"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Senin, 01 April 2019

PKK Maybrat Gelar Pengobatan Masal di Distrik Ayamaru Utara


Ketua Tim Penggerak PKK Maybrat, Ny. Naomin Netti Howay, S.Km, M.Kes
MAYBRAT, (Maybrat News) - Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Maybrat melakukan kegiatan pengobatan masal gratis, dalam rangka HUT HKG ke 47 tahun 2019 di gedung Gereja EBENHEASER Distrik Ayamaru Utara Kabupaten Maybrat. Adapun rangkaian kegiatan ini di mulai dengan  Ibadah Syukur, penyerahan bantuan pembangunan Gedung Gereja, pengobatan masal gratis dan bantuan untuk lansia,  kegiatan pengobatan masal ini melibatkan semua petugas puskesmas  Ayamaru Utara dengan di becup oleh tiga Dokter umum, Kepala Dinas Kesehatan dan tenaga Dokter spesialis, (minggu 31/3/2019).

Sebagai Ketua PKK serta Ketua Persatuan Perawat Papua Barat (KPP.PB) Ny. Naomi Netti Howay, S.Km, M.Kes. Menuturkan bahwa saya melihat di Kabupaten Maybrat ini, akses pelayanan, SDM di bidang kesehatan dan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan masi kurang memadai.
Kabupaten Maybrat ini terdiri dari 24 Distrik, tetapi semua Distrik ini belum ada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, sehingga kami dari PKK bekerja sama dengan Dinas Kesehatan turun langsung untuk melakukan pelayanan di tempat-tempat yang dekat maupun tempat yang jauh yang tidak bisa di jangkau oleh petugas kesehatan.

 Jadi pelayanan ini, bukan saja dari  PKK tetapi saya sebagai ketua pembina organisasi perempuan di Kabupaten Maybrat tetap membecup Darma Wanita, PKK  dan GOW untuk melakukan hal-hal yang sama. Sebab hari kamis nanti kami akan lakukan resepsi puncak acara dan kegiatan yang sama yang akan di lanjutkan oleh GOW dalam rangka Hari Kartini. 

Saya sudah ketemu dengan ketua GOW untuk membentuk Panitia guna melaksanakan Kegiatan yang sama. Mengapa demikian karena kami di biayayai oleh APBD Kabupaten Maybrat, sehingga kami juga mempunyai tanggung jawab untuk membantu Visi-Misi Bupati & Wakil Bupatri Kabupaten Maybrat, Khususnya di bidang pelayanan kesehatan serta pemberdayaan perempuan dan anak. 

Ditanya mengenai pelayanan apa saja yang di berikan dalam kegiatan Hut HKG ini, Naomi menuturkan, pelayanan bagi Ibu hamil, Bai Balita, Imunisasi, serta penyuluhan pentingnya Faksin Polio bagi anak-anak. 

Naomi juga menuturkan bahwa saya berharap sebagai ketua perawat Provinsi Papua Barat, meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur  Papua Barat untuk membantu kami provesi untuk membuat satu regulasi  yang mengatur untuk adanya UKOM (Uji Kompetensi) untuk Papua dan Papua Barat, sehingga adik-adik kita Perawat atau Bidan yang mendaftar sebagai PNS bisa lolos dikarenakan sudah memiliki STR.

Jurnalis         : Mrk
Fotografer    : Mrk
Editor           : Mrk

Caleg Partai Demokrat “Komitmen Lanjutkan Aspirasi Rakyat Jilid II”


Marthen Podam Kambu, S.Sos.

MAYBRAT, (Maybrat News) – Wakil Ketua Satu Partai Demokrat yang merupakan Caleg DPR Kabupaten Maybrat dengan nomor urut 2, Marthen Podam Kambu, S.Sos. Menyampaikan bahwa, saya akan berjalan sesuai dengan visi dan misi saya yaitu, terus berjalan sesuai kebenaran, keadilan dan kesejahkteraan masyarakat Maybrat yang di sampaikan pada saat kampanye terbuka partai Demokrat di kampung Arus distrik Ayamaru Selatan Jaya, (sabtu 30/3/2019).

“Lanjut Podam, mengapa saya mengatakan terus berjuang, karena ada hal-hal yang menurut saya belum di selesaikan di periode sekrang.” 

Ditanya mengenai hal-hal apa saja, Podam menuturkan bahwa  hal yang pertama adalah, masalah 17 distrik dan132 Kampung, mengapa demikian karena ini adalah hal yang bersifat umum dan untuk semua orang , oleh sebab itu kami secara khusus di dapil 2 Aitinyo sendiri terdapat tiga Distrik yang sudah di perda kan secara kelembagaan namun apa boleh buat, ini adalah persoalan besar yang secarah khusus bagi Partai Demokrat dan Secara Umum untuk masyarakat Maybrat, tegas Podam.

