"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Selasa, 20 Oktober 2020

Bupati Maybrat Menilai Para Tokoh Tidak Pro Aktif Melaksanakan Tugas

Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM menegaskan kepada para tokoh dan hamba Tuhan yang ada di Kabupaten Maybrat agar berperan aktif dalam menjalankan tugas terutama memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bekerja sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mengingat virus tersebut telah menular sampai kepada masyarakat Maybrat.

Penegasan Bernard Sagrim tersebut karena para tokoh dan hamba Tuhan mendapat gaji setiap triwulan untuk membantu pemerintah membangun Maybrat dan mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini ditegaskan karena bahaya wabah covid tersebut sangat mengancam nyawa manusia, oleh karena itu perlu peran aktif para tokoh dan hamba Tuhan secara maksimal.

“Saya lihat bahwa para tokoh di Maybrat ini semacam tidak pro aktif dalam melaksanakan tugas. Contoh persoalan Covid ini, mereka tidak bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat. Lalu mereka ini diberi gaji untuk apa saja,” tutur Bernard Sagrim, Kamis (15/10/20)

Bernard Sagrim berharap agar para tokoh dan hamba Tuhan perlu dievaluasi terkait tugas dan pelayanan yang harus dilakukan agar dapat terlaksana dengan baik guna bersatu membangun Maybrat dan memutus penyebaran Covid-19. (Mrk)

 

Meningkatkan Mutu Pendidikan "Bupati Maybrat Akan Gelar Raker Bersama Sekolah Yayasan"

 

MAYBRAT, (Maybrat News) - Bupati Maybrat, Bernard Sagrim berjanji akan melakukan rapat kerja (raker) dengan sekolah Yayasan yang ada di Kabupaten Maybrat agar membuat perbandingan antara sekolah Yayasan dengan sekolah Negeri sekaligus melakukan evaluasi sehingga dapat menghasilkan pendidikan yang bermutu.

Selain melakukan perbandingan, namun akan memperhatikan akses transportasi masuk ke setiap kampung dan sekolah agar mempermudah para tenaga guru dan siswa untuk melaksanakan aktivitas dengan maksimal.

Dikatakannya, mengingat terdapat sebagian kampung dan sekolah yang memiliki banyak kendala terkait mobilitas yang belum memadai.

“Akan kita melakukan evaluasi dengan sekolah Yayasan terkait pendidikan dan mobilitas jalan. Karena saya menemukan kendala yang dihadapi masyarakat seperti mobilitas jalan yang masih mempersulit,” kata Bernard Sagrim, Jum’at (16/10/20)

Lebih jauh Bernard Sagrim mengatakan, apabila semua jalan dapat diperbaiki, maka akan membantu masyarakat dan semua pihak dalam melaksanakan aktivitas dengan mudah. (Mrk)

 

 Ketua Pansus Covid-19 DPRD Maybrat, Yonas Yewen, A. Md.Tek
 
MAYBRAT, (Maybrat News) - Panitia Khusus (Pansus) Corona Viru Disease 2019 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat menegaskan Pihak Eksekutif atau Pemerintah Daerah tidak perlu takut menggunakan Pergeseran Anggaran COVID-19.

” Pansus COVID-19 DPRD Kabupaten Maybrat kami tegaskan Eksekutif tidak perlu takut mengunakan anggaran COVID-19, tentu yang penting Gunakan sesuai peruntukan dan dipertanggungjawabkan sesuai regulasi yang ada” ungkap Ketua Pansus COVID-19 DPRD Kabupaten Maybrat, Yonas Yewen., A. Md. Tek., kepada media ini, Sabtu (17/10/20).

Menurut Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Maybrat itu, Sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor. 119 dan 177 sebagaimana diatur dalam Diktum Keenam diamanatkan kepada DPRD melakukan pengawasan anggaran COVID-19.

” kami Pansus COVID-19 DPRD menjalankan tugas dan Fungsi Pengawasan sebagaimana diamanatkan pada Diktum keenam SKB Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 119 dan 177″ ujar Politisi Partai NasDem itu.

Lanjut dijelaskannya, Soal Desakan Pemerintah Daerah Pansus COVID-19 kerja lebih cepat.

” Masa Tugas Pansus COVID-19 sesuai SK Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Pansus bekerja masa berlaku paling lambat 1 tahun dan paling cepat 6 bulan sesuai jadwal dan tahapan kerja Pansus COVID-19. Kami baru kerja belum sampai dua bulan ini, ko di desak-desak”ujarnya.

