"Nehaf Sau Bonout Sau" "Satu Hati Satu Komitmen"

Minggu, 17 Februari 2019

Suara Hati Pencaker "CPNS KABUPATEN MAYBRAT" Yohanes LOkden

Dalam penerimaan tes CPNS ofline 2018 yang terlaksana pada tahun 2019 ini, maka kami pencaker asal kab.maybrat menghimbau kepada pemerintah daerah kabupaten Maybrat agar kami putra putri Papua asal kabupaten Maybrat harus di perioritaskan dalam seleksi CPNS, harapan kami harus 100% lolos semua dan kalau bisa berjumlah 500 lebih yg nantinay akan di bagikan ke setiap SKPD. Sekali lagi kami pencaker Maybrat harus di akumodir dan di tanggapi degan serius, karena sesuai UU otonomi khusus no.21 tahun 2001 tentang pemberdayaan OAP di segala bidang namun sampai saat ini belum di realisasikan dengan baik.  

Kabupaten Maybrat adalah kabupaten yang mayoritas OAP yg memimpin di negerinya sendiri. Harapan kami agar Pemda Maybrat melihat kekurangan SDM Maybrat maka melalui tulisan ini, maka kami minta agar para pencaker Maybrat diterima 100 persen, untuk mengisi kekosongan yg ada di Pemda Maybrat. 

Kami pencaker Maybrat bertanya kepada Pemda Maybrat bahwa kenapa jadwal pendaftaran tes yg sudah di putuskan Pemda provinsi Papua barat tgl 11 Februari harus ditunda, jika demikian maka statemen kami adalah kami pencaker Maybrat lulus semuanya dalam tes CPNS.

Pkami juga menghimbau kepada para pemangku kepentingan asal kab Maybrat agar  memperhatikan regenerasi Maybrat yang saat ini berlomba lomba untuk mengikuti tes CPNS agar di kondisikan dengan baik, jangan egois terhadap anak kandungnya sendiri.

Alasan kami menyampaikan statemen ini yaitu: selama ini kami melihat realita yang terjadi di Maybrat, kenyataannya dalam kerja politik, kami pencaker jadi objek untuk pemangku kepentingan yang ada di Maybrat selama ini.
 
Demikian Tulisan Suara Hati ini, Nama Yohanes Lokden , alamat kampung Temel, Distrik Ayamaru jaya, sekretaris ikatan pemuda pelajar & mahasiswa Temsos. Tujuan Statement ini untuk pemerintah daerah kabupaten Maybrat.
 

Kamis, 14 Februari 2019

Rocky Gerung Kunjungi UNIPA "Jangan Di Politisasi"

Rocky Gerung
Manokwari (Maybrat News) - Sebagai seorang ilmuwan filsafat, salah satu bidang kajian Rocky adalah filsafat Feminisme, Bakal hadirnya Rocky Gerung di Kampus Unipa untuk memberikan kuliah umum, dimana kehadirnanya selaku akademisi. mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Badan Eksektif Mahasiswa Universitas Papua (BEM UNIPA) berencana bakal mengundang pakar pengamat politik atau Tokoh akademisi, Rocky Gerung datang ke Unipa, hanya untuk kepentingan independensi mahasiswa dan tidak ada unsur politik.

Rocky Gerung sang pengamat politik, diundang untuk memberikan kuliah umum pada mahasiswa, murni dari akademisi dan independensi mahasiswa, kata Ketua BEM Unipa, Pilatus Lagowan, ketika melakukan pertemuan dengan awak media, Di sekretariat Bem unipa di amban, Kamis (14/02/2019), Dikatakan, Walapun tahun ini merupakan tahun politik, segala macam cara digunakan untuk mengumbar kepentingan politik dan serta sorotan politik, terkait kedatangan bung Rocky Gerung, dimana kehadirannya tidak ada campur baur dengan politik,

Dia (Rocky Gerung) diundang murni di kampus Unipa untuk kepentingan independensi akademik dalam kuliah umum, mengenai 51% Saham PT Freeport Indonesia, bukan untuk kepentingan politik.
Selaku ketua BEM Unipa, dirinya membantah jika kehadiran pengamat politik, Rocky Gerung memberikan kuliah umum di Kampus Unipa, ada unsur politiknya.

