"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Jumat, 25 September 2020

PPNI Kabupaten Maybrat Menyelenggarakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

PPNI Foto Bersama Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM (Jas Hitam Di Tengah)
 

MAYBRAT, (Maybrat News) - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat menyelenggarakan uji kompetensi jabatan fungsional perawat sebagai sebagian syarat guna melakukan pengusulan kenaikan pangkat agar memenuhi kesejahteraan perawat di Kabupaten Maybrat.

Uji kompetensi tersebut merupakan pertama kali dilakukan PPNI Maybrat mengingat kesejahteraan PPNI Maybrat tidak diperhatikan karena belum memenuhi syarat

Pembukaan uji kompetensi tersebut, Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim berharap kepada PPNI Maybrat agar tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas untuk pelayanan terhadap kesehatan masyarakat. Bernard Sagrim mengatakan, akan mengupayakan agar beberapa tenaga perawat Maybrat melanjutkan pendidikan spesialisasi di luar daerah sehingga perawat Maybrat memiliki tenaga profesional dalam melayani kesehatan.

“Nanti tidak semua perawat. Mungkin 3 atau 4 orang akan kami kirimkan melanjutkan pendidikan spesialisasi. Yang penting kesejahteraan mereka terpenuhi dulu,” kata Bernard Sagrim, Rabu (23/9/2020)

Sementara itu, ketua PPNI Kabupaten Maybrat, Nikanor Kocu merasa bangga atas terselenggaranya uji kompetensi sehingga PPNI Maybrat dapat melakukan pengusulan kenaikan pangkat. Mengingat selama ini, para perawat Maybrat belum mengikuti uji kompetensi jabatan fungsional.

Dikatakannya, Hal ini merupakan sebuah kepedulian Ketua PPNI Provinsi Papua Barat sehingga mengambil kebijakan agar PPNI Maybrat dapat terbentuk sehingga uji kompetensi dapat diselenggarakan.

“Kami sudah melaksanakan tugas secara maksimal sebelum mengikuti uji kompetensi ini. Apalagi kalau kesejahteraan sudah diperhatikan, maka pelayanan kami akan jauh lebih meningkat lagi,” tutur Nikanor.

Uji kompetensi tersebut dihadiri penguji dari tingkat nasional yang bertempat di Kota Sorong dan dapat terlaksana dengan sukses. (Mrk)

Kepala Inspektorat Kabupaten Maybrat Meresmikan Sekretariat Kampung KB

melalui kepala Inspektorat, DR. Naomi Netty Howay, S.Km.M.Kes

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM melalui kepala Inspektorat, DR. Naomi Netty Howay, S.Km.M.Kes meresmikan sekretariat kampung KB percontohan, di kampung Aisyo Distrik Aifat guna melayani masyarakat dengan maksimal sesuai dengan target yang diharapkan.

Dalam peresmian tersebut, Naomi Netty Howay berharap agar masyarakat dapat mendukung program yang telah dicanangkan secara nasional agar pelayanan terhadap masyarakat lanjut usia (lansia), balita, pemeriksaan ibu hamil dan pelatanan lainnya dapat terlaksana dengan baik.

Selain sekretariat dibangun di Distrik Aifat, namun pemda Maybrat melalui dinas teknis akan membangun di wilayah Ayamaru, Aitinyo dan Mare guna mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.

“Ini baru pertama kali dilakukan di Aifat. Tentu segala sesuatu terlaksana masih ada kekurangan, namun kami akan mengupayakan secara perlahan-lahan sehingga semuanya terlaksana dengan maksimal,” kata Naomi Netty, Kamis (24/9/20)

Sementara itu, kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Maybrat, Nikanor Kocu berjanji akan memperhatikan pelayanan terhadap para lansia, balita, ibu hamil sehingga memperoleh kehidupan yang sehat dengan memberikan bantuan makanan bergizi.

Oleh karena itu, hadirnya sekretariat tersebut guna melakukan pendataan terhadap balita, ibu hamil dan lansia agar data tersebut dapat disinkronkan dengan dinas teknis seperti dinas kesehatan.

“Ya ini juga kami tidak akan bekerja sendiri, tetap akan bekerja sama dengan dinas terkait dan juga tim penggerak PKK sehingga membantu kami dalam pelayanan terhadap masyarakat. Saya jamin, bahwa dengan adanya kerja sama, semua pelayanan akan terlaksana dengan baik,” terang Nikanor.

