"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Rabu, 19 Februari 2020

Robianus Jitmau "Tim Sepak Bola Olstar Setda Maybrat Siap Ikut Turnamen Dandim Cup"

Pencetus Club Bola Olstar Setda Maybrat, Robianus Jitmau, S.IK

MAYBRAT, (Maybrat News) - Tokoh intelektual Maybrat asal Kampung Mapura, Robianus Jitmau S.IK, atau akrab di sapa (RJ) yang juga merupakan pencetus berdirinya Club Sepak Bola Olstar Setda Maybrat ini menuturkan bahwa, ide dasar pendirian Club Sepakbola Olstar Setda Maybrat ini karena kami hanya termotifasi dengan kata "Sehat Itu Mahal" Rabu, 19/2/20.

Mengapa kami termotifasi dengan kata "Sehat Itu Mahal" karena kebanyakan kita yang sebagai pemain ini rata-rata semuanya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Maybrat yang masing-masing memiliki kesibukan kantor dari pagi sampai malam.

"Dengan melihat keadaan seperti ini maka, kami menyadari bahwa hal ini akan berdampak negatif terhadap kesehatan dari masing-masing kita"

 Oleh sebab itu, kami berinisiatif untuk membuat tim sepak bola yang di mana ada waktu luang kita bisa memanfaatkan waktu itu dengan berolahraga.

Awalnya kami cuma 4 orang yang kebetulan di kantor selalu sama-sama, saling komunikasi lewat Handpone dan Facebook, lalu kemudian sering makan bersama di warung.

Berangkat dari pertemuan dan kebersamaan inilah, kami mulai munculkan ide dan gagasan untuk bagaimana kalau kita bentuk satu club sepak bola di kabupaten Maybrat yang sekarang kami sebut dengan nama Persatuan Sepak Bola Olstar Setda Maybrat.

Seiring dengan berjalanya waktu pembentukan Club Bola Olstar ini, akhirnya kami mendapat bantuan kostum dari Pemkab Maybrat lewat bung Jefri Asmuruf.

RJ juga menyampaikan bahwa, dengan adanya Club bola Olstar ini, maka kita bisa saling tau, saling mengenal satu sama lain, nanti pas kumpul di lapangan baru kita baku tau kalau kaka ini kerja di OPD ini, ade ini di OPD ini begitu juga dengan teman-teman yang lain. 

Kini, PS.Olstar Setda Maybrat sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti tunamen Dandim Cup Kota Sorong yang akan di adakan pada tanggal 7 Maret 2020 mendatang.

RJ juga berharap agar ada respon positif dari Pemerintah Kabupaten Maybrat, mengingat hampir semua kabupaten se sorong raya ini memiliki club sepak bola dari skretariad daerah masing-masing.

Menurut RJ, selain persiapan untuk mengikuti ivent atau turnamen-turnamen di luar sana, kegiatan ini juga membawa dampak poisitif tersendiri bagi generasi muda, stengah muda dan usia lanjut untuk tetap hidup sehat, tidak mudah terpengaruh dengan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti, Miras, Judi, Narkoba, Aibon dan lain-lain, akhir kata SEHAT ITU MAHAL, salam olahraga. (Mrk)






Selasa, 18 Februari 2020

Luis Iek: BUs Antar Jemput Pegawai Lancar

Kepala Dinas Perhubungan, Luis Iek, S.Sos

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maybrat, Luis Iek, S.Sos mengatakan pelayanan bus antar jemput pegawai sejak Senin, (17/2/20) dan Selasa, (18/2/20) berjalan lancar.  

Ia mengakui, ada beberapa wilayah yang dilakukan pelayanan bus antar jemput pegawai seperti wilayah Ayamaru  ada dua bus, Aitinyo ada dua bis, Yumases juga ada 2 bus ,sedangkan Aifat Utara memang belum dilakukan layanan karena ada berapa spot dan tanjakan yang belum diaspal sehingga belum dilakukan pelayanan penjemputan pegawai disana,  tetapi hanya dilayani dari Kokas dan sekitarnya.

“Rencana awal Aifat utara itu bis angkut pegawai dari Konja, Ayawasi, Kokas dan Kumurkek tetapi tanjakan  patah hati yang belum diaspal, maka bus sementara hanya layani wilayah Kokas dan sekitarnya,” ujar Luis Iek, (18/2).
 