Senada dengan itu, salah satu aktivis Panglima Parlemen Jalanan, Ronald Mambieuw, sangat mendukung penuh kegiatan dilakukan BEM Unipa, sehingga bakal mendatangankan tokoh akdemisi Rokcy Gerung, bertujuan untuk memberikan pencerahan melalui kuliah umum bagi mahasiswa unipa, ternagnya. (kontributor Maybrat News)

Jurnalis        : Bambang
Fotografer    : Tirto.ID
Editor           : Mrk

"Jalan Raya Johafah Perlu Perhatian Khusus"

Ruas Jalan Johafah Yang Rusak (Sesudah Jembatan Johafah ketika tanjakan/kalau dari arah Frataven)
MAYBRAT (Maybrat News) - Kondisi Jalan Raya Johafah Distrik Ayamaru Utara tampak memprihatinkan. Pasalnya, jalan yang merupakan penghubung utama masyarakat di Distrik Ayamaru Utara dengan beberapa Distrik dan Ibu Kota ini mengalami kerusakan dan terdapat lubang di beberapa titik yang sungguh membuat para pengendara musti berhari-hati.

Dalam pantauan Maybrat News, Kamis (14/Februari 2019), kedalaman lubang bervariasi mulai dari 10-20 cm dengan lebar sekitar hampir 1 meter.

Titik pertama krusakan yang cukup parah tepat berada di depan jembatan ketika pengendara datang dari arah Distrik Ayamaru Utara, kalau dari arah frataven berarti sedudah jembatan, di tambah lagi ketika musim hujan, jalanan menjadi licin dan sangat membahayakan bagi para pengendara terutama kendaraan berroda dua/motor. 

Pas Tanjakan
Menurut penuturan salah seorang warga yang dimintai keterangan terkait kerusakan jalan ini,  ia menjelaskan bahwa, memang pernah ada yang jatuh bahkan ada juga yang memilih turun dan dorong motor tersebut, kebanyakan para cewe dan ibu-ibu. menurut mereka kejadian ini paling sering terjadi di malam hari ketika musim hujan.

Ia menambahkan bahwa masalah di jalan Raya Johafah ini bukan hanya karena lubang tetapi sistem drainase juga perlu diperhatikan, karena kalau hujan maka kendaraan roda dua sangat susah atau repot skali untuk memilih bagian mana yang bagus untuk di lewati karena hampir semuanya rusak dan juga musti ambil ancan-ancang yang bagus.

Jurnalis        : Mrk
Fotografer    : Mrk
Editor           : Mrk

Resmikan Asrama Mahasiswa Maybrat Di Sorong , Sekda Maybrat Minta Asrama Jadi Tempat Diskusi




SORONG (Maybrat News) - Asrama, Selain tempat berteduh dari terik dan hujan selama menuntut ilmu, asrama diharapkan mampu menjadi tempat diskusi untuk mengasah intelektual Mahasiswa "Dengan demikian diharapkan Mahasiswa yang tinggal di asrama selama belajar, tingkat intelektualnya semakin meningkat," ujar Sekda Kabupaten Maybrat, Drs. Agustinus Saa, M.Si dalam Peresmian Asrama Mahasiswa Kabupaten Maybrat yang beralamat di Jl. Kilometer 10, belakang Jupiter. Kamis (14 Februari 2019).

Pemerintah daerah memberikan perhatian penuh kepada pendirian asrama untuk menunjang Mahasiswa asal Kabupaten Maybrat yang sedang menuntut ilmu diberbagai kota yang menjadi tujuan belajar bagi Mahasiswa, seperti di Kota Sorong. 

Sekda berharap para Mahasiswa yang saat ini sedang belajar sesegera mungkin menyelesaikan kuliahnya untuk kemudian kembali lagi ke daerah untuk membantu pembangunan. Saat ini pihaknya fokus meningkatkan sumber daya manusia untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Untuk peningkatan pendidikan merupakan faktor utama untuk kami bisa bersaing dengan daerah lain.

Sekda Maybrat (Baju Merah) & Kepala Badan Keuangan Maybrat (Kacamata)

Turut hadir dalam moment peresmian ini adalah, Sekda Kabupaten Maybart, Kepala Badan Keuangan Kabupaten Maybrat, Kadis Pendidikan Kabupaten Maybrat dan Asisten Dua Kabupaten Maybrat.

Jurnalis          : Mrk
Fotografer     : Mrk
Editor            : Mrk


KPK RI Gelar Sosialisasi Pengisian e-Filling Melalui e-LHKPN Dilingkup Pemda Maybrat

KPK bersama Pemda Maybrat saat menggelar sosialisasi e-Filling melalui e-LHKPN. Vega Hotel Sorong. 14 Februari 2019
SORONG (Maybrat News) – Bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Maybrat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi pengisian pendampingan pajak online (e-Filing) melalui aplikasi Laporan Harta Kekayaan Negara secara Elektronik (e-LHKPN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Maybrat. 

