covid-19 adalah Raja Dunia Saat Ini"


MAYBRAT, (Maybrat News) – Corona virus atau Covid-19 semakin mengancam nyawa manusia di seluruh dunia. Hingga saat ini, belum juga ditemukan vaksin, sehingga virus tersebut telah membuat terror seluruh masyarakat. Oleh karena itu, Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim,MM menyebut virus tersebut sebagai raja dunia, sehingga semua orang dapat takluk kepadanya.

Untuk itu, Bernard Sagrim menegaskan kepada seluruh SKPD dan tim Satgas Maybrat agar selalu berwaspada untuk membunuh dan menghancurkan Covid-19. “COVID 19 sekarang yang menjadi raja di seluruh dunia. 

Karena dia perintahkan gunakan masker, ya kita ikuti. Perintahkan untuk bangun rumah sakit darurat, ya kita ikuti. Perintakan untuk revisi anggaran, ya kita ikut. Ini seluruh dunia ikuti perintahnya. Sehingga dia ini raja terbesar di seluruh dunia saat ini,”terang bupati saat membuka RKPD tahun 2021. 

Lebih jauh Bernard Sagrim menambahkan Covid-19 muncul membawa perubahan kehidupan di seluruh dunia, sehingga masyarakat tidak saling bersentuhan dan saling menjaga jarak serta mengutamakan kesehatan. (Mrk)

Masyarakat Maybrat Yang Terdampak Covid-19 Mendapat Bantuan 10,2 Milyar Dari Dana Desa


MAYBRAT, (Maybrat News) – Wabah Covid-19 telah membuat perputaran perekonomian menjadi melemah. Maka itu, masyarakat Maybrat akan mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa sebesar Rp 10, 2 Miliar. 

Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Setda Kabupaten Maybrat, Orgenes Howay menjelaskan, berdasarkan peraturan Menteri Desa nomor 6 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020, bertujuan agar menjaga daya beli masyarakat desa. Ditambahkannya, BLT yang akan diberikan kepada masyarakat sebesar Rp 600.000 per Kepala Keluarga (KK) setiap triwulan selama masa pandemi COVID 19 berlangsung. 

Sementara metode pemberian BLT tersebut akan mendata masyarakat di setiap kampung secara teliti oleh tim relawan dan Kepala Distrik serta kepala Kampung dan selanjutnya akan melakukan verifikasi data masyarakat tersebut sehingga pemberian bantuan tersebut tepat sasaran.

“Setelah masyarakat didata, akan melakukan musyawarah kampung. Dan kami akan turun lapangan untuk mengawasi lagi” terang Orgenes Howay, Selasa (28/4).

Lebih jauh Orgenes Howay menjelaskan, BLT yang akan diberikan kepada masyarakat Maybrat yang dipotong dari Dana Kampung sebesar 50 persen per kampung untuk membantu mengatasi kebutuhan ekonomi masyarakat. (Mrk)

DPR Maybrat Kawal Anggaran Penanganan Covid-19


MAYBARAT, (Maybrat News) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kabupaten Maybrat berkomitmen untuk mengawal penggunaan anggaran penanganan corona virus disease 2019 (COVID-19). Hal itu, disampaikan Wakil Ketua II DPRD, Maybrat, Agustinus Tenau, S.Sos, M.Si.

Dia mengatakan, pihaknya tetap mendukung semua kebijakan yang diambil bupati dan wakil bupati Maybrat, terkait dengan penanganan virus corona. Terkait dengan alokasi anggaran Rp 43 Milyar, Agustinus Tenau menegaskan, sebagai lembaga legislatif wajib melaksanakan tugas melakukan pengawasan terhadap penggunaannya. “Untuk alokasi anggaran Rp 43 milyar, kita tetap melaksanakan fungsi pengawasan, agar penggunaannya tepat sasaran,” kata Agustinus, Jumat (24/4).

Politisi NasDem ini menuturkan, dalam waktu dekat kami akan melakukan tatap muka dengan gugus tugas COVID-19, terkait penggunaan anggaran, apakah cukup atau tidak. “Hal itu dilakukan agar sebagai wakil rakyat pihaknya harus meminta penjelasan secara rinci untuk memudahkan dalam pengawasan. Sehingga angka Rp 43 milyar dipergunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran agar masyarakat merasa bahwa ada pemerintah,” tandasnya.

Fraksi Demokrat
Upaya dan langkah pemerintah Kabupaten Maybrat dalam menangani masalah penyebaran COVID-19 mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dukungan tersebut melalui ketua Fraksi Demokrat, Naftali Hara, S.Sos, Jumat (24/4).

“Kami Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Maybrat, mendukung semua kebijakan yang diambil oleh bupati dan wakil bupati Maybrat, dalam penanganan COVID-19 terutama untuk memperpanjang penutupan Bandara Ayawasi dan Kambuaya dan buka tutup jalan darat Sorong Maybrat dan Sorong Selatan Maybrat,” ungkap Naftalai saat di wawancara Awak media di Kumurkek.

Menurut dia, ketika bandara atau jalan darat dibuka secara normal hal itu tentunya sangat mengkhawatirkan, terutama dalam penyebaran Virus COVID-19. Oleh sebab itu, kata Naftali alangkah baiknya jika Bandara Ayawasi dan Kambuaya ditutup sampai wabah Virus COVID-19 berakhir. 

Dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Maybrat, lanjutnya, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maybrat tidak hanya duduk diam saja. Melainkan ikut membantu Pemerintah Kabupaten Tim Satgas dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Maybrat disetiap wilayah, distrik maupun kampung yang ada. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...