Dia katakan sudah dua hari ini, sejak dilunching bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM pelayanan antar jemput pegawai terus dilakukan sambil melihat dan mengevaluasi pelayanan yang berjalan. 

“Ini kaitan dengan jumlah pegawai yang banyak dan kurang  ada diwilayah mana saja, sehingga nanti dilihat dan dievaluasi bahwa wilayah ini, membutuhkan penambahan kendaraan atau tidak. Jadi sementara ini pelayanan antar jemput bisa dilakukan dibeberapa wilayah yang ditentukan,”jelasnya.(Mrk)

DOB Maybrat Sau, Solusi Atasi Konflik Ibu kota di Maybrat


MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemkab Maybrat, DPRD dan tim Pemekaran Otonomi Baru (DOB) Maybrat Sau, menggelar rapat, di Aula Pertemuan Setda Maybrat, Senin, (17/2/2020).

Rapat guna menyatukan presepsi dalam memperjuangkan pemekaran daerah otonomi baru ini, juga dihadiri seluruh tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan diwilayah tersebut.

Maximu Air, selaku Juru bicara pemekaran DOB Maybrat Sau, mengatakan pertemuan ini guna menjawab keluhan masyarakat terkait konflik ibu kota Kabupaten Maybrat.

“Tim bersama pimpinan dan anggota DPRD melakukan rapat agar terus mendorong pemerintah pusat, sehingga DOB Maybrat Sau segera hadir,” ungkapnya.

“Ini sudah menjadi agenda Nasional, baik Pemprov maupun Pempus, terkait penyelesaian konflik di Maybrat, sehingga solusinya DOB Maybrat Sau untuk mengakhiri konflik tersebut,” tukasnya.

Sementara, Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim mengatakan kehadiran DOB Maybrat Sau, perlu diproritaskan, sebagaimana solusi untuk mengatasi konflik.

“Persiapan pemekaran DOB Maybrat Sau telah disepakati dan didasari dokumen pengusulan ibu kota kabupaten Maybrat Sau di Ayamaru,” terang Bupati.

Bupati mengatakan untuk daerah bawahan meliputi Distrik Ayamaru, Ayamaru Timur, Ayamaru Utara, Aitinyo, Aitinyo Barat dan Aitinyo Utara, termasuk distrik pemekaran lainnya.

“Untuk Distrik Mare menunggu penetapan DOB Maybrat Sau, lalu dilakukan harmonisasi dengan masyarakat Mare Raya, apakah memilih masuk di Maybrat Sau atau tetap di Maybrat,” ucap Bupati.(Mrk)

Bupati Maybrat "Tanggal 17 Diperingati Sebagai Hari Kesadaran Nasional"

Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM

MAYBRAT, (Maybrat News) – Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM menegaskan setiap tanggal 17 bulan berjalan diperingati sebagai tanggal kesadaran nasional dengan mengenakan pakaian Korpri, Senin, (17/2/20).

Dimana kesadaran sebagai warga negara saat ini semakin menurun.”Pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila semakin pudar dan menurun. Lebih banyak bicara doktrin-doktrin lokal, nasionalisme lokal dan kelompok sehingga membuat nilai-nilai kebangsaan tidak dhayati ddalam kehidupan sehari-hari maupun di kantor,”jelas bupati saat ditemui usai pimpin apel pagi pegawai dilingkup Pemkab Maybrat di alun-alun Faitmayaf.

Bupati berharap pejabat dan pegawai wajib kenakan pakaian Korpri setiap tanggal 17 bulan berjalan, sehingga dapat kembali mengingat nilai-nilai Pancasila. “Kita juga pahami hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik, seperti toleransi, kerjasama, gotong royong dan salin bantu membantu, sehingga kita di Maybrat wajib laksanakan itu,”ujarnya. 

Ditambahkan oleh bupati, hari kesadaran nasional harus dirayakan pejabat dan staf di lingkup Pemkab Maybrat, bila tanggal 17 pada bulan berjalan jatuh pada hari Minggu atau tanggal merah, maka bisa dialihkan ke hari atau tanggal lainnya. (Mrk)

Senin, 17 Februari 2020

Menjadi Milenial Maybrat Yang Kreatif


MAYBRAT, (Maybrat News) - Saudara-Saudari sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok-besok hidup terjamin sampai tua, maka itu adalah cita-cita generasi lama atau cita-cita Generasi tempo dulu yakni orang tua kita dulu, waktu mereka masi SMA angkatan 70-80 yang mungkin masih begitu.