Podam juga menuturkan bahwa, secara pribadi inilah yang menjadi prioritas karena inilah yang akan menjadi lapangan kerja, karena bisa membantu para pejabat-pejabat kita serta para pencaker yang mana semuanya akan di isi di situ.

Kalau 17 Distrik sudah terakomodir kembali, 132 Kampung, maka dengan sendirinya akan mensejahkterakan masyarakat, karena secara otomatis akan ada operasional yang di siapkan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, mau tidak mau, suka tidak suka, saya akan tetap memperjuangkan apa yang telah saya sampaikan di atas tadi ,Marthen Podam Kambu, S.Sos. Caleg Partai Demokrat Nomor Urut 2.

Di tanya mengenai program prioritas dari dapilnya, Podam menegaskan bahwa, yang menjadi program prioritas dari dapil saya adalah, pelurusan atau pemetaan tapal batas wilyah, ini harus di selesaikan dulu, artinya kita harus membuat pagar untuk tanah milik kita sendiri, sehingga kita merasa nyaman untuk melakukan aktifitas sebagaimana mestinya tanpa ada unsur keragu-raguan tegas Podam ketika di wawancarai langsung di lokasi Kampanye terbuka Kampung Arus .

Jurnalis           : Mrk
Photo Grafer   : Mrk
Editor              : Mrk



Jumat, 29 Maret 2019

Kampanye HANURA “ Lapangan Baksif Yaksoro Jadi Lautan Manusia”

 
Yemima Way, S.Pd
MAYBRAT, (Maybrat News) - Bertempat  di lapangan Baksif  Yaksoro Distrik Aitinyo Tengah, ribuan masa pendukung Yemima Way, S.Pd. Caleg Nomor Urut 2 partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) dengan antusias mengikuti kampanye terbuka partai HANURA  (Jumat 29 Maret 2019).

Dalam kampanye terbuka ini, masa pendukung Yemima Way juga menyatakan sikap untuk mendukung Yemima (100% Yemima menuju kursi DPR kabupaten)

Yemima sendiri juga optimis kalau HANURA akan memperoleh satu fraksi. Pernyataan ini di sampaikan pada saat kampanye terbuka yang di laksanakan di lapangan Baksif Yaksoro.

Masa Pendukung Yemima Way, S.Pd.
Yemima yang merupakan mantan Guru Sekolah Dasar (Guru SD) ini, lebih memilih pensiun dini dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan terjun langsung ke dunia politik. 

Ditanya mengenai program apa yang akan di lakukan ketika terpilih nanti, Yemima mengatakan, ada 4 program utama yang akan ia lakukan jika terpilih nanti, diantaranya: 

1.     Masalah Air Bersih
2.     Masalah Pendidikan
3.     Masalah Penerangan dan
4.     Masalah Jalur Transportasi Darat atau Jalan

Sebab menurut Yemima, 4 hal ini masih menjadi masalah utama di masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal jauh dari akses kota, untuk itu Yemima dengan optimis menyampaikan bahwa jika terpilih nanti ia akan menyelesaikan empat persoalan masyarakat ini sesuai dengan apa yang di inginkan oleh mereka.

Jurnalis            : Mrk
Foto Grafer     : Mrk
Editor              : Mrk

Senin, 25 Maret 2019

Peduli Musibah Banjir Sentani, Pemkab Maybrat Gelar Aksi Penggalangan Dana


MAYBRAT, (Maybrat News) - Peduli terhadap musibah banjir yang menimpa warga Sentani Jayapura, Bupati Kabupaten  Maybrat, Drs. Bernard Sagrim MM, bersama seluruh jajaranya melakukan aksi penggalangan dana selama lima (5) menit, seusai mengikuti apel bersama di lapangan apel Faitmayaf kumurkek. (Senin 25 Maret 2019)

Sagrim mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari wujud "Kami berbelasungkawa atas musibah di Sentani, dan sebagai wujud solidaritas atas musibah ini, kami atas nama pemerintah dan masyarakat  melakukan aksi ini. 

Berapapun yang terkumpul akan kami salurkan kepada saudara/saudari kita di sentani, agar sekiranya dapat meringakan beban seluruh korban dari musibah ini," tutup Sagrim.


