"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Sabtu, 05 September 2020

44 Titik Internet USO di Maybrat Diganti Antena KU Band

  Fransiskus Xaverius Tenau, A.Mdtek

MAYBRAT, (Maybrat News) - Penangggung jawab program USO Dinas Infokom Kabupaten Maybrat, Fransiskus Xaverius Tenau, A.Mdtek mengatakan sementara dilakukan pendropan Perangkat Akses Internet USO di 44 Titik yang tersebar di Maybrat Untuk dilakukan Pergantian Antena KU Band di semua lokasi baik lokasi akses Internet  IFORTE yang telah ditarik perangkatnya akan digantikan oleh Satu Provider Tunggal yaitu PT.PSN.

"Bagi PIC di masing masing Lokasi yang menerima Perangkat, diharapkan menjaga perangkat yang ada sambil menunggu Kedatangan Tim Instalasi untuk melakukan Instalasi perangkat pada lokasi lokasi Akses Internet USO,"ujarnya kepada HR, id Kamis (19/5/20).

Dilakukannya instalasi karena wilayah Aifat dan Mare tinggal dilanjutkan hanya diganti antenanya saja. Perangaktnya berapa hari ini sudah didroping baru tim teknisi akan naik untuk melakukan instalasi maraton.

"Layanan gratis akses internet USO yang dirasakan masyarakat di kabupaten Maybrat selama 3 tahun yaitu 2016-2020 yang menjangkaui wilayah distrik, kampung, Polsek, Koramil dan sekolah-sekolah di kabupaten Maybrat,"terang dia.

Nikodemus warga masyarakat Maybrat yang ditemui HR,id mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dan daerah khususnya dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maybrat yang berupaya memberi layanan gratis yang dirasakan masyarakat selama 3 tahun ini.

"Iya, kami warga masyarakat menyampaikan terima kasih atas komitmen pemerintah pusat melalui kementerian Kominfo RI dan dinas Kominfo Maybrat yang telah mengadirkan jaringan Telekomunikasi dan internet diseluruh wilayah distrik dan kampung di kabupaten Maybrat dan dengan itu, bisa memudahkan kami komunikasi kemana saja,"akunya.(Mrk)

 

Raker Sinode GKI ke-IV di Maybrat Ditunda

SORONG, (Maybrat News) Pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Sinode GKI ke-IV di Tanah Papua yang rencananya di gelar pada tanggal 3-9 Oktober 2020 mendatang di Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat teepaksa ditunda ke Minggu kedua bulan Maret Tahun 2021. (3/9/20)

hal ini disampaikan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu,M.Th setelah memimpin rapat bersama BP AM Sinode GKI Ditanah Papua dengan Panitia Reker IV di Vega Hotel Kota Sorong, kemarin. 

Rapat bersama bersama ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Klasis  Wilayah VII yakni Klasis Sorong, Klasis Aifat, Bakal Klasis Aitinyo, Bakal Klasis Sawiat, Bakal Klasis Malamoi, Bakal Klasis Imeko dan Klasis Ayamaru selaku tuan rumah tersebut, lanjut Ketua Sinode karena adanya bencana pademi Covid-19. 

” Penundan Raker IV Sinode GKI ini semata karena mempertimbangkan pancemi  Covid-19 yang masih menghantui kita. Sekali lagi bukan pembatalan tetapi penundaan untuk dijadwalkan kembali Minggu kedua maret Tahun 2021” ucap Ketua Sinode.

Demikian juga dengan pernyataan Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM yang juga adalah Ketua Panitia Raker Sinode GKI ke-IV di Tanah Papua yang menuturkan  bahwa sebagai tuan rumah tentu kami sudah siap. 

ditanya mengenai penundaan, beliau menuturkan kalau itu hanya karena bencana Covid-19.  ” Tadi sud ah bapa jelaskansaya sudah jelaskan, kapan saja Sinode Putuskan kita tetap siap, intinya tidak ada kendala teknis, semua sudah kami siapkan tutup orang nomor satu di Kabupaten Suku Pintar (Maybrat), Mrk.

Bupati Maybrat Perintahkan "Segera Cek Pasien Asal Maybrat yang Positif Covid-19"

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kabupaten Maybrat yang  merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat yang benar-benar steril dari Pandemi Covid-19 akhirnya menemukan satu kasus Covid-19 yang telah meninggal dunia setelah di rawat di sebuah rumah sakit di Kota Sorong dinyatakan pasien tersebut berasal dari Kabupaten Maybrat.

Mendengar hal tersebut, Bupati Maybrat Drs. Bernard, MM. Segera memerintahkan Satgas Covid-19 Kabupaten Maybrat dan kepala Dinas Kesehatan agar melakukan klarifikasi secara baik dengan gugus tugas (Gustu) Provinsi Papua Barat. 