Saudara-Saudari sekalian jika kalian masih bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar bisa dapat gaji yang bagus, dapat pensiun yang sangat besar, maka itu juga adalah cita cita generasi lama atau cita-cita Generasi tempo dulu yakni om-om kita dulu, tante-tante kita dulu waktu mereka masi SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya mereka. 

Saudara-saudari sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, seperti bekerja di perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di luar negeri dan dapat tunjangan yang di bayar dengan unag dollar, itu juga masih cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.

Di jaman sekarang ini, itu bukanlah cita-cita kita, karena cita-cita kita adalah:
Kita semua yang di sebut kaum milenial adalah generasi berbeda, kita yang SMP, SMA, atau yang kuliah di tahun 2010 ke atas, seharusnya TIDAK BERCITA CITA seperti itu lagi karena kita adalah warga negara dunia yang tersambung dengan seluruh sudut dunia.

Oleh sebab itu, Jadilah PEKERJA KREATIF Seperti berwiraswasta, profesi pekerjaan yang bebas, dan pekerjaan-pekerjaan yang menakjubkan lainnya. 

Mungkin saat ini kita sering menonton film Super Hero seperti Iron Man, Super Boy, Sipder Man, hulk dan lain-lain, maka itu Percayalah bahwa besok-besok giliran film kita yang ditonton orang, akibat kedahsyatan kegiatan Positif yg kita lakukan.

Mungkin saat ini kita masih menjadi konsumen Hamburger, KFC,dan Lain-lain,tetapi besok-besok giliran orang lain yang jadi konsumen hasil karya milik kita.

Hari ini kita memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok-besok giliran orang lain yang pakai baju produksi kitan. 

Hari ini kita berobat ke rumah sakit, besok-besok giliran orang lain yang berobat di klinik kita dengan sistem dan cara yg berbeda milik kita.

Jangan mau hanya jadi Penikmat, pengikut, follower, tapi berdiri lah di depan, biar giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yang kita buat. 

Maka bila saat itu tiba, kalian kita benar-benar akan bilang : Puji Tuhan Yesus karena berkat dan kasih perlindunganya saya bisa seperti ini.

Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, yang selalu masuk pagi, pulang malam meskipun sudah 30 sampai 40 tahun bekerja, lalu pensiun. 

Hal ini sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa kita harus ikut jalan yang serupa juga ?, saatnya kita harus memulainya dengan jalan yang berbeda…!!!
Kita jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dan lain-lain.

Sepanjang kita masih sungguh-sungguh, tahan banting, mau melewati Proses, siap menghadapi Tantangan maka kita pasti bisa menjadi orang yang terbaik di bidang yang kita geluti. 

“Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja kalian adalah Pesuruh orang lain masihPunya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian”.

Kita jangan asyik dan senang duduk di belakang meja menatap media social lama-lama, komen ini, komen itu, dan sebagainya, sedangkan kehidupan kita tetap begitu-begitu saja tak kunjung ada perubahan yang mumpuni.

 Hal ini tidak boleh terjadi saudara-saudari, hidup kita bisa jadi lebih berwarna. Kita bisa jadi apa saja yang kita mau.

Kita jangan jangan buat sempit cita-cita kita dan mimpi-mimpi kita, karena generasi kita seharusnya tidak terikat waktu dan tidak boleh  korupsi.

Maka sebaliknya kita adalah Generasi bebas dan fleksibel yang menentukan jam kerja sendiri secara Bebas. Yakinlah, besok lusa, karyakita lah yg akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kita lah yg akan memiliki reputasi tinggi hingga Negara-negara seberang bahkan benua-benua luar.

Yakinlah bahwa kita bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan fax mail. 

Mari Sambutlah masa depan Kita yang gemilang. Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi-profesi yang penuh passion dan suka-cita, inilah panggilan generasi Kita. 

Dan Ketika kita bisa menggapainya, kita bisa berteriak sekencang mungkin: Terima Kasih Tuhan Yesus Karena hidup saya sungguh di berkati.