Acara peresmian sekretariat kampung KB dapat terlaksana dengan sukses dan seluruh masyarakat kampung Aisyo dapat mengikutinya dengan antusias. (Mrk)

Kamis, 24 September 2020

Lag--Lagi Masalah Pendidikan "Sarana dan Prasarana Pendidikan di Mare Kurang Memadai"

Fasilitas di Ruang Kelas Sekolah Dasar YPPK Santo Petrus Seya

 MAYBRAT, (Maybrat News) – Banyak permasalahan pendidikan yang ada di Maybrat khususnya di wilayah Mare salah satunya adalah masalah sarana dan prasarana yang kurang memadai. Padahal sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung keberhasilan program pendidikan.

Kepala Sekolah Dasar YPPK Santo Petrus Seya, Pius Semunya mengatakan sarana dan prasarana adalah salah satu sumber daya yang menjadi tolak ukur mutu sekolah dan perlu diperhatikan dan ditingkatkan oleh pemerintah kabupaten Maybrat.

“Sarana dan prasarana seperti ruangan belajar, ruangan guru dan perpustakaan termasuk tenaga pengajar sangat perlu diperhatikan agar melaksanakan kegiatan belajar mengajar berjalan baik demi jalannya pendidikan yang bersaing dengan daerah lain,”ujarnya kepada Papua barat Pos Selasa, (22/9/20).

Menurut dia, sarana dan prasarana merupakan bagian penting yang perlu disiapkan secara cermat. “Ia, sarana dan prasarana pendidikan saja belum tersedia. Hal ini jauh berbeda dengan daerah perkotaan yang sarana dan prasarana lebih baik daripada daerah perdesaan,”akuinya.

Banyaknya perbedaan itu, menurutnya dapat mengakibatkan kesenjangan pendidikan setiap wilayah di Maybrat. Ia mencontohkan sekolah di perkotaan memiliki fasilitas laboratorium komputer yang dapat digunakan peserta didik dalam proses pembelajaran, sedangkan sekolah di pedesaan belum memiliki fasilitas tersebut dan bahkan ada yang belum mengetahui cara mengoperasikan komputer.

Sedangkan kata dia, teknologi berbasis komputer sangat penting untuk pendidikan masa kini. Banyak pembelajaran yang menggunakan teknologi berbasis komputer. “Kami melakukan proses  belajar mengajar dengan apa adanya sesuaikan dengan situasi yang ada. Walaupun tenaga pengajar  4 orang PNS untuk mengajar 6 kelas dari 56 siswa yang ada dan membagi sekat untuk proses belajar mengajar, gedung kelas bocor, bangku sekolah rusak maupun tidak mencukupi, halaman sekolah yang tak tertata, ketidakadaan buku perpustakaan, tidak memadainya penggunaan teknologi dan informasi dan lainnya,”keluhnya.

Untuk itu, dirinya berharap pemerintah kabupaten Maybrat perlu memperhatikan pendidikan didaerah terpencil seperti di wilayah Mare maupun lainnya.

Selain itu, Kepala SD YPPK Sun, Martinus Baru, S.Ag mengutarakan wacana pendidikan zonasi, tetapi belum teralisasi. Menurut dia, sebaiknya berdayakan pendidikan yang ada, supaya proses pendidikan berjalan baik mencapai yang diharapkan. “Wacana pemerintah untuk pendidikan zonasi sudah baik, tapi itu membutuhkan waktu yang panjang, sebaiknya memperbaiki yang ada untuk kemajuan pendidikan di wilayah Maybrat,” tutupnya. (Mrk)

 

DPRD Maybrat Optimis Melalui APBDP 2020 "Ruas Jalan Mare dan Aifat Timur Akan Dikerjakan"

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen, A. Md. Tek., bersama Kapolres Sorong Selatan AKBP Sahat MH Siregar, SH.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Maybrat optimis ruas jalan Mare dan Aifat Timur bisa dikerjakan pada APBD-P tahun anggaran 2020.

“Kami optimis spot ruas jalan Mare dan Aifat Timur bisa dimasukan dalam APBD-P dan dikerjakan pada tahun 2020 ini, sebab kondisi ruas jalan di dua wilayah tersebut sangat memprihatinkan,” ujar ketua Fraksi NasDem DPRD Maybrat, Yonas Yewen, A.Md.Tek, kepada media ini, Kamis (24/9/20).

Menurutnya, kondisi ruas jalan raya Mare dan Aifat Timur sangat memperihatinkan, sehingga membutuhkan perhatian serius Eksekutif maupun Legeslatif di Kabupaten Maybrat.

