"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Minggu, 24 Februari 2019

4 Maret 2019 "TES CPNS KABUPATEN MAYBRAT" Di Buka

Kepala BKD Maybrat. Drs. Yakob M. Kareth, M.Si

JAKARTA, (Maybrat News) - Seleksi CPNS Kabupaten Maybrat di pastikan akan di buka pada bulan Maret 2019 oleh Kepala BKD Kabupaten Maybrat, Drs. Yakob M. Kareth, M.Si. ketika di konfirmasi fia Tlp. (Senin, 25 Februari 2019).

Tahapan Seleksi
1. Pengumuman Penerimaan mulai dari Tanggal 4-22 Maret 2019
2. Pendaftaran dan Pengiriman Berkas 7-27 Maret 2019 
3. Seleksi Administrasi 9-28 Maret 2019
4. Pengumuman Seleksi Administrasi 30 Maret 2019
5. Cetak Nomor Ujian tanggal 1-5 April 2019
6. Seleksi Competensi Dasar (CAT) 24 April-10 Mei
7. Pengumuman Kelulusan 10 Juni 2019
8. Pemberkasan Bagi Peserta Yang Di Nyatakan Lulus 13 Juni-3 Juli 2019


Persyaratan Tes
1. 80% OAP dan 20% Non Papua
2. Nilai Memakai Rangking
3. Asli Papua adalah Bapak dan Ibu Asli Papua
4. Asli Papua adalah Bapak Asli Papua
5. Asli Papua adalah Ibu Asli Papua
6. Lahir dan Besar Serta Sekolah Di Tanah Papua Mulai Dari s/d Perguruan Tinggi
7. Sekolah Di Tanah Papua Mulai Dari SD s/d Perguruan Tinggi
8. Memiliki Integritas Yang Tinggi Terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
9. Tidak Berkedudukan Sebagai Anggota atau Pengurus Partai
10. Tidak Pernah di Berhentikan Dengan Hormat Sebagai PNS, TNI dan POLRI

Persyaratan Tes CPNS Maybrat
Berdasarkan informasi di atas maka, Mantan Kepala Badan Keuangan Kabupaten Maybrat yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Drs. Yakob M. Kareth, M.Si. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Maybrat bahwa, agar masyarakat tidak termakan isu-isu CPNS yang tidak jelas atau Hoax sehingga membuat masyarakat berlomba-lomba mengumpulkan ijazah ke oknum-oknum tertentu, kumpul kain, kumpul uang dan segala macam dengan perjanjian bahwa nanti saya akan urus kau masuk di sini, tembus di sini dan segala macam tipu muslihat lainya. Maka YK/ Yakob Kareth (sapaan akrab Masyarakat) menuturkan bahwa ini adalah berita hoax atau berita bohong alias berita tidak benar.

Tahapan Seleksi Tes CPNS
Begitu juga dengan K-2 ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), artinya menurut Yakob, karena kepentingan pemilu maka informasi hoax akan semakin marak terjadi, oleh sebab itu saya harap agar masyarakat jangan percaya akan berita-berita itu. karena sesunguhnya yang menetukan kelulusan untuk P3k, K2 dan CPNS murni adalah orang atau si pencaker itu sendiri. artinya bahwa yang menentukan dirinya lulus atau tidak adalah dia sendiri. karena proses penilian tersebut berdasarkan hasil dan nilai dari si pencaker tersebut. tidak ada yang bilang saya akan lulus karena dekat dengan penguasa atau saya ini tim sukses atau saya ini ikut bermain politik yang akan memiliki pengaruh dalam kelulusan bagi CPNS, P3K maupun K2 itu tidak ada, tidak ada istilah-istilah seperti itu karena yang menentukan kelulusan adalah si pencaker itu sendiri. tgas Yakob.