Kegiatan yang diadakan di Vega Hotel, Kamis 14 Februari 2019 ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Maybrat, Drs. Bernard Sagrim, MM dan diikuti oleh seluruh wajib lapor LHKPN yang ada di lingkungan Pemda Kabupaten Maybrat.

Dalam sambutannya Sagrim  mengatakan, dengan digelarnya sosialisasi ini, ia berharap adanya kerjasama, keterlibatan dan kesungguhan dari para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat “Ini agar kedepannya, tidak ada lagi ASN yang berhadapan dengan hukum karena melakukan pelanggaran. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada KPK sebagai narasumber yang telah berkenan memberikan pencerahan dan pemahaman bagi kami di Maybrat. Semoga kedepannya Kabupaten Maybrat semakin baik dan bersih dari praktik KKN,”kata Sagrim.
Sementara itu LHKPN KPK RI Spesialisasi Pendaftaran dan Pemeriksaan, Jeji Azizi menyampaikan apresiasi kepada Pemda Maybrat yang bersedia menyelenggarakan kegiatan pendampingan terkait pengisian E-FILING di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat. Menurutnya, mengacu pada ketentuan UU NO 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta ketentuan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil untuk diuji secara Integritas dan sarana kontrol.

Jefri juga mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah para penyelenggara Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk mudah melaporkan harta kekayaannya. Mengingat sejak tanggal 1 Januari 2017, LHKPN harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi e-LHKPN yang berdasarkan peraturan KPK No.07 Tahun 2016 tentang tata cara pendaftaran, pengumuman dan pemeriksaan harta kekayaan para penyelenggara Negara.

“Sosialisasi ini memberikan pengetahuan baru untuk kita sebagai penyelenggara Negara. Selain itu, acara ini juga bermanfaat karena akan semakin mempermudah proses pelaporan harta kekayaan melalui aplikasi e -LHKPN yang bertujuan mencegah adanya tindakan korupsi,”tutupnya.
Jurnalis           : Andi
Fotografer      : Andi
Editor             : Mrk

Selasa, 12 Februari 2019

Proyek Raksasa Petrokimia Bintuni Tunggu PPP

BINTUNI, (Maybrat News) – Dengan hadirnya perusahan raksasa  Petrokimia ini semakin memantapkan julukan Kabupaten Teluk Bintuni sebagai "Kabupaten Dolar" Pembangunan mega proyek Petrokimia di Kabupaten Teluk Bintuni ini masih menunggu proses pembuatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah dengan partner swasta selaku investor industry kimia yang digadang bakal menyedot anggaran sebesar 10 Miliar USD.

Menteri Perindustrian Erlangga Hartanto di Manokwari, Jumat (9/2/2019) mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu proses pembuatan dokumen Public Private Partnership (PPP) atau Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah dengan mitra swasta. “Untuk Industri Semen telah dibagun di Manokwari dan untuk pembangunan industri Petrokimia, sedang dalam proses pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat dan masih menunggu proses Publik Private Partnership,” kata Erlangga. 

Pembangunan mega proyek industry Petrokimia Bintuni diperkirakan mamakan waktu tiga hingga empat tahun. Sedikitnya telah terdapat tiga investor yang siap menanamkan modalnya untuk proyek ini, yakni perusahaan petrokimia raksasa asal Jerman Feroostaal Industrial Projec, LG Internasional asal Korea Selatan dan PT Pupuk Indonesia.

Ailangga mengutarakan, meskipun telah mengantongi tiga tiga investor petrokimia untuk proyek ini, namun pihaknya masih mencari satu lagi investor yang bakal mengolah proyek methanol yang merupakan salah satu basis Petrokimia di Kabupaten kaya gas alam ini.
“Tentu kalau Proyek Petro kimia itu makan tiga sampai empat Tahun, jadi ada dua projek, yang satu berbasis pada methanol itu yang sekarang sedang dicarikan investornya,” pungkasnya. (Kontributor).

Jurnalis          : Iwan
Fotografer     : Iwan
Editor            : Mrk


Perempuan Asli Papua Pertama yang Menjabat Sekda Di Kabupaten Jayapura

Dra. Hanna Salomina Hikoyabi, S.Pd, M.KP
SENTANI, (Maybrat News) - Dra. Hanna Salomina Hikoyabi, S.Pd, M.KP, akhirnya resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., di Aula Lantai III Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (11/2/19) pagi.