“Soal angka, nanti kita lihat pada dokumen APBD-P yang akan dikirim ke kami DPRD dalam beberapa hari kedepan, kami jelas akan mengawal hal itu,” ungkap politisi muda asal Mare itu.

Dikatakannya, biasa pleno DPRD diketuk, namun pelaksanaan dilapangan dialihkan ke tempat lain.

“Soal alihkan kegiatan itu, tentu menjadi titik fokus kami, kami juga mendukung pembangunan kantor bupati dan kantor DPRD diresmikan sebelum masa jabatan bupati dan wakil bupati Maybrat berakhir pada tahun 2022 nantinya,” ungkap mantan wartawan itu. (Mrk)

 

Rabu, 23 September 2020

Kinerja Tim Gustu Covid-19 Maybrat Dipertanyakan


MAYBRAT, (Maybrat News) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Maybrat mempertanyakan kinerja Tim Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 Maybrat. Pasalnya, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, 2 pasien positif tercatat di Kabupaten Maybrat, dimana 1 pasien terkonfirmasi virus corona di Maybrat telah dinyatakan meninggal dunia dan seorang lainnya sedang menjalani perawatan.

Atas dasar itulah DPRD Kabupaten Maybrat melalui Panitia Khusus melakukan rapat kerja dengan Kapolres Sorong Selatan dan Kepala Kejaksaan Negeri Sorong untuk meminta pendampingan hukum kepada anggota Pansus DPRD Kabupaten Maybrat sesuai fungsi pengawasan yang diamanatkan kepada Anggota DPRD.

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen menegaskan, hadirnya Pansus untuk menunaikan tugas pengawasan sesuai aturan yang berlaku, bukan untuk mengganggu kinerja dari gugus tugas penanganan virus corona. Selain itu, melihat data temuan kasus terkonfirmasi Covid-19 harus menjadi pertimbangan eksekutif untuk mengevaluasi kinerja gugus tugas Covid-19 di Maybrat.

“Tujuan Pansus ini bukan mencari kesalahan eksekutif, tapi untuk memenuhi kewajiban dan tugas sebagai dewan mewakili masyarakat. Kami menggelar Raker dengan Kejaksaan dan kepolisian, sebelumnya kami sudah dengar pendapat dengan BPK dan telah mendapat asesmen dari lembaga-lembaga dimaksud,” kata Yonas Yewen, Jumat (18/9/20).

Dikatakan Yonas, pemerintah Kabupaten Maybrat telah merencanakan anggaran sebesar Rp 43 miliar dan sedang diusulkan pergeseran anggaran tahap II sebesar Rp 104 miliar. Oleh karenanya, Pansus menyarankan agar dapat duduk bersama antara eksekutif dan legislatif untuk mengevaluasi kinerja gugus tugas Covid-19 Kabupaten Maybrat.

“Usulan pertama itukan Rp 43 miliar dan pergeseran lagi terakhir ini Rp 104 miliar, nah dengan refocusing ini, kita tahu dana dimaksud untuk berbagai kebutuhan terutama logistik, tapi akhirnya ada 2 kasus ini kan patut kita pertanyakan, karena ini uang rakyat yang dipergunakan,” tambah Yonas Yewen.

Setelah melakukan dengar pendapat dan rapat kerja baik dengan Perwakilan BPK Papua Barat, Polres Sorong Selatan dan Kejaksaan Negeri Sorong, Pansus akan memanggil OPD dilingkungan pemerintah dan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Maybrat, untuk meminta keterangan seputar penggunaan dana refocusing serta penanganan Covid-19 di Kabupaten Maybrat. (Mrk)

 

Dispenda Simulasi Pembayaran PBB secara Online


MAYBRAT, (Maybrat News) – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Maybrat melakukan simulasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara online

dalam Proyek perubahan Open may  Pelayanan informasi SPPT PBB dan pembayaran PBB kepada wajib pajak di kantor Distrik Aifat Senin, (21/9/20). Kepala Dispenda Kabupaten Maybrat yang juga sebagai Reformer, Melianus Saa, SH, M.Si mengatakan kegiatan ini ada kaitan dengan Pendidikan Pelatihan (Dikkat) PIM II yang diselenggarakan oleh LAN RI Makasar Tahun 2020.

“Kami sebagai salah satu peserta Diklat PIM II Makasar diberi kesempatan of kampus selama 2 bulan yaitu Juli, Agustus dan September 2020.  Untuk melakukan inovasi yang dipilih untuk pelayanan di OPD kami yaitu Open may di Maybrat,”ujarnya.