Sagrim mengatakan, perlu melakukan klarifikasi secara benar karena pasien yang meninggal telah memiliki penyakit sebelum muncul kasus Covid-19. Dikatakannya mengingat sebelum pasien tersebut meninggal, pihak rumah sakit tidak menerbitkan hasil swab yang menyatakan positif Covid-19. 

“Ini harus diklarifikasi dulu. Karena dia (pasien Covid,red) masih sakit, tidak dinyatakan positif Civid. Setelah meninggal baru dinyatakan positif Covid. Dan dia sudah menderita dengan penyakitnya sebelum Covid,” tutur Bernard Sagrim, Selasa (1/9/20). Mrk

Kamis, 03 September 2020

30 Personil Akan Ditugaskan di Polres Persiapan Maybrat

 

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kapolres Sorong Selatan AKBP Sahat MH Siregar memastikan ada sebanyak 30 personil anggota kepolisian serta pelaksana harian kapolres untuk polres persiapan kabupaten Maybrat akan tiba, Sabtu (22/8/20) di Teminabuan.  Nantinya sebelum ditugaskan secara definitif di Polres Maybrat, lebih dulu ditempatkan sementara personil anggota kepolisian tersebut di Polres Sorsel dengan tujuan diberikan bimbingan teknis sambil menunggu skep dari kapolri dan diresmikannya polres Maybrat oleh Kapolda

“Polres Maybrat ini kemarin sudah ada surat perintahnya. Jadi sudah ada personil yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas disini, pelaksana harian kapolres juga sudah langsung ditunjuk, meskipun nanti secara operasional dibawah polres sorong selatan, sambil menunggu skep dari kapolri dan diresmikan oleh bapak kapolda, yang pasti personil sudah disiapkan,” ujar Kapolres saat ditemui media di kantor bupati Maybrat, Selasa (18/7/20).

Kapolres menambahkan, tujuan utama selain kunjungannya ke Maybrat hari ini, Ia juga ingin memastikan tempat tinggal bagi para personil tersebut . “Tujuan lain kami datang ke kabupaten Maybrat ini, untuk mempersiapkan juga tempat bagi mereka,” kata Kapolres.

Terkait kelengkapan fasilitas untuk tempat tinggal personil kepolisian polres Maybrat nanti, kapolres mengaku telah melakukan kordinasi terikait hal itu bersama Bupati Maybrat. dan Bupati  menyambut niat baik Polri melalui kapolres Sorsel itu. “Tadi saya sudah komunikasi dengan pak Bupati, bagaimana pun kami masih butuh bantuan dari pemerintah daerah untuk memfasilitasi dulu tempat-tempat untuk personil kami tinggal, pak Bupati tadi bersedia, beliau tadi sudah mendukung penuh tempat untuk personil,” ungkap Sahat (Mrk)

 

Rabu, 02 September 2020

Terminal Tipe B Maybrat Segera Dibangun

 

MAYBRAT, (Maybrat News) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Maybrat telah mempersiapkan lahan untuk pembangunan terminal dan pasar central untuk membantu perputaran perekonomian dan pembangunan masyarakat. Mengingat hingga saat ini Maybrat belum memiliki terminal dan pasar yang memadai. Lokasi pembangunan tersebut bertempat di  Fategomi Distrik Aitinyo Utara tanah milik marga Ijie.

Bupati Maybrat, Drs. Bernard Sagrim,MM saat ditemui mengaku bahwa pembangunan terminal bertipe B akan dibangun pada tahun ini. Sementara pasar central akan dibangun pada tahun 2021.  Dirinya telah mempresentasikan tipe pembangunan terminal di hadapan pemerintah Provinsi Papua Barat dan disetujui pembangunan tersebut.

Ditambahkannya, pembangunan tersebut akan dibangun oleh pemerintah Provinsi Papua Barat, sementara pemda Maybrat hanya menyiapkan lokasi pembangunan.

“Saya masih rapat bersama staf terkait pembangunan tersebut. Kalau semua sudah disepakati dalam Minggu ini, ya pembangunan terminal akan secepatnya dibangun,” terang Bernard Sagrim, Senin (24/8/20)

Sementara itu, pemilik hak ulayat Demas Ijie bersama keluarga telah bersepakat memberikan lahan sebesar 2 hektar kepada pemerintah untuk pembangunan terminal tersebut, sehingga dapat mempermudah akses transportasi sehingga perputaran perekonomian masyarakat dapat terpenuhi. “Lahan ini kami sudah berikan kepada pemda Maybrat atas kesepakatan bersama disertai dengan saksi. Dan kami jamin bahwa tidak ada masalah terkait lahan tersebut pada waktu mendatang,”tutur Demas. (Mrk)

SD YPPK Santa Maria Bunda Allah Butuh Perhatian

MAYBRAT, (Maybrat News) – Kekurangan sarana dan prasarana membuat Sekolah Dasar (SD) YPPK Santa Maria Bunda Allah Kahrio di Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah. 