Dijelaskan lagi, Pihaknya telah melakukan dengar pendapat (hearing,red) Bersama BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat, Pihak Tipikor Polres Sorong Selatan dan Kajari Sorong dalam rangka pendampingan Hukum bagi Pansus COVID-19 DPRD Kabupaten Maybrat.

” Kami sudah kerja, Hearing dengan BPK, Tipikor Polres Sorong Selatan dan Kajari Sorong dalam rangka pendampingan hukum dalam membekap kerja Pansus COVID-19″ ujarnya.

Pada prinsipnya jangan Eksekutif kaku atau takut mengunakan pergeseran Anggaran COVID-19 yang ada dan diperuntukan sesuai dengan regulasi dan dipertanggungjawabkan.

” Kami berharap pihak eksektuf jangan takut atau kaku dalam pengunaan pergeseran COVID-19, pembentukan Pansus merupakan tugas pengawasan DPRD, tidak terlalu dan beberapa waktu kedepan kami Pansus keluarkan Rekomendasi. Perlu diketahui Pansus kerja bukan awasi anggaran saja, tapi juga soal SOP Kesehatan, kinerja tim Gugus Tugas COVID-19 kabupaten Maybrat ” tutup Yonas Yewen. (Mrk)

 

Rabu, 30 September 2020

Kampung Nezet Maybrat Masuk Nominasi 125 Desa Brilian Di Indonesia

 


MAYBRAT, (Maybrat News) - Kampung Nezet Distrik Aifat Utara Kabupaten Maybrat Papua Barat akhinya terpilih masuk nominasi 125 Desa Brilian di Indonesia dari total 72.000 desa, Selasa (29/9/20)

Desa brilian adalah desa yang dianggap tangguh, tanggap, dan inovatif dalam melakukan berbagai kegiatan inovasi meskipun ditengah pandemi covid 19

Penggagas utama BUMDes, Fransiskus Xaverius Tenau mengatakan, terpilihnya kampung Nezet masuk dalam nominasi desa brilian lantaran didukung oleh inovasi di bidang ekonomi kerakyatan yakni BUMDes Mart Nezet dan beberapa unit usaha yang ada di dalamnya

“Kami sangat bangga, karena melalui BUMDes Mart Nezet, kampung kami Nezet telah terpilih dan masuk dalam 125 desa brilian dan taungguh di Indonesia” Kata Tenau yang juga adalah penggagas utama BUMDes tersebut

Tenau meyakini bahwa keberhasilan besar ini akan memberikan spirit yang tinggi bagi warga di kampung Nezet untuk terus berinovasi dalam mengangkat BUMDes Mart Nezet menjadi satu-satunya pilar pengembangan ekonomi kerakyatan di tingkat desa

“Keberhasilan ini tentunya akan jadi semangat awal dalam memotivasi kami untuk terus berinovasi guna menggenjot BUMDes Mart Nezet sebagai pilar pengembangan ekonomi di tingkat desa” Ungkapnya

Ia juga berharap, lompatan positif yang diperoleh kampung Nezet ini, kiranya bisa menjadi motivasi dan contoh bagi kampung lain di Papua, khususnya Maybrat untuk terus berinovasi dalam membangun desa

“kita berharap kampung lain juga sama, mari kita sama-sama berinovasi di desa, karena Dari desa kita akan bangkit, dari desa kita akan maju dan sejahtera, karena membangun desa adalah membangun Indonesia” Tutup Tenau

Kampung Nezet selain memiliki minimarket atau BUMDes Mart sebagai usaha utama dengan harga yang terjangkau, juga ada beberapa unit usaha lainnya seperti ternak ayam pedaging, layanan jasa PPOB, layanan wifi berbayar melalui program dana desa TA 2020, serta jasa pengetikan dan Photo Copy. (Mrk)

Kapolres Persiapan Maybrat Optimis Akan Membasmi Peredaran Miras

 
MAYBRAT, (Maybrat News) - Kapolres Persiapan Maybrat, Kompol. Bernadus Okoka akan bekerja sama dengan Koramil Aifat, Koramil Aitinyo dan Koramil Ayamaru serta Sat Pol PP guna membasmi peredaran minuman keras agar kamtibmas di Maybrat semakin aman.

Mengingat DPRD telah mengesahkan peraturan daerah (perda) nomor 7 tahun 2015 tentang pengawasan peredaran minuman beralkohol.