Jurnalis           : Mrk
Foto Grafer    : Mrk
Editor             : Mrk


Peringati HUT Ke 63, Gereja St Yoseph Ayawasi Gelar Ibadah Bersama

Persiapan Ibadah Perayaan HUT Paroki St. Yoseph Ayawasi
AYAWASI, (Maybrat News) - Tepat pada hari Selasa, 19 Maret 2019 Paroki St. Joseph Ayawasi merayakan Hari Ulang Tahun paroki ke-63 tahun. Bukan usia yang sedikit mengingat keberadaannya dalam pelayanan di Keuskupan Ayawasi. Dalam perayaan HUT ini, Misa syukur ini dipimpin oleh Uskup Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr.

Dalam khobatnya  uskup menyampaikan bahwa, sejak tahun 1956 Paroki St. Yoseph ini banyak mengalami dinamika perubahan dari umat sampai pada bangunan. namun demikian Uskup mengajak seluruh umat katolik  St. Yoseph Ayawasi untuk selalu mengucap syukur karena campur tangan  dan penyertaan Tuhan kami bisa sampai pada usia yang 63 tahun ini. 

"sayapun berharap agar dengan usia yang sudah tidak lagi muda ini, Paroki St. Yoseph Ayawasi dapat meningkatkan pelayanan kepada seluruh umat" serta bersama-sama dengan seluruh umat untuk menyelesaikan proses pembangunan gedung gereja baru yang terdiri dari 4 lantai.

Dalam perayaan HUT Paroki St. Yoseph Ayawasi yang ke 63 ini, hadir pula Sekda Kabupaten Maybrat, Drs. Agustinus Saa, M.Si, Asisten II Kabupaten Maybrat, Ferdinandsu Taa, Kepala Badan Keuangan, A. Ranjabar dan mantan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, Ibu. Irene Manibuy, SH.


Jurnalis           : Mrk
Foto Grafer     : Mrk
Editor              : Mrk





Jumat, 15 Maret 2019

Sekretaris Dewan Bintuni Ditahan Karena Korupsi Dana Asrama Mahasiswa

Sekwan Bintuni dikawal menuju mobil tahanan
Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Derek Asmuruf, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Sorong. Sementara Direktur PT Sinar Cendrawasih, Dessy Siwabessy, mendapat penangguhan penahanan. Keduanya terlibat dalam kasus korupsi asrama mahasiswa Teluk Bintuni, tahun anggaran 2010, dengan total kerugian negara sebesar Rp 950 juta. 

Setelah diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sorong selama enam jam, Sekwan Kabupaten Teluk Bintuni resmi ditahan. Dengan menggunakan rompi merah, bertuliskan tahanan tipikor, Derek Asmuruf digiring menuju mobil khusus kejaksaan yang mengantarnya ke Lapas Sorong di kawasan Kilometer 10 Kota Sorong.

Derek Asmuruf adalah pejabat pembuat komitmen saat dimulainya pembangunan asrama mahasiswa Teluk Bintuni, di Kota Sorong, yang beralamat di Jalan Pendidikan, Kota Sorong. Namun hingga kini asrama tersebut tak kunjung selesai dibangun. 

Sekwan Teluk Bintuni dikenakan rompi Tipikor
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sorong, Indra Timothy, menuturkan alasan Dessy mendapatkan penangguhan penahanan karena ia masih memiliki anak balita. Sebelumnya, suami Dessy, Willem Wartuny, sudah terlebih dahulu ditahan dalam kasus yang sama.

"Untuk tersangka Derek Asmuruf, kami jaksa penuntut umum memang melakukan penahanan terhadap diri tersangka untuk 20 hari ke depan persiapan kami untuk menyelesaikan atau menyempurnakan seluruh administrasi guna pelimpahan ke persidangan. Terkait dengan tersangka Dessy memang kami tidak melakukan penahanan dengan pertimbangan semata-mata alasan kemanusiaan," ujar kepada Indra kepada awak media di Kejaksaan Negeri Sorong, jumat (15/3). 

Sebelumnya kejaksaan negeri sorong juga telah menahan dua tersangka, masing-masing Grandy sebagai sub kontraktor dan William Wartuny, konsultan pembangunan asrama Bintuni.

Barang bukti yang sudah dilimpahkan Unit Tipikor Polres Sorong Kota ke Kejaksaan Negeri Sorong, di antaranya dokumen kontrak, dokumen pencairan anggaran surat keterangan pengangkatan PN, serta uang tunai sebesar Rp 65 juta. (Sumber: https://kumparan.com)

Jurnalis         : Mrk
Foto Grafer    : Balleo
Editor             : Mrk








Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...