SD YPPK Santa Maria Bunda Allah ini, masih kekurangan gedung sekolah, meja, kursi dan lainya.  “Iya, tiga ruang belajar itu dibangun dari tahun 2011 tetapi mebeler saja sampai saat ini belum ada. Kami beberapa kali membuat laporan kebutuhan sekolah ke dinas pendidikan pemuda dan olah raga kabupaten Maybrat, tetapi upaya itu tidak direspon baik, hal itu kami juga kecewa,” ungkap  Kepala SD YPPK Santa Maria Bunda Allah Kahrio, di Distrik Aifat Timur Tengah, Maximus Faan, S.Pd.

Selain itu, SD YPPK Santa Maria kekurangan pula  tenaga guru, karena tenaga yang ada hanya 3 orang dan 2 pegawai negeri sipil dan 1 tenaga honor Pemda Maybrat untuk mengajar 39 siswa yang terdiri dari kelas 1 sampai kelass V. “Meja yang tersedia saat ini, dilakukan dengan swadaya dan kursi dibeli menggunakan dana BOS,” tutur Maximus saat ditemui Papua barat Pos di ruang kerjanya, kemarin.

Memang ada kunjungan dari pihak YPPK pada 12 Agustus 2020 lalu, mereka datang dan kami sampaikan keluhan yang ada termasuk anak-anak kalau melanjutkan kelas 5 dan 6 harus menempuh jalan kaki berkilo kilo ke Sabah atau Kamat.

Pihak yayasan merespon untuk peningkatan kelas status dari kelas empat ke kelas lima dan kelas enam termasuk membantu kursi 30 buah dan meja 15 buah di sekokah ini.

Dirinya berharap, dinas teknis sebaiknya turung langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat dan mendata langsung kebutuhan terkait sarana dan prasarana.

“Sering kami ketemu pihak dinas bahasanya bahwa pembangunan fisik itu sudah,  padahal sekolah tertentu yang memang masih membutuhkan itu, seperti di SD YPPK Kahrio ini didepan jalan setiap lewat tidak pernah singgah melihat, itu juga tidak,”terang dia.

Selama ini,  menurut dia, ada sekolah yang mendapat perhatian ada yang terabaikan saja. Padahal semua sekolah yang ada untuk mendidik mengasuh dan memgasah anak-anak Maybrat yang lebih baik kedepan perlu juga mendapat perhatian yang sama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu, S.Sos saat dihubungi media ini , namun belum ada tanggapan. (Mrk)

Balajar Daring "Guru Wajib Kuasai Teknologi Informasi"

 

 

MAYBRAT, (Maybrat News) – Tenaga pendidik di Kabupaten Maybrat diwajibkan menguasai  Teknologi Informasi (TI) dan mampu menggunakan perangkat komputer secara baik. Kemampuan untuk memanfaatkan TI   dan menjalankan komputer akan menentukan keberhasilan kegiatan belajar mengajar secara daring yang harus dilakukan selama masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambu S.Sos, M.Si saat pertemuan dengan para guru-guru SD dan SMP di Maybrat berapa waktu lalu.

Kornelius mengatakan  peningkatan kemampuan guru menggunakan  TI dan komputer dapat dimulai dari lingkungan sekolah agar laporan Data Pokok Sekolah (Dapodik) dan saat pandemi Covid berjalan baik dan lancar.

“Kami berharap  para guru bisa menyampaikan hasil evaluasi mengenai apa saja kendala atau kesulitan yang dialami, supaya ketika sekolah aktif kembali, hal yang berkaitan dengan IT mereka sudah kuasai. Jika kegiatan belajar mengajar secara daring diperpanjang, mereka bisa hadapi masalah itu,” ujar Kambu.

Kepala SMA Negeri 1 Aifat, Drs. Esau Saa, M.Pd mengakui bahwa   dunia pendidikan sekarang membutuhkan  kemampuan guru menguasai aplikasi pengelolaan sistem informasi manajemen sekolah.

“Tujuan aplikasi ini agar semua informasi terbuka kepada masyarakat, orang tua  termasuk siswa, bisa mengakses informasi mengenai sarana prasaranan sekolah, pembayaran SPP dan lainnya,” kata Esau.Ketua PSW YPK H. Antoh menjelaskan  membangun pendidikan saat ini harus berbasis data. Oleh karena itu, setiap tenaga pendidik wajib menguasai IT.“Data itu baru bisa lengkap dan ada kalau tenaga pendidik  bekerja dengan baik . Data itu sangat penting, jangan  sampai pemerintah minta data, kita tidak bisa memberikan data yang valid, atau memakai data lima tahun lalu. Data juga harus diperbaharui, sebab kalau tidak punya data yang valid, kita tidak bisa berbicara dengan pihak lain,” tutupnya. (Mrk)

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...