Hanna Salomina Hikoyabi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura ini menjadi Sekda perempuan asli Papua dari wilayah Tabi asal Kabupaten Jayapura pertama di Provinsi Papua.

Dalam acara pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, pejabat Sekda Kabupaten Jayapura yang lama, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, para Asisten, unsur Forkompimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jayapura ini diawali dengan pembacaan Keputusan Bupati Jayapura Nomor: SK.821.2-04 tentang pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura.

Dalam sambutannya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., mengatakan, proses seleksi jabatan Sekda sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen kepegawaian “Ketentuan-ketentuan ini keluar setelah reformasi, sehingga dituntut proses-proses pemerintahan yang terbuka termasuk juga dalam proses seleksi. Oleh karena itu, jabatan-jabatan seperti JPT yang lain yang sudah kita saksikan, tetapi juga secara khusus untuk jabatan Sekda itu semua mengacu pada ketentuan yang ada,” ujarnya.

Lanjut Bupati Mathius, penentuan tim seleksi itu diatur juga dalam peraturan-peraturan tersebut, sehingga penentuan tim seleksi sudah diatur dari universitas, kemudian dari pemerintah provinsi dan juga dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) “Proses-proses ini, pemerintah daerah tidak bisa intervensi karena semua berjalan dalam pengawasan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Semua proses, baik itu penentuan tim seleksi maupun hasil sesuai dengan tahapan yang harus dilaporkan kepada KASN. Dan proses tersebut yang jalan dalam semua tahapan ini, terus yang terakhir harus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari gubernur Provinsi Papua,” katanya.

Dalam proses seleksi Sekda ini, kata Bupati Mathius, berdasarkan pengakuan dari tim seleksi, bahwa para peserta seleksi ini memiliki kemampuan yang luar biasa. Semua seleksi yang terjadi ini memiliki kapasitas dan kualitas yang rata-rata sama “Nah, biasanya kalau rata-rata sama itu sulit untuk menentukan dan itulah kesan dari tim seleksi. Dari semua yang ada, hadir perempuan yang satu dalam proses yang terjadi ini,"jelasnya.

Disitulah kata Mathius, ada kelebihan tertentu dari peserta yang ada bahwa ada seorang wanita (perempuan) Papua dan dari situlah tim memberikan rekomendasi atau pertimbangan untuk hal itu “Dalam masa reformasi, proses ini mungkin di Papua seketika kita melakukan seleksi terbuka itu masuk dalam suasana yang baru khsusu untuk jabatan Sekda. Tetapi, juga hal yang baru lagi bahwa dalam jabatan Sekda di Papua ini mungkin yang pertama kali seorang perempuan menduduki jabatan Sekda dan itu berarti perempuan bisa,” kata Mathius.

“Ini adalah satu terobosan-terobosan baru untuk bagaimana kita memberikan ruang yang terbuka untuk setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki. Tapi, siapapun dia yang sesuai dengan ketentuan dan juga posisi yang ada,” sambungnya. Selain itu, Bupati Mathius mengingatkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Ibu Sekda Hanna Hikoyabi. Diantaranya, memang masih ada penilaian dari Ombudsman bahwa ada beberapa bagian dalam pemerintahan ini yang perlu dibenahi dan kepada ibu Sekda harus kerja keras untuk ruang publik bisa lebih prima.

“Kemudian keterbukaan informasi, kecerdikan laporan kepada publik serta kepada pihak-pihak yang kita ajak kerjasama dengan siapapun dan juga percepatan-percepatan pelayanan. Oleh karena itu, penilaian-penilaian dari berbagai pihak ini akan menjadi catatan-catatan penting untuk meneruskan apa yang sudah diletakkan oleh bapak Sekda yang lama dan ini bisa ditingkatkan diatas prestasi-prestasi yang sudah dicapai,” imbuhnya.

Selain Hanna Hikoyabi dilantik sebagai Sekda Kabupaten Jayapura, Bupati Jayapura juga melantik Musa Yerisetou, S.PAK, sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura. (Deda 
Welem Kontributor Maybrat News)

Jurnalis: Deda Welem
Fotografer: Deda Welem
Editor: Mrk

Michael R Kareth "Pengisian Jabatan DOB PBD Wajib Prioritaskan Orang Asli Papua"

                                                    Dr. Michael Rafael Kareth, S.Hut, M.Si Dr. Michael R Kareth, S.Hut,  M.Si., mantan Aktif...