Jadi menjelang pemilu ini, saya menghimbau kepada masyarakat  untuk jangan terpengaruh dengan isu-isu hoax atau berita-berita tidak benar. bahkan menurut informasi yang saya dengar itu, ada yang bawa kain timur untuk pergi gade dengan uang, ada yang bawa ini lah, itu lah untuk urus nasib menjadi PNS. jadi sekali lagi saya tekankan bahwa informasi itu semua adalah hoax atau berita yang tidak benar.

kemudian menurut yakob, setelah CPNS, ada yang di sebut dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau yang di sebut dengan PPPK (P3K) berdasarkan Undang-Undang No.5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengantur tentang P3k yaitu PP No. 49 Tahun 2018 yang mengatur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Ditanya mengenai suara hati pencaker di Maybrat yang di rilis oleh Yohanes Lokden, Drs. Yakob M Kareth, M.Si mengatakan bahwa, barang ini atau tes CPNS ini kita tidak bikin atau laksanakan di Kumurkek atau di Ayamaru atau bahkan di Manokwari, semua ini di atur di jakarta, kami ini hanya perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk melakukan agenda tersebut (sebagai panitia lokal) sedangkan PANSELNAS ini ada di jakarta bukan PANSELNAS ada di Maybrat tutur Yakob.

Tahapan Seleksi (Seperti Di Atas)
Mengenai tempat pelaksanaan, beliau mengatakan bahwa, mereka PEMDA Maybrat sudah menyurati BKN 14 Provinsi Papua Barat dimana kita lebih banyak menggunakan UPT di Kabupaten Sorong, karena kalau ada beberapa sekolah yang telah selesai melaksanakan UNBK atau ujian Nasional maka kita akan mengunakan Gedung tersebut untuk melaksanakan tes CPNS tersebut. Mengapa? karena sekarang MENPAN sudah melakukan kerja sama dengan  Kementrian Pendidikan karena anak-anak sekolah sekarang mengikuti ujian dengan menggunakan Computer, nah ruangan computer tersebut yang akan kami gunakan sebagai wadah untuk melakukan TES CPNS tersebut. 

Yakob juga mengatakan bahwa kalau hasil kerja sama MENPAN dengan Kementrian Pendidikan sudah terlaksana dengan baik maka, maka proses tes akan di laksanakan di Kabupaten Maybrat tetapi kalau tidak maka akan di laksanakan di sorong karena kita menggunakan fasilitas UPT yang di miliki oleh BKN 14 di Kabupaten Sorong dan itu juga terbatas. 

Oleh sebab itu apabila dalam satu hari kita bisa melayani 150 Orang maka yang lain akan tunggu di jadwalkan kemudian sesuai dengan jadwal yang akan di berlakukan. Dimana tes ini akan berlangsung kurang lebih dua sampai tiga minggu.

Di tanya mengenai Formasi Yakob menuturkan bahwa, Guru sebanyak 150, kesehatan sebanyak 150, dan 242 itu akan di peruntukan buat umum.

Ditanya mengenai persoalan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sempat di persoalkan,  Yakob menjawab bahwa pengurusan KTP ini dilihat bukan dari dari batas bulan tetapi dari batas tahun pengeluaran yang tetap berlaku umum, karena kita pakai KTP Maybrat ini menunjukan bahwa anak-anak Maybrat ini ada yang selesai di berbagai kota studi, jadi waktu mereka keluar atau pergi sekolah secara otomatis NIK mereka itu NIK Maybrat. jadi mereka ini punya hak untuk mendaftar. 

 Intinya bahwa ketentuan ini di keluarkan untuk mengantisipasi masuknya kaum migran, menurut saya sebenarnya ini hanya hal-hal tehknis saja yang kami lakukan untuk memberikan peluang untuk Pencaker Asli Maybrat, seandainya kalau di biarkan, lalu orang-orang dari luar datang tes lalu kalian mau bicara apa, mau salahkan kami pemerintah lagi, atau mau tulis suara hati jilid kedua lagi. (Tegas Yakob)

Jurnalis            : Mrk
Foto Grafer      : Mrk
Editor               : Mrk









Jumat, 22 Februari 2019

KPU Maybrat Tetapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) Sebesar 38.734

MAYBRAT, (Maybrat News) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maybrat dalam rapat pleno, menetapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) untuk Pemilu serentak 2019 sebanyak 38.734. seperti dikatakan Ketua KPU Maybrat, Titus Nauw dalam rapat Pleno yang berlangsung di Aula Sekretariat KPU. Senin, 18 Februari 2019.