Oleh sebab itu, marilah kita mulai dari sekarang, wahai Pemuda-Pemudi, kitacoba Cari hobi dan aktivitas kita yang bermutu dan bermanfaat, kita Tekuni. 

Siapa tau besok-besok kita lah yg menjadi master di bidang tersebut, Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi-pagi berangkat kerja, sore-sore pulang kerja dan dapat macet di jalan, aduhhh, besok sudah hari Senin lagi (harus kerja lagi hal yang itu itu-itu saja ).

Tetapi kita akan bangkit dan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi. By (Mrk)
               “Semoga jadi motifasi”


Minggu, 16 Februari 2020

Duta Rege Papua " Gorbi The Comen Rasta Mengapresiasi Ivent Dance Competition Wefo"

Duta Rege Papua. Gorbi The Comen Rasta bersama Ketua Panitia Wefo Dance Competition, Billy G. Sagrim


MAYBRAT, (Maybrat News) - Duta Rege Papua, Gorbi The Comen Rasta yang dalam wawancara exklusifnya menyampaikan bahwa, Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi sekali apa yang telah di lakukan oleh, kawan-kawan Wefo yang mana sudah dengan segala kemampuan yang ada bisa melakukan suatu ivent yang sangat luar biasa ini.

Yang paling utama disini, saya ingin menyampaikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seorang Billy G Sagrim, yang sudah dengan susah payah bersama teman-teman atau bersama seluruh Crew Wefo untuk melakukan kegiatan ini.

Untuk itu saya berharap buat para generasi muda atau generasi milenial khususnya di Kabupaten Sorong, supaya mereka bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini sehingga dengan adanya ivent-ivent seperti ini dapat mengurangi angka kriminalitas pada generasi milenial.

Bagi saya ivent ini sangat bagus dan baik sekali, karena kegiatan Dance Competition ini merupakan kegiatan yang pertama kali di lakukan di Kabupaten Sorong, oleh sebab itu saya mengajak seluruh generasi milenial yang ada di kota dan kabupaten sorong untuk mendukung ivent-ivent seperti ini.

Disini juga saya bersama Bapa Ketua Panitia, Billy G Sagrim ingin mengajak para generasi muda atau generasi milenial untuk melakukan kegiatan yang positif sehingga kita dapat membangun Papua ini secara bersama-sama ke depan, sehingga Papua kedepan bisa di lihat di mata dunia dari berbagai aspek terutama dance dan Tarian Adat Papua.

Demikian pesan dari saya, syalom dan salam muailekum tutup lelaki yang memiliki nama lengkap, Gorbi Sanggi Pedai Alias Gorbi The Comen Rasta. (Mrk)

Masyarakat Kampung Kocuas Tanam 1000 Pohon Gaharu


MAYBRAT, (Maybrat News) – Masyarakat kampung Kocuas mengembangkan usaha kreatif dengan cara menanam 1.000 pohon gaharu dengan mengunakan Dana desa (DD) 2019.

Usaha kreatif ini, Kepala kampung Kocuas, Agustinus Kocu mengatakan untuk mendukung ekonomi masyarakat. “Ini usaha kreatif bagi masyarkat, sebab kabupaten Maybrat dikenal dengan kayu gaharu hutan, tetapi kayu gaharu seperti ini baru kami usaha dan kembangkan ke depan,” kata Agustinus di kantor Kampung, belum lama ini.

Kegiatan penanaman 1.000 pohon gaharu ini, kata dia,  masyarakat mendukung sepenuhnya melalui musyawarah kampung (Muskam) di tahun 2019.

Sementara itu Kepala bidang LTTJ Dinas Pemberdayaan Kampung Kabupaten Maybrat, Yance Karat, S.IP yang hadir sekaligus membuka dan mencanangkan 1000 pohon gaharu mengatakan sangat apresiasi atas usaha kreatif yang dilakukan kepala Kampung dan masyarakat di kampung Kocuas ini. 

Hal yang baik ini, menurut dia, perlu dikembangkan dan pertahankan selain pembangunan fisik di kampung ini.

“Saya harapkan kepada kepala kampung dan masyarakat selain menata kampung dengan membangun rumah layak huni bagi warga masyarakat, tetapi juga kembangkan usaha ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan dan pendidikan didaerah ini,”tandasnya. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...