Bernadus mengatakan, akan memperketat perbatasan akses transportasi antara Kabupaten Sorong – Maybrat sehingga dapat mengatasi peredaran miras. Mengingat miras sangat membahayakan kesehatan, kecelakaan lalulintas, menciptakan tindakan kriminal dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Oleh karena itu, dirinya berkomitmen agar membasmi dan memusnahkan peredaran miras di Maybrat.

“Kami akan bekerja sama dengan semua pihak termasuk media. Sehingga miras segera dibasmi. Ini sebuah langkah untuk menciptakan kamtibmas di Maybrat. Karena terjadi tindakan kriminal berawal dari miras,” terang Bernadus Okoka, Selasa (29/9/20)

Dirinya optimis untuk menegakkan peredaran miras sehingga aktivitas masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan kesehatan tetap terjaga apalagi di tengah pandemi Covid-19. (Mrk)

PKK Maybrat Akan Memberikan Bantuan Buku Kepada Sekretariat Kampung KB



MAYBRAT, (Maybrat News) - Guna menunjang perlengkapan sekretariat Kampung KB, Tim Penggerak PKK Kabupaten Maybrat, Papua Barat akan membantu menyediakan berbagai jenis judul buku sebagai bahan referensi kepada masyarakat.

Hal ini merupakan sebuah komitmen yang dilakukan TP PKK Maybrat untuk membantu masyarakat guna menambah pengetahuan dan keterampilan.

Ketua TP PKK Kabupaten Maybrat, DR. Naomi Netty Howay, S.Km.M.Kes, saat ditemui mengatakan, akan lebih memprioritaskan buku resep memasak, resep membuat kue dan buku tentang kesehatan balita, ibu hamil dan kesehatan lansia

Dirinya menambahkan, bantuan buku tersebut akan diberikan kepada Empat wilayah besar di Maybrat diantaranya wilayah Aifat, Aitinyo, Mare dan Ayamaru.

“Buku-buku ini diberikan sehingga melengkapi sekretariat. Pelayanan dapat terlaksana dengan maksimal, apabila ada buku referensi. Dan buku ini harus dibaca,” terang Naomi, Senin (28/9/20)

Lebih jauh dirinya mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan setelah sekretariat Kampung KB di Empat wilayah tersebut dapat dibangun. (Mrk)

Jalan Mare, Aifat Timur dan Ayawasi, Mosun Ditetapkan dalam APBD-P 2020

MAYBRAT, (Maybrat News) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat telah Mantapkan segmen jalan Mare, Aifat Timur dan Ayawasi-Mosun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020, Selasa kemarin (29/9/20).

“Sekmen jalan raya Sukesiar-Suswa ada empat segmen, satu sekmen Rp1 miliar dan empt sekmen Rp4 miliar. Saya mengapresiasi kepada bupati dan jajaranya sehingga memasukan ruas jalan, Aifat Timur, Ayawasi-Mosun,” ujar ketua Fraksi NasDem DPRD Maybrat, Yonas Yewen, A.Md. Tek, Rabu (30/9/2020).

Menurutnya, politisi muda partai NasDem itu, pekerjaan ruas jalan Mare, Aifat Timur, Ayawasi-Mosun merupakan daerah dengan kondisi jalan sangat rusak, sehingga pemerintah berupaya mengatasinya.

“Semestinya tidak masuk dalam APBD-P tetapi, pak bupati dan jajaranya mengambil kebijakan mengatasi persoalan yang dihadapi rakyat termasuk Mare dan Aifat Timur,” ungkap Yewen.

Dalam pemabahasan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2020 sebesar Rp114 Miliar lebih atau mengalami kenaikan 10,89% dari APBD tahun anggaran 2020.

“DPRD terapkan APBD-P 2020 dalam belanja daerah mengalami kenaikan Rp114.007.160.893, (10,89%) semula dianggarakan sebesar Rp1.046.783.924.400, dan betambah Rp1.160.791.085.293, tentu diproyeksikan belanja tidak langsung semula dianggarakan sebesar Rp554.037.736.700, bertambah Rp39.198.779.213,60, menjadi sebesar Rp593.236.515.913,60 dan belanja modal mengalami kenaikan Rp74,808. 381.879 yang semula sebesar Rp492. 746.187.700 bertambah menjadi Rp567.554.569.379,” tutup mantan Wartawan itu. (Mrk)

 

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...