Jumlah tersebut terdiri dari pemilih laki-laki 19.415, dan pemilih perempuan berjumlah 19.319. Sementara jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 167 yang tersebar di 259 kampung, 24 Distrik se- Kabupaten Maybrat, kata Tutur titus kepada Jurnalis Maybrat News.

Ungkap Etus (sapaan Akrab), Pleno DPTB perlu dilakukan setiap bulan agar dapat mengetahui beberapa jumlah pemilih yang bertambah dan berkurang serta yang telah pindah domisili. Apabila ada pemilih yang pindah dari daerah pemilihan (Dapil) maka pada hari memasuki pencoblosan hanya akan diberikan tiga surat suara saja yaitu, Pilpres, DPR-RI dan DPD-RI.

Pleno DPTB perlu dilakukan agar semua tahapan DPT yang belum sempurna dievaluasi lagi sampai sempurna pada saat pemungutan suara hari  atau pada saat hari H nanti ujarnya.

Titus berharap agar warga masyarakat Maybrat yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E) dan Kartu Keluarga (KK) agar segera dilakukan dan memberikannya kepada petugas Panitia Pemilihan Distrik (PPD) yang nantinya, petugas PPD akan membawa data-data tersebut ke KPU untuk rekapitulasi menjadi Daftar Pemilih Khusus (DPK) sehingga warga dapat melangsungkan Pemilu yang diselenggarakan pada tanggal 17 Maret 2019.

Jurnalis           : Mrk
Foto Grafer     : Mrk
Editor              : Mrk

Selasa, 19 Februari 2019

Sekda Papua Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota KPK

Sekda Papua (Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen)
Penetapan tersangka diberikan saat Hery memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut, sejak Senin siang. Namun Hery tidak ditahan karena dianggal koperatif. Ia diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam. Didampingi kuasa hukumnya Yance Salambauw, Hery keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin malam pukul 23.00.

Kepada wartawan yang masih menunggunya Hery menyampaikan permohonan maafnya ke pimpinan KPK atas apa yang dilakukannya ke penyelidik KPK hingga dirinya ditetapkan tersangka. Ia menyatakan pemukulan terjadi karena emosional sesaat dan bentuk refleks. "Saya Ditetapkan sebagai tersangka dari bukti-bukti dan saksi-saksi yang telah dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya, sebelumnya" kata Hery, Senin malam. Karenanya kata Hery ia langsung di BAP penyidik dengan status tersangka.

"Kami tadi di BAP dalam status saya sebagai tersangka. Untuk itu secara pribadi maupun kedinasan dan atas nama Pemerintah Provinsi Papua, atas yang terjadi karena emosional sesaat dan refleks hingga mengenai salah satu pegawai KPK di Hotel Borobudur, saya memohon maaf ke pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini," kata Hery. Apalagi kata dia selama ini pihaknya selaku Sekda Papua kerap bekerjasama dengan KPK dalam pemberantasan korupsi di Papua.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Titus Emanuel Adopehan Hery Dosinaen atau Hery menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penetapannya sebagai tersangka. Hery menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pukul 13.00-22.50 WIB, Senin (18/2/2019).

"Atas nama pribadi dan kedinasan dan Pemprov Papua memohon maaf ke pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini," kata Hery di Polda Metro Jaya, Senin malam. Hery mengaku belum tau langkah hukum yang akan ditempuh selanjutnya. Ia hanya siap menjalani jalannya proses hukum yang berlaku.

"(Langkah selanjutnya) kami menunggu," ujar Hery. (Kutip., http://wartakota.tribunnews.com).