Kata Melianus, waktu yang diberikan hanya 2 bulan, sehingga pihaknya mengambil dua distrik sebagai sampel yaitu Distrik Aifat dan Aifat Utara karena keduanya saling berdekatan. “Alasan kami mengambil inovasi ini, karena selama kami melaksanakan tugas di kantor Dispenda Maybrat, cetakan manual penyampaian pajak terutang oleh pegawai kami ke distrik atau kampung sering alami basah, hilang dan lainnya termasuk pegawai yang nakal ketika pembayaran pajak misalnya Rp, 2 juta, tetapi sampai di kantor bisa 1.800.000, karena biaya transportasi dan makan sehingga target penerimaan itu sering berkurang,”akunya.

Dengan cara itu, menurut dia, pihak kantor mengingatkan kepala distrik atau kepala kampung terkait pembayaran pajak ke Simda Pendapatan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan pendapatan daerah.

Soal kapan mulai dilakukan Simda pendapatan, Melianus Saa mengatakan bahwa sebenarnya bulan ini, tetapi setelah pihaknya membuat permohonan ke pihak dinas Infokom, ternyata mereka minta harus memasang Wifi pada September 2020 tetapi permintaan kami dinas itu Oktober 2020.

Sementara itu, Kepala Distrik Aifat, Riciard Saa, S.IP mengapresiasi Dispenda kabupaten Maybrat yang menghadirkan Simda Pendapatan sebagai upaya mendukung kegiatan Diklat PIM II LAN di Makasar dan juga masyarakat yang mau membayar PBB di Maybrat bisa tersalur dengan baik. “Selain mendukun Diklat PIM II di LAN RI Makasar tetapi juga mengamankan pendapatan daerah,”tuturnya.

Hal senada disampaikan pula Kepala distrik Aifat Utara, Philipus Fanataf, S.Sos. Dia  mengatakan sangat mendukung Simda Pendapatan daerah. Menurut dia, sejak kabupaten Maybrat terbentuk sudah 10 tahun, tetapi pendapatan daerah sangat rendah. “Adanya pembayaran pajak melalui Simda Pendapatan ini, bisa dapat mendongkrak PAD di kabupaten Maybrat berjalan baik dan lancar demi pembangunan daerah,”singkat dia. (Mrk)

 

Nehemia Isir Ditunjuk Jadi Ketua Panitia HUT ke-84 Injil Masuk di Ikowok

Nehemia Isir, SE, MM.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Nehemia Isir dari Gereja Baptis Anugerah Indonesia (GBAI) cabang Maybrat di percayakan sebagai ketua panitia penyelenggara peranyaan HUT Pekabaran ijil masuk di Ikowok yang berusai 84 tahun pada 17 Januari 2021.  Saat dikonfirmasi media ini kepada Nehemia Isir Senin, (21/9) mengakui telah dikukuhkan sebagai pantai HUT ke -84 tahun 2021 Injil Masuk di Ikowok Distrik Aitinyo tengah Kabupaten Maybrat.

“Puji Tuhan karena ,kami panitia dipercayakan oleh pemerintah kabupaten maybrat sebagai penyelenggara, dan saya di kukuhkan dari Gereja Baptis sebagai ketua panitia HUT Pekabaran Ijil Masuk di Ikowok pada tanggal 17 Januari tahun 1937-17 januari tahun 2021 dengan usia yang ke-84 tahun “uajanya.

Nehemia Isir mengucapkan terima kepada pemerintah kabupaten Maybrat yang sudah percayakan Gereja Baptis Anugerah Indonesia (GBAI) sebagai tuan rumah peranyaan HUT PI ke 84 tahun 2021 nanti. “Saya selaku panitia menerima dengan penuh semangat amanah yangh di berikan oleh pemerintah kabupaten Maybrat kepada kami sebagai ketua panitia, karena ini adalah pekerjaan Tuhan yang mulia,kami sebagai pemuda Gereja Baptis tetap menerima dan melaksanakan tugas yang diberikan kepada kami untuk bekerja selama 4 bulan kedelapan.

Nehemia Isir berharap kepada seluruh umat digereja Baptis untuk bersinergi untuk bekerja sama demi mensukseskan pekerjaan Tuhan yang sudah di percayakan oleh pemerintah kabupaten Maybrat kepada Gereja Baptis cabang Maybrat sebagai penyelenggara. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...