Editor: Mrk

Minggu, 17 Februari 2019

Suara Hati Pencaker "CPNS KABUPATEN MAYBRAT" Yohanes LOkden

Dalam penerimaan tes CPNS ofline 2018 yang terlaksana pada tahun 2019 ini, maka kami pencaker asal kab.maybrat menghimbau kepada pemerintah daerah kabupaten Maybrat agar kami putra putri Papua asal kabupaten Maybrat harus di perioritaskan dalam seleksi CPNS, harapan kami harus 100% lolos semua dan kalau bisa berjumlah 500 lebih yg nantinay akan di bagikan ke setiap SKPD. Sekali lagi kami pencaker Maybrat harus di akumodir dan di tanggapi degan serius, karena sesuai UU otonomi khusus no.21 tahun 2001 tentang pemberdayaan OAP di segala bidang namun sampai saat ini belum di realisasikan dengan baik.  

Kabupaten Maybrat adalah kabupaten yang mayoritas OAP yg memimpin di negerinya sendiri. Harapan kami agar Pemda Maybrat melihat kekurangan SDM Maybrat maka melalui tulisan ini, maka kami minta agar para pencaker Maybrat diterima 100 persen, untuk mengisi kekosongan yg ada di Pemda Maybrat. 

Kami pencaker Maybrat bertanya kepada Pemda Maybrat bahwa kenapa jadwal pendaftaran tes yg sudah di putuskan Pemda provinsi Papua barat tgl 11 Februari harus ditunda, jika demikian maka statemen kami adalah kami pencaker Maybrat lulus semuanya dalam tes CPNS.

Pkami juga menghimbau kepada para pemangku kepentingan asal kab Maybrat agar  memperhatikan regenerasi Maybrat yang saat ini berlomba lomba untuk mengikuti tes CPNS agar di kondisikan dengan baik, jangan egois terhadap anak kandungnya sendiri.

Alasan kami menyampaikan statemen ini yaitu: selama ini kami melihat realita yang terjadi di Maybrat, kenyataannya dalam kerja politik, kami pencaker jadi objek untuk pemangku kepentingan yang ada di Maybrat selama ini.
 
Demikian Tulisan Suara Hati ini, Nama Yohanes Lokden , alamat kampung Temel, Distrik Ayamaru jaya, sekretaris ikatan pemuda pelajar & mahasiswa Temsos. Tujuan Statement ini untuk pemerintah daerah kabupaten Maybrat.
 

Kamis, 14 Februari 2019

Rocky Gerung Kunjungi UNIPA "Jangan Di Politisasi"

Rocky Gerung
Manokwari (Maybrat News) - Sebagai seorang ilmuwan filsafat, salah satu bidang kajian Rocky adalah filsafat Feminisme, Bakal hadirnya Rocky Gerung di Kampus Unipa untuk memberikan kuliah umum, dimana kehadirnanya selaku akademisi. mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Badan Eksektif Mahasiswa Universitas Papua (BEM UNIPA) berencana bakal mengundang pakar pengamat politik atau Tokoh akademisi, Rocky Gerung datang ke Unipa, hanya untuk kepentingan independensi mahasiswa dan tidak ada unsur politik.

Rocky Gerung sang pengamat politik, diundang untuk memberikan kuliah umum pada mahasiswa, murni dari akademisi dan independensi mahasiswa, kata Ketua BEM Unipa, Pilatus Lagowan, ketika melakukan pertemuan dengan awak media, Di sekretariat Bem unipa di amban, Kamis (14/02/2019), Dikatakan, Walapun tahun ini merupakan tahun politik, segala macam cara digunakan untuk mengumbar kepentingan politik dan serta sorotan politik, terkait kedatangan bung Rocky Gerung, dimana kehadirannya tidak ada campur baur dengan politik,

Dia (Rocky Gerung) diundang murni di kampus Unipa untuk kepentingan independensi akademik dalam kuliah umum, mengenai 51% Saham PT Freeport Indonesia, bukan untuk kepentingan politik.
Selaku ketua BEM Unipa, dirinya membantah jika kehadiran pengamat politik, Rocky Gerung memberikan kuliah umum di Kampus Unipa, ada unsur politiknya.

Senada dengan itu, salah satu aktivis Panglima Parlemen Jalanan, Ronald Mambieuw, sangat mendukung penuh kegiatan dilakukan BEM Unipa, sehingga bakal mendatangankan tokoh akdemisi Rokcy Gerung, bertujuan untuk memberikan pencerahan melalui kuliah umum bagi mahasiswa unipa, ternagnya. (kontributor Maybrat News)

Jurnalis        : Bambang
Fotografer    : Tirto.ID
Editor           : Mrk

"Jalan Raya Johafah Perlu Perhatian Khusus"

Ruas Jalan Johafah Yang Rusak (Sesudah Jembatan Johafah ketika tanjakan/kalau dari arah Frataven)
MAYBRAT (Maybrat News) - Kondisi Jalan Raya Johafah Distrik Ayamaru Utara tampak memprihatinkan. Pasalnya, jalan yang merupakan penghubung utama masyarakat di Distrik Ayamaru Utara dengan beberapa Distrik dan Ibu Kota ini mengalami kerusakan dan terdapat lubang di beberapa titik yang sungguh membuat para pengendara musti berhari-hati.

Dalam pantauan Maybrat News, Kamis (14/Februari 2019), kedalaman lubang bervariasi mulai dari 10-20 cm dengan lebar sekitar hampir 1 meter.

Titik pertama krusakan yang cukup parah tepat berada di depan jembatan ketika pengendara datang dari arah Distrik Ayamaru Utara, kalau dari arah frataven berarti sedudah jembatan, di tambah lagi ketika musim hujan, jalanan menjadi licin dan sangat membahayakan bagi para pengendara terutama kendaraan berroda dua/motor. 

Pas Tanjakan
Menurut penuturan salah seorang warga yang dimintai keterangan terkait kerusakan jalan ini,  ia menjelaskan bahwa, memang pernah ada yang jatuh bahkan ada juga yang memilih turun dan dorong motor tersebut, kebanyakan para cewe dan ibu-ibu. menurut mereka kejadian ini paling sering terjadi di malam hari ketika musim hujan.

Ia menambahkan bahwa masalah di jalan Raya Johafah ini bukan hanya karena lubang tetapi sistem drainase juga perlu diperhatikan, karena kalau hujan maka kendaraan roda dua sangat susah atau repot skali untuk memilih bagian mana yang bagus untuk di lewati karena hampir semuanya rusak dan juga musti ambil ancan-ancang yang bagus.

Jurnalis        : Mrk
Fotografer    : Mrk
Editor           : Mrk

Resmikan Asrama Mahasiswa Maybrat Di Sorong , Sekda Maybrat Minta Asrama Jadi Tempat Diskusi




SORONG (Maybrat News) - Asrama, Selain tempat berteduh dari terik dan hujan selama menuntut ilmu, asrama diharapkan mampu menjadi tempat diskusi untuk mengasah intelektual Mahasiswa "Dengan demikian diharapkan Mahasiswa yang tinggal di asrama selama belajar, tingkat intelektualnya semakin meningkat," ujar Sekda Kabupaten Maybrat, Drs. Agustinus Saa, M.Si dalam Peresmian Asrama Mahasiswa Kabupaten Maybrat yang beralamat di Jl. Kilometer 10, belakang Jupiter. Kamis (14 Februari 2019).

Pemerintah daerah memberikan perhatian penuh kepada pendirian asrama untuk menunjang Mahasiswa asal Kabupaten Maybrat yang sedang menuntut ilmu diberbagai kota yang menjadi tujuan belajar bagi Mahasiswa, seperti di Kota Sorong. 

Sekda berharap para Mahasiswa yang saat ini sedang belajar sesegera mungkin menyelesaikan kuliahnya untuk kemudian kembali lagi ke daerah untuk membantu pembangunan. Saat ini pihaknya fokus meningkatkan sumber daya manusia untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Untuk peningkatan pendidikan merupakan faktor utama untuk kami bisa bersaing dengan daerah lain.

Sekda Maybrat (Baju Merah) & Kepala Badan Keuangan Maybrat (Kacamata)

Turut hadir dalam moment peresmian ini adalah, Sekda Kabupaten Maybart, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Maybrat, Kadis Pendidikan Kabupaten Maybrat dan Asisten Dua Kabupaten Maybrat.

Jurnalis          : Mrk
Fotografer     : Mrk
Editor            : Mrk


Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...